Miss you (Sequel Little Family)

Author : exobabyyhun

Cast : Kim jongin, Oh sehun , Exo member and many more.

Genre : romance , family

Declaimer : This mine

This is KaiHun fanfic /GS/ typo

Hay sesuai janji saya , saya bikin sequelnya . mungkin ff saya ini akan oneshoot tapi bakal ada sequel sequelnya . buat ff chapter masih belum kefikiran . mungkin ada yang mau bantu cari ide buar bikin ffnya alurnya seperti apa hehe . btw jangan heran kalau nanti menemukan akun RP dengan nama author karna itu memang saya . OH IYA! Saya minta maaf buat FF Little Family karna ada typo nama chanyeol . Niat saya tdnya anaknya mau chanyeol .. tapi setelah berfikir ulang ternyata saya baru ingat ada TaeOH . maafkan keteledoran saya . Sekian yah cuab cuab dari saya :" Oh ya! DLDR! Thanks ;D

Summary

Sehun terlalu merindukan jongin . dan teo anak mereka rewel karna di tinggal sang daddy , intinya mereka merindukan jongin.

oOo

Oneshoot

oOo

"teo pakai celana mu dulu sayang , jangan lari terus" sehun terus mengejar taeoh yang tidak mau dipakaikan celana dia malah ingin mengajak sehun bermain , hahh namanya juga anak anak batin sehun.

HUP

Dengan cepat jongin yang sudah rapih menangkap taeoh yang berlari kearahnya "kenapa berlari terus , hm? Kasian mommy jadi capek mengejar teo . mommy kan ingin memakaikan teo celana agar terlihat tampan seperti daddy" ucap jongin narsis.

Sehun mencibik pelan sambil berjalan kearah jongin yang menggendong taeoh dan memakaikannya celana ."hmm habic mommy mengejal teo . teo kan ingin main jadi teo tidak mau ditangkap mommy" ucap taeoh sambil cemberut.

"mommy hanya ingin memakaikan teo celana saja kok , habis itu kan kita bisa main lagi . apa teo tidak malu sudah mandi dan tampan tapi tidak pakai celana , hm?" jawab sehun sambil mengelus kepala taeoh ."teo kan cudah tampan sepelti daddy , iyakan dad?" taeoh menatap jongin penuh harap.

"ne, anak daddy memang tampan . tapi akan lebih tampan bila menuruti kata mommy" ucap jongin , jongin mengecup pipi taeoh . jongin selalu di buat gemas pleh tingkah taeoh .

"jja kita sarapan , mommy sudah membuatkan sereal kesukaan teo di meja makan" ucap sehun mengelus lembut surai taeoh . "yeyyy celeal ~ teo boleh makan celeal yang banyak ya mom" kata taeoh . jongin menurunkan taeoh dari gendongannya karna anak itu meronta minta di turunkan dan langsung berlari kearan ruang makan.

"kau akan pergi berapa lama jongin?" tanya sehun sambil memrapihkan dasi dan kemeja jongin yang habis menngendong taeoh tadi ." tidak lama sayang , paling lama satu minggu" jongin mengnggenggam tangan sehun kemudian mengecupnya.

"aku pasti akan merindukan mu . bekerjalah yang benar disana jangan melirik yeoja lain , ku dengar di china banyak yeoja cantik" uacap sehun cemberut. Jongin terkekeh mendengar istrinya yang begitu posesif , namun jongin menyukainya .

"aku bekerja kan untuk keluarga kita juga sayang jadi tak mungkin aku bermain main sedangkan di rumah ada wanita cantik yang terus merindukan aku di sisinya , hm?" kata jongin terseyum menggoda .

"ish kau sedang menggombal , eh?aku sudah kebal sayangg" balas sehun sambil mencubit jongin . jongin hanya tertawa . "ayo kita sarapan , teo pasti sudah menunggu kita lama" kata jongin . jongin kemudian merangkul sehun menyusul taeoh di ruang makan.

.

.

"cepat pulang jongin , atau rencana anak kedua tidak akan kita lanjutkan" kata sehun menahan malu mengucapkan kata kata barusan . sehun tidak mau ditinggal lama lama , tadinya sehun ingin ikut . tapi siapa yang menjaga taeoh , jadi dia memilih jurus ini untuk mengancam jongin haha.

"eh kenapa harus itu taruhannya? Itu tidak adil sayang , appa mu juga yang menyuruh ku ke china untuk cabang perusahaan disana haiss" jongin tentu saja protes , jongin tidak rela menunda menghamili sehun pastinya .

"makanya cepat selesaikan pekerjaan mu" kata sehun sambil memajukan sedikit bibirnya ."kau mau menggoda ku? Bibir mu itu..." jongin ingin menggoda sehun . " yak stop jangan di lanjutkan , aku tidak menggodamu . aku merayumu bodoh" ucap sehun merona.

Jongin terkekeh "baiklah akan ku selesaikan dengan cepat dan kita akan bersenang enang setelahnya baby" jawab jongin sambil mengeluarkan smirknya yang membuat sehun merinding ." baiklah aku berangkat , jaga diri baik baik . jika teo rewel mencariku kita bisa melakukan video call okey" kata jongin .

Sehun mengangguk "teo pasti akan sangat rewel , dia kan anak daddy sekali . bahkan wajahnya itu dirimu sekali jongin" ujar sehun ."tentu saja , teo kan anak ku pasti akan mirip denganku . lagi pula teo kan bisa membuat kau terus mengingat ku haha" jongin dapat melihat warna wajah sehun yg memrah karna ketahuan terlalu sering merindukannya bila ia pergi bertugas .

"baiklah aku berangkat sekarang sayang . aku mencintaimu" kata jongin sambil mencium bibir sehun dan sedikit melumatnya . "daddyyyyy~" teriakan taeoh menghentikan kegiatan mereka . taeoh berlari kecil kearah mereka yang sedari tadi berdiri di beranda rumah.

"hey jagoan , kemari daddy ingin mencium mu"kata jongin kemudian taeoh menghampiri jongin , langsung dibalas dengan gendongan dan kecupan kecupan oleh jongin ." daddy akan pergi bekerja , teo jangan nakal oke . jaga mommy untuk daddy . nanti daddy akan membelikan banyak makanan saat pulang nanti" kata jongin.

Taeoh mengguk semangat "teo akan menjadi anak baik dad . teo ingin mobil mobilan sepelti yang ada di tv kemalin ya dad" . jongin mengusak surai taeoh sambil mengangguk mengiyakan permintaan anaknya itu.

"baiklah daddy berangkat"kata jongin sambil menurunkan taeoh . " sayang aku berangkat , jaga kesehan mu dan taeoh" setelah itu jongin memasuki mobil kemudian melambaikan tangan . sehun dan taeoh membalas lambaian tangan jongin sampai mobil yang jongin tumpangi tidak terlihat.

" ayo teo kita masuk , udaranya dingin lebih baik kita cepat masuk . siapa yang sampai ruang tv duluan maka itu yang menang" mendengar kata sehun , taeoh langsung menoleh kearah sehun kemudian berlari riang kearah ruang tv . sehun membiarkannya duluan , karna jika taeoh kalah dia akan menangis . walau wajahnya jongin sekali tapi sifatnya itu masih ada yg sehun turunkan , ya , cengengnya .

.

.

Sekarang malam telah tiba , dan taeoh terus merengek menanyakan kenapa daddy tan nya itu belum pulang juga . "mommy daddy cenapa belum pulang? Hiks..teo ingin daddy hiks" taeoh terus menangis karna biasanya saat sore menjelang daddynya sudah berada dirumah dan saat dia akan tidur daddynya akan menemaninya bersama mommy.

"sttt sayang , daddy sedang bekerja untuk membelikan teo mobil mobilan yang teo inginkan . bukankah teo yang memintanya sendiri? Daddy akan segera pulang , jadi teo berhenti menangis eoh" ucap sehun sambil menimang taeoh dalam gendongannya .

Bukannya sehun melupakan tentang video call jika taeoh rindu , sehun juga rindu pada taeoh daddy itu . tapi sehun tidak ingin mengganggu waktu istirahat suaminya itu . semakin jongin fokus pada pekerjaannya maka semakin cepat juga jongin pulang dan memeluknya seperti setiap malam.

Taeoh yang lelah menangis akhirnya tertidur di gendongan sehun . sehun menghela nafas berat , tak tega sebenarnya melihat taeoh menangis seperti tadi . "tidurlah yang nyenyak sayang mommy menemanimu disini , sttt" ucap sehun sambil menidurkan taeoh di ranjangnya dan jongin . biar saja selama jongin pergi taeoh tidur bersamanya.

.

.

Setelah sapai di hotel siang tadi jongin tidak langsung masuk kamarnya untuk istirahat . jongin langsung menghadiri rapat untuk perkembangan bisnisnya . jongin benar benar ingin menyelesaikan pekerjaannya . baru berpisah satu hari membuatnya benar benar merindukan istri dan anaknya .

Selasai dengan semua urusan hari ini jongin langsung ke kamar , niatnya ingin menelfon sehun . tapi dia baru sadar ternyata sudah tengah malam . 'sehun pasti sudah tidur , kenapa tidak menelfon ku? Apa dia tidak merindukanku?' batin jongin . jongin tetap dengan niatnya menelfon sehun .

Suara sambungan telfon terdengar . tak berapa lama terdengar seseorang menjawabnya . "yeobosseo? Jonginnie ~" ahh jongin sangat suka saat sehun memanggilnya seperti itu , terkesan manja namun sexy untuk jongin . jongin menyeringai mesum membayangkan sehun memanggilnya seperti itu beberapa minggu lalu saat memulai program 'Jongin versi kecil ke 2nya'.

"jonginnie ~ kenapa diam saja . ku matikan saja kalau begitu" kata sehun sedikit ngambek , ahh seperti remaja saja . mendengar kata kata sehun jongin segera tersadar "chagiaa ~ aku tau kau tidak mungkin menutup telfonya . kau pasti merindukan ku kan?" kata jongin seraya terkekeh .

Mendengar itu sehun hanya diam menahan malu , tebakan jongin benar . sangat benar . "jonginnie ~ teo dari sore menangsimu hingga tertidur . dia terus mencarimu , aku tidak tega melihatnya seperti itu jadi cepatlah salesaikan pekerjaan mu disana . aku dan teo merindukanmu" ucap sehun manja .

"aku juga sangat merindukanmu dan teo sayang . kau pasti repot karna teo tadi kan? Istirahatlah , mendengar suaramu sebentar seperti ini sudah cukup membuatku melepes rindu " ucap jongin lembut .

Sehun tersenyum mendengarnya " kau juga isritahat , aku mencintai mu" . " aku juga sangat mencintaimu mwahh" balas jongin dengan sedikit tambahan suara seperti mencium sehun . setelah itu tidak lagi terdengar sambungan telfon , jongin yang memutuskan panggilannya . dia ingin sehun segera istirahat .

.

.

Beberapa hari kemudian

"teo ayo jangan lari larian lagi , nanti berantakan . teo kan sudah rapih , teo ingin terlihat lebih tampan dari daddy tidak?" kata sehun . hari ini jongin pulang , jongin benar benar menepati janjinya agar pulang lebih awal . jongin bekerja sampai larut malam hanya untuk bertemu denga keluarga kecilnya . suami idaman .

"mommy apa nanti daddy akan membawakan teo makana yang banyak? Kemalin teman pleyglup teo belcelita kalau ayahnya cangat baik celalu pulang dengan banyak makanan" ujar taeoh . sehun terheran , kenapa yang ada di pikiran anaknya hanya makanan? Bahkan pipinya sudah sangat gembul . untung kulitnya tidak hitam seperti daddynya .

"teo , teo kan jika pergi bersama daddy akan selalu membawa pulang makanan yang banyak . daddy juga membelikan banyak mainan untuk teo . daddy juga selalu bermain dengan teo kan? Jadi sudah pasti daddynya teo lebih baik , yup?" ujar sehun . sehun bukan membangga banggakan jongin . hanya saja jongin memang seperti itu adanya . sangat menyayangi mereka .

"c'mon kita berangkat menjeput daddy" kata sehun sambil menuntun teo . namun saat sudah dekat pintu sehun merasakan mual . sehun langsung berlari menuju kamar mandi meninggalkan taeoh bersama supirnya yang menunggu mereka di depan pintu tadi . sehun bertumpu pada westafel , tiba tiba tubuhnya lemas . sehun berjongkok menetralkan kepalanya sedikit pusing . taeoh datang menyusul sehun " mommy kenapa diam , ayo jung ahjuci cudah menunggu" kata taeoh , dia belum mengerti keadaan . maklum saja dia masih sangat kecil .

"ah ne ayo berangakat , teo duluan oke . mommy akan mengambil sesuatu dulu sebentar" kata sehun . taeoh menurut saja apa kata mommynya . sehun bergegas melihat kalender di kamarnya . gawat! Harusnya sudah dari 2 minggu lalu dia datang bulan . sehun langsung mengambil sesuatu di laci . dia mengambil testpack . sehun memang menyimpannya untuk jaga jaga seperti sekarang . sehun langsung bergegas ke kamar mandi .

Sehun kaget melihat hasilnya 'yatuhan teo akan mempunyai adik secepat ini' batin sehun . sehun tak habis pikir dia dan jongin memang sering melakukannya setelah rencana mempunyai baby lagi sekitar 2 bulan lalu . tapi dia tidak menyangka akan secepat ini . jongin memang luar biasa .

Sehun terseyum membayangkan bagaimana ekspresi jongin nanti . jongin memang sangat menantikan kabar ini , makanya dia sangat semangat . ah tapi sepertinya jongin senang melakukannya juga , itukan hobi jongin . setelah itu sehun langsung keluar dan menyusul teo yang sedang bercanda dengan supirnya .

"ayo ahjussi kita berangkat" kata sehun tersenyum . teo duduk di sebelah sehun sambil bernyanyi kecil .

.

.

Sampai di bandara sehun langsung menelfon jongin . tadi jongin sudah mengirimnya pesan katanya jongin sudah menunggu di cafetaria bandara . "yeoboseo , jonginnie ~ kau dimana? Aku sudah sampai . cepat ke parkiran . aku tidak mau berjalan jauh jauh , teo sangat nakal saat di keramaian dia akan berlari larian . kau taukan?" kata sehun .

"tumben kau tak mau jalan jalan sayang , biasanya sangat hobi" jongin bangkit dari duduknya dan menggeret kopernya . "aku sedang hamil tidak boleh lelah" kata sehun . sehun sengaja mengatakannya.

"what!" jongin menyemburkan coffenya . dengan segera jongin memasukan handphonenya dan berlari teruburu buru . sehun di dalam mobil cekikikan mendengar pekikan jongin tadi . "selamat nyonya saya turut senang" kata supir sehun yang ikut mendengar berita bahagia tersebut. " ne ahjussi , gomawo" sehun tersenyum manis .

"mom..."panggil taeoh . "ya sayang" jawab sehun sambil menelus kepala taeoh . " mom hamil itu apa" ah sehun lupa anaknya ini masih begitu kecil dan pasti akan bertanya ketika ia mendengar kata kata yang baru di dengarnya .

"hmm hamil itu berarti teo akan mempunyai adik , teo senang? Teo waktu itu meminta adik kan? " kata sehun tersenyum . belum sempat taeoh menjawab sehun mendengar suara ketukan keras di kaca mobilnya . itu jongin . sehun kemudian membuka pintu dan langsung di tarik jongin ke pelukannya .

"terima kasih sehun, terima kasih" setelah mengatakan itu jongin mencium wajah sehun berkali kali melampiaskan rasa senangnya . "padahal kita baru memulai programnya tapi langsung jadi yah . bukankah benihku sangat bagus , iya kan sayang?" jongin mengeluarkan smirknya .

"ish jongin ini tempat umum , kalau berbicara yang benar . dasar mesum"balas sehun . sehun memeluk jongin menyembunyikan wajahnya . jongin terkekeh karna tingkah sehun . " daddyyyy" suara pekikan taeoh membuat jongin dan sehun melepaskan pelukannya . taeoh segera kaluar kemudian memeluk daddynya .

" daddy , kata mommy teo akan mempunyai adik" kata taeoh sambil tertawa riang . jongin menggendong taeoh . "janji daddy pada teo benar kan?" jawab jongin bangga . sehun hanya mendengus mendengarnya .

"ayo kita pulang cuacanya sedang dingin , mommy sudah mulai kedinginan . kasihan baby~"kata sehun manja . jongin tersenyum "ayo sayang " balas jongin sambil memasukan taeoh kedalam mobil . kemudian jongin menarik sehun ke pelukannya sebentar sambil meraba perut sehun . " aku mencintai kalian" jongin mencium bibir sehun , setelah melepasnya jongin dan sehun masuk kedalam mobil yang akan membawa mereka pulang .

.

.

END

Penting :

Maaf atas ff Little Family yang banyak kesalahan , mungkin di ff ini juga kalian menemukan typo . saya mohon maaf . di chapter sebelumnya nama chanyeol sempet muncul . sebenernya niat awal saya anaknya itu chanyeol . tapi saya berfikir ulang , dan mulai mengedit jadi taeoh . tapi ternyata ada yang kelewat . saya sekali lagi minta maaf

Bonus Story!

.

.

Taeoh tertidur pulas selama perjalanan di pangkuan jongin . sepertinya dia sangat merindukan jongin .

"jongin" suara sehun memecah keheningan . "ya honey~" jongin masih dalam mode senangnya ternyata . "hmm sebenarnya aku belum memeriksakan ini di dokter , aku baru memeriksanya dengan testpack" ucap sehun pelan .

Jongin menatap sehun "kau tidak percaya pada benih ku yang super itu? Aku sangat yakin kalau itu benar benar positif" jawab jongin yakin . sehun hanya tersenyum kemudian merebahkan kepalanya di bahu jongin "aku sangat bahagia saat ini jonginnie~" jongin mengelus surai sehun lembut. Kemudian sehun dan jongin menikmati mobil mereka melaju santai membelah jalanan kota seoul sambil merencanakan sesuatu untuk kedepannya untuk keluarga kecil mereka yang akan bertampah satu anggota .

.

.

Selesai

Ditunggu reviewnya yaaaaa .

Bikin sequel lagi atau engga nih? Minta pendapat yaa

Thanks yang sudah baca!