PASKAH TERINDAH..

Desclaimer: Death Note punya pabrik kopi#dibunuh eh.. maksudnya om TOTO hehe…

Warning : Yaoi, bahasa gaje de el el

Ini fic lanjutannya dari chappie 1 ^^

Bentar lagi paskah, dapet telur banyak(author isi otaknya Cuma makanan neh!)

Pairing : LxLight, LawlietxYagami, KiraxDetektifTerhebat (sama aja!)

Bagi yang ngereview Light itu perempuan ato laki… jawabanya Laki LAKI

Don't like don't read nee…. !

Beberapa hari kemudian, L sudah diperbolehlan pulang ke rumahnya sendiri. Tentunya L pun juga sedikit lega karena ia tidak perlu tinggal ditempat yang berbau obat obatan karena sebetulnya ia juga tidak menyukainya. Tetapi saat L hendak melangkah masuk ke mobilnya, ia melihat seorang suster mengejarnya dan berhenti tepat didepannya dan memberikan sebuah Scarf berwarna Merah yang terukir nama 'Light' dengan tulisan latin yang indah dengan motif menarik

di lain tempat, adik Light, Sayu memanggil histeris kakaknya saat Ibu Light mengalami kejang kejang. Light yang sudah sangat mengantuk menguatkan diri untuk melihat dan membacakan ayat kitab suci untuk sang ibu. Karena memang sang ibulah yang telah merawat ia dan adiknya dari dulu hingga sampai sekarang dikarenakan Ayah Light sudah lama meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Dan karena untuk pengobatan ibu dan biaya sekolah adiknya lah ia rela menjadikan dirinya sebagai pelacur. Berharap semoga ibunya dapat sembuh dan adiknya cepat mendapatkan pekerjaan agar ia dapat melewati masa hidupnya yang suram itu.

Light pun sudah menjadi kepala rumah tanggga di usia yang sangat muda yaitu 17 tahun.

Penyakit parah ibunya yang semakin rumit membuat Light memilih jalan pintas yaitu melacurkan dirinya demi makan dan biaya obat ibu dan keluarganya. Dengan tarif lima ratus sampai enam ratus ribu ia sudah dapat membelikan makan untuk keluarganya dan membelikan ibunya obat

Saat ibu dan adiknya sudah kembali tidur, Light kesusahan mencari Scarf merah miliknya yang diberikan Ayahnya dulu sebelum ia mendapat kecelakaan. Scarf itu menyimpan banyak kenangan khusus baginya. Ia hanya memiliki dua lembar dan sekarang ia kehilangan satu, dulunya ia merencanakan akan memberikan satu Scarf kepada adiknya sebagai hadiah ulang tahun, kini Scarf itu hanya tertinggal satu. Light berharap semoga Scarf itu dapat kembali. Karena ia tahu bahwa Scarf itu berada di tangan orang yang ia tolong beberapa hari lalu. Ciri khas Scarf itu juga unik. Ada tulisan Light di ujung sisinya.

Di tempat lain, L sedang kebingungan mencari orang yang telah menyelamatkannya itu. Tulisan itulah yang membuat ia yakin bahwa orang yang ia ingat samar samar yang bernama Light itu adalah orang yang telah menyelamatkan hidupnya. Orang yang bernama Light itulah yang telah membuat L bertobat dari segala perbuatan hina dan kotor

yang selama ini selalu ia lakukan. Ia pun bertobat kepada Tuhan di saat Tuhan mencobainya akan kematian. Ia sudah berusaha mencari dimana orang yang bernama Light itu, iapun sering menunggu ditempat terjadinya kecelakaan yang menimpanya beberapa hari yang lalu. Tetapi orang itu tidak pernah sekalipun muncul

Malam itu, Light mendapat sebuah tawaran dari seseorang di sebuah hotel. Bayaran dari orang itupun cukup fantastis namun ia harus melayani tamu tersebut. Tamu yang katanya tidak mudah ditaklukkan. Lightpun menerima tawaran tersebut. Iapun dengan terburu buru mendatangi tempat orang itu berada. Paskah akan segera datang beberapa hari lagi. Ia ingin mengajak ibunya ke gua maria yang terdapat di suatu daerah dan itu membutuhkan biaya yang lumayan banyak. Iapun akan bekerja keras untuk itu.

L seolah tak percaya bahwa teman baiknya tidak mau mendukung niat baik L, mereka tak rela jika L harus menjadi orang yang baik. Mereka sangat yakin bahwa L tidak mungkin sepenuhnya menjadi L yang suka bermabuk mabuk ria dan senang menyewa pelacur untuk kenikmatannya sendiri menjadi L yang saat sebelum mengenal mereka. Teman teman lama L mengajaknya berkumpul bersama. Ia sempat menolak, tetapi apa daya, ia mendapat godaan dan paksaan yang kuat dari teman temannya. Ia akhirnya setuju karena terlena karena kata kata untuk terakhir kalinya mereka berkumpul bersama, walaupun ia ikut berkumpul, L tidak sekalipun menerima minuman ataupun obat yang diberikan oleh teman temannya

Karena semakin kesal dan bosan dengan perbuatan L yang berubah 180 derajat itu. Merekapun memasukkan obat tidur sekaligus obat perangsang ke dalam minuman yang diinum oleh L. Setelah L tidur, mereka menggendong L ke dalam salah satu kamar yang ada di hotel dan sudah dipesan khusus untuk L. beberapa saat kemudian, Light tiba di hotel yang mereka janjikan. Ia terkejut karena terdapat banyak orang di dalam kamar yang sudah menjadi tempat perjanjian.

" Kenapa banyak orang ?, perjanjiannya kan hanya melayani satu orang." Kata Light terkejut sekaligus curiga.

"Oh.. sudah datang ternyata. Kita nggak makai kamu kok. Tuh, orang yang ada dikamar sebelah yang makai kamu" Kata laki laki berambut merah dan memakai goggle oranye sembari melemparkan kunci kamar sebelah, tempat orang yang menyewanya berada.

"Oh … aku hampir lupa! Ini bayaran kamu… kerja yang betul!" Katanya lagi

"Ok!."

Light yang tidak punya pilihan lain pun langsung berjalan meninggalkan kamar sebelumnya dan masuk ke kamar perjanjian sementara cowok berambut pirang sebahu mengunci pintunya.

Saat ia memasuki kamar, ia tidak melihat satu orangpun didalam, tetapi ada bunyi air dari kamar mandi yang menandakan bahwa orang yang menyewanya sedang ada dikamar mandi. Setelah L keluar dari kamar mandi, Lightpun langsung memberikan senyuman manis. L bingung dengan Laki laki yang ada didepannya.

"Kamu siapa ? kenapa kamu bisa masuk?" Tanya L keheranan

"Bukannya anda yang menyewa saya…?, saya masuk kesini lewat kunci yang diberikan salah satu teman anda.." Kata Light kebingungan

L pun mengerti. Dia pasti suruhan salah satu temannya yang iseng. Ia juga baru sadar bahwa orang yang disewa temannya ini tampan sekali.

Tanpa sadar, L terus menerus memandangi orang suruhan temannya ini.

"Umm… apakah anda tidak apa apa?" Tanya Light halus

"Oh..ti..tidak apa apa.." Kata L gugup karena ketahuan melamun

Light pun menjadi bingung dengan tingkah laku cowok ini.

"Ok..Ok.. aku mengerti.. kamu dibayar berapa sama si brengsek itu?..." Kata L ketus

"Seperti biasa.. short time dan sudah lunas…" Jawab Light santai sembari menyilangkan kakinya

"Baiklah..saya akan tetap bayar kamu, setelah itu kamu bisa pergi.." Kata L sambil melemparkan beberapa lembar uang ke wajah Light

Light merasa direndahkan sekali

"Maksud anda apa?" Kata Light sambil menahan emosinya.

"Kamu tujuannya uang kan? Fine akan kuberikan uangnya lalu kau bisa pergi.. Ok?"

"Saya hanya akan menerima uang jika sudah melakukan pekarjaan..!"

"Aah… gak usah sok memiliki harga diri deh lebih baik, sekarang kamu pulang!"

Light semakin emosi

"Saya memang pelacur! Tapi saya masih punya harga diri! Pelacur juga ingin dihargai, kita bukan binatang yang tidak punya harga diri dan bisa diperlakukan seenaknya!" Kata Light penuh emosi.

"Heh…? …? Punya harga diri? Yang benar saja…. sekarang kamu bisa bicara seperti itu. Tapi apakah kamu bisa membuktikan kamu masih memiliki harga diri? Kamu sudah menjual dirimu pada orang orang itu dan kamu tidak keberatan kan? Apakah dengan bukti bukti itu kamu masih ingin mengakui bahwa kamu memiliki harga diri!"

Kata L sambil terus memojokkan Light kearah pintu

Light terdiam karena kata kata L

"Sudah deh, pelacur tetap saja pelacur! Orang yang tidak punya harga diri seperti kamu itu sebaiknya mati aja deh!" Kata L sambil berteriak didepan Light

PLAK !

Light dengan sigap menampar Pipi L sebelum ia mengucapkan kata kata yang lebih kasar lagi terhadapnya

"Ini uang kamu dan uang sahabat kamu! Aku nggak perlu uang dari orang jahat macam kamu!" Kata Light sambil melemparkan semua uang yang diterimanya ke wajah L, dan tanpa ia sadari, Scarf yang tadi ia bawa ikut jatuh bersama uang yang ia keluarkan

L hanya diam menanggapi perkataan Light

"Dan satu lagi, kau tahu, orang yang merendahkan orang lain seperti kamu itu lebih rendah dari pelacur manapun! Camkan itu!" dan setelah mengatakannya Light pergi dari kamar yang dianggapnya kamar terkutuk itu

L sempat terkejut dengan perkataan pelacur di depannya ini, baru kali ini ada pelacur yang berani menamparnya sampai seperti ini. Selama ini, tidak pernah L bertemu pelacur yang keras kepala dan angkuh seperti dia. Saat hendak menutup pintu kamar. L dikejutkan oleh Scarf yang sama dengan yang dipunyainya

"kenapa Scarf punyaku ada di sini? Setahuku Scarf punyaku ada di lemari…" Kata L sembari membuka lemari tempat Scarf itu diletakkan. Dan ternyata punyanya masih ada, ditempat ia seharusnya meletakkannya.

"Apakah ini miliknya?" L bertanya Tanya dalam hati

"Kalau ini benar benar miliknya.. berarti ia adalah orang yang menyelamatkan aku dari kematian waktu itu…" ucap L lagi

"betapa bodohnya aku! Kenapa aku sampai setega itu melukai hati orang yang telah menyelamatkanku waktu itu! Bodoh!" L menggumam dalam hati

L teringat akan temannya, Mello yang menyewa cowok itu. Dengan segera, ia langsung mengambil handphone dan menelepon temannya yang satu itu

"Halo?" Kata Mello

"Mell, dimana kamu menyewa pelacur yang datang ke kamarku tadi, aku mau ketemu dia!"

"Yang tadi..? Oh! Light ?.. layanannya memuaskan ya? Wah, Wah L yang dulu kembali lagi nih!" Kata Mello sedikit mengejek

"Oh namanya Light… Terserahlah.. sekarang beritahu aku kamu dapat dia dari mana?.. " Kata L sedikit kesal

"Yeah… kata Near dia biasannya ada di Taman Kota kalo jam segini.."

"Ok.. thanks ya, friend…"

"Anything for you, bro…."

Dan setelah memutuskan telepon dengan temannya itu, L langsung check out dari hotel tersebut dan langsung memacu mobilnya ke Taman Kota. Dalam perjalanan ia sangat resah sekali. Ia takut kalau Light tidak mau memaafkannya, karena ia sudah seharusnya minta maaf untuk kelakuan kasarnya yang berlebihan itu.

Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke Taman kota yang berada di tengah tengah kota. Ia hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk sampai ke sana. Tetapi saat ia sampai disana. Ia tidak melihat seorang pun. Maka itu ia mencoba keluar dan mencari ke seluruh pelosok taman. Tetapi kali ini L kurang beruntung. Light tidak ada disana. Iapun pulang dengan badan dan pakaian yang basah serta kecewa karena orang yang menyelamatkannya tidak ada. Iapun menelepon Mello lagi untuk meminta informasi tentang Light

"Halo..?" Mello mengangkat telepon

"Mell, kira kira dimana Light itu tinggal? Apakah kamu tahu? Aku tidak menemukannya di taman kota." Ucap L kecewa

"Astaga L? kamu mencarinya sampai segitunya? Emang layanannya memuaskan banget ya? Sampai kamu mencarinya sampai seperti itu?..."

"Sudahlah.., sekarang aku Tanya, dimana ia tinggal? Dan dimana tempat aku bisa menemuinya?"

"Oh kalau rumahnya sih… aku nggak tahu. Tapi kalau tempat dimana kamu bisa ketemuan sama dia.. ya ditempat tadi, Taman Kota. Cuma itu yang aku tahu sorry ya.."

"nggak usah dipikirin sampai segitunya deh! Ya sudah ya aku mau mandi! Barusan kena hujan.. bye!"

Di tempat lain, Light sedang panik karena penyakit ibunya semakin parah, ia sangat sedih dengan kejadian itu. Iapun membawa ibunya ke rumah sakit Santa Clara. Light pun bingung, ia tidak tahu mau mencari biaya rumah sakit kemana, karena uang tabungannya sudah habis untuk kehidupan sehari harinya. Dengan hasil pekerjaannya pun belum tentu ia mendapat uang yang dapat membayar biaya rumah sakit yang mahal sekali. Karena semakin bingung iapun berlari keluar rumah sakit dan berjalan ke taman kota, disanalah tempat ia biasannya merenung dan memecahkan segala masalahnya ia membiarkan ibunya dijaga adiknya, Sayu karena ia tahu ibunya lebih membutuhkan Sayu. Ia tak tahu harus berbuat apa lagi. Dinginnya hujanpun turut membuat Light semakin menderita dalam gelap dan dinginnya malam tersebut.

L yang kebingungan mencari Lightpun mulai menyerah, ia mendatangi rumah sakit Santa Clara untuk mengecek kesehatannya karena akhir akhir ini ia merasa terkena flu. Tetapi setelah ia mendaftar ke resepsionis, ia mendapat pemandangan mengejutkan sekaligus membahagiakan.

Ia melihat sosok yang sudah tak asing untuknya! Ya, itu adalah Light!

…..

~''^^ TBC~''^^

TO BE CONTINUE…

A/N : Yeah pemirsa kembali dengan Lue! Dalam acara…. Death Not-#PLAK

Hehe… seru ngga chappie kali ini? Seru kan? Hihihi…*ketawa ala nenek lampir*

Ya udah kalo yang suka pastinya harus review dong! Tinggal ceklik tombol hijau dibawah dan anda akan mendapatkan 10 honda scoopy(bobrok) yaaa! Siapa yang mau? Ayo klik tombol dibawah!*numpang iklan*

Chapter depan pasti akan cepat menyusul karena saya sudah selesai ulangan hehe… walaupun tinggal remidinya aja sich(author otaknya lemot kalo matematika!)

And the last word.. REVIEW please!