Seputih Hati

.

.

.

Pairing : KrisHo, WonKyu

Main Cast : Suho, Siwon, Kyuhyun, Min Ho, Kris.

Other Cast : Exo member, Suju member, Snsd member

Warning : cerita pasaran, membingungkan, YAOI,penulisan tidak sesuai EYD,typo (s) bertebaran di mana-mana, GS for Kyuhyun.

.

.

.

Happy reading ^^ !

.

.

.

Chapter 2

First Meet..

.

.

.

Lelah. Suho benar-benar lelah dengan semua yang terjadi saat ini,sempat terlintas di benaknya untuk mengakhiri hidupnya karena sungguh apa yang di alaminya saat ini benar-benar menguras emosi dan,sikologisnya, Suho juga sudah tidak sanggup lagi mendengar cacian dan,makian yang di peruntukan padanya oleh orang-orang di sekitarnya,belum lagi fakta bahwa keluarga suho sendiri sekarang mengacuhkan dan terkesan membuangnya. Sungguh Suho benar-benar ingin mati saat ini juga,tapi Suho urungkan niat itu.

Suho kembali menjatuhkan cairan bening bernama air mata itu saat mengingat kejadian tadi pagi,dimana Suho mendengar suara canda dan tawa ke dua orang tuanya dan Minho hyeongnya yang berasal dari ruang makan. Suho mengembangkan senyum angelicnya yang tampak manis menghiasi wajahnya,dia benar-benar berharap keluarganya sudah mau menerimanya dan,mereka bisa kembali tertawa,bercanda dan bahagia seperti dulu. Entah untuk yang keberaberapa kalinya Suho harus kembali membuang jauh-jauh harapannya itu,karena setelah Suho menyapa mom,dad dan hyeongnya itu,mendadak suasana menjadi hening,tawa dan canda itu menghilang entah kemana, anggota keluarganya itu hanya menatapnya sekilas lalu meninggalkan meja makan tanpa sepatah katapun meninggalkan Suho yang tengah mematung. Dada Suho berdenyut sakit kala mata sendunya menatap meja makan berwarna coklat tua itu,di mana di atasnya hanya terdapat tiga buah piring saja ,dan itu artinya keberadaan Suho di meja makan tidak di harapkan siapapun dan mungkin Suho juga sudah benar-benar di buang oleh anggota keluarganya sendiri.

Suho melangkahkan kakinya gintai ke arah lemari berwarna putihnya,di mana dia menyimpan koper dan baju bajunya. Suho membuka lemari besar itu dan mengeluarkan koper berwarna biru dari dalamnya,dan meletakannya di atas kasur,kemudian namja mungil yang akhir-akhir ini terlihat murung itu membuka kopernya dan memasukan beberapa baju milknya ke dalam koper. Ya Suho memutuskan pergi dari rumah orang tuanya. Suho juga sudah tidak punya alasan untuk tinggal di sini lagi,karena menurut Suho sudah tidak ada 1 orangpun yang menginginkan keberadaannya di sini.

Suho mengela nafasnya berat,saat di lihatnya sebuah foto yang terletak di atas nakas,dimana foto itu menunjukan dirinya dan keluarganya yang tengah tersenyum bahagia di sebuah pantai. Sungguh Suho merindukan masa-masa itu,masa-masa dimana dia mendapat kecupan sayang dari Kyuhyun Momynya,mendapat pelukan hangat dari Siwon dadynya dan,bercanda bersama Minho hyeongnya,lagi-lagi cairan bening itu lolos dari mata Suho dan kembali membasahi pipi putih pucatnya yang sedikit chubby.

"Tidak Suho berhentilah menangis ,kau harus tegar… kau harus tegar karena kau sudah tidak punya siapa-siapa lagi yang berdiri di pihakmu !" ujar Suho berusaha memberi semangat pada dirinya sendiri.

Suho menghapus air matanya dengan kasar dan memasukan foto itu kedalam kopernya.

Setelah di rasa semuanya siap,suho langung melangkahkan kakinya keluar kamar,tidak lupa Suho juga menuliskan sebuah surat yang di tujukan untuk orang tuanya yang dia taruh di atas nakasnya,meski Suho sendiri tidak yakin kalau orang tua dan hyeongnya akan mengkhawatirkanya yang tiba-tiba menghilang,mengingat perlakuan keluarganya akhir-akhir ini padanya,tapi sebagai seorang anak yang baik,Suho tetap memberitahukan kepergianya itu melalui sebuah surat.

"Suho….?" Langkah Suho terhenti saat mendengar namanya di panggil seseorang.

Suho membalikan tubuhnya dan mendapati seorang yeoja paruh baya yang merupakan maid senior di keluarga Choi itu tengah menatapnya sedih.

"Sooyoung ajuma?" Gumam Suho

"Suho kau?" tanya Sooyoung melangkah mendekati Suho dan memeluknya

"Ne ajuma,aku memutuskan untuk meninggalkan rumah ini,aku tidak ingin membebani mom,dad,Minho hyeong dan aku juga tidak ingin menyakiti hatiku lebih dari ini ajuma." Jawab Suho yang semakin mengeratkan pelukannya pad tubuh yeoja yang sudah di anggap bibinya sendiri itu.

"Tapi Suho-"

"Sudah ajuma aku sudah benar-benar lelah di sini,aku berterima kasih pada ajuma yang selalu menyayangiku,aku benar-benar senang karena mengetahui ada seseorang yang masih berdiri di pihak -jeongmal gomapseumnida ajuma!" potong Suho cepat sambil melepaskan pelukan Sooyoung darinya.

Bukan tanpa alasan namja mungil itu memotong perkataan karena Suho tidak ingin tekadnya goyah dan mengurungkan niatnya untuk pergi yang akhirnya mebuat Suho kembali menyakiti hatinya sendiri dengan kembali menerima perlakuan keluarganya dan orang-orang di sekitarnya.

"Ajuma aku pegi" pamit Suho dan setelah membungkukan tubuhnya,namja berkulit putih pucat itu melangkahkan kakinya.

"Suho tunggu!" Kembali seruan Sooyoung menghentikan langkah Suho, "Setidaknya kau harus memberi tau ajuma kemana kau akan pergi!" pinta Sooyoung.

"Aku juga tidak tau akan pergi kemana ajuma,jujur saja aku belum punya tempat tujuan!" jawab Suho tanpa membalikan tubuhnya

Dan Sooyoung yang tidak bisa berbuat apa-apa itu,hanya bisa menatap sendu sosok Suho yang saat ini telah menghilang di balik pintu besar keluarga Choi dengan tatapan sedih. Sooyoung pasti akan merindukan tuan muda yang sangat di sayanginya itu.

.

.

.

Pagi harinya di kediaman keluarga Choi semuanya nampak biasa-biasa saja,tepat seperti apa yang Suho duga,walau sebenarnya kepergian Suho sudah di ketahui oleh seluruh anggota keluarga ini yang berjumlah 3 orang,karena tadi pagi salah seorang maid menyerahkan secarik kertas yang merupakan Surat dari Suho yang mengatakan kalau Suho pergi dari rumah ini.

"Nyonya,apa nyonya tidak mengkhawatirkan keadaan tuan muda Suho?" tanya Sooyoung dengan hati-hati.

"Tidak,justru aku malah senag kalau dia pergi!" jawab Kyuhyun dingin,sementara Siwon dan Minho lebih memilih bungkam dan,menikmati sarapanya dengan tenang,seperti tidak ada sedikit pun keperdulian mereka pada Suho.

Sooyoung hanya menganggukan kepalanya saja menaggapi apa yang Kyuhyun katakan,karena Sooyoung sadar siapa dirinya dan dia tidak berhak untuk ikut campur dalam masalah di keluarga ini. Sooyoung menatap miris ke tiga orang yang saat ini tengah menyantap makanannya dengan tenang,Sooyoung tidak habis pikir bagaimana bisa majikannya itu berbuat seperti itu pada anaknya sendiri.

"Baby Kyu,aku berangkat ke kantor dulu ya!" Ucap Siwon,setelah sebelumnya ayah dua anak yang masih terlihat tampan di umurnya yang sudah hampir setengah abad itu mengecup sayang kening istri tercintanya.

"Aku juga mom,aku tidak ingin terlambat masak kelas dosen kang yang super menyebalkan itu!" Minho juga ikut berpamitan walau ada sedikit gerutuan dalam kalimatnya.

"Kau ini,selalu saja mengeluhkan tentang dosenmu yang satu itu!" Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan sambil menyodorkan sebuah kotak bekal berwarna biru tua pada Minho.

"Mom aku itu sudah besar,tidak perlu mom buatkan bekal seperti ini!" Tolak Minho halus.

"Kalau begitu bekalnya untuk ku saja baby Kyu,kebetulan siang ini aku tidak punya waktu istirahat yang banyak karena ada beberapa masalah yang harus aku urus." Ujar siwon mengambil kotak bekal berwarna biru tua itu dari tangan Kyhyun.

Sepeninggal dua lelaki di keluiarga Choi,Kyuhyun langsung memasuki kamarnya,dan satu cairan bening lolos dari mata Kyuhyun,bagimanapun Suho merupakan buah hatinya,dan dia mengkhawatirkan keadaan buah hatinya itu,tapi ego Kyuhyun sekarang lebih mendominasi dan,membuat yeoja cantik itu memilih untuk tidak melakukan apapun dan,seperti tidak terjadi apapun,termasuk Siwon dan,minho mereka ber dua juga mengkhawatirkan keadaan Suho tapi sama seperti Kyuhyun ego mereka lebih mendominasi yang akhirnya membuat mereka tida melakukan apapun.

.

.

.

5 tahun kemudian…

.

.

.

"Ya Kris kenapa kau mematikan TV-nya hah?"pekik seorang namja manis ber-eyeliner yang di ketahui bernama Byun Baek Hyun yang tengah duduk di samping seorang namja tampan berambut pirang yang tadi di panggilnya Kris "Kau tau kan itu drama yang ku tunggu-tunggu bulan ini!" lanjut Baek Hyun sambil menyalakan TV yang berada di dashbor mobil itu lagi.

"Berhentilah menonton drama seperti itu,kau tau derama seperti itu hanya akan membuatmu memikirkan hal yang tidak-tidak!" ujar namja yang tadi di panggil Kris oleh Baek Hyun itu.

"Apa maksudmu?" Baek Hyun mengerutkan keningnya bingung.

"Jatuh cinta dalam waktu 3 detik,yang benar saja. Kau pikir ini dongeng apa?" Cibir namja keturunan China-Kanada itu.

"YA! Kau belum tau saja kalau hal seperti itu bisa terjadi di dunia nyata,dan mungkin akan menimpamu!" Sengit Baek Hyun.

"Ya…..ya…. ya…. Terserah kau sajalah!" ujar Kris yang sudah jengah dengan pembicaraannya dengan Baek Hyun yang tidak pernah jauh dari cinta sejati dan semacamnya,membuat Kris benar-benar muak mendengarnya.

"Aish….. dasar namja bodoh!" dengus Baek Hyun kesal.

"Kau lah yang bodoh Byun Baek karena percaya dengan hal-hal konyol seperti itu!" Balas Kris yang membuat Baek Hyun bungkam.

Dan ya seperti biasanya pertengkaran kecil ini selalu di menangkan oleh Kris.

Kris memarkir mobilnya di besment sebuah rumah sakit ternama di Seol,mereka datang ke sini bukan untuk berobat atau pasien dari rumah sakit ini,melainkan mereka berdua adalh dokter rumah sakit ini,yang ngomong-ngomong sangat populer di kalangan para suster dan pasien yeoja,karena ya harus di akui kalau merka ber-2 punya tampang yang bisa di bilang di atas rata-rata.

"Kris aku ke toilet sebentar ya!"ujar Baek Hyun sambil menepuk pelan pundak Kris.

"Ya pergilah,aku juga akan ke lab untuk mengecek hasil pemeriksaan tuan Choi!" ujar Kris

Kemudian 2 namja yang merupakan sahabat dekat itu berpisa di sebuah lorong,Baek Hyun pergi ke toilet dan,tentu saja Kris mengambil jalan menuju laboratorium,namun karena Kris terlalu asik dengan smart phonenya dia jadi tidak memperhatikan sekitarnya yang pada akhirnya membuatnya menabrak seseorang.

Bruk

Beberapa buku yang di bawa oleh orang yang di tabrak Kris terjatuh di lantai,Kris uru-buru membungkukan tubuhnya dan mengucapkan rentetan permintaan maaf pada orang yang telah di tabraknya. Pribadi Kris memang berbeda jauh dari wajahnya yang tampan dan terlihat dingin itu,karena sebenarnya Kris punya sifat yang hangat dan menyenangkan.

"Gwanchaseumnida (tidak apa-apa),aku juga bersalah karena aku terlalu sibuk membaca tadi!" sebuah suara yang terkesan lembut itu menyapa pendengarn Kris,membuat namja yang memiliki nama asli Wu Yi Fan itu mengalihkan pandangannya dari buku yang hendak di ambilnya,pada seorang namja mungil yang saat ini sedang memasang senyum angelicnya pada Kris.

Hana

Dul

Set

Tanpa Kris sadari dia berhitung dari 1-3 seperti apa yang tadi d lakukan oleh aktor yang dittonton oleh Bak Hyun dalam perjalanan menuju rumah sakit,dan sekarang Kris merasa seperti waktu berhenti berputar dan jantungnya berdetak abnormal sebuah perasaan asing yang menyenangkan menyelinap di hati Kris.

"Chogio,Gwaenchasemnika? (hei,kau baik-baik saja)" tanya namja mungil itu sambil menggerak-gerakan tangannya di depan wajah Kris.

"Akhh… ne gwaenchaseumnida (akh… ia baik-baik saja)" jawab Kris yang sekarang sudah sadar dari acara melamunya.

"um….,bisakah saya meminta buku saya kembali?" tanya Namja mungil itu sambil menunjuk buku berwarna coklat muda yang tengah Kris pegang .

"Akh… ini,tentu saja kau boleh mengambilnya itukan milikmu!" Ujar Kris sedikit kikuk dan salah tingkah.

"Gamsahamnida!" Namja mungil itu berterima kasih sambil membungkuk kecil

"Kris Wu!" Kris menyodorkan tangannya bermaksud mengajak sang namja mungil yang telah membuatnya merasakan sesuatu yang aneh di hatinya itu berkenalan.

"Oh?" Namja mungil itu mengerjapkan matanya imut membuat jantung Kris berdetak semakin cepat.

"Namaku Kris Wu kau?" ujar Kris sambil menyunggingkan senyum yang mampu membuat para yeoja menjerit saat melihatnya,sebuah senyuman yang juga dapat membuat percaya dirinya bertambah.

"Akhh… aku mengerti, namaku Kim Joon Myeon!" ujar namja mungil itu dan menyambut uluran tangan Kris yang mengajaknya bersalaman.

"Nama yang bagus!" Puji Kris,yang hanya di balas dengan senyuman oleh Joon Myeon.

"Sssuho?" Gugup Baek Hyun saat matanya menangkap sosok namja mungil yang di kenalnya itu tengah berbincang dengan Kris sahabat baiknya.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

Wah….. yong benar-benar gak nyangka bakal dapet respon yang positif seperti ini.

Gomawo reader deul!

Dan yong juga mau minta maaf kalau ada beberapa pihak yang merasa tersinggung dengan ff yang yong buat ini,sungguh yong tidak bermaksud buat mennyinggung siapapun.

Untuk wu sajangnim and I sedang dalam pengerjaan,mudah-mudahan hari sabtu nati bisa yong post chapter k 3nya.

Saranghae my lovely reader geurigo reviews juseyo^^!