Tittle : NO OTHER coz IT'S YOU

Part : 2/5 end

Author : AM-NYM

Pairing : SiBum Slight : EunHae

Genre : Romance, Drama

Desclaimer : Kibum hanya milik Siwon, dan Siwon hanya milik Kibum #plak. Saya gak punya apa-apa selain dari fic ini

Sumary : Siwon dengan indahnya telah membohongi Kibum dengan mengatakan kalau ia tidak akan menginap di dorm. Kibum yang kecewa akhirnya memutuskan pulang. Namun gagal karena ulah sang Devil Maknae. Kok bisa? Langsung baca aja deh. Pair : SIBUM. Slight : EunHae. RnR Please...

Part 2

(Kibum POV)

Sebal! Ternyata Siwon hyung sama sekali tidak menginap. Menguap sudah niatku untuk menginap disini. Padahal tadinya... tadinya... sudahlah.. Mengingat itu hatiku bertambah kecewa. Dasar Kuda! Tidak tahu apa begitu aku rindu padanya? Kalau begitu ya sudah, aku pulang saja.

Ah, sebelumnya aku mau bertemu dengan Eunhyuk hyung dulu. Seenaknya saja tadi dia meninggalkan aku dan Donghae hyung. Meski pun memang aku rindu pada si bocah Ikan itu. Kulangkahkan kakiku ke kamarnya, dan kusapa dia.

Dia menceritakan tentang perubahan sikap Donghae hyung. Ya ampun. Si Monyet ini, apakah dia tidak tahu sumber perubahannya adalah dirinya? Akhirnya setelah aku pergi dari kamarnya, dan berpapasan dengan Donghae hyung yang tampak cemburu padaku, aku benar-benar sadar bahwa kedua saling menyukai. Cuma mereka berdua memang aneh, kenapa sampai tidak menyadari perasaan mereka masing-masing.

Kulirik dorm ini. Begitu kosong. Kemana semua orang? Kalau keseharian begini aku bersyukur aku tidak tinggal disini. Atau mungkin mereka hanya lelah, ya? Entahlah.
Akhirnya, karena semua orang sibuk di dalam kamar mereka masing-masing. Dan aku pun sudah tidak berniat lagi untuk menginap. Kulangkahkan kakiku keluar dari dorm menuju tempat parkir. Aku lupa mengunjungi Heechul hyung, tapi sudahlah, hari ini aku sudah malas, besok saja sekalian memantau perkembangan cinta antara Eunhyuk hyung dan Donghae hyung. Aigoo, aku merasa menjadi dokter cinta mereka saat ini.

Kuronggoh saku celanaku dan menekan tombol unlock pada remote kunci mobilku. Aku masuk ke dalam mobilku dan segera menyalakan mesinnya. Namun kegiatanku dihentikan oleh suara ponselku.

'Kau dimana? Tidak mengunjungi hyungmu ini?'

Persis pada waktunya. Itu Heechul hyung. Aku menghela nafas.
'Maaf, hyung. Aku ada urusan. Aku mau pulang saja.'

Balasku. Dan dengan segera aku memasukkan kopling dan melajukan mobilku.

Drrrt... Drrrt...

Ponsel ku bergetar lagi. Aku melihat layar ponselku. "Si Kecil Donghae? Kenapa dia menelponku lagi?" ujarku pada diri sendiri.

Aku menghentikan laju mobilku dan mengangkat telepon dari bocah itu.
"Yoboseyo" jawabku.

"Ah! Kibum-ah!" panggil orang diseberang sana. Jelas sekali ini bukan suara Donghae hyung. Ini seperti suara... Devil Kyu!.

"ya! Kyuhyun! Apa kau tidak bisa sopan terhadap hyungmu!" protesku segera.

"Mianhae hyung... jangan marah dulu... Aku hanya ingin bilang sesuatu" ujarnya.

"Kyu! Jangan lama-lama, ntar Donghae hyung datang" ujar orang dibelakangnya. Aku yakin itu adalah Wookie hyung. Apa lagi yang mereka rencanakan sekarang.

"kau mau bilang apa?" tanyaku tak sabar.

"Ini hyung... Dompetmu ketinggalan..." ujar Kyuhyun.

Aku kaget setengah mati. Dompetku ketinggalan? Gawat! Kunci rumah kan ada disana... Mana Umma dan Appa lagi gak ada dirumah lagi! Kenapa aku bisa melupakannya?

"Apa kau memegang dompetku sekarang?" tanyaku panik.

"Aniyo. Dompetnya lagi ditimang-timang sama Yesung hyung" jawabnya.

Mwo? Ditimang-timang? Emangnya dompetku itu anaknya apa? Dasar hyung aneh!

"Ditimang? Emangnya dompetku itu anaknya?" tanyaku bingung.

Kyuhyun tertawa. "maksudku dia sedang menimang-nimang kira-kira dompetmu kalau dijual laku berapa hyung" jelasnya.

Aku hanya bisa bengong mendengarnya. "Dijual? Apa dia lagi kekurangan uang?" tanyaku.

"Molla hyung" jawab Kyuhyun masih sambil tertawa. "hyung, lebih cepat kau kembali ke sini sebelum dompetmu beserta isinya benar-benar dijual oleh Yesung hyung" ujarnya.

"baiklah! Pastikan kalau dompetku tidak dijual olehnya!" ujarku.

"Nee hyung. Annyeong" ujarnya lalu mematikan sambungan telapon.

Dasar hyung aneh! Awas saja kalau dia menjual dompetku. Aku akan mengurungnya di akuarium Ddangkkoma.

Aku membanting stir dan kembali menuju Dorm.

***

(Author POV)

Pintu dorm terbuka lebar. Kibum terengah masuk dengan langkah yang berat. Ia menatap Yesung, Kyuhyun dan Ryeowook yang sedang bersenda-gurau.

"Yha! Kembalikan dompetku!" seru Kibum seraya menghampiri mereka bertiga. Ketiganya terdiam sesaat, tersenyum lalu tawa mereka meledak.

Kibum menatap mereka dengan heran. "Yha! Mana dompetku?" ulang Kibum sedikit menyentak. Ia menatap Yesung, lalu Ryeowook lalu Kyuhyun dengan aneh. Mereka bertiga masih belum berhenti tertawa.

"Kubilang-juga-apa!" tawa Kyuhyun terpingkal-pingkal. Ia bahkan nyaris berguling-guling di lantai dorm. Ryeowook memegangi perutnya dan menunduk rendah. Sementara Yesung membuka lebar mulutnya untuk mengeluarkan tawa paling keras yang dimilikinya.

"Kau benar!" seru Yesung. Mereka masih tertawa dan membiarkan Kibum berdiri kebingungan menatap mereka.

"Hyung! Sekarang kau harus bayar padaku dan Kyuhyun," kata Ryeowook disela tawanya. Yesung mengangguk-angguk sambil meronggoh sakunya dan mengeluarkan dua lembar uang kepada Kyuhyun dan Ryeowook.

"Kita menang, hyung!" seru Kyuhyun sambil mengadukan tangannya dengan Ryeowook.

"Sudah kubilang Kibum itu terlalu baik," kekehnya. Kibum masih mengerutkan keningnya menatap kebodohan dan ke-maha-jailan ketiga temannya itu.

"Yha, katakan padaku apa yang terjadi disini?" tanya Kibum menuntut. "Dan dimana dompetku? Aku mau pulang!"

Tawa ketiganya kembali meledak dan semakin menjadi.

"H-h-hyung!" tawa Kyuhyun.

"Mwo?" tanya Kibum. Kyuhyun terkikik.

"S-sudah kau c-bwahahahahahah!" tawanya lagi.

"Marhae!" seru Kibum yang sudah mulai jengkel.

"Coba kau cek s-s-saku celanamu, Bum aaaahahahahahahah!" tawa Yesung. Kibum mengerutkan keningnya.

"Apa maksud kalian?" tanya Kibum.

"Sudah cek saja hahahahaa," tawa Ryeowook sambil melambai-lambaikan tangannya dengan cepat.

Meski heran, akhinrya Kibum menuruti kata-kata mereka. Ia mengangkat tangannya dan menyentuh saku celana belakangnya, dan mendapati dompetnya berada dengan aman di saku celananya. Ia menggertak giginya, lalu mengepalkan tangannya.

"CHO KYUHYUN!" teriak Kibum.

"KABUUR!" seru Kyuhyun. Kyuhyun melesat kabur sebelum Kibum berhasil meraih tubuhnya dan menganiayanya dengan puas.

"Yha! Saekyah!" seru Kibum. Kyuhyun mengangkat tubuh Yesung dan bersembunyi di balik tubuhnya.

"Haha! Ampuni aku, hyung! Jujur ini bukan ideku!" tawa Kyuhyun. Kibum terus mencoba menangkap tubuh Kyuhyun dan menyeretnya.

"Mana mungkin aku percaya, hah?" seru Kibum. "Kau ini Raja Jahil di sini! Siapa lagi biang jahil selain kau?"

Kyuhyun berlari menuju Ryeowook dan bersembunyi di tubuh sang 'Eternal Mangnae' yang tubuhnya jauh lebih kecil daripada dirinya.

"Sumpah, hyung!" seru Kyuhyun yang sekarang sudah berubah nada menjadi memohon. Nafas Kyuhyun dan Kibum sudah terengah. "Aku hanya menjalankan perintah!"

"Perintah? Memangnya kau sedang main Starcraft?" teriak Kibum yang sangat kesal karena dia jadi habis bensin. Kibum menerjang Ryeowook yang langsung menjerit dan melompat pada Yesung yang menangkapnya dengan gagah. Kibum berhasil menangkap Kyuhyun dan memitingnya di lantai.

"Waa! Hyung! Aku mengaku! Aku mengaku!" seru Kyuhyun yang memang pada dasarnya tidak punya keahlian atletis sama sekali. Melawan Dewa Boxing di hadapannya, dia bisa mati kutu. "Semuanya ideku! Aku tidak ingin kau pulang!"

Kibum masih memiting Kyuhyun namun amuknya sudah sedikit mereda sekarang. Ia menatap Kyuhyun yang menatapnya dengan sungguh-sungguh. Kibum menghela nafas lalu melepaskan pitingannya dan duduk di lantai. Kyuhyun bangkit dan mengusap bokongnya yang sakit.

"Mianhae, hyung," kata Kyuhyun setengah hati. Kibum mengusap wajahnya lalu bangkit.

"Karena kau aku jadi tidak bisa pulang," keluhnya. "Bensinku habis."

"Mianhae," bisik Kyuhyun. Kibum berkacak pinggang dan menatapnya.

"Maka aku akan menginap," kata Kibum. Kyuhyun dengan cepat mengangkat kepalanya.

"Jinjja?" serunya. Kibum mengangguk, lalu menyeringai.

"Sebagai ganti rugi, KAU!" serunya seraya menunjuk wajah Kyuhyun. "Tidur di sofa dan aku tidur dengan Sungmin hyung!"

"WAEE?" jerit Kyuhyun. Tawa Yesung dan Ryeowook meledak.

"Sudah diam kau, Rubah! Kata-kataku adalah perintah!" kata Kibum seraya melenggang ke kamar Kyuhyun dan Sungmin dengan tawa yang menggelegar.

"Hyuuung! Andwaeee!" seru Kyuhyun sambil mengulurkan tangannya a'la Drama Sabun.

Kibum tertawa dan memasuki kamarnya. Kyuhyun mendengus pelan, lalu meraih ponsel Donghae.

"Yoboseyo, Heechul hyung," kata Kyuhyun.

"Ne? Berhasil?" tanya Heechul. Kyuhyun tersenyum puas.

"Tentu saja!" sahutnya. Heechul tertawa.

"Sungguh kau dongsaengku yang paling keren, Kyu!" seru Heechul. "Gomawo!"

"Ne," sahut Kyuhyun seraya mematikan ponsel Donghae.

"Hahaha! Ternyata aku memang jenius!" kekeh Kyuhyun bangga.

"KYU AWAS!" seru Yesung dan Ryeowook memperingatkan. Kyuhyun melongo menatap mereka dan akhirnya..

BLETAK!

"UWAAW!" jerit Kyuhyun.

"Cho Kyuhyun!" teriak Donghae. "Apa yang kau lakukan dengan ponselku, HAH?"

Kyuhyun mengusap kepalanya yang baru saja terkena jitakan maut dari Donghae. "Aduh, hyung! Sakit!"

"Deritamu! Sini balikin ponselku!" seru Donghae. Kyuhyun menyerahkan ponsel Donghae dengan cepat.

"Jangan sentuh Baby-ku!" kata Donghae sambil memanyunkan bibirnya dan berbalik pergi.

"Aku tidak tahu kalau Donghae hyung sekuat ini," keluh Kyuhyun sambil terus mengusap kepalanya. "Kenapa semua orang di tempat ini berubah sensitive?"

Kibum kembali ke ruang tengah dan bergabung lagi bersama makhluk aneh, setan dan ahjuma di super junior itu. Ia baru saja mendapatkan kekalahan dari Sungmin atas adu panco yang mereka lakukan. Sebenarnya mereka berdua bisa dikatakan sama kuat, hanya saja kali ini Kibum kurang beruntung.

"Kenapa kau kembali ke sini hyung? Dihajar oleh Sungmin hyung?" tanya Kyuhyun dengan ketidaksopanan dan kekurangajarannya.

"Diam kau! Aku hanya sedang tidak beruntung saja!" jawab Kibum kesal. Sebelumnya ia dan Sungmin sudah membuat perjanjian. Siapa yang kalah maka harus menuruti perintah yang menang. Dan Sungmin memerintahkannya untuk menahan Kyuhyun untuk tidur di kamar padahal sudah jelas Kyuhyun baru saja diancam oleh Kibum agar tidur di sofa.

"Hyung dari pada kau cemberut begitu lebih baik kita main starcraft saja. Sudah lama rasanya tidak duel denganmu" ajak Kyuhyun.

"Oke! Kuterima tantanganmu bocah setan! Lihat saja aku tidak akan kalah!" jawab Kibum tanpa pikir panjang. Ia berpikir akan balas dendam pada Kyuhyun meskipun ia tahu kemungkinannya sangat kecil.

TBC

Balasan Review :

Sapphire Pearls: hoo masih lanjut rupanya...
Okee penasaran knp siwon pake boong2an segala... ^^
Ohiya. Tadi siwon manggil hae 'hyung' ya?
Bukannya kalo gaksalah lebih muda hae ya?
Hehe itu sajah. Apdet kilat~

Jawab : Gak tau, dia lagi pengen ngasih kejutan aja buat Kibum kayaknya #plak. Ah iya. Itu karena Siwon nya disini berlagak sok muda #ditendangsiwon. Tapi buat selanjutnya dia udah gak manggil Hae 'hyung' lagi kok ^^

Makasih udah rewiew ^^

Han Hye Wook : annyeonghaseyo..
Han Hye Wook imnida...
unnie qw suka ma ffny..
tolong cpet updet yw...
qw udh gk sbar nie...
slam elf
hyewookie ^^

Jawab : annyeong Hyewook-ah... ^^

Makasih atas review nya ^^

Ini juga udah di update lagi kok

Oh iya, kamu bisa manggil aku Youngmi ^^

R
E
V
I
E
W

P
L
E
A
S
E