Hai! ^^

Maaf karna keleletan saya mengupdet fict m(_ _)m

Masalahnya saya susah kalau mau internetan..

Kalau ada yang berbaik hati, please belikan aku modeeeem!#plak

Lupakan saja kata-kata diatas

Ya udah langsung baca aja ya!

~happy reading minna!~

DISCLAIMER : -Naruto hanya milik Masashi Kishimoto..

INSPIRASI : 7 centi milik Nanajima Kana

Author : milkyways99

Genre : Fantasy – Romance

Rate : T

Pairing : Sasuke x Sakura

Warning! :Ooc banget! Cerita gaje, aneh, Typo bertebaran dimana mana

Maaf banget kalau mengecewakan..

-My Story-

Chapter 2

(Sakura POV)

Setelah kejadian tadi malam, Sasuke mengantarku sampai kerumahku.

Tapi walaupun sekarang sudah pagi, aku masih saja memikirkannya

Ada apa sih denganku?

"Sakura! Cepat bangun! Nanti kamu terlambat" teriak Kaa-san dari lantai bawah yang berhasil menghancurkan imajinasi (?) ku tentang Sasuke.

"Iya Kaa-san!" teriakku balik, sambil berjalan pelan ke kamar mandi yang berada di dalam kamarku.

Setelah selesai mandi dan berpakaian, aku segera turun kelantai bawah untuk sarapan pagi.

"Sakura, makannya pelan-pelan," ujar Kakek ku saat melihatku makan dengan sangat lahap.

"Mmm.. iyha khek" balasku dengan mulut penuh.

"Jangan berbicara saat makan!" ucap Kaa-san ku. Kakek hanya menggeleng-gelengkan kepala.

Setelah selesai sarapan akupun berpamitan.

"Ah, aku pergi dulu Kaa-san! Kakek!" pamitku pada Kaa-san dan Kakek.

"Hati-hati di jalan" balas Kakek ku.

Akupun pergi kesekolah dengan berjalan kaki.

Saat aku sedang berjalan, aku mendengar ada seseorang yang memanggilku.

"Hei, Sakura!" panggil seseorang yang ternyata adalah Sasuke. Huh ada apa denganku? Kenapa tiba-tiba aku merasa berdebar-debar?

"Ada apa?" balasku sambil menatapnya

"Ngg, mau berangkat bersama?" tawarnya padaku.

"Boleh saja" jawabku.

Tiba-tiba perutku berbunyi.

KRUUYUUK

Aku pun segera menutup mata, pasti aku berubah menjadi kecil lagi.

"Hei! Masa kau lapar sih? Aku yakin pasti barusan kau sudah sarapan" ucap Sasuke yang sedang memegangku ditangannya. Aku hanya bisa nyengir sambil menggaruk belakang kepalaku.

"Dasar" ucapnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Kau punya sesuatu untuk dimakan Sasu-kun?" tanyaku padanya.

"Ada, Batu kau mau?" ujarnya sambil menyeringai. Ah kenapa dia harus mengeluarkan seringaian nya itu sih? Aku jadi merasa pipiku memanas.

"Hei! Aku tidak makan batu tahu?" ucapku agak ketus untuk menutupi rona merah diwajahku.

"Aku hanya bercanda. Kau mau biskuit?" tawarnya sambil merogoh kantong celananya dengan tangannya yang satu lagi.

Lalu ia memberiku sebuah biskuit yang besarnya setengah dari ukuran tubuhku saat ini.

"Terimakasih" ujarku sambil sedikit memotong biskuit tersebut lalu memakannya.

"POFF" akupun berubah menjadi besar kembali.

"Kau masih punya biskuitnya Sasu-kun?" ujarku dengan mata berbinar-binar.

"Dasar kau ini, apa kau tidak kenyang setelah sarapan tadi huh? Perutmu itu terbuat dari apasih? Aku ragu, jangan-jangan kau bukan manusia biasa" balasnya malas sambil memutar kedua bola matanya.

"Itu kalimat yang sangat panjang untuk Pangeran Es pelit bicara sepertimu" ujarku.

"Pangeran Es?" tanyanya sambil sedikit menaikkan sebelah alis matanya.

"Julukan yang diberikan oleh para FansGirl mu itu" balasku.

"Dari mana kau tahu? Kau salah satu FansGirl ku ya?" ucapnya sambil menunjukkan lagi seringaiannya itu.

"Maaf saja ya! Aku tidak berminat menjadi salah satu dari FansGirl mu itu" ujarku dengan kedua tangan dipinggang.

"Benarkah? Padahal kukira aku cukup mempesona" ucapnya narsis sambil memegang dagunya.

"Mempesona dari mananya? Rambut? Aku ragu rambut pantat ayam mu itu bisa mempesona seseorang, Sifat? Yang ini sangat meragukan. Sifatmu itu sangat sangat sangat menyebalkan!" koreksiku pedas.

"Terserah dirimu sajalah pinky" balasnya sambil mendahuluiku masuk ke gerbang sekolah.

Hah? Gerbang sekolah? Sejak kapan kami telah sampai? Aku tidak sadar pasti karena asyik berbicara dengan Sasuke tadi.

Akupun mengikuti langkah Sasuke untuk kekelas.

Beberapa menit kemudian bel masuk pun berbunyi. Aku segera menuju ke tempat dudukku.

Aku belum bilang ya? Aku duduk dibelakang Sasuke.

Setelah beberapa detik menunggu, Guru Bahasa Inggris kami pun masuk.

Nama Guru ini adalah Anko Mitarashi. Beliau adalah guru yang cukup menyebalkan, menurutku. Dia sangat suka memberi ulangan dadakan.

"Baiklah anak-anak! Hari ini kita ulangan! Siapkan kertas masing-masing!" perintah Anko-sensei. Nah sudah kukatakan kan?

Setelah Anko-sensei memberi perintah, sebagian anak pun mendengus pelan karna kesal, dan aku salah satu dari mereka.

_SKIP_ ISTIRAHAT_

"Hinataaaa! Aku rindu kue buatanmu.." ucapku sambil memeluk erat Hinata.

"Dia bisa mati kehabisan nafas, Baka! Lagi pula kan baru kemarin kau makan kue buatan Hinata" ujar Tenten

"Biarin, aku kan suka kue buatan Hinata" balasku sambil melepas pelukanku pada Hinata.

"Su-sudahlah, a-aku bawa kue untuk Sa-sakura-chan kok" lerai Hinata terbata-bata.

"Kau baik sekali Hinata! Kelak kau pasti jadi istri yang baik untuk Naruto-baka" ujarku sambil memakan lahap kue buatan Hinata.

Blussssh...

Kulihat pipi Hinata memerah. Ya aku dan Tenten tahu bahwa Hinata itu suka sama Naruto. Namun Naruto itu sama sekaliiii gak peka.

"Su-sudah Sa-sakura-chan. A-aku malu.." ucapnya memerah sambil memainkan jari-jarinya.

"HEI! HINATA-CHAN! SAKURA-CHAN!" sapa seseorang yang ternyata adalah Naruto, yang semakin membuat Hinata memerah.

"Kau melupakan aku lagi Baka!" bentak Tenten dengan tangan dipinggang.

"Hehehe" balas Naruto sambil menggaruk belakang kepalanya.

"Kau kenapa Hinata-chan? Kau sakit ya?" ucap Naruto saat melihat muka Hinata memerah. Ia langsung meletakkan telapak tangannya didahi Hinata.

"Na-naruto-kun.." ucap Hinata pelan. Lalu..

BRUUK

"Hinata!" teriakku dan Tenten histeris saat melihat Hinata pingsan.

"Kau kenapa Hinata-chan?!" ucap Naruto sambil menggendong Hinata ala BridalStyle.

"Baka! Dia pingsan gara-gara kau Dobe" ucap Sasuke yang tiba-tiba berada di samping Naruto.

"Temeee! Dia kenapa?" ujar Naruto pada Sasuke yang dari tadi berwajah cuek, pengen banget aku jedotin ke tembok muka sok cueknya itu!..

Akupun menatapnya horror.

"Apa?" ucap Sasuke tiba tiba padaku.

"Nggak ada!" balas ku sambil memalingkan wajahku.

"Hn," ujar Sasuke singkat, sambil memutar bola matanya.

"Nar, bawa si Hinata ke UKS sana!" suruh Tenten pada Naruto.

"Oke! Aku pergi dulu! Kami-sama, selamatkan lah Hinata-chan!" ujar Naruto sambil berlari ke UKS, dan diikuti oleh Tenten.

Aku sangat ingin tertawa saat melihat muka Naruto yang pucat itu.

"Kenapa senyam-senyum begitu?" tanya Sasuke.

"Bukan urusanmu" balasku cuek.

"Kau kejam sekali padaku Sakura-chan" ujar Sasuke dengan muka sedih yang dibuat-buat.

"Jangan bermuka seperti itu!" balasku dengan expresi muka ingin muntah.

"Jadi kau ingin aku bagaimana?" ucapnya lagi.

"Seperti apa adanya dirimu aja" ucapku sambil pergi meninggalkan Sasuke.

'Kan? Aku berdebar-debar lagi..' ucapku dalam hati, sambil memegang dadaku.

Kalau lama lama dekat Sasuke aku bisa mati karna jantungan.

'Oh Kami-sama! Ada apa denganku?!' teriakku dalam hati.

"Sakura!" teriak Sasuke yang mendekat kearahku.

"Ada apa lagi?" balas ku malas, padahal sebenarnya aku mati matian untuk tidak memperlihatkan rona merah yang selalu muncul saatku bersama Sasuke.

"Kau kenapa?" ujarnya sambil menatap lekat mataku yang sedang mencari sesuatu untuk dilihat, kecuali mata kelam milik Sasuke.

"Apa maksudmu? Aku baik baik saja" balasku seakan tak ada apa apa.

"Kau bohong" desaknya.

"Tidak, aku jujur" balasku berbohong.

Tiba tiba

Cup

"Hei!" bentakku terkejut

"Apa aku punya Salah? Kalau iya aku minta maaf" ujarnya dengan raut muka bersalah.

"Hhh.. sudahlah. Dan jangan menciumku tiba-tiba lagi!" ujarku dengan muka merah. Sambil pergi menjauh.

"Kalau itu aku tidak bisa janji" ucapnya pelan, namun masih bisa kudengar.

Akupun berlari menjauh..

Wah sepertinya aku...

Tbc..

Hai minna!

Akhir yang aneh#peace

Okeh..

Saya mau balas ripiu dulu..:

-Fran Fryn Kun : yah Sasuke liar itu kesukaan Author!#plak

Kalo soal Naruhina itu pasti!

Ini udah lanjut. Makasih Reviewnya! Review lagi ya!

-Sherry Kurobara : Emang 7 centi banget.. =,=v

Makasih udah Review! Review lagi ya!

-Afisa UchirunoSS : Itu rahasia #ditendang

Ini udah updet! Maaf gak bisa kilat.. =,=v

Salam kenal juga! Makasih Reviewnya! Review lagi ya!

-Mako-chan : gemul itu apa ya?

Ceritanya memang bagus banget! ^^

Makasih Reviewnya! Review lagi ya!

-Hime Kazekhawa : Udah Next!

Makasih udah Review! Review lagi ya!

Nah segitu dulu balasan review nya..

Sekali lagi, makasih banyak buat yang udah review!

.

.

Maaf ya chapter ini pendek *chapter sebelumnya juga pendek*

Author gak punya ideee!

Ada yang mau nyumbang ide?

Langsung aja R.E.V.I.E.W

Makasih!

_Milkyways99_