Aku bener-bener minta maap cz super telat!! Cz aku liburan di negri antah berantah.. ~_~ sebagai gantinya, aku bakal upload dua chapter!
Lalala .. chapter 2 .. kalo diliat dari tema buat minggu ini udah ketauan banget apa isinya yah ? tapi mari saia persembahkan yang tidak biasa .. (grin-grin-grin) yap .. mulai dari chapter ini plotnya bakal mulai keliatan .. I hope .. enjoy it ~ C=
Summary : Mungkin ini alasan dia gak suka hari lahirnya. Apalagi kalau udah berurusan sama black order. Tapi untuk tahun ini moyashi ada bersamanya, jadi .. apa salahnya ? Namun .. ternyata semua tak berjalan mulus .. mungkin ?
Theme: Birthday
Pairing : yuuxallen (ya iyalah .. namanya juga yullen month ..)
Disclaimer : I don't own-man. Kalo aku punya , Yuu Kanda bakal ngerasa tersiksa .. khu khu .. (Kanda : "damn you.. pervert!")
† Should I Happy ? †
Cahaya pagi mulai menerangi kamar Kanda. Membuatnya bangun dan melakukan aktivitasnya seperti biasa. Mandi, sarapan sama soba (AN : I was wondering about this , is this the secret of his beautiful face ? tiap hari soba mulu ..) , meditasi .. Hari-hari yang tenang seperti biasa ..
Kanda menutup matanya, mengambil nafas perlahan. Suasana di kamarnya begitu nyaman. Tak ada yang lebih menenangkan dari meditasi.
" Kalian berdua di tunggu di gate lima !! "
"Cepet bawa barriernya !!"
"Hy kamu! Cepet pergi ke science department! " , keheningan terpecah. Kanda mendengar teriakan dan ribut diluar. Terlihat begitu panik. Disusul dengan alarm emergency Black Order yang menggema ke seluruh gedung.
Kanda refleks melompat dari atas kasur dan sebelum membuka pintu, tiba-tiba pintu kamarnya di ketuk, " Kanda-dono !! Kanda-dono! " , setelah dia membuka pintu , seorang finder terlihat begitu kelelahan di depannya. Mungkin karena lari-lari.
" Ada apa ini ?! " , tanya Kanda.
" Saya juga tidak begitu tau. Tapi Kanda-dono diminta datang ke ruangan superviser Komui, sekarang !!" , tanpa berpikir , Kanda langsung mengambil mugen dan berlari ke ruangan Komui.
Brakkk !!!
Kanda membanting pintu ruangan Komui (lagi). " Oi , ada apa ini ?! .. ko..mui.. ?" , seperti biasa , Komui duduk di belakang mejanya. Namun kali ini jubah putihnya berwarna merah, berlumuran darah .. Lenalee , Reever , dan ilmuwan lainnya tampak panik mengelilingi Komui .
"K-kanda .."
"Komui ! apa yang terjadi ?! "
" Tadi seorang Noah datang ke sini dan memberi pesan dari Earl .. " , jelas Reever. Lenalee hanya bisa menangis di samping kakaknya.
" Kanda .. Earl sudah bergerak. Dan sekarang dia menunggu kita untuk perang yang terakhir , begitu pesannya. Terus sebelum pergi , Noah itu memberiku hadiah kecil ini .. hha .. uhuk .. " , kata Komui mulai kehabisan nafas. Lukanya nampak makin parah. " Sekarang pergilah ke cafeteria , semua orang sudah berkumpul." , Kanda terdiam sejenak .. Lalu berbalik dan keluar menuju cafetaria, meninggalkan tangisan dan teriakan Lenalee yang makin menggema.
Shit ! kenapa tiba-tiba begini .. Dari semua waktu yang ada kenapa di saat suasana gak jelas seperti ini .. Allen .. Tch ! lupakan ! exorcist .. hanya eksis untuk menghapuskan keberadaan Earl dan akuma dari dunia ini .. di saat seperti ini , hati .. tak dibutuhkan .. Akhirnya , Kanda berdiri di depan pintu cafetaria dan perlahan membukanya ..
" SURPRISEEE .. !! "
Kanda mematung dan terdiam , mencoba mencerna apa yang terjadi .. semua finder , orang-orang science department , bahkan semua exorcist berkumpul di cafetaria. Daripada persiapan sebelum berperang , ini lebih mirip sebuah .. pesta ? pesta sebelum mati ?
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kanda terlihat sedikit lengah dan merasa kehilangan sesuatu. Dan untungnya , itu hanyalah mugen .. mugen ?! Kanda kaget dan melihat benda bodoh di sampingnya , komurin .. dan mugen terkunci di dadanya .. sambil nyengir , dia pergi menjauh dari jangkauan Kanda.
" Mission completed, mugen has been sealed " , kata komurin senyum-senyum mesum gak jelas.
" Yea ~ kerja bagus komurin VI! " , suara yang gak asing terdengar dari belakang komurin.
"Komui ?! bukannya kamu .. " , Komui muncul dari belakang komurin sambil ikutan senyum-senyum mesum gak jelas ..
" hohoho .. Kanda .. apa yang aku gak bisa , huh ? Btw , silahkan nikmati pestanya .. " , kata Komui sambil nari-nari ngiterin Kanda .
" Pesta .. ? " , tiba-tiba Lavi ngerangkul pundak Kanda dan menyeretnya ke tangah-tengah ruangan. " yaph , ini pestamu yuu-chan .. "
" Happy b'day Kanda !! " , semua orang yang ada disana meneriakan kata-kata yang sama , hanya untuk hari ini , hanya untuk Kanda , dan si-anti-sosial- kanda gak bisa menolak.
Hari ini cafetaria begitu berbeda. Makanan di mana-mana (surganya moyashi) , musik menggema ke seluruh ruangan , dan sebuah kue yang amat – sangat – besar – sekali – sampai – mencapai – langit-langit berdiri di tengah ruangan. Cuma senyuman yang tersebar di ruangan itu , kecuali Kanda yang melemparkan muka masam. Namun sepertinya dia sedikit menyerah hari ini .
Keramaian di ruangan itu tiba-tiba terhenti dan semua menatap Lavi , " wohoo ~ ok semua yang ada disini aku minta perhatiannya !! sekarang waktunya acara utama dan apakah itu ?? check this out ! " , tiba-tiba muncul sebuah tali di samping Lavi dan dia menariknya..
Brukkk !!
Tiba-tiba muncul sebuah piñata super jumbo tergantung di langit-langit dan menabrak kepala Lavi. " aww !! woy Komui ! pasang yang bener !! arghh .. ok semuanya , seperti yang kalian lihat , piñata yang besar ini harus dipukul sampai robek agar hadiahnya keluar! Dan tentu saja yuu-chan kita yang lagi ultah yang bakal mukul piñata ini !! " , semua yang ada di ruangan itu mulai memanggil nama Kanda , yang dipanggil mulai sebel sendiri di pojok ruangan.
Bomm ~ ada ledakan kecil di dalam kepala Kanda. Opss .. nampaknya Kanda udah mencapai limit ~ Kanda yang mengeluarkan hawa membunuh tiba-tiba menghilang dari tempatnya berdiri dan muncul di depan komurin. Tanpa ampun dia menghancurkan bagian dada komurin , mengambil mugennya kembali.
" Komurin VI !! tidak !! malang nian nasibmu nak .. " , komui hanya bisa menangis histeris di samping tumpukan kaleng rombeng tak berbentuk.
"Heh! Kalian semua minta piñata bego itu kan ?! ok ! kalian bakal dapet yang kalian mau .. " , kata Kanda sambil nyengir nyaingin setan. Semua cuma bisa nelen ludah + punya firasat gak enak. Tiba-tiba mugen ditarik keluar dari sarungnya.
" Innocence activate ! kaichu : 'ichigen' !! " , seketika itu hell insect milik Kanda merobek piñata yang tergantung. Tawa mereka yang saling berebut hadiah tergantikan dengan teriakan panik dan tawa stress berebut kabur karena hell insect milik Kanda masih aktif dan berbalik mengejar mereka.
Kanda Cuma nyengir. Dia berjalan keluar dengan rambutnya melambai sexy di punggungnya, meninggalkan kepanikan di belakangnya. Senyum serem menempel di bibirnya , puas karena sudah "memeriahkan" pesta tadi. Sekarang dia berjalan ke arah kamarnya , mau melepaskan semua kegilaan ini dari kepalanya.
" Kanda .. " , suara lembut dan manis memanggilnya , suara yang tidak asing. "moyashi ? "
Allen keluar dari kegelapan lorong black order, perlahan berjalan kearah Kanda. " Kanda aku minta maap kalo- .. " , kata-kata Allen terhenti. Tiba-tiba rasa hangat yang tak sing memeluknya. Tak lain dan tak bukan sebuah pelukan dari Kanda. Allen bisa mendengar desahan nafas dari samping telingannya. Tubuh Allen serasa meleleh, lututnya bergetar, dan akhirnya hanya pasrah dengan Kanda yang menompang berat tubuhnya. " Kan..da..?"
" Sshhh .. aku tau , baka moyashi .. kamu diemin aku buat ini kan .. ? aku tau .. baka .. hontou ni baka desu .. " , Allen menutup matanya dan membenamkan wajahnya ke dada Kanda. Mencoba menikmati setiap detik yang ada.
Tiba-tiba Kanda melepaskan pelukannya. Allen cuma bengong dan mencoba protes ke Kanda. Sebelum Allen bisa ngomong , Kanda mukul dia pake sorotan mata yang super serem. " kali ini aku maapin. Tapi lain kali kalo kamu gitu lagi , siap-siap aja mati di tempat. Atau kalo gak siap-siap jadi rica-rica taoge." , Allen langsung menciut di tempat. Semua moment hancur dalam waktu singkat. Akhirnya Allen cuma bisa nyengir-nyengir pasrah.
Malam terus berjalan. Sebelum masuk ke kamar, Kanda memberi ciuman lembut ke moyashinya. Membuatnya harus meleleh lagi. Namun kali ini dia berdiri dengan kakinya sendiri dan menatap Kanda dalam-dalam. " Kanda, aku belum ngasi kamu kado kan? Tolong .. tunggu sebentar lagi .."
Kanda rada bingung dengan kalimat terakhir Allen. Akhirnya dia mencium kening Allen dan masuk ke dalam kamarnya.
†+++++++†
Sekali lagi cahaya pagi menerangi kamar Kanda. Membuatnya bangun, namun kali ini dia mendengar sesuatu yang tak biasa.
Dorrr .. !!!
CLIFFHANGER !! wuahahahahaha .. XD
Wuogh aku suka banget buat kaya gini ! itung-itung bales dendam gara-gara katsura hoshino-sensei juga suka ngegantung .. bikin aku pengen mukulin PC-ku (maklum , kan liatnya manga scan)
Kanda : " fuh .. aku puas banget bisa ngebantai pestanya di saat-saat terkahir .. *smirk* "
Ran : "sumpah , kejem banget lo .. "
Jerry : " iyah , kejem banget .. *sob* "
Kanda & Ran : " loh Jerry ?! "
Jerry : " gara-gara kamu , kue yang kubuat dengan susah payah sambil jungkir balik jadi ancur berantakan .. hiks .. jadi males bikin soba ..*sob* "
Kanda : " akh .. aa .. a-ampun ? "
*lol* Find out what's next !
