Pair: HeeKyu & EunHae

Disclaimer: They all are GOD's, except the story

Rate: M

Summary: Kyuhyun dan Donghae berciuman?! Saat konser pula! Lalu bagaimana reaksi namjachingu mereka? Diam atau...'hukuman'?

Warning: Newbie, Too much typo, Doesn't fit with the EYD, etc. It's a BL or yaoi. NC. Don't Like, Don't Read ^^

And...this is it!

A Lesson For You

~Kamar EunHae~

BRUK!

Eunhyuk membanting pintu kamarnya.

"Hyukkie...mianhe..." Donghae meminta maaf kepada Eunhyuk, namun Eunhyuk hanya mengacuhkannya dan membelakanginya.

"Hyukkie...mianhe...jeongmal mianhe.." Donghae meminta maaf sekali lagi kepada Eunhyuk, namun Eunhyuk hanya berbalik dan menatapnya tajam.

"Mian? Mian katamu? Kau berciuman dengan kyuhyun di depan mata kepalaku dan kau hanya mengatakan mian?!" tukas Eunhyuk sambil berjalan menuju Donghae dan menariknya lalu mendorongnya ke kasur. Ia lalu melumat bibir Donghae kasar dan membuka baju Donghae lalu membuangnya ke sembarang arah.

"Hmphh...h-hyuk..kie..emh..hen-tikanh..mph.." desah Donghae dalam lumatan Eunhyuk. Eunhyuk melumat bibir Donghae dalam dan kasar. Sesekali ia menggigit bibir bawah Donghae, sehingga membuat Donghae membuka mulutnya. Tak mau kehilangan kesempatan, lidah Eunhyuk pun langsung masuk ke dalam mulut Donghae dan mengeksplor goa hangat itu. Tangannya pun tidak mau tinggal diam. Ia mulai memilin dan meremas nipples Donghae yang sudah cukup mengeras.

Setelah beberapa menit, Donghae mencoba mendorong-dorong dada Eunhyuk karna
paru-parunya yang sudah membutuhkan oksigen. Namun Eunhyuk tidak menanggapinya. Donghae yang sudah benar-benar membutuhkan oksigen, dengan sekuat tenaga ia dorong tubuh Eunhyuk hingga Eunhyuk hampir terjatuh dari kasur mereka. Eunhyuk yang merasa kegiatannya terganggu menatap tajam Donghae dan berdecak kecil. Sesaat ia ingin marah, namun amarahnya teralihkan oleh nafsu saat matanya melihat tonjolan kecil yang berada di dada Donghae. Entah kenapa, tiba-tiba bibirnya terasa kering dan tenggorokannya merasa haus.

Sedetik kemudian, ia langsung meraup nipples Donghae. Ia menyesapnya layaknya bayi kehausan yang sedang menyusu pada ibunya. Donghae yang awalnya menolak, lama-kelamaan tidak tahan dengan kenikmatan yang Eunhyuk berikan padanya. Tangannya mulai menarik-narik pelan rambut blonde Eunhyuk dan kepalanya mendongak keatas meresapi sekaligus mengungkapkan rasa nikmatnya.

Puas dengan nipples Donghae, Eunhyuk beralih mengecupi dada Donghae. Ia kecup, lumat, dan gigit kecil dada Donghae hingga timbul bintik-bintik kecil berwarna merah keunguan sebagai tanda kepemilikan.

"Hmph..ahh..hyukkieh..teruss..ahh.." desah Donghae menikmati perlakuan Eunhyuk.

Tangannya Eunhyuk yang tidak memegang kendali, mulai mencoba membuka seluruh celana yang di kenakan Donghae. Dan dalam sekejap seluruh celana itu sudah lepas dari tubuh Donghae beserta dalamannya. Alhasil, sekarang Donghae sudah tidak tertutupi benang sehelai pun. Terlihat junior Donghae yang sudah menegang. Tangan Eunhyuk mulai membelai paha dalam Donghae, namun tidak menyentuh bagian sensitivenya. Dan itu membuat Donghae mengerang kecewa. Eunhyuk membelai paha dalam Donghae lagi dan semakin mendekat ke bagian sensitive Donghae, namun ia menaikan belaiannya lagi ke perut Donghae. Dan itu membuat Donghae mengerang kecewa lagi bercampur frustasi.

"Ehh...hyukkieh..jah..nganhh..mmh..menyik...sakuhh.." desah Donghae susah payah. Eunhyuk tersenyum dalam lumatannya. Ia memang ingin menyiksa Donghae terlebih dahulu. Perlahan ia menurunkan lumatannya ke perut Donghae dan semakin turun hingga ia berhadapan dengan selangkangan Donghae, ia menghentikan lumatannya.

"Dengar hae, kali ini aku yang akan mendominasi permainan dan aku tidak akan bermain lembut. So, just get ready for your punishment and receive the pain. Cause I will fuck you hard baby~" ucap Eunhyuk dengan nada beratnya yang membuat Donghae bergidik ngeri. Melihat ekspresi Donghae yang seperti itu, Eunhyuk pun langsung mengeluarkan evil smirknya dan melepaskan seluruh pakaian yang masih ia kenakan daritadi. Dan terlihat jelas juniornya yang sudah menegang dan entah sejak kapan terlihat lebih besar melebihi junior Donghae. Eunhyuk mulai mengangkat kaki Donghae ke bahunya dan terpampanglah jelas hole Donghae yang sempit dan still virgin. Melihat Eunhyuk yang sudah bersiap memasukinya, ia langsung menutup mata, menggigit bibir bawahnya dan menahan napasnya. Ia tahu ia akan menerima rasa sakit yang amat sangat. Tangannya pun mulai meremas sprei kasur mereka untuk menahan rasa sakitnya.

Eunhyuk mulai mengocok juniornya dan tanpa babibu, ia langsung memasukkan big juniornya ke dalam tubuh Donghae yang sontak membuat Donghae menjerit hebat.

"AAKKHHH! Hyukkie...sakittt..!" rintih Donghae saat merasakan junior Eunhyuk memasuki tubuhnya. Namun Eunhyuk tidak mengindahkan jeritan Donghae dan terus mencoba memasukan juniornya lebih dalam ke tubuh Donghae. Donghae hanya bisa menahan sakitnya dengan meremas sprei kasur mereka semakin kuat dan menggigit bibir bawahnya hingga berdarah.

"Ssshh..ahh.." desah Eunhyuk menikmati hole sempit Donghae yang mulai memijit kepala juniornya. Merasa ingin lebih, ia masukkan big juniornya secara utuh ke dalam tubuh Donghae dalam sekali hentakan. Yang otomatis membuat Donghae berteriak lebih hebat dari sebelumnya dan menangis meraung-raung.

"AAARRRGGGHHHHH! APPO! APPO HYUK...JEONGMAL APPOYO!...KELUARKAN JEBAL..KELUARKAN..HIKS..HIKS.." jerit Donghae histeris merasakan sakit yang amat sangat pada holenya saat junior Eunhyuk masuk dengan sempurna kedalam tubuhnya. Ia menangis meraung-raung dan menghentak-hentakkan tubuhnya ke kasur menahan sakit.

Eunhyuk yang sudah tidak sabarpun langsung meng-in outkan juniornya dengan tempo yang lambat dan semakin cepat. Menghiraukan erang kesakitan Donghae.

"Ahh..ahh..hae..kauh..sempith...seh..kah..lihh..ahh.." desah Eunhyuk menikmati pijatan hole Donghae terhadap juniornya.

"Akh..akh..hyukh..hiks..engh..pe..lanh..pe..lanh..hiks..akh..sa..kith..engh..akh…" desah Donghae merasakan antara rasa sakit dan nikmat. Sakit karna Eunhyuk menggenjotnya dengan cepat, dan nikmat karna junior Eunhyuk selalu mengenai titik kenikmatannya. Namun Eunhyuk tidak menghiraukannya dan semakin menggenjotnya dengan cepat dan brutal yang memberikan kenikmatan yang lebih pada juniornya.

"Akh! Kyah! Hyukh...stop..engh..hiks..stop..appo..hiks.." erang Donghae lemah. Ia sungguh sudah tidak tahan merasakan sakitnya lagi. Ia ingin ini cepat selesai.

"Ahh..sshh..ahh..ini nikmat..sekalih..hae..ahh.." desah Eunhyuk seakan menulikan telinganya akan erangan-erangan kesakitan Donghae.

Setelah beberapa lama menahan sakit dan memfokuskan kenikmatannya, Donghae merasakan ada sesuatu yang mengoyak perutnya dan ingin keluar dari tubuhnya.

"Ahh..akh..hyukh..mmh..ak-kuh..mau..kelu..arh..ahh.." namun dengan jahatnya, Eunhyuk menyumbat lubang junior Donghae dan menaikan tempo genjotannya menjadi semakin cepat tak terkendali.

"Ahh...ahh...sebentar haeh...akuh...jugah...sebentar lagih...mauh...keluarh..." desah Eunhyuk dalam genjotannya.

"Akh..hyukh...lepas..kanh...sakiiith..." desah Donghae frustasi. Dan tidak lama, Eunhyuk pun sampai pada orgasmenya dan ia melepaskan sumbatannya terhadap lubang junior Donghae. Cairan Donghae keluar mengotori perutnya dan juga Eunhyuk. Sedangkan cairan Eunhyuk keluar mengalir hangat ke dalam tubuh Donghae. Setelah meresapi kenikmatan orgasmenya, Eunhyukpun langsung ambruk di samping Donghae tanpa melepaskan juniornya.

"Bagaimana? Apa kau masih mau membuatku cemburu seperti tadi lagi hae?" tanya Eunhyuk saat nafasnya sudah kembali normal, masih dengan nada beratnya.

"Ani...aku tidak akan..hah..membuat mu cemburu lagi..hah.." jawab Donghae dengan nafas yang masih tersenggal-senggal.

"Ya, memang begitulah seharusnya" ucap Eunhyuk dengan nada yang lebih lembut. Ia ingin memeluk Donghae dari belakang, namun Donghae kebali merintih dibuatnya.

"Akh..hyuk..itu.." rintih Donghae sambil menunjuk bagian bawahnya.

"Waeyo hae chagi?" tanya Eunhyuk mengikuti arah tunjuk Donghae. Donghae menunjuk ke arah junior Eunhyuk yang masih tertancap dalam tubuhnya.

"Keluarkan hyuk...perih..." ucap Donghae sambil menahan rasa perihnya.

"Ah, arasseo. Jangan bergerak ne, aku akan mengeluarkannya perlahan" jawab Eunhyuk lalu melepaskan juniornya perlahan.

"Ashhh..." desah Donghae saat junior Eunhyuk terlepas dari tubuhnya.

"Sekarang aku akan mengisi air hangat dulu di bathup. Kau tunggu disini dan jangan banyak gerak, arasseo?" ucap Eunhyuk mengecup kening Donghae dan mulai berjalan ke kamar mandi yang ada di dalam kamar mereka. Tidak lama kemudian, Eunhyuk kembali dan langsung menggendong Donghae ke kamar mandi mereka ala brydal style. Ia menyenderkan tubuh Donghae di dalam bathup mereka yang berisi air hangat agar Donghae merasa relax. Lalu ia mulai membersihkan dan mengelus badan Donghae secara lembut.

"Relax lah hae, aku akan membersihkan semuanya dan mengurangi rasa sakitnya" ucap Eunhyuk dengan sangat lembut sambil mengelap-ngelap badan Donghae.

Esok paginya, Heechul dan Eunhyuk sedang menonton tv bersama di ruang tengah dorm. Lalu tiba-tiba, terdengar teriakan yang cukup – sangat – keras memanggil nama mereka.

"KIM HEECHUL! LEE HYUK JAE! APA YANG KALIAN LAKUKAN KEPADA DONGSAENG-DONGSAENG KESAYANGANKU HA?! AKAN KU CINCANG KALIAN!" teriak Leeteuk dengan penuh amarah saat menemukan dongsaeng-dongsaeng kesayangannya – Kyuhyun dan Donghae – tebaring lemah di kasur mereka.

Sontak Heechul dan Eunhyuk yang mendengar itu langsung saling tukar pandang dengan wajah panik dan sedikit pucat.

"Haruskah kita lari?" tanya Eunhyuk kepada Heechul yang dijawab dengan anggukan oleh Heechul. Lalu mereka pun buru-buru mengambil mantel mereka yang tergantung di dekat pintu dan dengan secepat kilat(?) berlari keluar dorm, masih di iringi dengan teriakan murka Leeteuk kepada mereka.

"YA KIM HEECHUL! LEE HYUK JAE! JANGAN LARI KALIAN! KEMBALI KESINI!" teriak Leeteuk mengejar Heechul dan Eunhyuk yang keluar dari dorm komplit dengan segala peralatan masak Wookie di tangannya. Ckckck the angel suddenly turn into a devil, eoh?

~FIN~


Akhirnyaaaaa~~~

Fiuuuh...melelahkan~~

Edit edit edit! Bener-bener nguras tenaga ya, pfft~

Tapi gapapalah, buat readersdeul apa sih yang ngga *kedip-kedip bareng wookie*

Ini dia kelanjutan+akhir dari FF A Lesson For You

Mian ne kalo ceritanya gaje dan alurnya kecepatan :"

Oiya, aku mau kasih bonus BTS nih, cekidot~!


Bonus BTS:

KyuHae: Han Hyomiiiii! *dateng bawa-bawa golok, gergaji, piso dapur, jarum jait, dll(?)*

Hyomi: Hwaaaaa~~ ampun oppaaa~~!

KyuHae: Akan ku cincang kau karna berani membuat kami di hukum lagi!

Hyomi: Hyaaa Chullie Oppa, Eunhyuk oppa~ tolong aku dari amukan uke dadakan kalian~~! *ngumpet di balik Chullie oppa sama Eunhyuk oppa*

HeeHyuk: YA! BERHENTI MENGEJAR HYOMI! ATAU KALIAN AKAN MENERIMA 'HUKUMAN' LAGI! *deathglare*

KyuHae: HUWAAAA SHIREOOO~~~!

Hyomi: Kkk~ *ketawa setan* Gomawoyo Chullie oppa, Eunhyuk oppa~ lain kali aku bikin yang kaya begini lagi ne~~

KyuHae: MWO?! ANDWAEEEEE! *kabur ke dorm TRAX(?)*


Kkk~~

Dan terakhir, mohon REVIEWnya ne~~

Kamsa~~! *^^v