Wookehhhh luna berhasil nangis bongga N teriak teriak GJ kayak fangigirl kepanasan, liat cerita luna ada yang review apalagi ini kan fict pertama luna.. KYAAAAAA. Makasihhh *muach*

Cekidot ..

CHAPTER 2

MIRAJANE POV

"Maafkan aku Lisanna" batinku berkata dan mulai menjauhinya.

"Aku punya firasat buruk, apa jangan-jangan percobaanku tidak akan berhasil? " pikiranku pun melayang karena memikirkan prasangka firasat burukku ini, hingga tak sengaja aku…

BBUUKK

Merasa suatu benda keras yang menabrak ku, aku pun terduduk karenanya.

"Maafkan aku Mira!" katanya padaku

"T..tak apa levy!" kataku tanpa menatapnya,

END MIRAJANE POV. WELCOME LEVY POV

Apa yang sedang Mira cari?, batinku berkata melihat Mira yang sedang mengendap-ngendap#? di lantai.

"Ini salah ku, aku membaca buku sambil berjalan, dan tanpa sengaja menabrakmu, sekali lagi maafkan aku Mira" kataku untuk mengalihkan perbuatan Mira itu`

"Sudahku bilang, aku tidak apa-apa!" katanya padaku.

"Dia malah membentakku, tapii tak biasanya Mira seperti ini"

END LEVY POV. NORMAL POV

Merasa dihiraukan Levy pun segera mengambil bukunya yang terjatuh karena adegan tubrukan tadi

"Botol apa ini?" kata Levy, memegang botol biru pekat yang berisi cairan berbau almond yang mungkin terjatuh karena adegan tubrukan tadi dia jadi berada di bawah buku Levy

Mendengar kalimat Levy tersebut Mira langsung mengambil secara paksa barang miliknya dari tangan Levy. Sambil berlari kecil berusaha menjauhkan dirinya dari gadis berbadan kecil tersebut.

Tapi langkahnya diberhentikan oleh gadis itu.

"Tunggu Mira!, apa yang akan kau lakukan dengan ramuan itu Mira?!, bukankah itu 'mamoniac alm'? "

Seketika kaki Mira seakan lupa cara berdiri, dia langsung terduduk dan menunduk sambil terisak-isak

"Aku harus meracuninya, harus !"isak mira dengan suara yang bergetar.

"Siapa yang akan kau racuni Mira!?" ucap levy dengan nada yang dinaikkan

Mata mira pun menatap mata levy dengan tatapan kosong

"Lucy heartfilia!"

Seakan petir yang menggelegar dengan dahsyatnya di telinga levy, seseorang yang sangat baik dimata levy, seseorang yang telah ia anggap kakak selama ini ternyata mempunyai dendam kepada sahabatmya, yang sangat ia percayai selama ini.

Levy pun naik darah, dan tanpa sengaja

PLAAK

Sebuah tamparan yang bisa dibilang cukup keras itu mendarat dipipi kiri seorang mage take over tersebut

"Apa yang terjadi Mira?!, apa yang dilakukan Lu~chan sehingga kau berniat untuk meracuninya!"

Kali ini giliran Levy yang teduduk sambil nangis

"Levy chan gomen" hanya kata itu yang bisa dikatakan untuk meredam amarah levy

"Tapi kenapa Mira, kenapa.., kenapa harus Lu~chan , kenapa..?" amarah Levy memang sudah mereda, tapi apa daya ia tak sanggup memendung literan air mata yang akan dikeluarkannya karena mendengar seorang yang telah dianggapnya kakak akan meracuni sahabatnya sendiri

"Levy, berhentilah menangis a..aku akan menjelaskan alasan ku kenapa aku harus meracuni Lucy! "

Mata Mira menatap tajam sepasang mata nana indah itu

"Baiklah Mira aku akan mendengarkannya" ucap Levy dengan mata masih berkaca-kaca

"Kau mungkin beranggapan aku akan melakukan hal ini karena aku ingin balas dendam, tapi bukankah kau tahu? Dia tak pernah melakukan suatu hal yang pantas untuk aku dendam bukan?, dan mungkin kau juga tau dia merupakan pengganti Lisanna sebelum Lisanna ditemukan di Edolas!" jelas Mira

"Lalu, kenapa kau ingin meracuni Lu~chan dengan 'Mamoniac Alm'? "

"Ini bukan 'Mamoniac Alm' levy!"

LEVY POV

"Haah, itu bukan 'Mamoniac Alm'? tapi, kenapa berbau almond? " batinku berkata

"Aku tau kau merupakan gadis yang pintar, tapi kali ini prediksimu meleset, bahkan sangat, ramuan yang berbau Almond bukan hanya 'MA' saja kan? "kata Mira padaku sambil menaikkan salah satu alisnya.

Karena perkataannya aku jadi sedikit merona dan memasang wajah yang sengaja dibodoh bodohkan

"Lalu apa itu? " tanyaku dengan kepala miring 50%

"Ini hanya ramuan 'Changing Alm'!" katanya pada ku

"Tapi 'CA' juga termasuk salah satu dari 3 Evil Poition bukann!,ini terlalu bebahaya, bahkan sangat beresiko, dan kenapa?! " Tanyaku sedikit menaikkan nada suara ku ke fa

END LEVY POV. NORMAL POV

"Ne, Levy bukankah Natsu dan Lisanna sudah terlalu dekat, dan bagaimana kalau Lucy…"

.

.

.

.

.

.

Hening sesaat

"KKKYYYYYAAAAAAAAA, ide mu memang sangat bagus Mira!, tapi apakah ini akan membuatnya benar benar sadar!?" jerit Levy membahana dengan senyum yang sudah kembali merekah rekah

"Aku yakin, bahkan sangat yakin, persentase keberhasilanku ini dijamin 100%" kata Mira dengan mata berapi-api

"Kapan rencana ini kita laksanakan Mira ? " Tanya Levy

"Tentu saja secepatnya!" balas Mira

"Bagaimana kalau besok?"

"Sepertinya tidak!"

"Kenapa?"

"Untuk besok, bagaimana kalau kita pemanasan dulu?" kata Mira sambil menaikkan salah satu alisnya, menyunggingkan 'Evil Smirk' andalannya

"Seperti ini… psipsipsipsipsipsi.. " bisik Mira

"Kau benar juga Mira!" kata Levy dengan semangat

"Tapi, Levy walaupun tadi kunilang persentase keberhasilannya 100%, kurasa kita harus berjaga-jaga!, sebaiknya kau cari bahan penyusun dari 'CA' ini dan temukan penawarnya!" pinta Mira

"Yo kai !" kata Levy sambil hormat kepada Mira

KKREKK

Pintu dimana tempat sepasang wanita tadi ternyata di buka oleh seorang gadis berambut blonde yang diikat twintail, berpakaian baju putih biru dan rok mini berwarna coklat gelap itu

"Mira?, LEVY~CHAN?!" teriak gadis itu karena terkejut

Yang dipanggil malah lebih kaget

The duo yang tadi senyam senyum sekarang jadi diam memaku karena seseorang yang membuka pintu itu memanggil nama mereka

"LU~CHAN!"

"LUCY!"

"Kenapa dia/Lu~chan disini" secara serentak batin mereka berkata

Segera Mira menyembunyikan botol yang ada ditangannya tadi ke belakang punggungnya

"A… Lu~chan, k….kenapa kau kemari?" Tanya Levy gelagapan

"Ano…. aku hanya ingin mencari Mira " balas gadis bernama Lucy itu

"Ara… Lucy, kenapa kau mencariku?" kali ini giliran Mira yang bertanya

"Lisanna memanggilmu" balasnya lagi

"Hmm, katakan padanya aku akan kesana, sepertinya aku harus ke WC dulu"

"Ya, tentu saja" balasnya dengan senyumannya

Mira pun lari kalang kabut menjauhi ke dua temannya itu

Lucy pun hanya menatap kepergian Mira dengan mata yang berhasil menagkap ke anehan yang dibuat oleh ke dua temannya itu

MIRA PLACE

"Mira~nee! Tolong akuuuu!" kata Lisanna yang terlihat sedang kebanjiran pelanggan

"Ya…ya"

BACK TO LU – LE PLACE

"Ahhh.. . Lu~chan, apakah kau sudah membaca cerita 'Meltdown'? " Tanya Levy mengalihkan rasa curiga dari Lucy

"Meltdown?" Lucy malah jadi tambah bingung

"Yaa, cerita itu menceritakan seorang gadis asal Jerman yang telah jatuh cinta kepada seorang seiyuu terkenal di Jepang! " jelas Levy

"Siapa pengarangnya?" Tanya Lucy yang telah meredakan rasa curiganya kepada temannya itu

"Minako~chan Namikaze dan Sakurajima No Yama"

"Sepertinya aku belum m….."

Sepertinya dia tak akan pernah menyelesaikan kata katanya, dikarenakan sepasang tangan berukuran tidak besar itu menyeretnya secara pakasa untuk keluar ruangan tersebut

"Ya sudah, ayo kita beli bukunya!" ucap Levy

NATSU POV

"Lisanna terlalu sibuk!, AHH mana Luce?" batin si gila berambut pink berkata

#ehh author emangnya sejak kapan aku divonis gila #sejak kamu dilahirkan

.

KRREK

"Yo, Luce, ayo kita mengambil sebuah Request, ototku sudah terlalu tegang karena tidak mem-buakbikbuak seseorang Luce!" katanya sambil mempraktekkannya kepada #pacarnya?

"Gomen Natsu, sepertinya untuk saat ini aku tidak bisa, Levy~chan me… "

"HOIII,, FLAMED HEAD ,, APA YANG KAU LAKUKAN!"

"Luce kau curang!"

Merasa dihiraukan

BBUUK

JOTOSAN Gray Berhasil membuat sebuah telur tumbuh di kepala Natsu

"APA YANG KAU LAKUKAN ICE PRINCE"

"Itu KALIMATKU MOTION SICKNESS"

"DASAR PERVERT"

"AKU TIDAK PERVERT BAKA"

"AKU TIDAK BAKA BEGOO"

"AKU TIDAK BEGOO DA…" kalimat Gray tergantung

Mereka merasakan aura yang sangat sangat gelap, aura PEMBUNUH, tak perlu diberitahu ini tentu saja sebuah Death glare seorang wanita berambut scarlet panjang

"Apa kalian berencana untuk mengacaukan acara makanku dengan sura berisik kalian! " tanyanya lembut, tapi penuh dengan aura yang mencekam

"T..tentu saja tidak ERZA!, kami tadi hanya berdebat tentang masalah banjir di Jakarta saja ERZA! "

"Jakarta?"

"Ya, Jakarta adalah nama kota disebuah Negara yang diberi nama Indonesia, disana hampir setiap tahun kena banjir, jadi kami haya membicarakan itu tadi! "

"Hhehehe" tawa mereka #garing

"Alasan kalian ku terima" katanya sambil melahap sesendok chees cake yang manis itu

HUUHHFFTTT hembusan nafas yang begitu panjang dilakukan untuk merayakan kebebasan mereka

SKIP TIME

"Natsu ayo pulang, hari suadah malam" rengek Happy kepada sang Partner

"Tapi Lucy belum kembali" balasnya

"Mungkin Lucy sudah pulang ke Apartementnya Natsu! " kata Levy yang kebetulan belum pulang juga

"Ya mungkin kau benar,, yo Happy kita pulang! Mira aku pulang dulu yaaa"

"Hati-hati dijalan Natsu!"

Seperti dimakan oleh kegelapan Natsu dan Happy pun hilang dari pandangan ke dua temannya itu

Levy menghampiri Mira yang sedang mengelap sebuah gelas bir

"Kenapa kau belum pulang Levy? "

Levy menaikkann alisnya

"Jadi apa rencana kita untuk pemanasan besok?" kata Levy sambil mengeluarkan 'Evill smirh' miliknya

Hal yang sama juga dilakukan oleh Mira

Psispsipsipsipsispi.. bisik Mira pada Levy

.

.

.

.

.

"YOSSH, rencana sudah di susun" kata Mira

Mereka ber – tos ria sambil meneriakkan

" FIGHTING!"

TBC

Ammoniac Alm = MAgic aMONIAC (yang beraroma) ALMond

Hehehe,, terinspirasi dari Film Detective Conan, kalau ada aroma Almond di bibir mayat pasti Conan bilang kalau mayat iitu terbunuh karena minum racun Amoniac

Kalau Changing Alm itu asli karya asal – asalan Luna… hehe

MIND TO RnR MINNA