Chapter 02

With Sakura

RIIIIIINNNGGG ! suara alarm terdengar keras di kamar yang bercat pink dindingnya tanda bahwa pemiliknya adalah perempuan, boneka – boneka binatang yang tersusun rapih di rak boneka, meja belajar penuh buku pelajaran, dan televisi, di balik selimut mulai ada tanda pergerakan menunjukan bahwa seseorang yang tidur di balik selimut terbangun oleh bunyi alarm, tangannya yang putih creamy meraih alarm tersebut dan mematikannya "hmmmm ~ 5menit lagi ~" gadis itu mengerang dan kembali tidur tidak tahu bahwa seorang lelaki mendengarnya dari balik pintu kamarnya, dengan dimulai hitungan mundur 3...2...1... "OI MONSTER BANGUN ! KAU INGIN TERLAMBAT ?!" "HOEEEEEEE !" bagaikan petir yang keras sampai burung-burung yang berkicau lari beterbangan karena takut, lelaki itu menyandarkan bahunya di muka pintu yang sudah terbuka "bagus, sekarang kau sudah bangun, hah ternyata meski sudah besar kau masih tetap monster, hahaha.. cepat lah nanti kau terlambat" ledek lelaki itu dan pergi turun ke lantai bawah dan saat itu juga maid berumuran 20 tahun masuk menyapa "nona muda Kinomoto, maaf tadi bukan saya yang membangunkan, tadi saya sudah ketuk – ketuk dan memanggil nona muda, tetapi nona muda tidak mau bangun, jadi tuan muda yang membangunkan anda" ia membungkuk minta maaf, sakura hanya tersenyum dan berkata bahwa semuanya baik-baik saja, "aduh hampir jam 8 aku harus mandi, miku bisa kau bawakan sarapanku ke kamarku ? aku tidak bisa sarapan di bawah sepertinya" minta sakura pada maidnya "tentu nona muda, saya akan bawakan, permisi" maid itu pergi ke lantai bawah dan sakura pergi ke kamar mandi untuk mandi. Sakura adalah putri dari Fujitaka Kinomoto & Nadeshiko Kinomoto, keluarga mereka adalah keluarga terkaya di jepang, mereka bersahabat dengan keluarga Daidouji, Sasaki, Takashi, Mihara, Yanagisawa dan Li, dari 7 keluarga tersebut, keluarga Li lah yang paling Sederhana, mereka hanya menjalankan bisnis alat elektronik, meski begitu mereka tetap menghargai keluarga Li, sebenarnya mereka tidak tahu bahwa Keluarga Li adalah keluarga terkaya dan terkuat, selain bisnis elektronik mereka juga adalah agen rahasia yang bekerja sama dengan SOG, CIA, SMGM, FBI, SPOP, dan PBB, mereka tidak memberikan identitas asli mereka karena permintaan pemerintah agar keluarga mereka tidak di lacak. Setelah sakura mandi dan sarapan dia langsung turun ke bawah memberi sambutan pagi dan tak lupa mengecup pipi ayah dan ibunya, dan yang paling dia tak akan lupakan adalah M.E.N.G.I.N.J.A.K Kaki kakaknya, Touya, dia langsung naik limousinnya dan mobil itu pergi ke sekolah internasional Jepang.

Sekolah

Murid-murid sudah Sampai di kelas mereka masing-masing dan sedang mengobrol dengan yang lain untuk menunggu guru masuk kelas, sakura dan geng yang lain sudah ada di dalam kelas mereka, dan beberapa menit kemudian bel masuk pun berbunyi.

Pemuda tampan berbadan tinggi dan sexy berlari dengan cepat ke arah gerbang sekolah, tapi sayang saat di sana gerbang sudah di tutup 'sial ! hari pertama terlambat gara-gara paman chijo ajak main catur sampai subuh, grrr' geram Syaoran dalam hati kesal, akhirnya ia memutuskan untuk memanjat tembok setinggi 3 meter "kau pasti bercanda kan !" Kesal Syaoran karena temboknya tinggi, saat melihat sebuah pohon tinggi dekat tembok itu, Syaoran melihat ke kiri dan kekanan memastikan tidak ada yang melihat, begitu keadaan aman ia langsung lompat dan meraih cabang lalu kakinya mendarat di atas cabang tersebut, saat hendak turun ia kaget bahwa bagian bawah yang di dalam pagar tanahnya lebih dalam, sehingga ketinggiannya menjadi 5 meter, dengan reflek ia langsung melompat dengan gerakan roll depan sekali saat di udara untuk mengurangi gaya gravitasinya dan mendarat dengan mulus, ia mulai beranjak berlari tetapi ia melihat 2 bayangan di balik tembok sedang memperhatikan dirinya, dengan kuda-kuda gaya karate ia memanggil seorang yang di balik tembok tersebut "keluarlah, aku tahu kalian berdua memperhatikanku saat aku memanjat, tak perlu sembunyi lagi, keluarlah" dan 2 orang itu keluar menampakan 2 seorang pemuda, yang 1 memiliki rambut berwarna biru dan memakai kaca mata modis, yang ke 2 berambut hitam gelap dan bermata hitam, menyadari siapa mereka, mereka ber3 saling mendekati dan berpelukan seperti teletubies (wkwkwk) "hey Syaoran sudah lama tak jumpa" sapa pemuda berkaca mata, syaoran tersenyum dan menepuk bahu sahabatnya "yeah, lama tak jumpa, lihat dirimu kau bertambah tinggi, mungkin sedikit lebih dariku haha.." mereka bertiga tertawa senang "ya banyak yang berubah, tapi aku tetap sama seperti dahulu, hmmm, aku tahu kedatangan kalian ber 2 ke jepang,Minoru Kamikaze Agent Special Rank 7 Star & Eriol Hiragizawa Agent Special Rank 8 Star " kata Syaoran, "mari kita bicarakan ini saat istirahat, tidak bagus jika ada yang mendengar"kata minoru dan langsung merangkul bahu Syaoran dan Eriol ke arah koridor sekolah. Mereka ber3 adalah agent special yang sangat akrab dan bekerja sama sangat provesional, Eriol di rekrut pada tanggal 3 mei 2011 karena berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba terbesar se Asia di London Inggris, Minoru di rekrut pada Tanggal 30 agustus 2009 karena berhasil menyelamatkan putri keluarga Yanagisawa yaitu Naoko Yanagisawa saat Penyandraan di Australia oleh terroris Irak, dan Syaoran Li meski dia baru di rekrut tanggal 13 juli 2012 ia menjalankan misi yang sangat berat yaitu menyelamatkan Amerika dari T Virus yang dapat merubah manusia menjadi zombie, dan ia juga menemukan vaksinnya, karena itu ia di nobatkan sebagai agent special berbintang 9 yang sangan pintar. mereka ber3 akrab saat bertemu di misi penyelamatan presiden amerika saat pesawat kepresidenan di bajak terroris dan menjinakan bomb di dalam pesawat, dan saat itulah mereka mulai akrab dan menjadi 3 bestfriend.

Classroom

Pintu ruang kelas terbuka dan seorang guru muda bernama tareda masuk tak lupa dengan sapaan selamat pagi kepada murid-muridnya, saat di kelas matannya langsung jatuh ke arah Rika, tunangannya, saat Rika sadar bahwa tunangannya memperhatikan,wajah rika langsung merah karena malu dan menundukan kepalanya, ketua kelas sudah memerintahkan anggotannya memberi ucapan selamat pagi pada guru mereka dan taraeda sensei mulai duduk di kursinya "teman-teman, hari ini kita kedatangan murid baru dari China, Inggris, dan Australia, mereka bertiga laki-laki, jadi tolong sambut mereka dengan hangat dan jadilah teman yang akrab"sakura hanya memandang langit ke arah jendela dan tidak peduli 'apa spesialnya murid baru, paling juga biasa aja' ketusnya dalam hati, lalu tareda sensei bangkit dari duduknya dan memanggil 3 orang yang di luar pintu untuk masuk, saat mereka masuk para gadis di kelas berteriak centil dan berbisik-bisik sambil cekikikan, Eriol dengan senyum lembut maju dan mulai memperkenalkan diri "Hallo semua, Saya Eriol Hiragizawa kalian boleh panggil saya Eriol, umur saya 17 dan hobi saya membaca buku Saya tinggal bersama Sepupu jauh saya Li Syaoran, saya belum tahu lingkungan di sini jadi mohon bantuannya" ia membungkuk lalu mundur, kemudia minoru maju dan memperkenalkan diri "Hallo namaku Minoru Kamikaze kalian boleh panggil aku Minoru, umur ku 17 dan hobiku bermain basket, untuk teman-teman laki-laki yang menjadi kapten di sini tolong undang aku ke klub kalian, terima kasih" dan saat minoru hendak mundur, pandangannya jatuh pada gadis berambut cokelat panjang menggunakan bando putih "n-non-na Yanagisawa ? ah, hai, kita ternyata 1 kelas hehe.." Naoko tersenyum malu dan mengangguk setuju, saat mereka ber 3 akan duduk tareda sensi sadar bahwa pamuda berambut coklat yang 1 itu belum memperkenalkan diri "ah kau yang terakhir silahkan memperkenalkan diri terlebih dahulu, untuk Kamikaze san kau terlihat akrab dengan Yanagisawa san, jadi kau boleh duduk dengannya, dan Hiragizawa san kau boleh memilih di mana kau mau duduk" eriol melihat di samping tomoyo bangku kosong, lalu ia mendekati tomoyo dengan senyum hangat "apa saya boleh duduk di sini dan boleh saya tahu nama nona cantik ini ?" tanya eriol, tomoyo yang dipuji langsung menjadi malu dan menjawabnya "i-iya, aku Tomoyo Daidouji, senang bertemu dengan mu Hiragizawa san" "Eriol, panggil saja nama depanku, dan senang bertemu denganmu juga" eriol meraih tangan tomoyo dan mencium telapak tangan bagian atasnya, aksi ini membuat para gadis menjerit cemburu dan para lelaki melototi eriol, tomoyo sudah sangat merah wajahnya karena malu dan hanya menundukan kepalanya, eriolpun duduk di sebelahnya, sakura melihat ini tersenyum jahil 'asik tomoyo bisa aku ledekin nih hihihi' dan saat pandangannya beralih ke depan kelas wajahnya pucat putih 'bu-buk-bukankah di-dia yang kemarin rebutan es cream dengan ku ?! apa yang dia lakukan di sini ? oh sial ini tidak bagus' batin sakura, Syaoran pun mulai memperkenalkan diri "Hei, aku Syaoran Li, panggil aku Li bukan nama depanku, aku 17 tahun, hobiku bermain sepak bola, itu saja, terima kasih" Syaoran membungkuk tanda hormat, seketika kelas sunyi, para gadis berbisik-bisik, dan para lelaki tersenyum senang karena pengenalan Syaoran sangat dingin dan pasti para gadi sangat membencinya, tapi mereka salah... "KYA KEREEEN" "NE LI KUN KAU SUDAH PUNYA KEKASIH" "KAU PUNYA NO HP ? AKU BOLEH MINTA ?" "LI KUN DUDUK DENGANKU" "TIDAK DIA DENGANKU" "DIA MILIKU, SINI LI KUN DUDUK DENGAN KU" Syaoran hanya bisa menghela napas sambil menepuk jidatnya dan bertanya pada tareda sensei apakah ia boleh duduk sekarang, taraeda sensei mempersilakan dan memilih bebas duduk di mana Syaoran mau, ia menatap sekeliling ruangan dan menemukan seorang gadis yang sedang memelototinya dan ia sadar 'bukankah dia gadis yang kemarin rebutan es cream dengan ku ? dia sekelas denganku, hmmm dia tidak tertarik sama sekali denganku, dia berbeda sekali, sangat menarik, hehehe..' ia berjalan ke arah sakura dan langsung duduk di sampingnya "hei siapa suruh kau duduk di sebelahku ?" tanya sakura kesal "aku bebas memilih kata sensei, dan aku mau di sini, aku tak peduli kau komplain" jawab Syaoran keras kepala dengan cengiran di wajahnya, urat nadi sakura muncul di keningnya dan membuang muka ke arah lain, Syaoran melihat ini tambah senang ingin meledeknya "hei aku Syaoran Li panggil aku Li, kita kan 1 kelas siapa nama mu ?" tanya Syaoran "sudah tahu, mengapa harus kuberi tahu namamu" Syaoran mendengus kesal dan meledek kembali "kau ini sifatnya seperti anak kecil," tanpa sadar ia melihat buku catatan sakura dan melihat tag name nya "oh... Sakura Kinomoto ya, nama yang indah" begitu mendengar namanya, sakura langsung berbalik dan memelototi Syaoran "tahu dari mana kau ?" Syaoran menunjuk buku catatannya dan nyengir, sakura mengambilnya dan menyimpannya ke dalam tasnya "hmph.. kau hanya boleh memanggil ku Kinomoto, mengerti ?" Syaoran berpikir sebentar dan menjawab "tidak, sifatmu seperti anak kecil... dan nama depanmu sakura... ah, aku dapat nama panggilan yang cocok untukmu... Cherry Blossom cilik, ah cocok sekali, ya aku akan memanggilmu itu" jawab Syaoran sambil tertawa "WHAT ?!" karena kesal dia langsung mambuang wajahnya lagi dan mengembungkan pipinya, 'kau menarik sekali Sakura'

READ & REVIEW