Terimakasih telah membaca ceritaku ini dan terima kasih juga kepada orang-orang yang telah memberiku beberapa saran untuk diriku dapat menulis ini dengan lebih baik silahkan membaca chapter 2 dari ceritaku yang berjudul "Melindungi Sesuatu Yang Berharga"
Title :
Melindungi Sesuatu Yang Berharga
Genre :
Adventure,Romance dan sedikit Horror
Rate : T (Dapat Berubah Tergantung
Permintaan)
Pair : Naruto*Yuki?
Naruto*Yuuri?
Naruto*Megumi?
Naruto*Kurumi?
Naruto*Miki?
Naruto*Harem?
Tolong saran untuk pairnya
Disclaimer : Naruto by Masashi Kishimoto
Gakkou Gurashi by Norimitsu Kaiho
Chapter 2 : Kekacauan
Sebelumnya
Naruto dan Yuuri hanya mematung melihat kejadian tersebut sampai suara teriakan Yuuki menyadarkan mereka.
"Kyaaaa...! Apa yang sedang terjadi disini!" Teriak Yuki ketakutan sambil menutup kedua matanya setelah melihat kejadian tersebut.
Sekarang
Naruto segera bergegas ke arah Yuki dan langsung memeluknya mencoba menenangkan Yuki yang masih gemetar ketakutan sambil mengusap kepala Yuki
"Yuki-chan?" Tanya Naruto
"..." Yuki hanya terdiam dan menangis di dada Naruto
"Yuki-chan tolong dengarkan aku. Aku tau ini semua terjadi secara tiba-tiba tapi kau tidak perlu takut karena ada aku,Yuuri-chan dan Megumi-sensei yang akan menjagamu" Naruto berkata mencoba menenangkan Yuki
"..." Yuki masih terdiam dan hanya semakin mengeratkan pelukannya
"Itu benar Yuki-chan kau tidak perlu takut selama kami ada disini kami akan meliindungimu dengan nyawa kami" Yuuri berkata.
"Benarkah?" Tanya Yuki yang masih dalam pelukannya
"Iya!" Jawab Naruto
"Janji?" Tanya Yuki penuh harap
"Kami berjanji" Ucap Naruto dan Yuuri sungguh-sungguh
"Arigatou" Ucap Yuuki lirih
Naruto kemudian melepaskan Yuki dari dekapannya lalu ia teringat dengan Megumi sensei
"Yuuri-chan tolong jaga Yuki-chan, aku akan mencari Megumi-sensei" Minta Naruto kepada Yuuri
"Baiklah tolong berhati-hati" Mohon Yuuri
"Tenang saja Yuuri-chan aku pasti akan baik-baik saja" Ucap Naruto
"Yuki-chan tetaplah bersama Yuuri-chan!" Perintah Naruto
"Hai Naruto-kun. Aku Mengerti." Ucap Yuuki yang masih gemetar
Naruto segera berlari ke arah pintu atap dan mulai menuruni tangga untuk mencari Megumi-sensei di ruang guru tetapi sebelumnya Naruto pergi ke ruang klub kendo untuk mengambil boken sebagai alat pertahanan untuk melawan zombie.
Time Skip
(Ruang Klub Kendo)
"Ada dimana ya bokennya? Aku sama sekali tidak melihatnya" Naruto berkata kepada dirinya sendiri sambil mencari disekeliling ruang klub
Naruto kemudian melihat sebuah lemari penyimpanan di sudut ruangan dan segera mencari boken disana.
"Akhirnya aku menemukannya!" Ucap Naruto
Naruto mengambil satu boken dan mulai kembali berlari mencari Megumi-sensei.
Saat di tengah perjalanan ke ruang guru ia melihat seorang perempuan yang sedang dikelilingi oleh 5 zombie dan dia memukul zombie dengan menggunakan sekop berwarna emas yang sekarang dipenuhi dengan banyak darah.
Perempuan itu memiliki rambut yang panjang berwarna ungu gelap yang turun ke pinggang secara twin-tails dengan pita ungu di setiap sisi, yang cocok dengan mata violet nya.
Dia mengenakan seragam sekolah, yang terdiri dari kemeja putih lengan pendek dengan pita merah menggantung dari itu. Dia juga memakai rok berwarna hijau dan memakai kaus kaki hitam dengan sepatu putih dengan warna hijau di ujungnya
Naruto kemudian menghampirinya dan membantu dia melawan zombie dengan boken yang di tangannya dan menggerakan bokennya secara horizontal memukul zombie yang ada di belakang perempuan itu lalu zombie yang lainnya sampai semuanya jatuh.
Perempuan itu terkejut dengan orang yang membantunya
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Naruto khawatir
"Aku baik-baik saja. Terima kasih sudah menolongku" Jawab perempuan itu
"Namaku Naruto, Naruto Uzumaki. Siapa namamu?" Tanya Naruto
"Namaku Kurumi, Kurumi Ebisuzawa" jawab perempuan yang bernama Kurumi
"Bagaimana kau bisa di kelilingi oleh zombie tadi Kurumi-san?" Tanya Naruto penasaran
"Aku akan pergi ke ruang guru untuk mencari megu-nee sampai zombie-zombie ini muncul dan mengepungku" Jawab Kurumi
"Kau juga mencari Megumi-sensei?" Terkejut Naruto dengan jawaban Kurumi
"Iya. Kau juga mencari Megu-nee kan? Bagaimana kalau kita mencarinya bersama?" Jawab Kurumi sekaligus memberikan saran
Naruto akan menjawab iya sebelum teringat dengan keadaan Yuki dan percaya kepada Yuuri bahwa dia akan melindungi Yuki tetapi karena Yuuri tidak pernah berlatih seni bela diri apapun dan diatap juga tidak ada alat yang dapat digunakan untuk melawan mulai khawatir,sampai ia kemudian melihat Kurumi dan teringat Kurumi dapat melawan zombie tersebut walaupun tidak dengan jumlah yang banyak.
"Kurumi-san dapat aku meminta sesuatu kepadamu?" Minta Naruto kepadanya penuh harap
"Apa yang kau inginkan?" Tanya Kurumi penasaran dengan apa permintaan Naruto dengan dirinya
"Bisakah kau pergi ke atap dan membantu Yuuri-chan dalam menjaga Yuuki-chan?" Mohon Naruto kahwatir
Kurumi sedikit terkejut dengan permintaannya Naruto
"Siapa Yuuri dan Yuki?" Kurumi bertanya tidak tahu
"Mereka adalah teman-temanku. Aku percaya Yuuri-chan dapat melindungi Yuki-chan tetapi aku masih tetap khawatir dengan keadaan bisakah engkau menjaga mereka untukku Kurumi-san?" Menjawab Naruto khawatir sekaligus memohon kepada Kurumi
"Tapi bagaimana dengan Megu-nee?" Kurumi bertanya
"Tenang saja aku yang akan mencarinya" Jawab Naruto dengan pasti
Kurumi kemudian berpikir sejenak dan akhirnya menghela napas tanda menyerah
"Baiklah. Aku akan menjaga mereka" Kurumi menjawab dan segera berlari menuju atap dengan membawa sekopnya
"Tolong ya Kurumi-san" Mohon Naruto sekali lagi
"Iya" Jawab Kurumi dari kejauhan
"Baiklah. Saatnya kembali mencari Megumi-sensei" Ucap Naruto dan mulai berlari ke arah ruang guru
Sementara itu di atap sekolah
Setelah Yuki mulai tenang Yuuri pergi ke pintu atap untuk menguncinya agar para zombie tidak bisa masuk. Pada saat Yuuri akan mengunci pintu ada sebuah tangan penuh darah yang meraihnya,sontak membuat Yuuri kaget dan reflek menepis tangan itu dan menendang dengan sangat keras orang pemilik tangan tersebut yang kini sudah menjadi zombie sehingga membuat zombie tersebut jatuh menuruni tangga setelah terkena tendangan keras dari Yuuri.
Melihat ada kesempatan Yuuri secepatnya mengunci pintu dan akan kembali ke Yuki.
Tetapi pada saat Yuuri berbalik menuju ke arah Yuki pintu yang telah dikuncinya terbuka tidak lama kemudian setelah di dobrak oleh zombie tadi dan zombie tersebut langsung mengarahkan tangannya ke arah Yuuri yang tidak tahu bahwa dia dalam keadaan bahaya.
Yuki yang melihat tangan zombie itu akan menyentuh Yuuri langsung berteriak
"Awas Rii-chan dibelakangmu" Teriak Yuuki memperingatkan
Yuuri yang mendengar peringatan Yuki segera membalikan tubuhnya dan melihat tangan zombie yang sama meraihnya tadi menuju ke arahnya,karena jaraknya sudah sangat dekat jadi Yuuri tidak akan sempat menghindarinya,tangan itu hanya beberapa cm lagi dari lehernya sampai terdengar sebuah teriakan dari arah pintu masuk atap
"Menyingkirlah kau zombie sialan!" Teriak Kurumi yang baru saja datang dan langsung memukul zombie itu di kepala dengan menggunakan sekop yang selalu dibawanya.
Zombie itu pun tergeletak di lantai dengan darah yang terus mengalir dari kepalanya membanjiri lantai atap
Yuuri yang melihat keadaan zombie itu pun terkejut dan bersyukur bahwa ada orang yang menyelamatkannya sebelum zombie itu dapat memakannya.
Sementara itu Yuki menutup matanya takut dan gemetar ketakutan melihat darah yang terus mengalir dilantai
Setelah pulih dari keterkejutannya Yuuri bergegas ke Yuki untuk kembali menenangkannya.
"Tidak apa-apa Yuki-chan kau dapat membuka matamu kita aman sekarang" berbisik Yuuri di telinga Yuki sambil mengusap-ngusap punggung Yuki dengan halus
Kurumi yang melihatnya segera menghampiri mereka
"Apakah kalian yang bernama Yuki-san dan Yuuri-san?" Tanya Kurumi Memastikan
"Iya itu kami. Siapa kau?" Yuki juga kembali bertanya dengan wajah bingung setelah tenang kembali
"Namaku Kurumi,Kurumi Ebisuzawa. Aku disuruh oleh seseorang untuk membantu kalian disini" Jawab Kurumi
"Kalau boleh tau siapa yang menyuruhmu?" kini giliran Yuuri yang bertanya
"Kalau tidak salahnya namanya Uzumaki Naruto. Ia yang menyuruhku,pada awalnya aku ingin mencari Megu-nee tetapi aku telah terkepung oleh sekumpulan zombie pada saat sedang mencarinya hingga akhirnya aku bertemu dengan Naruto-san yang membantuku melawan zombie-zombie tersebut" Menjelaskan Kurumi secara jelas
"Jadi begitu" Ucap Yuuri mengangguk-nganggukan kepalanya
Yuuri merasa harus berterima kasih kepada Naruto karena telah mengirimkannya bantuan
"Apa kau terluka?" Tanya Kurumi memeriksa keadaan Yuuri
"Aku baik-baik saja, tidak ada yang terluka sedikit pun" Menjawab Yuuri dengan tenang
"Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya Kurumi tidak tau apa yang harus dilakukan
"Tentu saja kita akan menunggu Naruto-kun disini" Menjawab Yuki riang
"Kenapa kita harus menunggu disini?" Bertanya Kurumi bingung
"Karena Naruto-kun yang mengatakan begitu hehehe" Jawab Yuki sambil tertawa riang
"Baiklah kalau begitu" Ucap Kurumi sweatdroop
"Maaf apa aku boleh bertanya sesuatu kepadamu Kurumi-san?" Bertanya Yuuri
"Silahkan" Kurumi memberikan izin
"Dilihat dari cara kau memanggil Megu-nee sepertinya kau sudah sangat akrab dengannya?" Tanya Yuuri penasaran
"Itu karena Megu-nee selalu membantuku pada saat aku sedang kesusahan dan membutuhkan saran tentang masalah yang sedang ku alami."
Menjelaskan Kurumi
"Jadi begitu" Ucap Yuki yang kini bergabung dengan percakapan
"Bagaimana dengan kalian sepertinya kalian juga sangat akrab dengannya?" Tanya balik Kurumi
"Aku pertama kali bertemu dengan Megu-nee saat sedang mengambil hasil panen sayuran di kebun. Saat itu Megu-nee datang dan membantuku memetik sayuran dari hasil panen tersebut. Sejak saat itu Megu-nee sering membantuku" Menjelaskan Yuuri tentang peremuannya dengan Megu-nee
"Kalau aku karena Megu-nee adalah wali kelasku dan dia juga selalu membantuku belajar setelah pulang sekolah meskipun aku tidak mau melakukannya hehehe." Jawab Yuki tertawa cengengesan
Yuuri dan Kurumi hanya Sweatdroop
"Jadi? Apakah kita harus menunggu disini untuk Naruto-san membawa Megu-nee kesini?" Tanya Kurumi tidak sabar sambil menghentakkan kakinya di lantai
"Kupikir begitu Kurumi-san" Jawab Yuuri sambil menghela napas
"Apakah kalian yakin dia dapat membawa Megu-nee kemari?" Tanya Kurumi
"Tentu percaya Naruto-kun bisa melakukannya!" Jawab Yuki antusias
"Ya itu benar. Naruto-kun akan melindungi seseorang yang berharga baginya meskipun nyawa taruhannya" Setuju Yuuri dengan ucapan Yuki
"Baiklah. Kita akan menunggunya disini" Mendesah Kurumi menyerah
Sementara itu dengan Naruto
"Sialan kenapa zombie-zombie ini tidak ada habisnya!" Ucap Naruto Kesal setelah menghabisi zombie yang menghalangi jalannya dengan boken yang kini penuh dengan darah
Beberapa menit kemudian pada akhirnya Naruto sampai dengan selamat di depan pintu masuk ruang guru
"Akhirnya sampai" Terengah-engah Naruto didepan pintu ruang guru setelah berlari dan menghabisi zombie yang ingin memakannya. Naruto membuang bokennya yang tampak sudah hampir hancur dan memanggil Megumi-sensei
"Megumi-sensei! Megumi-sensei!" Teriak Naruto setelah membuka pintu ruang guru dengan keras
"Ada apa Naruto-kun?" Jawab Megumi diantara guru-guru dan beberapa murid yang ketakutan disana
Megumi biasanya memanggil Naruto dengan Naruto-kun,Yuki dengan Yuki-chan,Yuuri dengan Yuuri-chan dan Kurumi dengan Kurumi-chan pada saat sedang tidak dalam jam pelajaran.
"Ayo kita pergi ke atap Megumi-sensei! Disana ada Yuki-chan,Yuuri-chan dan Kurumi-san menunggu kami" Memberitahu Naruto
"Tapi bagaimana dengan yang lainnya?" Tanya Megumi melihat guru-guru dan beberapa murid di ruangan itu
Naruto yang melihatnya kemudian mendesah karena terlalu banyak orang didalam sana
"Kita tidak bisa membawa mereka karena akan terlalu menarik perhatian banyak zombie" Jawab Naruto tegas
Walaupun Naruto mengatakan begitu tetapi sebenarnya ia juga mengkhawatirkan semua guru dan murid yang lainnya meskipun dirinya tidak terlalu akrab dengan mereka tetapi ia tahu kalau membawa terlalu banyak orang akan berbahaya karena akan terlalu menarik perhatian para zombie. Sejauh yang ia tahu saat ini zombie bereaksi dengan suara dan cahaya dan mungkin juga dengan bau.
"Ayo kita pergi Megumi-sensei!" Ucap Naruto meraih tangan kanan Megumi dan menariknya menuju atap
Megumi yang tangannya digenggam oleh Naruto terkejut sekaligus tersipu
"Tangan Naruto-kun sangat hangat" Pikir Megumi yang semakin tersipu sampai muncul semburat merah di wajahnya
Sambil menarik Megumi-sensei dengan berlari Naruto juga sedikit mengobrol tentang kejadian ini
"Megumi-sensei kenapa tadi kamu tidak keluar dari ruang guru?" Tanya Naruto penasaran tanpa melambatkan langkahnya
"Aku sedang mencari informasi tentang penyebab terjadinya kejadian ini" Jawab Megumi
"Apa kamu sudah menemukan penyebabnya Megumi-sensei?" Naruto bertanya ingin tahu penyebab kejadian tersebut
"Sejauh yang ku lihat dari berita di televisi dan dari temanku sepertinya belum ditemukan penyebabnya dan ternyata kejadian ini tidak hanya terjadi di sekolah saja tetapi juga sampai di seluruh kota" Memberitahu Megumi
"Jadi penyebabnya masih belum nanti akan bertanya kepada Hokage setelah ini" Pikir Naruto serius
"Ayo cepat Megumi-sensei semuanya sudah menunggu" Ucap Naruto yang menambah kecepatan berlarinya
"Tunggu sebentar Naruto-kun!" Ucap Megumi Terengah-engah
"Ada apa Megumi-sensei?" Tanya Naruto mulai berhenti berlari
"Bisakah kamu pelan-pelan Naruto-kun? Aku sangat lelah rasanya aku tidak kuat berlari lagi" Mohon Megumi penuh harap
"Hmmmm" Naruto berpikir sejenak sampai akhirnya mendapatkan sebuah ide
"Bagaimana kalau aku menggendongmu Megumi-sensei?" Menyarankan Naruto
"Ehhhhh! Digendong?" Tanya Megumi Kaget sambil tersipu
"Iya. Dengan begitu kita akan lebih cepat sampai dan kamu tidak akan kelelahan karena tidak perlu berlari. Bagaimana Megumi-sensei?" Jawab Naruto sekaligus menanyakan pendapatnya
"Digendong oleh Naruto-kun?" Ucap Megumi dalam hati berulang-ulang dengan tersipu berat
"Megumi-sensei! Hallo? Hallo? Bumi ke Megumi-sensei?" Memanggil Naruto sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Megumi
Megumi kemudian tersadar dari pikirannya dan menjawab dengan wajah yang masih memerah karena malu
"Baiklah Naruto-kun" Jawab Megumi yang masih tersipu
"Aneh? Kenapa tadi Megumi-sensei melamun dengan wajah memerah? Apakah dia sakit?" Ucap Naruto dalam hati khawatir dengan keadaan Megumi-sensei tetapi mengabaikannya untuk saat ini
Naruto segera berjongkok dan menyuruh Megumi-sensei untuk naik dipunggungnya
"Ayo naik ke punggungku Megumi-sensei!" Perintah Naruto
"Baik Naruto-kun" Jawab Megumi naik dipunggung Naruto dan melingkarkan lengannya di leher Naruto serta kakinya di pinggang yang segera ditangkap oleh Naruto
Setelah Megumi naik ke punggungnya Naruto mulai bangun dan segera melanjutkan berlari ke atap. Pada saat di perjalanan Naruto merasakan sesuatu yang menekan punggungnya
"Benda apa itu yang menekan punggungku? Rasanya sungguh lembut" Bertanya-tanya Naruto bingung sampai akhirnya sadar bahwa benda itu adalah dada Megumi-sensei
Naruto tersipu setelah merasakan dada Megumi-sensei yang menurut Naruto besar itu dipunggungnya
Dengan pikiran Megumi
"Punggung Naruto-kun rasanya hangat sekali membuatku ingin tidur" Pikir Megumi mendesah bahagia dan meletakkan kepalanya dilekukan leher Naruto sambil mulai menutup matanya perlahan
Dengan Yuki,Yuuri dan Kurumi
"Moe! Naruto-kun lama sekali sampainya!" Ucap Yuki kesal menunggu Naruto datang
"Sabar Yuki-chan sedikit lagi pasti Naruto-kun sampai" Ucap Yuuri mencoba menenangkan Yuki
"Sepertinya Naruto-san sedang terganggu oleh zombie di tengah perjalanan" Ucap Kurumi
Setelah Kurumi mengatakan itu pintu atap terbuka dan datanglah Naruto dengan Megumi di punggungnya yang tampaknya telah tertidur
Yuki dan Yuuri yang melihat itu merasa cemburu dan berharap bahwa itu adalah mereka yang digendong oleh Naruto.
Kurumi walaupun baru saja bertemu dengan Naruto entah kenapa juga merasa sedikit cemburu
"Megumi-sensei ayo bangun kita sudah sampai" Berbisik Naruto lembut di telinga Megumi
Megumi terbangun oleh suara bisikan Naruto dan bertanya
"Hmmm? Kita sudah sampai Naruto-kun?" Tanya Megumi sambil menguap tetapi tidak turun dari punggung Naruto
"Iya kita sudah sampai Megumi-sensei" Jawab Naruto sweatdroop karena Megumi tidak mau turun dari punggungnya
"Hmm 5 menit lagi Naruto-kun" Ucap Megumi yang akan kembali tidur
"Megu-nee!" Teriak Yuki,Yuuri dan Kurumi bersamaan
Megumi yang di teriaki seperti itu langsung terbangun dan ingat bahwa dia masih berada di punggung Naruto
"Pssttt maaf" Jawab Megumi turun dari punggung Naruto sambil tersipu malu
Yuki,Yuuri dan Kurumi cemberut ke arah Megumi walaupun cemberut Kurumi hampir tak terlihat
Sementara itu dengan Naruto hanya sweatdroop ditempat melihatnya,
Mengabaikan mereka Naruto segera pergi ke ujung atap untuk melihat para zombie yang berada di lapangan sepak bola.
Terlihatlah para zombie yang sedang bermain sepak bola seolah-olah tidak terjadi sesuatu kepada mereka.
"Aneh, kenapa mereka terlihat seperti tidak terjadi sesuatu dan tetap melakukan kegiatan sehari-hari mereka? Apa mungkinkah mereka tetap mempertahankan sedikit dari ingatan yang tersisa?" Pikir Naruto Bingung dan ingin tahu
Kemudian Naruto teringat bahwa ia akan bertanya kepada Hokage tentang penyebab kejadin ini. Ia mengeluarkan handphonenya dan memilih kontak yang bernama Hokage lalu memanggilnya tetapi tidak ada jawaban sama sekali,Naruto mencoba sekali lagi tapi hasilnya tetap sama
"Apa yang terjadi dengan Hokage dan Konoha? Mungkinkah mereka juga sedang diserang oleh para zombie?" Pikir Naruto bingung
Naruto lalu dikejutkan oleh suara Yuuki yang memanggilnya
"Naruto-kun ayo kemari!" Yuki memanggil Naruto dengan tersenyum begitu juga dengan Yuuri,Kurumi dan Megumi
"Aku akan kesana!"Jawab Naruto berbalik dan berjalan menuju mereka
Sambil berjalan Naruto melihat ke langit sebentar dan kemudian ke Yuki,Yuuri,Kurumi dan Megumi yang menunggunya dengan senyum diwajah mereka
"Aku berjanji apapun yang terjadi aku akan melindungi mereka dengan nyawaku karena aku ingin selalu dapat melihat senyum mereka untuk selamanya" Pikir Naruto dengan tekad sambil tersenyum kembali ke arah mereka
To Be Continued
Itulah Chapter 2 dari Fanfic yang berjudul "Melindungi Sesuatu Yang Berharga".
Aku harap kalian menyukainya dan maaf karena aku terlambat mengupdatenya karena banyak kegiatan disekolahku dan seperti biasa aku akan mengupdatenya seminggu sekali tapi kalau kalian memberiku banyak dukungan aku mungkin akan mengupdatenya lebih cepat. Jadi tolong reviewnya
setelah kucari penyebab kenapa banyak kata yang hilang pada akhirnya aku menemukannya dan itu terjadi karena aku tidak menambahkan spasi setelah titik
