Keadaan masih dalam kondisi tegang & hening. Sebastian dan Ciel juga masih Freeze. Sebastian mulai membuka pembicaraan.

.

"Sebenarnya... apa?" tanya Sebastian

"Sebenarnya, saya kesini buat minta bantuan anda, Sebastian Michaelis" jawab Charlie sambil memegang pundak Sebastian

"Tadi lu udah bilang! Jadi lu minta bantuan apa?!" ujar Ciel kesel

"Maaf Earl, tapi ini urusan orang dewasa" jawab Charlie sambil melirik ke Ciel
"JADI LU MAU BILANG KLO GW INI MASIH BOCAH?!" teriak Ciel kesel (lu emang masih bocah, jadi hadapilah kenyataan)

"Bantuan apa itu?" ujar Sebastian yg kesakitan gara2 Charlie megang pundaknya kuat banget

"Baiklah, saya akan cerita sedikit" ujar Charlie sambil melepaskan tangannya dari pundak si Butler Item (bukan kulitnya loh)

.

Charlie pun bercerita bahwa dia sekarang menjadi butler keluarga Midford. Ya benar, (ceritanya) dia sekarang menjadi Butlernya Edward (kakaknya Lizzie). Charlie minta tolong untuk membuatnya terlihat terbunuh, agar dia bisa bebas dari kejaran "tunangan" nya Ciel. Charlie itu berambut pirang, ganteng, putih, dan nggak kalah karismanya sama Sebastian, hal itulah yg mendorong Lizzie untuk mendandani Charlie menjadi pangeran yg mengendarai kuda putih (bagaikan komik Candy2). Charlie pun kabur dan meminta tolong pada Sebastian.

.

"Begitulah ceritanya" ujar Charlie sambil nutup buku dongeng yg datang entah dari mana

"Tapi gimana caranya? mereka udh tau muka gw... apa lagi Marchioness" ujar Sebastian mengingat masa lalu

"Lu kan pernah nyamar jadi Pastor Jeremy kan? jadi lu nyamar aja jadi orang laen" ujar Charlie yg berubah jadi logat gaul

"Tau dari mana lu?" tanya Sebastian

"Gw baca komiknya bro" jawab Charlie

"Eh? Komik gw laku?" ujar Sebastian *di gebukin Yana Toboso dkk*

"Klo gitu, lu nyamar aja jadi Undertaker!" ujar Ciel

"Ya udah deh... saya ke warteg Undertaker dulu ya..." pamit Sebastian pada Ciel

"Gw ikut ya!" ujar Charlie

"Ya udah sini!" ujar Sebastian sambil mengambil sapu terbangnya

"Lah? terus gw gimana?" ujar Ciel sambil nunjuk dirinya sendiri

"Elu siapa?" ujar Sebastian ngeledek (tiba2 jadi songong)

"Eh! gw potong gaji lu ya!" ujar Ciel kesel

"Bodo. gaji gw juga elu yg make" ujar Sebastian

"oh... klo gitu, data2 di laptop lu nanti gw apus" ujar Ciel sambil ketawa layaknya noni2 belanda

"Huaaa! iya2 sini! lu nyempil! cepetan!" tariak Sebastian panik karena di laptopnya kebanyakan gambar kucing bugil

Ciel pun nyempil di antara Sebastian & Charlie, mereka pun sampai di suatu tempat.

.

"Eh... ini kan toilet umum, ngapain kita ke sini?" tanya Ciel ke Sebastian

"Itu... Charlie kebelet pipis" ujar Sebastian sambil menunjuk ke Charlie yg sudah lari ke toilet

"Ternyata iblis juga butuh buang air ya..." ujar Ciel

"Udah! nyok terbang lagi!" ujar Charlie yg baru balik

.

Mereka pun terbang lagi... sampailah mereka di tempat bang Undertaker. Ciel membuka pintu masuknya. Dia melihat Undertaker sedang minum orange juice dengan sedotan dan gelas gambar snoopy nya.

.

"Selamat datang Earl, ada yg bisa hamba bantu?" tanya Undertaker sambil gigitin sedotan

"Sebastian pengen minjem baju sama wig lo" ujar Ciel

.

Undertaker menoleh ke Sebastian, lalu melihat ke bajunya sendiri

.

"A... anu, baju hamba cuma ada satu..." ujar Undertaker sambil menghabiskan orange juice nya

"Hmmm masa?" ujar Sebastian dengan senyum jahatnya

"Hamba berani sumpah... demi tuhan!" ujar Undertaker yg untungnya nggak gedor2 meja.

"Kalau begitu, kita bakal maksa lo buat minjemin tuh baju!" ujar Charlie dan Sebastian sambil membunyikan jari2nya *kretek*

"Ampun bang, hamba akan meminjamkan baju ini kepada kalian...!" ujar Undertaker sambil membuka bajunya

"WOY BUKA BAJUNYA JANGAN DI SINI!" teriak Sebastian, Charlie dan Ciel bersamaan.

.

Undertaker pun pergi menuju ke ruangan pribadinya yg penuh dengan gambar Yaoi (lol... wut?) dan sxegera memberikan bajunya pada 3 orang (preman) itu.

.

"Nih bang... jangan lama2 ya, hamba nggak punya baju lagi" ujar Undertaker yg menutupi celana boxernya yg bergambar Teletubbies

"Loh, wig nya mana?" tanya Sebastian

"Hamba tidak punya apa2 lagi... paling cuma ada Deathcythe bekas pensiunan... eh tunggu dulu... kenapa gw nggak make itu dari tadi ya?" ujar Undetaker sambil menoleh ke Deathcythe yg dia gantung.

.

3 orang (pemalak) itu pun kabur, tapi bukan pake sapu terbang lagi, melainkan baling2 bambu. Mereka pun kembali ke Mansion.

.

"Fiuh... akhirnya sampe juga" ujar Ciel

"Tapi kita blm dapet wig nya nih..." ujar Charlie

"Beli aja yuk di toko Cosplay !" ajak Sebastian

"Lu punya duitnya?" tanya Charlie

"Biar bocah itu yg beliin" ujar Sebastian

"Iye... pake gaji lu" ujar Ciel santai

"Tuh kan...! masa pake gaji gw lagi? mau makan apa gw?!" ujar Sebastian melas (mas, lu kan nggak makan...)

"Cepetan yuk! pergi ke Toko Cosplay!" ajak Charlie

.

Mereka pun pergi (lagi) setelah makan nasi goreng untuk sarapan (yup, mereka pergi semaleman). Mereka segera pergi ke Toko Cosplay dengan "Pintu kemana saja". Sampai di toko Cosplay, mereka pun menuju ke mbak2 yg jagain kasir.

.

"Mbak! jual wig-nya Undertaker nggak?" tanya Ciel

"Oh ada, nih" ujar MK (mbak2 kasir)

"oh ya, makasih..." ujar Ciel.

.

Tapi setelah melihat wig yg ia dapatkan dari MK...

.

"Mbak, saya minta wig Undertaker dari Kuroshitsuji!" ujar Ciel

"Loh? emangnya yg saya kasih itu wig siapa? wig-nya Undertaker kan?" ujar MK bingung

"Iya sih Undertaker, TAPI BUKAN UNDERTAKER YG SMACK RAW ITU!" teriak Ciel sambil mengembalikan wig Undertaker (yg Smack Raw)

"Oh iya ya... hehehe maap ya dek... nih" ujar MK sambil menyerahkan wig Undertaker (yg Kuroshitsuji)

"Gratis ya mbak!" ujar Ciel

"Yah... dek, jangan gitu juga donk!" ujar MK

"Gratis, atau tidak sama sekali?" ancam Sebastian sambil menodongkan pisau-nya ke leher MK

"Ampun mas... ambil aja apa yg kalian mau..." ujar MK ketakutan

"Ya udah, saya ambil ini, terus ini, terus..." ujar Sebastian sambil ngambil barang2 yg berhubungan dengan neko. (Ngerampok)

.

Mereka pun kembali ke mansion menggunakan Pintu kemana saja (lagi).

.

-To Be Continued-


Bonus Scene!

.

Saat Charlie keluar dari toilet umum

.

"Eh Sebastian, lu punya 2000 nggak?" tanya Charlie sambil ngancingin resletingnya

"Emang napa? buat bayar toilet?" tanya Sebastian

"Iye, dompet gw ketinggalan di Mansion elu... cepetan kasih gw 2000! itu yg jagain toiletnya udh bawa2 golok!" ujar Charlie buru2


Bonus Scene 2!

.

Saat Sebastian dan Charlie memaksa Undertaker untuk buka baju

.

*Kretek*

"O, ow... tangan gw kayaknya patah deh..." Ujar Charlie ke Sebastian

"Lu sih! bunyiinnya terlalu bersemangat!" ujar Sebastian

*Pletak*

"Char, kayaknya jari gw juga patah nih..." ujar Sebastian sedikit nangis (lol... wut?)

"Kayaknya lebih parah dari gw" ujar Charlie


Review please (-'w'-)/

Tunggu kelanjutannya ya (-^.^-)