Chapter 2 – Buku Journal Ayah

30 June 1990

Hari ini anakku satu-satunya lahir.

Aku sangat menantikan moment ini sejak Ju Ri hamil…

Sebenarnya aku sangat menginginkan satu anak lagi untuk menemani Hakyeon bila suatu saat kami sudah tidak ada…

Hakyeon, ayah sangat menyayangimu…

Maafkan ayah bila suatu hari ayah meninggalkanmu karena tidak ada hal yang 'eternal'

Bahkan 'eternal love'-pun tidak nyata.

30 June 1991

Hari ini Hakyeon berumur 1 tahun

Aku sangat bahagia melihatnya sudah dapat berjalan walaupun masih dengan bantuan

Hakyeon, ayah mencintaimu…

30 June 2007

Hari ini Hakyeon genap berumur 17 tahun.

Tidak terasa sekarang ia sudah menjadi remaja…

Mengingat dulu saat Hakyeon selalu menangis saat melihat babi hasil buruanku.

17 tahun sangatlah terasa cepat

Semoga aku dapat hidup bersama Hakyeon sampai hari terakhirku…

Ayah mencintaimu Hakyeon…

30 June 2008

Hari ini Hakyeon berumur 18 tahun dan sepertinya aku akan mulai mengajaknya berburu

Sebentar lagi Hakyeon akan menjadi orang dewasa…

Semoga ia tumbuh sebagai pribadi yang baik dan benar.

Aku ingin tetap bersama Hakyeon sampai pada akhir riwayatku.

Maafkan ayah, Hakyeon…

Ayah tidak bisa menemanimu sampai akhir hidup ayah karena umur ayah lebih pendek daripada yang ditentukan saat kelahiran…

Hidup ayah sudah tidak eternal lagi.

Ini semua demi kamu Hakyeon…

Jangan sia-siakan kehidupan yang ayah berikan untukmu…

Ayah mencintaimu Hakyeon…

30 June 2010

Hari ini Hakyeon berumur 21 tahun.

Umurnya sudah berkepala 2

Tidak terasa 20 tahun begitu cepat

Dan aku gagal menjadi ayah yang baik untuk Hakyeon…

Kenapa aku harus bertemu dengan Edward?

Aku meninggalkan satu-satunya yang berharga bagiku…

Aku meninggalkan Hakyeon sendirian…

Saat Ju Ri tidak ada aku meninggalkan Hakyeon demi Edward?!

Aku sudah tidak waras…

Aku hanya membutuhkan Hakyeon

Aku tidak membutuhkan yang lain

Itu juga termasuk Edward

Hakyeon maafkan ayahmu yang sudah gila ini

Kau adalah segalanya bagi ayah…

Ayah tak peduli bila ayah harus kehilangan harta, kekayaan jika itu demi kamu Hakyeon

Ayah mencintaimu Hakyeon

29 June 2012

Besok Hakyeon akan berumur 22

Sayang sekali aku tidak dapat merayakan nya bersama Hakyeon

Aku takut Hakyeon membenciku karena aku yang tertarik pada Edward

Maafkan ayah…

Ayah hanya dapat menulis di buku ini dan tidak dapat menyampaikan nya langsung…

Aku juga sepertinya tidak memiliki banyak waktu lagi.

Aku ingin berada bersama Hakyeon pada saat terakhirku

Semoga permintaan terakhirku ini di kabulkan ya Tuhan…

Hakyeon, ayah mencintaimu

7 November 2013

Aku menemukan seseorang yang akan kuhadiahkan untuk Hakyeon.

Dia adalah anak yang sangat baik dan berbakti.

Sepertinya dia akan cocok dengan Hakyeon.

Teman pertama Hakyeon di hidupnya.

Walaupun dia manusia tetapi aku yakin Hakyeon akan betah bersamanya.

Semoga Jaehwan setuju akan permintaanku ini.

10 November 2013

Aku akan mengirimkan Jaehwan ke Hakyeon sebentar lagi.

Untung saja Jaehwan menyetujui permintaanku ini.

Benar-benar anak yang baik.

12 December 2013

Aku tak menyangka bahwa Jaehwan menipuku

Ia adalah seorang noble yang mengincar nyawa Hakyeon-ku

Untung saja aku tak jadi mengirim Jaehwan ke Hakyeon

Terima Kasih Wonshik atas peringatanmu tentang Jaehwan kepadaku

18 December 2013

Hari ini hari kematian Wonshik

Ia pasti di terima di surga karena ia sangatlah baik

Jaehwan… kenapa kau tidak bertobat malah membunuh Wonshik?

Wonshik adalah adik sepupumu…

Semoga Wonshik tenang disana…

17 September 2014

Adik Wonshik, Sanghyuk, mengenalkanku kepada Taekwoon

Dia adalah seorang noble yang berada di ramalan

Noble yang akan menyelamatkan Hakyeon-ku

Sepertinya aku harus mulai bertanya-tanya kepada Taekwoon

Aku tidak akan kembali ke rumah sampai aku berhasil mengirim Taekwoon untuk Hakyeon

23 October 2014

Besok aku akan pulang ke rumah Hakyeon

Apakah ia akan mengijinkanku masuk?

Semoga Hakyeon berada di rumah saat aku mengunjunginya

Ayah mencintaimu Hakyeon

24 October 2014

Hakyeon tak berada di rumah

Kemanakah dia pergi?

Apakah dia mengetahui bahwa aku akan pulang dan pergi?

Lebih baik aku tinggalkan pesan di kotak surat…

Semoga Hakyeon membuka dan membacanya

10 September 2014

Minggu depan aku akan pulang ke rumah Hakyeon lagi

Tetapi aku akan mengajak Taekwoon

Semoga Hakyeon senang dengan Taekwoon yang berada di sisinya nanti

Ayah mencintaimu Hakyeon-ah