Ok, mumpun ini, part 2 up to this.
Disclaimer: Sketsa & Nichijou punya Trans7, jika diperbaiki, berarti Nichijou bukan punya Trans7, tetapi tetangga disebelah rumah gua bernama Keiichi Awari.
Warning: OOC, Hancur, Alay, GaJe, super Gaje (Hah?), Mega GaJe (*nelpon RSJ*), Mortal Combat GaJe (*dibunuh*), Typo, rusak, ceritanya mogok (Woi!, yang bisa mogok yaitu mobil!), sama 100% bikin kalian bego.
Sketsa Versi Nichijou 2
Pada malam hari di lapangan Nano & Hakase lagi asik main petasan, tiba2 muncul guru bernama Manabu Takasaki, "Ya ampun!, adek!, jangan main ledakan disini!, bahaya!, nanti kena orang" perintah Manabu, "Ya maafnya guru" kata Nano, "Bukan kalian!, tapi itu!" kata Manabu sambil menujukan ke arah kiri & kanan, "Waduh!" kata Nano & Hakase bareng2 karena para murid2 kelas 1-Q bersenjata M4A1 & P90 yang Manabu tunjukan lagi main perang dengan murid kelas 2-P bersenjata AK-47 & STG44, "Aduh!, berhenti perangnya!" suruh Manabu ke murid2, tapi tetep lanjut perangnya sehingga Nano & Hakese takut sambil melarikan diri.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
D rumah Mio dimana Mio pusing karena TVnya lupa dimatikan yang menyiarkan penyanyi lagi dangdutan, "Kakak!, tolong bisa matikan tdk?" teriak Mio, "Iya, aku matiin" balas Yoshino.
Beberapa menit kemudian.
Mio yang asik tidur tiba2 mendengar suara aneh dari Tv menyebabkan dia terbangun kaget, "Ya Ampun!, Kak!, udh dimatikan belum…..?" kata Mio, saat meliat ke TV dia langsung shock karena penyanyi yang ada di TV tersebut lagi dicekek oleh Yoshino, "Kak!, maksud saya TVnya dimatikan bukan penyanyinya yang dimatikan!" marah Mio ke Yoshino yang ada di TV tersebut, "Oh iya, maafnya, Mio" balas Yoshino.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Di rumah Yukko diamana Yukko asik main PS Vita dia di samping Ibu yang berteriak karena dikerok oleh pengeroknya, tiba2 datang Mio, "Ya ampun, Ibu kamu kenapa?" kata Mio, "Itu lagi dikerok" balas Yukko, "Masah dikerok teriak kaya begitu" kata Mio sambil ke Ibu, saat meliat pengeroknya, Mio berteriak karena pengeroknya merupakan bajak laut, "Ya ampun!, kasian Ibunya!" marah Mio ke bajak laut tersebut, tetapi dia tetep lanjutkan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Suat hari di Labotarium Hakase, terlihat Hakase lagi asik dengan Sakamoto (anggap itu kucing bisa berbicara), "Sakamoto, kita main petak umpet yuk" kata Hakase ke Sakamoto, "Ok, kamu yang bersembunyi" balas Sakamoto, akhirnya mereka bermain petak umpet.
Beberapa menit kemudian.
Sakamoto yang cape nyariin Hakase tdk menemui Hakase, tiba2 Nano menghampirin, "Sakamoto, lagi ngapain?" kata Nano ke Sakamoto, "Nyariin Hakase" balas Sakamoto, "Entar.., bukannya Hakase lagi disitu?" kata Nano sambil menunjukan Hakase, "Waduh!" teriak Sakamoto karena Hakase lagi nembakin STG 44 ke Nakamura, "Anjing!, singkirkan anak beginian!" teriak Nakamura sambil berlindung di Tembok.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Di daerah alam diamana Yukko, Mio, Mai, & Nano lagi camping, kelihatannya Mio lupa bawa makanan, "Yukko, kamu bawa makanan apa aja?" kata Mio ke Yukko, "Saya banyak!, ada Nasi Uduk, Pecel Lele, Tahu, Tempe, Bawang Goreng, Mie Rebus, & Mie Goreng" balas Yukko, "Kok banyak banget makanannya?, mana?" Tanya Mio, "tuh!" kata Yukko sambil menunjukan ke kiri, "Buset!" teriak Mio karena Yukko menujukan warung yang dia bawa, "Ini mah kamu bawa warung" kata Mio marah, "Adek2, mau makan disini aja" ajak orang yang menjagain warung tersebut, "Kok Aioi-san bawa warung?" kata Nano kebingunan.
Sekian dari cerita ini, bye.
STEFANO FRED BATOARUNG.
