Title : I Love You

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin and Others

Genre : Romance, Drama

Rate : T to M

Warning : Boys Love, Yaoi, Typo(s)


CHAPTER 2

"Yah Sungminnie sebentar lagi Ulang Tahun Sekolah kita. Kudengar para Osis membuat acara untuk Ulang Tahun kali ini" saat ini Sungmin sudah sampai di kelasnya beberapa menit yang lalu dan sekarang keadaan sedikit gaduh karena Guru yang tidak masuk

"Acara? Kau tau darimana?"

Ryeowook menepuk jidatnya "Apa kau tidak tahu kalau seluruh murid membicarakan ini. Makanya jangan hanya bermesraan dengan Kyuhyun. Apa namja itu telah mengalihkan duniamu Min?" Tanya Ryeowook

"Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Kyuhyun. Mungkin karena aku terlalu sibuk latihan untuk Kejuaraan antar sekolah. Memangnya mereka mengadakan acara apa?"

"Yang kutahu Menyanyi, Menari, berpuisi dan masih banyak lagi. Eunhyuk juga ikut dalam acara itu tapi dia memilih menari. Kenapa kau tidak ikut saja dengan Kyuhyun. Katanya mereka juga menyediakan hadiah bagi para pemenang"

Sungmin menggeleng "Kyuhyun saja. aku tidak terlalu bisa menyanyi Wook" ujarnya

"Yaissh jangan menyerah sebelum bertindak Lee Sungmin. Kau bahkan belum mencoba. Kyuhyun pasti akan senang kalau kau mau ikut serta. Ayolah, kapan lagi kita melihat seorang Lee Sungmin bernyanyi diatas panggung bersama pujaan hatinya" Goda Ryeowook

"Hentikan Wook. Aku malu" cicit Sungmin

"Eyy kurasa tidak ada salah nya kau ikut. Pendaftarannya juga hampir habis karena deadline nya hari Kamis nanti"

"Lalu menurutmu aku harus bagaimana?" Tanya Sungmin dengan polosnya

"Astaga Lee Sungmin tentu saja kau harus mengajak Kyuhyun. Kalian pasti akan jadi pasangan yang serasi. Aku janji kalau ikut serta, aku akan jadi penonton paling depan untuk melihat mu"

Sungmin menatap sekilas kearah Kyuhyun. Sebenarnya yang ditawarkan oleh Ryeowook barusan tidak ada salahnya. Lagipula mereka sudah kelas tiga. Anggap saja ini sebagai kenangan mereka nantinya. Sungmin kembali berbalik menatap Wajah namja Kim itu

"Kau bilang Deadline nya hari kamis bukan?"

"Eumm" Ujar Ryeowook setengah mengangguk

"Nanti aku akan mencoba mengajak Kyuhyun. Barangkali saja dia mau. Tapi sebenarnya aku cukup tidak yakin untuk tampil di depan banyak orang"

Ryeowook menepuk bahu Sungmin "Hei Anggap saja seperti kau sedang melakukan pertandingan Martial Arts yang biasanya kau lakukan. Jadi cukup yakinkan hatimu saja Sungmin-ah" Ucapnya dengan menenangkan hati sahabatnya itu

"Huh Baiklah. Tapi apa kau yakin aku bisa"

"Tentu. Karena aku percaya pada dirimu" Ujar Ryeowook dengan meyakinkan Sungmin

"Baiklah nanti aku akan mencoba"

Ryeowook tersenyum senang "Itu baru yang namanya Lee Sungmin. Sahabatku yang tidak pantang menyerah"

.

.

.

"Kyu…" Panggil Sungmin

Kyuhyun mendongakkan kepalanya yang tadi nya sedang membaca buku. Saat ini mereka berdua sedang berada di Kantin sekolah

"Ryeowook bilang para Osis akan mengadakan acara untuk Ulang Tahun sekolah. Dan mereka mengadakan berbagai macam acara dari Menari, Menyanyi dan lain-lain"

"Lalu"

Sungmin sedikit menggaruk tengkuk nya. Tiba-tiba saja lidah nya kelu. Tapi mengingat ucapan Ryeowook barusan membuat dirinya kembali yakin

"Aku ingin ikut serta. Tetapi aku bingung karena aku tidak memiliki pasangan berduet untuk bernyanyi Kyu. Bagaimana ini?" Sungmin mencoba memasang wajah memelas di hadapan Kyuhyun. Mungkin saja dengan ini Kyuhyun mau

"Kalau tidak ada kau bisa bernyanyi denganku Min. Aku akan jadi pasangan duetmu nanti"

BINGO

Sungmin tersenyum lebar. Benar bukan. Kyuhyun pasti akan mau karena namja itu tidak mungkin menolaknya

"Kau yakin Kyu? Apa tidak masalah"

"Tentu saja tidak. Untuk seorang Lee Sungmin, Cho Kyuhyun pasti akan mengabulkannya. Kau tenang saja"

Sungmin menubruk tubuh jangkung Pemuda itu "Terima kasih Kyu. Kau memang selalu yang terbaik" ucapnya dengan nada tulus

"Lalu kapan kau akan mendaftar?"

"Bagaimana kalau sekarang. Ryeowook bilang Deadline nya hari Kamis nanti"

"Sebaiknya kita cepat kesana"

Kedua namja itu melangkah keluar meninggalkan Kantin menuju ruang pendaftaran. Kini mereka berdua telah sampai di ruang pendaftaran. Dengan gugup Sungmin membuka pelan pintu itu dan langsung di sambut Oleh sang Ketua Osis, Choi Siwon

"Ada yang bisa saya bantu untuk Namja manis dan Namja tampan di hadapan saya ini"

Sungmin melangkah ke depan "Kami berdua ingin mendaftar untuk acar Ulang Tahun sekolah. Apa masih bisa?"

Siwon tersenyum memperlihatkan dimple nya "Tentu saja. Biar saya panggilkan Wakil ketua dulu" Siwon berteriak memanggil seorang namja. Dari bilik sebuah kain muncul seorang namja dengan postur badan yang tidak terlalu pendek dan juga berkacamata

"Ada apa Siwon-ah"

Siwon menatap Kyuhyun dan Sungmin "Kedua namja ini ingin mendaftar di acara Ulang Tahun sekolah Kibum-ah. Sebaiknya kau ambil lembaran pendaftaran untuk mereka"

Namja bernama Kibum tadi berjalan menuju sebuah lemari Kayu yang tidak terlalu tinggi itu. Di tangannya terdapat sebuah Map biru untuk kemudian mengeluarkan sebuah lembaran kertas

"Silahkan isi disini. Tapi kalau boleh saya tahu kalian ingin ikut dalam bidang apa?" Tanya Kibum Sopan

"Dalam bidang bernyanyi. Apa boleh kami berduet"

Siwon tersenyum lagi "Tentu saja bisa. Di lembaran itu isi nama kalian berdua dan jangan lupa untuk tanda tangan nya. Oke"

Sungmin dan Kyuhyun mengangguk. Kedua namja itu mulai mengisi lembaran pendaftaran yang di berikan oleh Kibum. Setelah selesai, Sungmin menyerahkan kembali lembaran itu pada Siwon

"Jadi kalian Kyuhyun dan Sungmin itu?" Tanya Siwon

Kyuhyun dan Sungmin saling berhadapan. Darimana Ketua Osis yang bernama Choi Siwon ini bisa kenal dengan mereka. Bahkan untuk bertemu saja jarang karena Siwon terkenal akan kesibukannya sebagai ketua osis

"Kalian berdua jangan memasang wajah bodoh seperti itu" Suara Siwon menyentak alam pikiran Kyuhyun dan Sungmin "Tentu saja aku mengenal kalian berdua. Karena kalian terkenal akan prestasi masing-masing. Aku mengenal Kyuhyun karena dia berprestasi di bidang Matematika. Aku juga mengenal Sungmin karena dia juga berprestasi di bidang Olahraga terutama Martial Arts. Aku benar bukan?"

"Ten—tu saja" ucap Kyuhyun sedikit tergagap

Namja Choi itu tertawa renyah "Jangan bersikap gugup seperti itu. Kita semua disini teman. Dan kuharap kalian tidak bersikap formal padaku dan juga Kibum" Ucap nya dengan senyum tulus

"Ne. kalau begitu kami permisi keluar. Terima kasih Siwon dan Kibum" Ujar KyuMin berbarengan

"Sama-sama"

Kedua namja berbeda postur tubuh itu keluar dari ruangan pendaftaran. Sedikit menghela nafas ketika urusan sudah selesai

"Lagu apa yang harus kita nyanyikan Kyu" Tanya Sungmin. Kedua namja itu berjalan beriringan menuju kelas mereka sekarang

"Terserah dirimu saja Min. Aku ikut saja"

Pemuda Lee itu merengut "Isshh kita harus menentukannya berdua Kyu. Jangan hanya diriku saja. Aku takut kalau kita nantinya tidak Kompak"

"Eumm biar kupikirkan dulu. Bagaimana?"

"Baiklah. Tapi jangan lama. Agar kita bisa berlatih"

"Siap Boss"

.

.

.

Malam harinya Sungmin terus berkutat pada beberapa buku lagu yang baru saja di belinya di toko buku. Namja mungil itu sungguh bingung lagu apa yang harus mereka bawakan pada saat Ulang Tahun sekolah mereka nanti.

TOK TOK

Sungmin tersentak dari acaranya mencari Lagu tadi. Pemuda Aegyo itu turun dari ranjang King Size nya untuk membuka pintu kamarnya yang tadi terketuk

"Ehh Umma. Ada apa?" Tanya Sungmin sesaat setelah membuka pintu kamar

"Ada Kyuhyun di depan. Dia bilang ingin bertemu denganmu"

Sungmin mengerutkan dahinya. Malam-malam seperti ini Kyuhyun datang bertamu meski memang masih Jam 9 dan Kyuhyun juga tetangganya. Tidak masalah memang. Hanya saja kelihatan penting sepertinya

"Kenapa melamun di tempat Min. Cepat temui dia. Kasian Kyuhyun kalau menunggu terlalu lama" Tanpa menjawab Sungmin langsung melesat ke bawah. Dari atas tangga dia melihat Kyuhyun sedang duduk dengan tenang nya di Kursi tamu

"Hai Kyu. Tumben kemari"

Kyuhyun tersenyum dan mengisyaratkan Sungmin untuk duduk di sampingnya

"Apa kau sudah menemukan lagu untuk pementasan kita nanti"

Sungmin menggeleng "Aku belum mendapat lagu yang pas untuk kita duet nanti Kyu. Bagaimana ini" Ujar Sungmin dengan wajah sedihnya

Kyuhyun sudah hampir tertawa melihat wajah frustasi namja mungil itu. Tapi sebisa mungkin di tahannya karena dia tidak ingin merusak mood Pemuda yang ahli dalam Gwiyomi tersebut

"Jangan bersedih seperti itu Min. Aku sudah mendapatkan lagu yang pas untuk kita berduet nanti"

Sungmin menatap Kyuhyun "Kau serius? Kukira kau tidak akan ikut membantuku dalam mencarinya"

"Hei siapa yang bilang kalau Cho Kyuhyun tidak membantu. Tentu saja aku akan membantumu. Kau tidak usah cemas Sungmin Chagi"

"Isshh. Kalau boleh tahu judul lagunya apa?"

"Because Of Love. Aku pernah mendengar lagu itu di radio dan juga pernah dinyanyikan oleh dua orang tapi musik nya menggunak gitar. Apa kau bisa?"

Sungmin berpikir sebentar. Dia memang belum pernah mendengar lagu ini sebelumnya. Tapi demi pentas nanti pemuda itu harus berusaha agar bisa

"Aku akan mencobanya Kyu. Kau bisa mengunduhkan lagu itu untukku tidak?"

Kyuhyun mengacak surai namja dihadapannya lembut "Anything for you Chagiya. Kau bisa mendapatkan lagu itu besok"

"Terima Kasih Kyuhyun" Sungmin langsung memeluk tubuh Kyuhyun erat yang tentu saja diterima dengan senang hati oleh namja bertubuh jangkung itu

.

.

.

"Min kudengar dari Ryeowook kau dan Kyuhyun ikut serta dalam acara Ulang Tahun sekolah" Sungmin baru saja sampau di dalam kelasnya namun Sahabatnya Eunhyuk sudah mencerca nya dengan pertanyaan. Sungmin bernafas sebentar sebelum menjawab pertanyaan Eunhyuk

"Iya. Dan kami juga akan berduet Hyuk"

Namja dengan Senyum gummy smile nya itu membulatkan mata "Serius? Aku mengira kau tidak akan ikut Min. Karena yang kutahu setiap acara Ulang Tahun sekolah kau tidak akan mau berpatisipasi. Dan sekarang, kau sedang tidak salah minum obat bukan" ucapnya tanpa dosa

Sungmin menyentil dahi Eunhyuk "Yah! Tidak ada salahnya juga aku ikut. Lagipula aku ingin membuat moment yang berkesan sebelum lulus dari sekolah ini Lee Hyukjae"

Dari kejauhan Ryeowook berlari menuju bangkunya dan Sungmin. Namja bersuara cempreng itu terengah-engah karena berlari cepat "Min...gawat Min"

"Apanya yang gawat Wook?" Tanya Eunhyuk

Ryeowook menunjuk pintu ruang kelas mereka. Sungmin dan Eunhyuk mengikuti arah pandang Ryeowook. Dari bangku, Sungmin melihat Seohyun sedang berjalan kearahnya dengan wajah memerah

"Hei Lee Sungmin sialan bisa-bisanya kau mengajak Kyuhyun berduet. Yang harus nya berduet dengan Kyuhyun itu aku. Karena suara kami sama-sama bagus"

Sungmin mengerenyitkan dahinya. Kenapa rubah betina ini selalu mencari masalah pada nya. Padahal Sungmin tidak pernah menganggu kehidupan apalagi menyentuh yeoja ini. Sekarang yeoja ini malah datang ke kelasnya dan marah-marah tidak jelas

"Jangan marah-marah di pagi hari Seo JooHyun. Aku pernah membaca itu bisa membuat otot wajahmu kendur" Ucap Eunhyuk cuek

"Yah! Aku tidak berbicara denganmu kurus. Aku sedang berbicara dengan temanmu yang centil ini. Dia sudah mengambil Kyuhyunku"

Eunhyuk berdiri dari duduknya "Yang mengambil Kyuhyun dari Sungmin itu kau nenek lampir. Harusnya kau itu berkaca pada dirimu sendiri"

Seohyun sudah hampir menampar pipi Eunhyuk sebelum sebuah tangan menahan lengannya

"Aku tidak menyuruhmu untuk mencari keributan di kelasku Seohyun-ssi" Sebuah suara dingin terdengar di belakang tubuh Seohyun. Dengan gugup dia berbalik kebelakang. Seohyun menelan salivanya gugup saat melihat wajah datar dan dingin Kyuhyun. Dia juga melihat Donghae dengan wajah marahnya juga Yesung yang hanya menatap datar mereka

"Kyuhyun..."

"Keluar"

"Aa—ku bisa jelaskan" Ucap Seohyun tergagap

"Keluar sekarang. Aku bisa saja menyakitimu meski kau perempuan sekalipun" Ancam Kyuhyun

Mendadak suasana yang tadi nya ribut menjadi hening. Seluruh murid menyaksikan adegan tersebut

"Kyuhyun..."

"Apa kau tuli. Cepat Keluar. Donghae Hyung seret dia keluar"

Tanpa menjawab Kyuhyun Donghae langsung saja mencengkram erat lengan Seohyun. Namja ikan itu dendam karena kekasihnya hampir saja dipukul oleh yeoja itu

"Beruntung tadi kau berhadapan dengan Kyuhyun karena tadi dia menahanku. Kalau tidak pipimu mungkin akan babak belur" Ucap Donghae dingin. Tidak lupa namja itu menutup pintu kelasnya agar Seohyun tidak masuk

"Kau baik-baik saja Chagi?" tanya Donghae saat sudah di hadapan Eunhyuk

"Aku baik-baik saja"

"Lain kali jangan hiraukan ucapan Seohyun. Dia memang seperti itu" peringat Kyuhyun

Sungmin, Haehyuk dan Yewook langsung menganggukkan kepala mereka.

"Dia tidak menyakitimu kan Min?" Haehyuk dan Yewook hampir tertawa melihat wajah khawatir Kyuhyun. Apalagi ini menyangkut Sungmin

"Tidak. Tapi aku sebal saat dia menyebutku 'Sialan'. Ingin sekali aku mencakar mulutnya itu" Ucap Sungmin berapi-api

"Yang penting dia sudah kubereskan. Sebaiknya kita semua duduk karena sebentar lagi bel berbunyi" Ujar Kyuhyun pada semua teman-temannya

.

.

.

Sungmin dan Kyuhyun berlatih keras. Terbukti saat ini mereka sedang berada di Taman belakang rumah Sungmin. Pemuda Lee itu memainkan dengan apik gitar dari music yang sedang berbunyi itu dan Kyuhyun menyimak dengan seksama. Keseriusan terpancar dari wajah kedua anak adam itu.

"Bagaimana Min? Apa kau bisa memainkannnya?"

Sungmin mengangguk "Yap. Aku juga sudah menghapal not dari lagu ini. Sepertinya kita harus berlatih sekarang Kyu" Ujarnya

Suara Kyuhyun terdengar merdu ketika menyanyikan lagu itu apalagi ditambah dengan suara tenor milik Sungmin. Sesekali ketika menyanyi kedua namja itu melempar senyum satu sama lain. Tak terasa hari sudah menjelang Sore, Karena saking asyiknya berlatih

"Hari ini kita cukupkan dulu berlatihnya. Masih ada 3 hari lagi"

"Iya. Dan tenggorokan ku juga terasa kering terlalu banyak bernyanyi" keluh Sungmin

Tawa Kyuhyun langsung meledak. Kenapa namja dihadapannya ini selalu berkata polos dengan wajah seimut itu. Tangan Kyuhyun sudah sangat gemas ingin mencubit pipi gembul putih itu atau paling tidak mengigitnya keras

"Yah Kyu apa yang kau tertawakan"

"Kenapa dari tadi kau tidak minum Min. bukankah disampingmu ada air" Tunjuk Kyuhyun pada segelas Jus Jeruk di samping Sungmin

"Aku hanya tidak ingin suaraku terganggu karena meminum air Kyu"

Kyuhyun menepuk jidatnya "Astaga Lee Sungmin. Meminum air tidak akan merusak suaramu. Kalau kau tidak Minum suaramu akan jelek bahkan terdengar serak" Sungmin hanya bisa menyengir mendengar penjelasan Kyuhyun tadi.

Suasana pun kembali hening. Sungmin sangat menikmati semilir angin sore menerpa wajahnya sedangkan Kyuhyun menikmati melihat wajah Sungmin dari samping. Wajah itu terlihat manis dan terkesan cantik untuk seukuran namja

"Kau Cantik Min" guman Kyuhyun

Sungmin mengalihkan pandangannya ke samping. Namja itu melihat Kyuhyun menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. Sungmin pun tidak bisa membaca apa yang sedang Kyuhyun pikirkan

"Kenapa aku bisa bertemu dengan namja seindah dirimu Min" Ujarnya lagi tanpa sadar. Pemuda bertubuh mungil itu mengerutkan dahinya saat tidak mengerti apa yang sedang Kyuhyun bicarakan. Kerutan itu semakin bertambah karena Kyuhyun mendekatkan tubuhnya kearah dirinya. Sungmin mati-matian menahan detak jantungnya sendiri saat deru nafas Kyuhyun menyapu wajahnya. Sungmin sudah memejamkan mata dan

"Kyuhyun, Sungmin" Teriak seorang yeoja dari dalam rumah

Sontak KyuMin membuka kedua mata mereka. Rasa canggung terlihat dari wajah keduanya

"Rupanya kalian disini. Apa yang sedang kalian lakukan?" Tanya Leeteuk dihadapan Sungmin dan Kyuhyun

Leeteuk terperangah "Kau juga ikut serta dalam acara Ulang tahun sekolah mu Min?" tanya Leeteuk tidak percaya. Pasalnya dia tahu kalau putra semata wayangnya itu paling tidak suka ikut acara seperti itu

"Iya Umma hehehe" Cengir Sungmin. Leeteuk menatap Kyuhyun "Dan kau juga ikut Kyu?"

"Tentu Ahjumma. Kami akan berduet nanti. Kalau bisa Ahjumma dan Umma menonton kami pada saat acara itu"

"Akan Ahjumma sempatkan untuk menonton kalian berdua. Sebaiknya kalian cepat masuk. Sebentar lagi malam" keduanya mengangguk patuh. Setelah Leeteuk masuk, suasana canggung kembali tercipta

"Eeumm Min. Soal yang tadi-"

"Tidak masalah Kyu" Ujar Sungmin cepat setelah memotong perkataan Kyuhyun

"Ohh Nde"

"Kita masuk ke dalam dulu ya. Sebentar lagi malam"

Sungmin berdiri dari duduknya diikuti oleh Kyuhyun. Tidak lupa keduanya membereskan beberapa peralatan tadi dan masuk ke dalam rumah pemuda berwajah manis itu

.

.

.

Kyuhyun berteriak dan menepuk-nepuk kepalanya sendiri. Setelah meminta ijin, Kyuhyun pun langsung pulang ke rumah. Tidak menyangka karena tadi hampir saja mencium Sungmin meski namja itu mengatakan baik-baik saja. Ingin Kyuhyun menceburkan diri ke dalam Danau dan tidak ingin kembali lagi. Atau paling tidak membenturkan kepalanya agar tidak teringat kejadian tadi

"Dasar Cho Kyuhyun Pabbo. Kenapa tadi aku hampir kelepasan. Ya Tuhan kalau itu benar-benar terjadi, apa Sungmin akan marah denganku" Gumamnya

TOK TOK

"Nuguseyo" Teriak Kyuhyun dari dalam

"Kau baik-baik saja sayang. Tadi Umma dengar kau berteriak. Apa kau baik-baik saja" Tanya Heechul

"Aku baik-baik saja Umma"

"Lalu kenapa kau berteriak?"

"Ta—adi itu aku sedang latihan dialog Umma" Ujarnya berusaha meyakinkan hati Heechul

"Baiklah. Jangan lupa belajar sayang"

"Ne Umma"

Kyuhyun kembali menghela nafasnya setelah Heechul menghilang dari balik pintu nya. Namja itupun membuka buku tebal nya untuk mengalihkan pikirannya dari pikiran tadi

.

.

.

Kyuhyun menghampiri Sungmin yang sudah duduk di bangkunya. Dengan perasaan gugup namja itu duduk di hadapan Sungmin

"Min" Panggil Kyuhyun

Sungmin mendongak "Ehh Kyuhyun. Ada apa?"

Kyuhyun menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal. Rasa gugup kembali mendera dirinya

"Aku minta maaf atas kejadian kemarin Min. Jujur aku hampir kelepasan waktu itu. Kumohon maafkan aku"

Sungmin berpikir sebentar. Kejadian kemarin?. Namja itu pun langsung tertawa lepas. Astaga, padahal Sungmin sudah melupakan kejadian itu dan kenapa Kyuhyun masih meminta maaf pada dirinya. Padahal pemuda Lee itu sudah memaafkan Kyuhyun kemarin. Jangan lupakan wajah frustasi Kyuhyun sekarang

"Kenapa kau menertawakan diriku Min" Ujarnya sedikit ketus

Sungmin meredakan sedikit tertawanya. Menarik nafas sebentar sebelum berbicara

"Ya Tuhan Cho Kyuhyun kenapa masih ingat diingat. Bukankah kemarin aku sudah memaafkanmu Eoh. Kau ini Pabbo sekali"

"Yah! Aku tidak Pabbo kelinci gendut" Ujar Kyuhyun sebal

"Lalu kenapa masih meminta maaf. Haruskah kuulangi lagi"

"Tapi, apa kau yakin?" Tanya Kyuhyun

Sungmin mengangguk "Tidak masalah Kyu. Aku juga sudah melupakan kejadian itu"

"Terima kasih Lee Sungmin Chagi" Kyuhyun pun sedikit bisa bernafas lega. Karena kejadian itu dirinya tidak bisa tidur nyenyak tadi malam

.

.

.

Seohyun melangkah dengan angkuh menuju kelas Kyuhyun. Beberapa murid yeoja disana menatap tidak suka pada gadis bertubuh tinggi itu namun lain hal nya dengan para namja. Ketika sudah sampai, gadis itu mengedarkan kepalanya dan menemukan objek yang sedari tadi dicarinya

"Kyuhyun Chagi" Panggil Seohyun manja

"Masih punya muka untuk berada disini" Ucap Donghae sarkastik tanpa memperdulikan air wajah gadis itu

"Aku tidak bicara padamu. Aku sedang bicara dengan Kyuhyun" Seohyun kembali menatap Kyuhyun "Kyuhyun Chagi. Mau menemaniku pergi ke Kantin?" Puppy eyes gagal itu membuat Donghae dan lain-lain ingin muntah

"Bisakah?" ujarnya kembali dengan menatap wajah Sungmin tapi hanya dibalas tatapan datar oleh Pemuda Aegyo itu

"Aisshh baiklah" Kyuhyun beranjak dari duduknya dan berjalan terlebih dahulu untuk kemudia disusul oleh Seohyun. Gadis tinggi itu memeletkan lidahnya kearah Donghae.

"Yah! Min itu Kyuhyun..." Donghae sudah hampir protes tapi Sungmin terlebih dahulu memotong ucapannya

"Biar saja Hae. Toh Kyuhyun menurutinya agar Gadis angkuh itu tidak membuat keributan disini. Jadi biarkan saja"

Donghae mengangguk "Mungkin saja. Rasanya aku ingin merobek mulut yeoja berwajah rubah itu. Kalau bukan yeoja, mungkin wajahnya sudah tak berbentuk lagi"

Yewook dan HyukMin tertawa. Mereka tahu kalau Donghae tidak pernah suka dengan perilaku yeoja itu apalagi karena kejadian kemarin. Membuat Donghae tinggi darah saja

.

.

.

"Kau tidak makan Kyuhyun chagi?" Kyuhyun hanya menatap datar Seohyun. Dan kembali membaca buku yang sedari tadi ditangannya dengan bibir menyeruput segelas Jus Jeruk

"Iishhh apa buku itu lebih menarik dari diriku" Ucap Seohyun dengan nada kelas

"Itu memang benar" gumam Kyuhyun yang tentu saja tidak dapat di dengar oleh Seohyun

"Apa yang barusan kau bilang?"

Kyuhyun menggeleng "Tidak ada"

Seohyun memanyunkan bibir nya yang membuat Kyuhyun ingin sekali berlari ke Toilet untuk memuntahkan isi perutnya. Bahkan wajah itu tidak ada kata 'Imut' sama sekali jika dibandingkan dengan Sungmin yang memang memiliki keimutan sejak lahir.

"Kyuhyun Chagi hari ini ada acara tidak?"

Kyuhyun menatap Seohyun sebentar sebelum menggelengkan kepala nya "Tidak ada"

"Bagaimana kalau kita nonton ke Bioskop. Aku hari ini suntuk sekali karena kedua orang tua ku pergi ke Busan"

"Aku tidak bisa"

Seohyun melongo "Bukankah tadi kau mengatakan 'Tidak ada'. Tapi kenapa sekarang mengatakan tidak bisa?"

Kyuhyun menutup bukunya. Dirinya sudah muak dengan yeoja ini "Aku memang tidak ada acara. Tapi aku sedang malas berpergian" Ucapnya sambil menatap Seohyun tajam

"Jebal. Sekali ini saja ne"

"Kalau kau memang mau pergi, kau bisa minta temani dengan Yonghwa" Tunjuk Kyuhyun pada seorang namja yang sedang duduk di pojok Kantin

"Aku tidak mau. Dia itu Cupu. Aku hanya mau denganmu" Paksa yeoja itu

"Kalau begitu aku juga tidak mau" setelahnya Kyuhyun pergi dari Kantin itu meninggalkan Seohyun. Tidak peduli kalau yeoja itu terus meneriaki nama nya.

"Akhirnya terlepas juga dari yeoja aneh itu. Mengajakku ke bioskop, lebih baik mengajak Sungmin saja daripada pergi dengan 'Yeoja penuh Modus' itu" Kyuhyun sedikit menggelengkan kepalanya dan meneruskan langkah nya menuju kelas.

TBC

Finally Chapter 2 datang. Saya mau mengucapkan banyak terima kasih untuk review di Chapter 1. Saya senang karena banyak yang minat dengan Fanfic saya. Dan maaf atas keterlambatan saya karena waktu itu saya kehilangan mood untuk ngetik ff ini. Tapi saya akan berusaha untuk menyelesaikannya walau sedikit terlambat karena saya ingin melestarikan ff KyuMin yang sudah mulai hilang. Sekian dulu cuap2 dari saya. Jangan lupa review ne. KyuMin is Real

Kamsahamnida

Sign,

Elfkyumin137