Our babies, Our happiness
Exo GS!
TaoRis
Family, love
Warning : tidak ada NC di FF ini..
Chap 2
The empty years
Happy reading^^
Setelah melewatkan hari yang panjang dengan berbagai acara adat dan sebagainya. Mereka akhirnya tidur untuk pertamakalinya diranjang bersama-sama. Namun, sayangnya dimalam pertama itu Kris tidak bisa menyentuh Tao. Mereka juga sudah sepakat untuk menunda bulan madu sampai Kris bisa menghasilkan sperma yang baik untuk membuahi.
Tahun pertama Tao selalu memperhatikan Kris dalam menjalani pengobatan. Tao selalu ada disamping Kris saat melakukan pemeriksaan. Mereka bahkan pergi berobat ke Jerman, Singapura dan Jepang. Tapi tak kunjung berhasil. Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali menggunakan dokter Lee di Seoul. Sisanya mereka tetap fokus pada pekerjaan masing-masing. Kris dengan Wu corporation dan Tao sibuk dengan butik nya. Tao semakin sibuk dengan brand baru yang dibuatnya.
2 tahun berlalu dan Kris belum mengalami perkembangan. Tao mulai sadar kalau ia sekarang terlalu sibuk sampai jarang menemani Kris periksa ke dokter. Ia bahkan tidak lagi memperhatikan aktivitas yang dilakukan Kris sehari-hari. Padahal ia tau kalau suaminya itu tidak boleh kelelahan kalau mau cepat sembuh.
Kris sebenarnya cemburu saat melihat Tao sibuk dengan model-model pria yang tak kalah tampan dari nya. Seperti Kim Woobin dan Lee Jeongseok juga Lee Minho. Tapi Kris sadar kalau ia sebenarnya hanya parasite untuk Tao. Jadi Kris tetap menjaga diri nya untuk tidak mengganggu dunia fashion Tao. Ia berusaha untuk percaya penuh pada sang istri dan dia juga rela kalau-kalau Tao menceraikannya.
Ditahun ketiga Kris diam-diam sering berkunjung ke sebuah panti asuhan. Meski wajahnya dingin dan terlihat sangat jutek. Sebenarnya Kris sangat menyukai anak-anak. Terutama anak laki-laki. Dulu ia bercita-cita untuk menjadi appa yang baik untuk adeul nya kelak. Ia selalu iri dengan teman-temannya yang bisa sering menghabiskan waktu bersama daddy mereka sedangkan ia hanya punya sang mommy. Tuan Wu meninggal dalam kecelakaan di Van Couver saat umurnya lima tahun.
Suatu hari saat Kris terlambat berkunjung di akhir pekan. Tapi anak-anak tetap menyambutnya dengan antusias. Ia bahkan ditarik oleh seorang anak laki-laki berusia tiga tahun yang bernama Taehyung.
"daddy hari ini kenapa terlambat padahal ada mommy cantik yang menunggu daddy daritadi!"
Kris kaget begitu melihat mommy yang dimaksud Taehyung tadi. Ternyata itu istrinya sendiri, Tao.
"jadi gege selama ini sering berkunjung kesini tanpa mengajak ku. Gege jahat!"
Tao mengerucutkan bibirnya kesal lalu menggendong Taehyung dalam pelukkannya.
"maaf, ku pikir kau terlalu sibuk. Aku tak ingin mengganggu mu."
"gege tidak seharusnya minta maaf. Karena aku juga salah. Harusnya sebagai seorang istri aku selalu berada disamping gege."
"tidak apa-apa wajar kalau kau mencari kesibukan. Seharusnya kau sudah merawat seorang anak sekarang tapi karena aku. Kau tak bisa punya anak."
"bukankah aku sudah berjanji didepan Tuhan untuk selalu menemani gege dalam susah atau senang. Aku benar-benar mencintai gege dan aku tidak ingin meninggalkan gege. Jadi gege juga jangan meninggalkan aku, ya."
Tao melepas Taehyung lalu memeluk suami nya erat-erat. Sementara anak-anak hanya memperhatikan mereka dengan tatapan tidak mengerti.
Mereka menjalani tahun ke-4 mereka sambil sibuk menjadi relawan di panti asuhan itu bersama-sama merawat Taehyung, Jimin, Jungkok dan yang lainnya.
Kris juga sering menghadiri acara fashion show yang Tao adakan. Suatu ketika menjelang tahun baru, Tao mengadakan pesta butik barunya dengan mengadakan fashion show kecil ditengah-tengah acara. Woobin yang kebetulan hadir sebagai model saat itu datang menghampiri Kris saat pria itu tengah sendiri dengan minuman nya.
"ku dengar kau tak bisa membahagiakan Tao. Kenapa kau tak menyerah saja?"
Kris hanya diam dan lebih memilih untuk memperhatikan Tao yang terlihat sibuk dengan beberapa kliennya.
"menurut mu hubungan yang berjalan hampir 4 tahun ini semudah itu runtuh."
"tentu saja tidak, kalau kau egois dengan diri mu sendiri."
Setelah puas mengucapkan sepenggal kalimat yang sukses membuat Kris kesal. Woobin pergi menghampiri Tao. Kris semakin kesal dan akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah mereka.
Malamnya Tao yang masuk kamar menemukan suaminya sudah tertidur dengan posisi membelakanginya. Tao sebenarnya heran kenapa tadi Kris pulang duluan tanpa memberitau apa-apa padanya. Tapi Tao mengambil kesimpulan bahwa suaminya itu mabuk melihat Kris yang masih mengenakan tuxedo nya secara lengkap juga ia bahkan belum melepas sepatu. Setelah mengganti baju tidur, Tao menghampiri suaminya. Membuka sepatunya dan mengganti baju Kris dengan baju tidur. Ia bahkan membasuh wajah Kris dengan handuk hangat. Wanita itu masih sempat-sempatnya memijati punggung suaminya. Padahal ia sudah cape seharian ini mengurusi pesta. Tidak lupa Tao mengecup bibir suaminya sebelum tidur dan membalikkan badan Kris untuk menghadapnya.
Beberapa menit kemudian Tao terlelap dan Kris membuka matanya. Sebenarnya ia tidak benar-benar tertidur. Ia sadar betul dengan apa yang istrinya lakukan barusan. Kris mengelus pipi Tao yang halus dengan lembut dan perlahan. Tanpa terasa air matanya berjatuhan. Ia sangat mencintai wanita yang sedang terlelap didepannya ini. Kris juga sadar kalau Tao benar-benar sangat mencintai nya juga. Ia merasa bodoh sempat berpikir untuk menceraikan Tao barusan. Bagaimana pun juga ia harus tetap bersama Tao untuk menghargai setiap cinta yang Tao berikan padanya.
Awal-awal tahun ke-5 mereka. Tao mulai melepas pekerjaan butik nya satu per satu. Ia mulai meluangkan waktunya untuk memberikan Kris perhatian yang lebih. Pernah Kris mengajak Tao untuk mengangkat salah satu anak dari panti asuhan. Tapi Tao menolaknya. Ia masih yakin kalau mereka bisa punya anak nantinya.
Malam itu Tao mengajak Kris untuk mengobrol sebentar sebelum tidur. Ia mendekati suaminya dan berbicara dengan manja.
"honey,," panggilnya membuat Kris geli saat mendengarnya. Tidak biasanya Tao seperti ini
"ehm,,"
"apa honey masih marah pada ku karena yang tadi?"
Kris mengerutkan keningnya sejenak sebelum akhirnya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. Mana mungkin ia bisa marah pada Tao. Lagipula ia sama sekali tak menyanggah atau menunjukkan sikap kesalnya walau Tao menolak untuk mengadopsi tadi.
"kalau kita nanti punya anak? Honey, ingin punya berapa lalu jenis kelamin nya apa?"
Kris terkikik mendengar pertanyaan Tao. Ia tersenyum kembali mengingat cita-cita masa kecilnya.
"buat apa bertanya seperti itu?"
"tidak apa-apa. Ini kan nanti, kalau-kalau kita punya anak."
"ehm,, dari dulu aku ingin punya 2 anak laki-laki, baby. Memangnya kenapa?"
"kok 2 anak laki-laki? Itu tidak menyenangkan sama sekali!"
"apa yang salah dengan anak laki-laki? Kau tak suka anak laki-laki?"
"aku suka. Hanya saja kenapa harus 2? Cukup 1 laki-laki dan sisanya 1 perempuan. Jadi seimbang. Gege, curang hanya memikirkan diri sendiri. Nanti kalau kita tidak punya anak perempuan siapa yang akan menemani ku belanja dan mengurus butik nanti?"
"kan nanti mereka akan memberikan mu 2 menantu yang cantik-cantik dan baik hati sayang. Kalian bisa belanja dan memasak nantinya. Daripada punya anak perempuan. Suho selalu mengeluh karena ia mendapat anak perempuan jadi dia tidak bisa membantu Lay. Padahal anaknya baru satu bulan. Tapi kalau anak kita nanti laki-laki. Aku berjanji pada mu akan mengurus mereka dengan baik. Jadi kau tak perlu repot-repot mengurus mereka."
"tapi begitu-begitu juga mereka tetap anak ku, ge. Aku tetap akan merawat mereka."
"terserah kau saja kalau begitu."
Kris mulai memejamkan matanya sementara Tao tersenyum lebar seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Sedetik kemudian Kris kembali membuka matanya dan berhasil menangkap basah Tao yang masih cengingiran.
"sebenarnya ada apa? Kau harus memberitau ku, baby panda!"
Tao semakin melebarkan senyumnya, lalu menjawab dengan suara yang bergetar karena saking senangnya.
"aku baru dapat sms dadakan dari dokter Lee."
"memang sms apa?"
"gege baru melakukan pemeriksaan kemarin kan?"
"iya. Lalu?"
"dokter bilang ini sebenarnya rahasia karena kita seharusnya kesana besok untuk mendapatkan hasilnya. Tapi dokter Lee bilang ini kejutan dan hadiah untuk kita."
"apa maksud mu? Jangan berbelit-belit baby.."
"ok. Aku langsung saja ge. Sekarang kita sudah bisa melakukan nya. Dokter Lee bilang kau berhasil memproduksi sperma yang baik dan masa nya hanya 3 hari. Kita harus bisa menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya."
"kau yakin?"
"begitulah.."
Kris tertawa menyeringai dan menarik Tao kedalam dekapannya.
'Oh,, Tidak!' batin Tao
Wanita itu menarik nafas nya dalam-dalam. Ia tidak tau kalau akhirnya ia akan melakukan malam pertama yang kata teman-temannya itu sangat menyakitkan.
"AHH!"
Tao berteriak keras dan akhirnya.. bayangkan saja sendiri apa yang terjadi selanjutnya..
To be continue..
Wahh.. aku tidak mengerti sedang menulis apa ini? hehe ^^
Jeongmal gamsahamnida untuk mau baca, follw, favorite cerita iniā¦
Ada beberapa pertanyaan yang akan ku jawab.
Cerita ini sebenarnya mau jadi sequel dari FF ku yang belum selesai. Tapi nanti kalau udah chap berapa gitu.. yang menceritakan anak mereka.. tapi kalau memang mau nya ini pendek, akan ku coba pertimbangkan.. kalian lebih suka ini pendek/panjang?
Maaf ya untuk yang berharap ga ada orang ke-3. Tapi aku udah keburu nulis. Dan Cuma sekilas kok.. semoga kamu masih suka baca nya..
Dan untuk ralat yang cewe asia dengan tinggi 183 cm. Aku setuju sama kamu.. aneh kali ya kalau cewe asia setinggi itu. Walau aku bikin kaya gitu karena ada beberapa super model asia terutama china yang tingginya segituan lah kira-kira.. Jadi aku bayangin Tao kaya gitu makanya aku tulis 'Layaknya seorang model' hehe.. untuk kedepan aku akan lebih hati-hati lagi.. terimakasih review nya ^^
Ini bukan hurt/comfort? Hmm,, aku juga kurang mengerti dengan genre itu.. tapi aku bikin genre nya drama & family.. entahlah kedepannya ini nyambung atau engga sama genre nya.. aku payah dalam menentukan genre..
Ini akan bercerita tentang susahnya KrisTao punya anak dan ngurus anak mereka. Ga aka nada konflik berat lain.. paling diakhir-akhir aku mau tambahin cerita percintaan anaknya sedikit.. sampai keluarga mereka jadi bahagia.. atau kadang kalau aku nya lagi bad.. jadi sad ending dech,,,
Once more, Thank you udah mau baca..^^
Aku tunggu review nya ya..
Oh,, iya ada yang mau kenalan dengan aku?
Lewat line : sehee_oh..
Boleh request FF hehe.. asal jangan NC dan sequel.. keke^^
See you in my next chap^^
