.

Seokjin memberikan tatapan benci pada Hoseok saat melihat yeoja itu masuk ke kafetaria, dibelakang Hoseok ada Namjoon dan beberapa anak lelaki yang Seokjin tidak tahu namanya. Namjoon tersenyum lalu melangkah menuju meja Seokjin

" kalian keluar kelas bersama? " tanya Seokjin tanpa mengalihkan pandangannya dari Hoseok

" chagi.. berhentilah menatap Hoseok dengan tatapan seperti itu "

Seokjin membulatkan matanya " kau tidak suka? sebenarnya Hoseok itu siapa bagimu? "

Namjoon berdecak, Seokjin yang sedang sensitif bukanlah sesuatu yang baik " aku hanya tidak ingin terjadi keributan chagi.. "

" arraseo.. sore ini temani aku ke salon ne? aku ingin mewarnai rambutku "

Namjoon mengelus rambut cokelat Seokjin " mau diganti warna apa chagi? "

" merah marun "

" merah marun? Itu bagus, kupikir kau akan membuat rambutmu blonde "

Seokjin tertawa " cukup seorang saja yang punya blonde pucat seperti Draco Malfoy di sekolah ini "

Namjoon memasang tampang pura-pura kesal " Draco Malfoy? Apa aku terlihat seperti penyihir jahat? "

Seokjin mengangguk " ya, kau jahat. kau selalu membuatku khawatir dengan banyak yeoja jalang di sekitarmu, rasanya aku ingin mengurungmu di kamarmu agar mereka tidak bisa menemuimu lagi "

" aigoo.. kau jahat sekali "

Seokjin menangkupkan tangannya di pipi Namjoon " karena Kim Namjoon hanya boleh melihat Kim Seokjin "

Namjoon tertawa lalu mengangguk sementara Hoseok berusaha menahan tangisnya, dirinya menyesal terlambat mengenal Kim Namjoon

.

Hoseok menghenyakkan bokongnya di sofa kuning di kamarnya. Hari ini dia lelah sekali. Hoseok memandang wallpaper ponselnya dan tersenyum. Wallpaper ponselnya adalah seorang namja yang sedang serius mengerjakan soal hingga tidak menyadari kalau Hoseok memotretnya atau lebih tepatnya Hoseok memotretnya secara sembunyi. Namja itu bernama Kim Namjoon, namja yang membuat Hoseok mengutuk ribuan kupu-kupu diperutnya saat pertama kali melihat senyum namja blonde itu. Hoseok menyukai semua ekspresi Namjoon, dari ekspresi bingung, bosan, kesal, serius hingga wajah tidur Namjoon pun Hoseok menyukainya, Hoseok bahkan sering memotret Namjoon diam-diam saat namja itu sedang mengerjakan tugas, bercanda dikelas, main basket bahkan saat namja itu bersama pacarnya yang merupakan jelmaan iblis neraka pun Hoseok memotretnya tentu saja Hoseok menghilangkan bagian Seokjin karena Hoseok sangat membenci yeoja bersurai cokelat yang merebut Namjoon darinya, Ya. Seokjin merebut Namjoon dari Hoseok karena dia yakin Namjoon itu miliknya

Tok..tok.. pintu kamar Hoseok diketuk pelan dan Hoseok tahu siapa yang mengetuk

" Seokkie, boleh appa masuk? "

Hoseok bangkit dan merapikan pakaian serta rambutnya " nde appa "

Pintu terbuka dan ayah Hoseok masuk kedalam dan duduk di samping Hoseok sambil mengelus surai hitam milik Hoseok

" kau lelah? "

Hoseok mengangguk lalu menyandarkan kepalanya ke bahu ayahnya " sedikit appa "

" appa ingin mengajakmu makan malam bersama rekan bisnis sekaligus teman appa hari ini "

" memangnya oppa kemana? "

" Daehyun sedang berada di Daegu, ada pekerjaan yang harus dia kerjakan disana. Kau bisa menemani appa? "

Hoseok mengangguk " tentu appa, jam berapa acaranya? "

" jam 7, berdandanlah yang cantik "

.

Hoseok terkejut, sangat terkejut. Rekan bisnis sekaligus teman ayahnya waktu sekolah dulu adalah Kim Heechul, ayah Kim Namjoon dan Namjoon juga datang ke acara makan malam. Hoseok berusaha bersikap sewajar mungkin padahal dia ingin meledak, demi koleksi tas Luis Vuitton miliknya Namjoon terlihat sangat mempesona malam ini. Surai blondenya dibiarkan berjatuhan dan tuksedo hitam membuatnya terlihat tampan belum lagi senyum penuh mempesona yang hanya dimiliki seorang Kim Namjoon

" kalian satu sekolah kan? " tanya Kim Heechul

" nde appa, aku dan Hoseok bahkan duduk berdekatan "

" menurutmu bagaimana putriku ? " tanya Jung Yunho, ayah Hoseok

" dia baik, cantik, pintar hanya saja dia berisik "

" oppa.. " Hoseok memasang tampang cemberut

" maafkan putraku yang bicara sembarangan "

Park Jungsoo tertawa " dia hanya terlalu jujur "

" lalu Hosekkie bagaimana Namjoon? "

Hoseok mati-matian agar tidak memerah saat ditanyai ayah Namjoon dan Namjoon yang tersenyum padanya " Namjoon oppa baik, pintar, aku senang melihat Namjoon oppa bermain basket hanya saja Namjoon oppa suka tertidur dikelas "

Namjoon tertawa " lalu aku tidak tampan? Aku memujimu cantik Seokkie "

Hoseok sukses memerah. Malam itu Hoseok merasa sangat senang, setelah makan malam Namjoon mengajaknya berjalan-jalan karena ayah mereka sedang berbicara tentang bisnis dan itu membosankan.

" oppa, bagaimana kalau kita ke Namsan Tower? "

" boleh, kita kesana " Namjoon melajukan mobilnya ke Namsan Tower. Hoseok puas melihat pemandangan Seoul dari atas lalu dia mengajak Namjoon untuk menulis di gembok

" kau saja yang tulis, aku akan menulis jika datang bersama Jinnie " ujar Namjoon ketika Hoseok menyodorkannya gembok. Sedikit kecewa Hoseok mulai menulis sedangkan Namjoon tampak sibuk dengan ponselnya, pasti itu Seokjin batin Hoseok

" kau menulis apa? " tanya Namjoon ketika Hoseok akan menaruh gemboknya

" rahasia, oppa pergilah kesana "

Namjoon tersenyum " siapa nama pacarmu? Kenalkan padaku "

Hoseok mengangguk " oppa mengenalnya "

" jinjja? siapa namanya? "

" ra-ha-sia "

Namjoon menyentil dahi Hoseok " ya! aku ini temanmu jadi beritahu siapa nama pacarmu "

" nanti akan kukenalkan pada oppa " ringis Hoseok

Namjoon mengangkat sebelah alisnya " yaksok? "

" nde, sekarang pergilah, aku akan menggantung ini "

" arraseo, setelah ini kita pulang "

" nde oppa "

.

" kemana saja oppa semalam? " tanya Seokjin ketika Namjoon baru saja muncul di hadapannya

Namjoon meletakkan makanan dan ponselnya di atas meja lalu duduk di hadapan Seokjin

" pergi makan malam bersama appa dan temannya, bukankah sudah kuberitahu? "

Seokjin meletakkan sumpitnya " seorang temanku melihat oppa sedang bersama yeoja lain di Namsan Tower "

" setelah makan malam appa dan temannya terlibat pembicaraan bisnis yang membosankan dan teman appa membawa putrinya jadi ku ajak saja dia jalan, dia juga kelihatan bosan "

" jinjja? apa tidak terjadi sesuatu? "

Namjoon menatap Seokjin " aku tidak berbohong "

Seokjin kembali meraih sumpitnya " baguslah, aku khawatir oppa berselingkuh "

Namjoon terkekeh " aku punya malaikat dan aku ingin berselingkuh? Hanya namja tidak waras saja yang berselingkuh darimu dan aku waras "

Seokjin tersipu " arraseo, ala mini kita pergi nonton? Jungkook bercerita bahwa ada film baru yang akan diputar "

Namjoon mengangguk " as your wish princess "

.

Namjoon menemani Seokjin mengantri membeli popcorn sedangkan Jungkook dan Luhan pergi sebentar ke toilet

" Namjoon.. " panggil seorang namja

Namjoon berbalik dan tersenyum " Daehyun hyung, lama tidak bertemu "

Daehyun membalas senyuman Namjoon " bagaimana kabarmu? "

Seokjin menyikut Namjoon agar keluar dari antrian, yeoja bersurai marun sempat tersenyum pada pria yang dipanggil Daehyun hyung oleh Namjoon

" aku baik hyung, bagaimana bisnismu? Kudengar kau akan menjalin hubungan kerja dengan perusahaan otomotif Eropa? Kau hebat hyung "

" begitulah, proposal yang kuajukan diterima. Itu pacarmu? " Daehyun menunjuk Seokjin yang sedang memesan 4 dus popcorn

" nde, namanya Seokjin. Hyung kesini bersama siapa? "

" adikku, tapi dia sedang ke toilet. Akan kukenalkan padamu "

" Hoseok? "

Daehyunmenatap tidak percaya " bagaimana kau tahu? "

" kemarin malam aku makan malam bersamanya dan ahjussi, dia itu teman kelasku "

" jinjja? dia tidak pernah cerita. Aku lega dia sekelas denganmu, tolong jaga dia "

" nde hyung "

" oppa, oh Namjoon oppa " ujar Hoseok terkejut

" hai Seokkie "

" oppa mengenal Namjoon oppa? " tanya Hoseok pada Daehyun

Daehyun mengangguk " dia hoobae oppa saat SMP dulu "

Seokjin yang melihat kejadian itu menjadi emosi, Namjoon terlihat dekat sekali dengan Hoseok dan namja itu " ayo cepat, filmnya akan dimulai eh mana Namjoon? " tanya Jungkook

" lihatlah disana "

" aigoo.. yeoja itu masih berani mendekatinya? "Luhan terkejut. Seokjin berjalan mendekati Namjoon lalu menggandeng tangan Namjoon

" filmnya akan dimulai sayang "

" jinjja? Hyung aku pergi dulu, bye Seokkie "

Hoseok menatap kesal pada Seokjin, sangat jelas yeoja iblis itu ingin pamer kemesraannya bersama Namjoon. Hoseok mengumpat

.

TBC

RnR please ^.^