Chapter 2

Bel istirahat pertama telah Taehyung pergi ke ia hanya menatap makanan tidak murah.40.000 won hanya untuk sebuah roti yang tidak yang membuat itu ia membeli itu dia akan pulang dengan berjalan kaki selama berfikir dua kali.

Melihat seseorang di pojok sana .Taehyung menghampiri perempuan itu dan bertanya.'Kau membawa bekal eoh?'dia bertanya dan terkekeh karnanya.

'Kau selalu menbuatku tertawa'

Dia kembali terlihat dipandangan Taehyung saat ini.'Sombong'.Apa orang seperti dia selalu sombong?.Entahlah.

Taehyung menatap .Dia kembali menghampiri namja itu dan mulai menujukkan sikap 'sok' yang sedang kau lakukan, kau masih bosankah, butuh hiburan, semua ditanya Taehyung.

'Perhatian'

Namja itu hanya menanggapinya dengan kemudian sebenarnya , ada apa dengan namja itu?.Entahlah.

Di waktu pulang sekolahnya dia melihat 'Namja itu LAGI' sedang mengendap-endap dibelakang yang sedang ia lakukan?.Hey bukan apa yang sedang ia lakukan! Tapi apa yang sedang Taehyung lakukan!. seekor burung yang bertengger di hidung macan.

'OMO! Kau? Lagi?'Kaget Jungkook.

Taehyung hanya memberikan senyumnya dan berkata.'Halo' sambil melambaikan .Layaknya seorang idiot dia memberikan senyum anehnya.

'Apa yang kau lakukan disini'

'Harusnya, aku yang bertanya padamu'Jawab Taehyung.

Dia terus memastikan yang ia terus mengintip dari balik tembok abu-abu itu memastikan berancang-ancang dan kemudian berlari meninggalkan Taehyung.

'Hey tunggu aku!'

Taehyung terus berlari mengikuti namja dia lari dari apa?. Apakah ia memiliki hutang banyak kepada seseorang, memiliki seseorang yang dendam padanya?.Hey! itu tidak mungkin.

Taehyung Nampak seperti ikan remora yang selalu menempel pada tubuh seekor hiu yang siap menyantapnya kapan itu terus berlari sampai di sebuah gang iya berbelok ke kiri. Memasuki gang tersebut. Membuka pintu hijau tua. Dan masuk apa itu.

Taehyung berjalan sambil melihat yang gelap membuatnya begidik akan ada seorang preman yang memalaknya .Sampai ia melihat pintu hijau tua yang dimasuki sang namja dan kemudian mendorong pegangan itu kebawah.

'kreeeekkk' Dibukanya pintu dentuman lagu yang sangat sakit yang penasaran memasuki tempat .

'Tempat apa ini'

Taehyung melihat namja itu sedang duduk disebuah di sok kenal.

'Apa yang dia lakukan disini'

Taehyung menatap itu ketakutan karena Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajah namja itu.

'Apa kau seorang yang banyak uang?'

Namja itu tak mengangguk pelan bertanda ia memang benar seorang yang banyak uang.

Taehyung pun menarik kepalanya dari tatapan wajah sang namja dan kemudian berujar.'Huahhh.. aku ingin sekali menjadi sepertimu'Dan dia mendudukkan dirinya di samping namja itu dan melihatnya kembali.

'Aku justru ingin menjadi sepertimu'