Yo semua,bertemu lagi dengan author baru yang tavannya kaya kevin julio #plak XD. Oke tanpa basa-basi lagi langsung baca aja.

Disclaimer : naruto dan high school dxd bukan punya saya

Rated : M

Pair : nanti nyusul

Summary : dia yang terakhir dari rasnya,yang menjadi abadi karena menyerap inti cakra juubi,kini dia menjadi exsistensi juubi itu sendiri,karena kesalahan jutsunya dia pindah ke dimensi yang di huni makhluk supranatural,

Chapter 2

Di sebuah ruang hampa, terdapat seekor naga merah yang besar sedang asik berenang di dalam ruang hampa itu. Lalu di atas kepala naga itu tercipta sebuah lubang hitam yang memunculkan seorang pemuda dengan pakaian compang camping tak layak pakai. Manusia itu pun mendarat di atas moncong hidung dari naga tersebut. Naga merah tersebut atau lebih di kenal dengan nama Great Red, itu marah karena acara santainya terusik oleh seorang manusia yang sangat di kenal dengan na Uzumaki Naruto si ninja penuh kejutan nomer 1 dari dunia Sinobi.

"Ugh, di mana ini?" tanya naruto pada disi sendiri yang belum mengetahui kalau dia ada di atas seekor naga yang sedang marah. Dia pun di kejutkan oleh suara berat yang memanggilnya.

[Grooarrr, hei bocah mau apa kau ke sini?] tanya Great Red yang penasaran dengan aura dan kekuatan bocah itu

"Si-siapa itu?, ja-jangan jangan ha-hantu hiii, ma-maaf tuan hantu aku ke sini nggak ngapa ngapain kok."ucap naruto

[Grrr, aku bukan hantu bocah.] ucap Great Red tak terima dirinya di samakan dengan sesosok makhluk tanpa tubuh yang melayang bebas yang sering di sebut dengan hantu.

"La-lalu k-kau siapa, tu-tunjukan dirimu!" ucap naruto dengan takut takut dan masih belum sadar jika yang tengah berbicara denganya adalah seekor naga penjaga celah dimensi.

[Grrr, aku di belakang mu bocah dan siapa kau bocah] ucap Great Red yang masih tak terima. "Kau, siapa kau dan di mana ini?" tanya balik naruto. Great Red pun sweatdrop karena perubahan emosi bocah itu, tapi itu tidak berlangsung lama. [Groarrr, Jangan bertanya balik bocah] sembur Great Red kesal. "Baiklah, namaku Uzumaki naruto, lalu siapa kau dan di mana ini" ucap naruto pada naga itu. [Kau tidak takut padaku bocah] tanya Great Red. "Kheh, buat apa aku takut padamu? Aku bahkan pernah tertelan seekor ular yang sebesar rumah, di bunuh seekor naga dan mengalahkan monster dengan kekuatannya yang setara bahkan kekuatannya jauh denganmu, dan aku telah menyerapnya hingga aku telah menjadi exsistensi monster itu sendiri. Jadi buat apa aku takut padamu." ucap naruto remeh. [Grrr, enyahlah kau bocah] ucap Great Red marah dan tak terima dirinya di remehkan seorang bocah. Great Red pun menjentikkan jarinya ke arah naruto. Naruto yang tak fokus akhirnya terkena jari great red dan terlempar dengan cukup jauh.

Setelah cukup jauh, great red lalu mengumpulkan energi merah yang di padatkan di depan mulutnya. Naruto yang melihat itu langsung berubah ke mode rikkudounya yang seperti madara, yang berbeda hanyalah rambutnya saja yang pendek seperti saat memakai mode bijuu. Lalu Great Red meneriakkan jurusnya dan energi itu melesat dengan cepat ke arah naruto.

[Dragon shot]

Naruto yang melihat itu pun tak tinggal diam, dengan mata Rinne-Sharinggan yang aktif di kedua matanya. Dia lalu mengangkat tangannya di depan dadanya, lalu dia meneriakkan jutsunya.

[Shinra Tensei].

Buummm

Setelah meneriakkan jutsunya, munculah sebuah gelombang tak kasat mata yang mementalkan jurus dari great red. Great red ya g melihat jurusnya mudah di patahkan oleh bocah itu pun geram, dia pun membuat bola energi seperti tadi, tapi lebih besar dari yang tadi.

[Dragon Shot]

Naruto yang melihat laser yang melesat seperti tadi tapi lebih besar, dia langsung menggerakkan godoudamanya hingga menjadi perisai lingkaran untuk melindungi tubuhnya. Laser tadi pun masih melesat dengan cepat hingga akhirnya bertubrukan dengan perisainya naruto

DDUUUAARRRRRR

Ledakan besar pun terjadi dan naruto yang sebagai pusatnya. Asap mengepul menghilangkan pandangan mata, mata great red menyipit ingin melihat bocah tadi masih hidup atau tidak. Setelah beberapa great red mendengar suara samar samar.

Di dalam kepulan asap naruto membuat salah saat mata great red pun melebar, karena melihat energi asing yang berbentuk shuriken melesat dengan cepat ke arahnya dan sudah sangat dekat dengannya. Great red yang tak sempat menghindar hanya bisa pasrah menanti serangan bocah itu.

DDUUAARRR

Terciptalah sebuah kubah seperti jarum jarum kecil berbentuk lingkaran berwarna biru. Great red yang terkena hanya bisa meraumg karena serangan itu menyerang sel selnya. Sementara itu naruto hanya menyeringai penuh kemenangan karena serangannya mengenai great red dengan telak.

Setelah serangannya mereda great red yang ingin membalas harus di hentikan karena mendengar bocah itu berbicara. [Grroaarrr sialan kau, terima ini bocah] ucap great red murka. "Bisa kita hentikan perdebatan kecil ini aku sudah lelah, aku cuma ingin bertanya." ucap naruto santai dan menghilangkan mode rikkudounya. Great red yang mendengar itu pun menghilangkan jurusnya. [Mau tanya apa kau bocah] ucap great red percaya. "Baiklah kita awali pembicaraan ini dengan perkenalan yang benar. Namaku Uzumaki naruto shinobi penuh kejutan nomor 1 dari Elemental Nation. Dan pertanyaanku ini di mana dan siapa kau?" tanya naruto. [Kau shinobi, ku pikir sinobi tidak ada, namaku Great Red dan kita di perbatasan dimensi] ucap Great Red. "Siniobi memang ada, jadi aku belum ke masa lalu ya." gumam naruto dengan pandangan kosong, tapi masih di dengar Great Red. Sedangkan Great Red yang melihat pandangan kosong dari naruto pun bertanya. [Mau apa kau ke masa lalu bocah] tanya Great Red penasaran. "Sebenarnya semua sinobi di duniaku sudah punah, karena seseorang yang menginginkan perdamaian dengan jalan yang tidak benar. Aku ingin merubah masa lalu, maka dari itu aku ingin pergi ke masa lalu. Apakah kau bisa membawaku ke masa lalu?" tanya naruto pada Great Red. [Maaf aku tidak bisa bocah, jikalau aku bisa aku juga tidak mau, karena presentase keberhasilannya hanya 6%. Bisa jadi kau terkirim ke dimensi lainnya] ucap great red. Naruto yang mendengar itu hanya bisa menundukkan kepalanya ke bawah. Great red yang melihat itu hanya menatap bocah itu menundukkan kepalanya hanya bisa mendesah malas.

Naruto POV

Apa yang harus aku lakukan, aku ingin kembali ke masa lalu. Tapi kenapa kegagalan harus datang padaku, maafkan aku semua aku tidak bisa mengubah masa lalu dimensi kita. Apakah aku harus berhenti sampai di sini, Aku bingung tak tahu harus berbuat apa.

Naruto POV off

Great red yang melihat bocah itu masih merenung dengan pemikirannya akhirnya berbicara. [Hei bocah bagaimana kalau kau ku beri tugas mendamaikan sebuah dimensi] tanya great red. "Dimensi seperti apa?" tanya naruto balik. [Dimensi yang juga di huni oleh makhluk supranatural seperti iblis, malaikat dan malaikat jatuh] ucap great red. "Tunggu, apa itu malaikat jatuh?" tanya penasaran naruto. [Malaikat jatuh adalah malaikat yang dulunya menerima perintah Tuhan, karena mereka membangkang perintah Tuhan akhirnya mareka jatuh dan sayap mereka jadi hitam lalu di usir oleh Tuhan dari surga. Mereka pergi ke neraka dan mendirikan pemerintahan di sana. Para iblis yang mendengar para malaikat jatuh mendirikan pemerintahan di wilayah mereka menjadi murka, ddan berniat mengusir mereka para malaikat jatuh dari wilatah mereka. Akhirnya mereka berperang untuk merebutkan wilayah di dunia bawah. Tuhan yang tahu hal itu langsung menyuryh para malaikat untuk menghentikan perang itu, tapi bukan menhentikan perang mereka malah terlibat dalam perang panas tersebut. Karena perang semakin memanas akhirnya Tuhan turun untuk menghentikan perang, di tambah dengan two heavenly dragon sekiryuutei dan hakuryuukou perang semakin panas. Akhir dari perang tersebut merugikan ke tiga belah pihak, iblis dengan kehilangan empat pemimpinnya, malaikat jatuh yang jumlahnya berkurang 3/4 dan kematian gubernur pertamanya, sedangkan di pihak malaikat mereka kematian Tuhan mereka. Tapi sebelum Tuhan meninggal Dia sempat menyegel 2 naga yang sedang mengamuk di medan perang tadi menjadi artefak sacret gear] jelas great red panjang lebar. Sedangkan naruto menganga tak percaya kalau Tuhan bisa mati. "Tunggu Tuhan mati, mana mungkin Dia bisa mati sedangkan Dia sendiri adalah pencipta kita. Aku tidak percaya, kalau Dia sudah mati ya kita juga mati." ucap naruto masih tak percaya jika Tuhan bisa mati. [Memang begitulah kenyataannya bocah, bagaimana bocah apa kau menerima misiku] tanya great red. "Baiklah kalau misi ini menyangkut perdamaian, akan aku terima. Karena aku ingin menebus kesalahanku dengan mendamaikan dimensi yang kau sebut tadi." ucap naruto menerima misi dari great red. [Baiklah bocah, siapkan dirimu akuakan membuka portalnya] ucap great red. Setelah mengucapkan itu great red pun membuka portalnya dengan merobek celah dimensi dengan cakarnya. [Sudah bocah, pergilah jalankan misimu sebaik baiknya dan hati hati di sana] ucap great red. "Baiklah aku pergi dan aku tidak mungkin mati sebelum misiku berhasil, lagi pula aku abadi" ucap naruto. Setelah naruto mengucapkan itu, naruto masuk ke ro bekan dimensi itu.

TBC

Hmm, terima kasih yang udah mau baca, me-review dan nge-fav ff saya. Tak ku sangka lumayan juga yang minat baca ff ini, maaf kalau ada kesalahan kata yang ancur nggak dapat di pahami dan jelek ini. Tolong tinggalkan jejak dengan

REVIEW-nyaa