Chapter 2
" When I meet him"
Tiit...tiiit...tiiit..
Jam wekerku bunyi aku bangun dan matikanya lalu aku lihat kalenderku yang di sebelah aku... Astaga! Hari ini hari ulang tahun Edge! Aghh... Aku lupa karena kemarin shooting dan juga gara-gara perempuan sombong itu Clarista aku jadi kemarin malam mimpi buruk tentang aku di apain sama dia..m dasar perempuan genit!
Aku ga ada waktu untuk complain, aku harus segera ganti baju, makan dan ketemu Edge di bus stop...
Aku lari keras cepat sekali sampai sepatu copot berapa kali. Akhirnya aku sampai di tempat tujuan dan aku melihat Edge
" Edge!" Teriakku untuk dapat perhatian dia
" Elena! Yo!" Sapa dia
"*pant* aduh cepek bgt!" Kataku dengan kehabisan nafas
" Kamunya sich lari-lari" kata Edge
" Abis kalau ga telat, nanti kamu marah lagi" jawabku
"Hahaha ga akan kok, hari ini hari yang spesial" kata Edge
" Oh iya, Selamat Ulang Tahun!" Kataku
" Ternyata kamu ingat" kata Edge yang terharu
" Hahaha tentu saja dong, kamu kan temanku" kata Elena
" Hadiah mana?" Tanya Edge
" Nanti dong" kataku aku juga sekalian mau shopping
" Jangan-jangan lupa ya?" Tanya Edge
Oh no, mungkin dia tahu deh tapi aku ga bisa bilang sebenarnya kan? Atau bisa?
" Umm... Ketinggalan di rumah, nanti aja deh kasihnya bus udah mau datang" bohong aku
" Yah payah... Ya udah deh" kata Edge
Lalu bus datang dan kita berdua naik. Kita duduk di agak belakang dan selama perjalanan kami bicara banyak hal. Mau tahu Edge bicara apa? Stella! Yah Stella itu adalah aku. Stella adalah nama alias selama aku pakai untuk akting dan model. Tapi anehnya Edge ga tau kalau Stella aku. Yah iya kali aku kan pakai wig sama kontak lense pas jadi celebritis.
" Stella itu cantik banget! Dia benar-benar cewek tipeku banget!" Kata Edge
" Hahaha di dalam mimpimu kali, ga mungkin orang biasa jadian sama celebritis kecuali kamu seorang celebritis" kataku
Memang benar. Orang biasa mau jadian sama celebritis memang mustahil apa lagi Edge ga tau aku "Elena" itu adalah "Stella". Baguslah karena di dunia celebritis itu sebenarnya bahaya juga loh. Orang jahat bisa tangkap kamu atau minta banyak uang untuk sesuatu dengan menangkap seorang yang kamu kenal atau berharga... Benar-benar sedih.
" Aku dengar nanti dia akan main film sama Heiji Sakamoto. Pria dari Jepang" kata Edge
" Kenapa? Jealous ya?" Kataku
" Ga biasa aja" bohong Edge
" Ah masa, karena aku dengar kalau dia akan ciuman sama Heiji itu di film dan banyak bilang kalau mereka cocok berdua" kataku . Hehehe aku mau lihat gimana expresi Edge sama dia peduli atau ga kalau aku sama Heiji.
" Apa? Serious loh! Dimana kamu dengar itu?" Kata Edge dengan kaget dan marah
" Magazine" kataku tapi juga dari teman atau gossip
" Aku ga percaya! Iya memang benar
Kalau mereka cocok sekali" kata Edge dengan nada kecewa " Tapi ya sudah lah kalau Stella sama Heiji ya udah sana! Aku ga peduli!" Kata Edge
dengan kesal
Halilintar sember ke arah ku dan angin seperti tiup ke arah kita. Edge tidak peduli kalau aku sama Heiji. Kalau kita jadian? Padahal aku pikir dia akan bilang kalau dia ga setuju dan ga akan menyerah tapi... Aku salah. Mendengar itu hatiku jadi sakit dan ingin nangis.
" Hey kamu kenapa? Kok sedih gitu?" Tanya Edge dengan cemas
" Ga apa-apa" kataku
" Apa aku katakan sesuatu yang menyatimu?" Tanya Edge
" Ga kok" kataku sambil senyum biarpun pasti ketahuan karena masih ada air mata di mataku
" Hey sudah ya jangan menangis" kata Edge dengan lembut lalu dia maju kedepan dan hapus air mataku. Tentu saja aku malu dan kaget. Tapi aku juga senang karena dia peduli dan tanganya hangat sekali saat dia menyentuh wajahku. Aku ini ada-ada aja. Dia maksud kan Stella bukan aku. Edge juga ga tau kalau aku ini Stella.
" Aku cuman bercanda kok tentang Stella, pastilah aku complain kan udah aku bilang kalau dia tipeku" kata Edge dengan nada percaya diri
" Hahahaha iya deh, sana sama pacarmu" ejekku tapi juga pura-pura marah dan ignore
" Ah Elena aku cuman bercanda" kata Edge
"Masa?" Kataku dengan pura-pura ga percaya
" Iya jangan nangis dong" kata Edge dengan memohon
" Siapa juga mau nangis, iya aku tahu, aku cuman bercanda kok" kataku
" Ahh dasar" kata Edge
" Heheh maaf" kataku
Aku senang Edge bilang kalau Stella tipenya dia karena stella kan aku. Tapi aku sekali-sekali ingin dengar dia bilang kalau aku tipenya Edge juga. Karena Stella dan aku kan beda. Stella ya Stella seorang celebritis aku ya aku anak smp biasa biarpun orangnya sama( hahaha kaya Hannah Montana aja tapi ini beda). Lalu bus berhenti dan kita turun dan mencari teman kita yang sudah janjian hangout sama-sama.
" Elena disini" teriak seorang. Aku lihat ke arah suara itu dan melihat gadis bermabut emerald sama cowok bermabut pirang
" Flora! Brett!" Kataku
" Yo Brett" sapa Edge
" Hey lama banget kamu" kata Brett
" Maaf bus lama sich" kata Edge
"Gimana hari-harimu?" Tanya Flora
" Baik-baik aja" kataku
"Lalu shootingnya untuk film baru gimana?" Bisik Flora
" Berjalan lancar kok hanya saja kalau Clarista ga menganggu Heiji pasti lebih lancar" kataku dengan kesal
" Hahaha"
" Hei kalian bisik apa sich?" Tanya Edge
" Ga ada, rahasia perempuan aja" kataku
" Ya udah ayo cepat yang lain sudah tunggu" kata Brett
" Baik"
Lalu kita berempat pergi main bowling, nontob movie dan kita shopping. Di jalan Edge selalu tanya Brett kapan ulang tahunya dirayain dan siapa aja datang. Brett malah pura-pura ga dengar dan terkadang kalau dia tanya ada gangguan.. Hahaha kasihan deh. Dan akhirnya saatnya makan. Aku lapar sekali nih. Lalu kita ke suatu tempat yang sudah di reserve sama Na Astro Ranger lalu saat kami masuk dalam...
" Happy B'day!" Teriak yang lain
" Kalian... Jadi ingat ulang tahunku ?" Kata Edge dengan terharu
" Hahaha iya dong masa kamu ga sadar sich" kata Jo
" Ga mungkin kan kita lupa ulang tahun teman kita" kata Miller
" Dan ini sudah di atur sama Brett,Flora dan Elena termasuk yang pura-pura ga tau" kata Aria
Edge melihat kearah kami dengan muka kesel atau marah.
" Hi Edge" kataku
" Hi lagi!" Kata Edge dengan marah
" Jangan marah ini kan part of surprise" kata Flora
" Iya kita kan cuman bercanda" kata Brett
" Tapi tetap aja sakit tau, kamu juga Brett pura-pura ga dengar lagi" kata Edge dengan kesal
" Eh udah jangan bertengkar" kata Amanda
" Iya. Sekarang yang penting kamu kan ada disini" kata Aria
" Ayo kita udah siapin makanan" kata Mika
" Ayolah Edge" kataku dengan memohon dia
" Ah iya deh" kata Edge
Lalu kita semua rayain dengan meriah. Semua datang kecuali Maria. Seperti biasa dia sibuk dengan kasus. Aku tanya yang lain Maria mana. Kata mereka Edge ga mau ajak dia. Hooh ternya gitu toh. Edge masih anggao maria musuhnya. Dasar Edge! Dia benar-benar harus belajar jadi teman Maria. Maria sebenarnya baik kok. Di dalam pesta Aria nyanyi lagu dan Amanda nari. Kita ada di tempat karoake sebernarnya dekat mall kok. Lalu Edge diminta nyanyi sama Aria dan tama malu ya. Tapi akhirnya mau juga. Mau tahu nyanyi apa? Baby by justin Beber! Hahaha kocak abis! Aku sempet rekam dia! mau aku upload di youtube ga ya? Jangan deh kasihan. Aku dengarnya sampai ketawa dan nangis. Hahahaha ga tiba-tiba hpku bunyi...
Treet...treet...treet...
Aku check dan sms masuk. Aku buka ternyata dari manajerku. Katanya ada photo shoot dan shooting lagi -_-". Kenapa sekarang? Kenapa ga nanti? Ah kesal.
" Flora aku harus pergi ada shooting" bisikku
" Sekarang? Kan Edge lagi ulang tahun?" Kata Flora
"Aku tahu, tapi ini juga penting, gimana ya?" Kataku dengan bingung
" Hmm... Kalau ga kamu perginya nanti aja sebentar lagi kok" kata Flora
" Ok aku akan balas manajerku" kataku
Lalu aku balas dia dan bilang lagi ada acara lain. Tapi dia balas bilang kalau ini gawat darurat karena filmnya akan di kasih ke director 3 hari lagi! Aku dengar saja udah pusing pikirinya dan udah mau pingsang! 3 hari lagi! Sebentar banget! Hah mau ga mau aku harus pergi kan? Ini kan pekerjaanku, hey siapa bilang jadi celebritis itu gampang ya
" Flora aku benar-benar harus pergi. Manajerku marah-marah nih" kataku
" Aduh gimana ya?" Kata Flora dengan bingung
" Brett, Elena harus pergi ada urusan keluarga" bisik Flora
" Lagi? Bukanya udah selesai?" Tanya Brett ke aku
" Ga tau tiba-tiba mendadak" kataku
" Oh ya udah kalau gitu" kata Brett " hey Edge sini" panggil Edge yang baru turun dari stage abis nyanyi.
" Ada apa?" Tanya Edge dengan heran
" Elena, pacarmu tuh mau pergi ada urusan keluarga" kata Brett sambil menunjuk aku
"Aku bukan pacarnya dia, kita belun jadian kok" kataku biarpun aku mau sich
" Iya kita belum kok, loh kok ada lagi? Bukanya selesai" kata Edge
" Ga tau ayahku sms aku" kataku
" Oh baiklah, kalau gitu bye" kata Edge
" Iya bye! Have fun in ur b'day!" Kataku sambil ambil tas dan menuju keluar
" Loh Elena mau pergi?" Tanya Miller
" Iya biasalah" kata Aria
" Sudah ayo lanjutin acaranuya" kata Flora
" Sip siapa yang mau nyanyi?" Kata Edge
Aku keluar dari mall dan langsung menuju ke studio. Sampai studio aku langsung ganti baju dan pakai wig dan kontak lense lalu manajerku tarik aku dan bawa ke tempat photo shoot...
Click...click...click...
" Stella kasih lebih expresi" kata orang photo itu
Click...click...click...
"Mau lebih expresi? Baiklah aku akan kasih kamu." Kataku di dalam hati
" Bagus sekali!" Kata photographer itu
* after schooting*
Capek sekali. Badanku pegal semua. Hari ini bukan hari yang beruntung aku jalan pulang rumah. Hari ini supirku ga dateng karena dia ada masalah keluarga jadi aku terpkas jalan kaki pulang. Aku lupa lagi ganti penampilamn. Apa ga apa-apa ya aku pergi kaya gini? Ah sudahlah aku kan pakai kacamata hitam? Eh iya aku mau ke toko cd dulu deh. Hehehe aku mau beli sesuatu dan sekalian ke mall shopping untuk hadiah Edge.
Di dalam perjalanan aku sedang sms teman-teman ku lalu langkahku di hentikan karena aku dengar suara jeritan orang yang kedengeranya sedang melihat sesuatu dan senang sekali. Aku melihat ke arah suara itu. Dan mau tahu apa yang aku lihat? Edge! Dia sedang main roller skate dan lagi gaya! Gaya keren sekali!
" HEAH! Kata Edge yang baru lompat dan turun lagi
" Ayo Edge! Kamu pasti bisa!" Kata temanya
" Baiklah! Ini gayaku yang baru!" Kata Edge.
Aku copt kacamata hitamku biar lebih dia naik ketas dan lompat. Lompatnya tinggi sekali dan dia berputar-putar di langit seperti ga ada gravity di bawah dan bisa melayang dan melakukan tubuh mu secara keinginanmu! Hebat!
" Heah! Selesai" kata Edge baru turun dan hentikan permainanya
" Hebat! Hebat!" Sorak para penonton disana
Lalu aku melihat Brett dan lainya juga ada di situ melihat Edge.
" Dasar Edge selalu aja" kata Brett dengan melipat tanganya
" Hahaha biasa kan untuk Edge" kata jo
" Pertandinganya kan sebentar lagi wajar dia harus siap-siap" kata Miller
" Edge ayo pulang!" Teriak Brett
" Iya tunggu sebentar aku mau lakukan satu kali lagi" jawab Edge
" Dasar Edge" kata Brett
Lalu Edge melakukan satu lagi tapi tiba-tiba matanya melihat ke aku dan begitu melihat ke aku wajahnya kaget sekali dan karena itu dia ga konsentrasi lalu pas mau keatasnya dia tiba-tiba kepeleset dan jatuh.
" Woah! Woah!" Kata Edge sambil menaruh kaki kananya di atas dan buka dua tanganya untuk balance
" Edge awas!" Kata Brett
" Edge!" Kata jo dengan panik
Terlambat Edge udah jatuh.
" Ouch!" Teriak Edge kesakitan
Lalu aku cepat-cepat pergi biar ga ketahuan ada aku. Aku ga mau orang tau itu salah aku dan apalagi aku penampilanya Stella!
* Edge scene*
" Hey Edge kamu ga apa-apa kan?" Tanya Brett
" Iya aku ga apa-apa" kata Edge dengan kesakitan
" Tadi kamu kenapa berhenti?" Tanya Teman Edge
" Tadi aku lihat Stella melihatku gaya di dekat pintu sana!" Kata Edge sambil menunjuk
" Hah? Stella? Mana?" Kata temanya dengan kaget
" Kamu mimpi kali!" Kata teman satunya lagi
" Iya kamu kan selalu bicara tentang Stella ke kita" kata temanya yang pertama
" Iya maaf" kata Edge
" Tapi perasaan aku benar-benar lihat dia deh" kata Edge di dalam hati.
" Baiklah cukup sampai sini, ayo pulang" kata Brett
"Baik" kata Edge
Lalu Edge dan lainya pulang.
* back to me*
Aku lari secepat mungkin biar mereka ga bisa kejar aku. Untuk jaga-jaga aja. Untunglah saat aku lihat ke belakang kelihatanya mereka ga kejar-kejar aku. *fiuh* legahnya aku. Lalu aku lanjutkan perjalananku. Aku sampai di toko cd yang aku paling suka! Melihat toko cd ini aku jadi teringat saat Edge menolong aku ambil cd yang aku mau. Dia benar anak yang baik. Aku perlahan-lahan aku ke rak-rak mencari cd yang aku mau. Lalu aku sampai ke rak yang ada cd aku cari.
* flashback*
" Aduh ga sampai, terlalu tinggi" kataku yang sedang berusaha ambil buku di atas rak.
" Kalau aku pakai higheels pasti bisa, tapi cuman aku ga lagi pakai nih" kataku dengan kesal
Waktu itu aku pergi ke toko ini setelah pulang sekolah dan abis shooting. Karena aku dengar ada cd baru yang bagus dari temanku yah jadi aku kesini.
" Hey Edge ayo ke sini"
" Iya tunggu sebentar"
Aku mendengar gerombongan laki-laki bicara. Tapi aku cuek aja ga ada urusanku.
" Hey Edge aku dengar kalau akan ada film baru loh" kata salah satu laki-laki itu
" Iya dan toko utamanya Stella, actress idola kamu tuh" kata teman satu laginya
" Iya aku juga tau kok dengar dari berita" kata Edge
" Hey kita hari ini pesta yuk"
" Eh boleh-boleh"
" Mau makan dimana ya?"
" Bingung juga sich sebenarnya... Edge mau makan dimana?"
" Hey Edge kau dengar aku ga?" Tanya teman itu
Karena tidak ada jawaban temanuya Edge melihat kebelakang. Lalu mereka lihat Edge sedang bengong dan melihat sesuatu... Lalu setelah berapa detik Edge jalan ke arah lain. Temanya bingung dan heran jadi mereka ikuti Edge lalu mereka melihat ada perempuan cantik berambut emas sedang mau ambil cd di atas rak dan Edge menuju ke perempuan itu( narrator speaking ini scene lain)
" Sedikit lagi" kataku
Lalu aku melihat tangan ambil cd yang aku mau.
" Ini cdnya"
Aku melihat kearah suara itu dan melihat laki-laki bermabut merah, cool dan tampan
" Eh makasih" kataku
" Kamu sendirian?" Tanya laki-laki itu
" Iya" kataku
Tiba-tiba aku mendengar suara
" Heu Edge perempuanya cantik loh"
Aku melihat 2 laki-laki yang di belakang Edge. Ternyata itu teman-teman Edge.
" Ah berisik kau!" kata Edge
" Hey nama mu siapa?" Tanya salah satu temanya
" Aku? Elena Star" kata Elena
" Punua pacar ga" tanya temanya
" Ah... Itu..."
Tiba-tiba Edge memotong bicaraan mereka
"Hey! Ngapain kamu bicara sama dia, aku ketemu dia duluan tau!" Kata Edge bisik ke temanya Jacob
" Cieh kamu suka dia ya?" Tanya Jacob
" Ah ga, siapa bilang!"
"Hahaha"
" Eh Edge maaf aku harus pergi ada janji" kata teman satu laginya Christopher
"Ah aku juga ada les" kata Jacob yang berbohong
" Selamat bersenang-senang dengan dia ya" bisik Jacob di kuping Edge
" Tunggu dulu..." Kata Edge tapi terlambat mereka udah pergi
" Mereka kenapa ya?" Tanya aku dengan heran
" Ah ga apa-apa, mau aku bantu bawa?" Kaya Edge
" Benaran? Boleh kalau mau" kata aku
Lalu kita berdua banyak bicata dan saling tukar handphone dan setelah itu kita bayar dan aku ditemanin pulang...
* back to reality*
Aku senang bisa ketemu Edge. Edge orangnya baik biarpun suka main sama cewek atau hangout sama mereka tapi dia baik kok. Berkat Flora yang kenal salah satu teman Edge di NASA( Brett) aku bisa kenal dia lebih apa lagi saat di hari Flora dan Brett kencan dan di hari kita semua camping dan aku,edge dan Aria ke mall. Ingat ga? Aku kan kesasar gara-gara Edge yang salah pilih jalan...hahahaha... Berkat itu juga aku punya waktu berdua sama Edge...yah kalau saja Aria ga ganggu kita...
Setelah aku ke toko cd aku mampir ke mall dan beli hadiah untuk Edge. Aku di mall sekitar 2 atau 3 jam. Tapi anehnya loh orang-orang ga sadar aku di sana. Padahal aku cuman pakai kacamata. Ga ketahuan apa? Ya sudah lah... Lalu aku pulang ke rumah dan ganti baju dan copot wig dan kontak lense ku. Karena capek aku duduk di sofa dan buka tv. Hari ini ada film muncul. Mau tahu filmnya? Yah itu film aku main tapi ini cuman spoiler atau trailer aja. Tapi cukup panjang kok seklaina ada interview sama papprazi. Aku sedang duduk sambil makan popcorn lalu tiba-tiba hp ku bunyi...
" Halo?" Jawabku
" Hey Elena!" Kata Edge
" Hey Edge!" Kataku
" Nonton film Stella yang baru ga?" Tanya Edge
" Hahahaha aku lagi nonton sekarang" jawabku
" Sungguh? Aku juga? Gimana menurutmu ? Filmnya pasti bagus kan?" Tanya Edge dengan senang
" Iya pasti" kaktaku
Yah pastilah kalau ga aku bisa nangis deh...
" Stella itu cantik..." Kata Edge
" Aduh Edge Stella melulu bicaranya, sana pergi main atau apa gitu" kataku
" Ga bisa" kata Edge
" Kenapa?" Tanya ku
" Aku tadi main roller skate jatuh, jadi kakiku terluka dan kepala ku sakit" kata Edge " ouch masih sakit nih"
Oooopsss... Aku lupa loh soal itu. Ah! Gimana nih Edge sakit gara-gara aku! Rasanya nyesel deh...
" Jadi kamu baik-baik aja kan?" Tanya aku dengan cemas
" Ga usah cemas kok aku baik-baik aja" kata Edge
" Besok bisa sekolah?" Tanya aku
" Ga, besok aku bolos karena cedera aku" kata Edge
" Hahahhaaha aku juga dimarahin Brett habis-habisan karena besok aku bolos latihan untuk Mini4wd, baguslah aku juga butuh istirahat" kata Edge dengan tenang
Aduuh ini benar-benar salahku. Gara-gara aku Edge dimarahin Brett dan bolos sekolah besok... Padahal aku mau kasih hadiah besok T_T. Mau nangis rasanya...
" Hey Elena kamu disana kan?" Tanya Edge
" Ah iya" kataku
" Oh ok"
" Eh udah dulu ya, aku mau kerjain pr" kataku
" Oh ok baiklah, goodnight" kata Edge
" Goodnight" kataku
Lalu handphone mati. Aku hanya duduk diam di sofa sambil memikirkan jalan untul tebus dosaku... Tv aku belum matiin, masih nyala tapi acara udah selesai... Aku disana berpikir untuk menghibur Edge.
Lalu... Akhirnya aku dapat ide! Besok aku akan ke tempat dia sekalian kasih kado dan aku akan bolos sekolah juga dan hibur Edge... Hihihi pasti seru... Ok saatnya tidur udah malam... Goodnight!
Author's note: hahahaha aku ga bisa berhenti bayangin kalau Edge nyanyi baby by justin beber. Pasti lucu banget dan kocak abis! Oh ya di flashback ada aku yang ceritain kejadiannya dan Elena yang juga ceritain kejadianya jadi jangan bingung ya kalau ada kata "aku" atau yang berhubungan Elena lagi bicara artinya Elena ceritain... R and R
