US

Naruto belong to Masashi K

Story belong to Me

Standar Warning, OOC-maybe

Happy Reading

..

..

.

Chap 2 : First Day

..

..

Pagi itu semua tampak normal seperti biasanya. Awalnya Hinata berpikir begitu, namun pikirannya sirna saat melihat Sasuke sudah berdiri di depan rumah dengan posisi bersandar ke tebok pagar.

"Sa-Sasuke-kun?"

Sasuke menoleh kearah Hinata. Dilepaskannya pandangan matanya yang sedari tadi menatap layar ponselnya.

"Ayo berangkat" Ajak Sasuke yang mengabaikan keterkejutan Hinata

"Ta-Tapi Neji-nii—" Sasuke mengerti maksudanya. Hinata memang terbiasa berangkat bersama Neji ke sekolah. Tak jauh dari sana, Sasuke juga dapat melihat Neji yang berdiri memperhatikan Hinata dan dirinya.

"Neji ! Kami berangkat" Sasuke menarik tangan Hinata untuk berjalan disampingnya.

"Tch" Neji menggerutu sebal karena bisa-bisanya Sasuke bertindak sesuka hatinya.

-o-

.

.

.

Mereka berdua berjalan beriringan namun tetap saja dalam keheningan. Sasuke dan Hinata memang pendiam.

"Sa-Sasuke-kun, sudah sarapan?" Tanya Hinata dengan wajah yang sedikit merona

"Ternyata kau perhatian" Sasuke menyeringai setan selepas mendengar pertannyaan Hinata

"A-Ano—" Hinata tergagap dan Sasuke makin menyeringai

"Kenapa malu? Aku senang kau bertanya begitu" Sasuke tersenyum. Ia merasa dirinya sudah Out of Character ketika bersama Hinata.

"Aku sudah sarapan. Kau sendiri?" Sekarang, Sasuke lah yang bertanya.

"Sudah" dan tangan mereka bergenggaman. Ah! Tidak! Sasuke lah yang beriinisiatif menggenggam tangan Hinata. Hinata merona, jujur saja ini membuat jantungnya tak bekerja seperti seharusnya.

-o-

.

.

.

"JIDAAAAAAAAT!" Suara Ino memecah ruang kelas dimana Sakura berada. Gadis berambut pink tersebut tampak menutup telinga dan memejamkan matanya. Ia kesal dengan suara Ino yang seperti mengajak bertengkar saja.

"APA?! Jangan berteriak ini masih pagi!"

Ino menstabilkan nafasnya yang terengah-engah "Aku melihat Hinata-chan dan Sasuke-kun berangkat bersama"

Sakura tanpak menanggapinya biasa saja. Toh, rumah Sasuke dan Hinata itu searah, mungkin saja mereka bertemu di jalan. Siapa yang tahu?

"Jangan bilang kau tidak tau" Ino kembali bersuara saat melihat ekspresi Sakura yang biasa saja. Biasanya mereka berdua adalah biang gossip sekolah. Masa hal seperi ini Sakura biasa saja?

"Tahu apa?" Tanya Sakura yang tak mengalihkan pandangannya dari novel yang sedang dibacanya.

"Sasuke-kun dan Hinata-chan itu berpacaran" Ujar Ino

"APA?!" Nah! Sekarang Sakura yang sudah siap dengan mode gosipnya kembali lagi dihadapan Ino. Ino mengangggukan kepalanya saat melihat tatapan Sakura yang seolah berkata 'Apa kau yakin?'

"Memang kau tidak buka Facebook dan Twitter semalam? Disana heboh sekali karena status mereka berdua. Kupikir kau tau, padahal aku ingin membicarakannya hari ini denganmu" Ujar Ino sembari membenarkan kuciran rambutnya yang sedikit rusak karena berlari dengan sangat kencang demi memberi informasi kepada Sakura yang justru belum tahu apa-apa.

"Pulsa modemku habis. Kuota ku juga habis. Mau membeli malas" Oh, pantas saja dia jadi kudet.

"Kau yakin,Pig? Ah~ Akhirnya Hinata-chan punya pacar juga" Mata Saukra berbinar-binar mengetehauinya. Meskipun Sakura sedikit punya pertanyaan dalam hatinya. 'Bagaimana bisa?'

"Ingat! Kau sendiri itu tidak punya pacar Sakura!" Ino mengingatkan yang tak urung membuat Sakura sweetdrop. Ino masih sibuk merapihkan rambutnya saat Sakura menghadiahkannya tatapan tajam.

"AWW!" Ino berteriak saat Sakura menarik rambutnya karena kesal.

"Apa-apaan kau Jidaaaat!"

"Jangan mentang-mentang kau pacaran dengan Sai, kau bisa berkata demikian!" Ino hanya memutar matanya. Ia hanya mengatakan fakta bukan? Kalau Sakura memang tak punya pacar. Jadi dimana letak kesalahan Ino?

"Aku hanya berbicara fakta!" Ugh! Ino jadi teringat Sai yang merupakan anak kelas sebelahnya yang juga sekaligus sepupu Sasuke.

"Pagi Ino-chan, Sakura-chan" Hinata dating tepat saat Sakura hendak membalas kata-kata Ino. Hinata agak lama sampai kelas karena menemani Sasuke yang harus membeli pulpen.

Saat memasuki area sekolah sampai dengan kelas, Sasuke dan Hinata tak henti-hentinya menjadi pusat pehatian. Saat memasuki kelas, Sasuke segera duduk di bangkunya dan Hinata menghampiri kedua sahabatnya.

"Pagi, Hinata-chan" sahut keduanya serempak

"Kau berhutang pada kami, Hinata-chan" Ino bersuara membuat Hinata menampilkan raut wajah bingung miliknya.

"Kau dan Sasuke-kun. Apa kalian berpacaran?" dan seketika wajah Hinata memerah . dan dimulailah sesi curhat untuk para gadis.

-o-

.

.

.

Hari ini terasa cukup melelahkan. Banyak sekali ujian mendadak yang menyiksa mereka secara tak kasat mata. Sepulang sekolah waktu menunjukan pukul dua siang, Hinata dan Sasuke memutuskan untuk pergi bersama ke kedai ice cream kesukaan Hinata.

Sasuke mentraktir Hinata. Harusnya hanya mereka berdua, tapi apa daya teman-teman pun ikut serta.

Mereka duduk melingkar. Sasuke dan Hinata duduk bersebelahan, Ino dan Sai juga begitu. Dan tentunya Sakura dan Naruto pun duduk bersebelahan.

"Sasuke, kau yang traktir" Suara Naruto membuat Sasuke mengalihkan pandangannya yang sedari tadi memandangi Hinata.

"Hn" jawab Sasuke acuh

"Kami juga ya!" Ino dan Sakura pun ikut-ikutan Naruto.

"Hn" lagi-lagi hanya itu yang diucapkan Sasuke

"A-Apa tidak apa-apa? Aku bayar sendiri juga tidak masalah" Hinata berbisik ke Sasuke. Ia merasa tidak enak pada Sasuke.

"Tidak masalah. Ini yang namanya Pajak Jadian, Hinata" Sasuke tersenyum mengelus puncak kepala Hinata.

"A-apa ada yang seperti itu?" Tanya Hinata, Sasuke hanya tersenyum dan mengangguk

"Mesra sekali, aku jadi iri" Sakura mengeluarkan suaranya

"Kalau begitu jadi pacarku saja" Naruto tiba-tiba merangkul pundak Sakura yang sukses menghadiahkan tinju yang cukup keras di perutnya.

"ITTAAAII"

"Waaah kalian terlihat cocok" seru Ino

"Lihat kita seperti triple date" Sakura memberikan deathglare

"Aku dan Sai-kun. Hinata-chan dan Sasuke-kun. Kau dan Naruto-kun. Kyaaaa Kawai~" Sai hanya menggelengkan kepalanya, kenapa ia bisa jatuh cinta pada perempuan berisik seperi ini.

-o-

.

.

.

Mereka telah selesai makan ice cream. Sekarang mereka berenam memutuskan untuk pulang. Sasuke dan Hinata pulang bersama. Mereka berdua tampak senang meskipun raut wajah Sasuke datar-datar saja.

Hinata senang karena hari ini Sasuke mau mengajak Hinata dan teman-temannya makan ice cream kesukaan Hinata. Hinata merona saat ingat Sasuke membersihkan sudut bibirnya yang terkena ice cream.

"Kau kenapa?" Tanya Sasuke. Mata Sasuke menangkap wajah Hinata yang merona, itu menimbulkan perasaan ingin tahu.

"E-Eh?"

"Kenapa wajahmu memerah?"

"A-Apa iya?" Sasuke menarik sudut bibirnya sedikit melihat tingkah Hinata.

"Terima kasih" Sasuke berujar kepada Hinata saat mereka tiba di depan kediaman Hyuuga.

"A-aku yang harusnya berterima kasih karena Sasuke-kun mentraktirku ice cream" Hinata tersenyum lalu menundukan kepalanya lagi karena tak sanggup berlama-lama menatap mata Sasuke.

"Kau lucu" Hinata kaget. Sasuke mengatakan apa? Dia lucu? Apa Sasuke gila?

"Aku pulang dulu" Sasuke menjajarkan kepalanya dengan kepala Hinata yang masih menunduk. Susah sekali melihat wajah Hinata yang tertutup oleh rambut panjangnya.

"Apa tidak ada ciuman perpisahan untukku?" seringai Sasuke mulai terlihat

"Me-Mesum" HInata memukul pelan lengan Sasuke tanpa mengadahkan kepalanya. Sasuke justru makin menyeringai.

Sasuke akhirnya mengecup puncak kepala Hinata seperti kemarin. Mungkin memang belum saatnya ia mengecup bagian yang lain. Kan? Sasuke sudah berpikiran yang macam-macam saja. Semoga Kami-sama melindungin Hinata-chan tercinta.

-o-

.

.

.

Hinata masuk ke dalam kamarnya yang di dominasi warna ungu pucat. Ia memasuki kamar mandi di kamarnya untuk menyegarkan dirinya. Saat Hinata keluar jam masih menunjukan pukul empat sore. Ini masih terlalu sore untuk membantu ibu menyiapkan makan malam.

Akhirnya Hinata memutuskan untum menyalakan laptopnya dan mulai berseluncur di dunia maya. Ia melihat ada satu mention dengan username yang tidak di kenalnya.

Username tersebut bernama G_Sabaku

G_Sabaku salam kenal H_Hinata

Sepertinya ini adalah masalah pertama untuk Sasuke dan Hinata.

TBC

Yuhuuuuuuuuu~~

Kembali lagi bersama saya si author gaje hehehe

Saya bikin chap ini di sela-sela waktu luang saya di Apotek. Biasa kalau masuk masuk pagi waktu luangnya banyak hihhiihi :D

Special thanks to : Allah SWT ,John,Chibi SasuHina, Si-Sasu-chan chibi, Hinatauchiha69,FAffaHany,Clara-AVRIL,Misha Haruno,Yuki, Guest,Hyou Hyouichiffer,Sana Uchiga, Himesabakunouchiha, Hime-chan,Uliiiii,SasuHinaLovers

Mind to RnR?

.

.

Last,

.

.

See you

.

.

Malfoy1409