PLAYGIRL
.
.
.
CAST
KIM JONGIN
DO KYUNGSOO (GS)
OTHER MEMBER EXO
GENDERSWITCH AREA
.
.
RATED : M
.
BAHASA NON BAKU
TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA
.
Selamat membaca
Chapter 2
.
.
.
Hari ini Kyungsoo bangun pagi, ia begitu semangat. Senyumnya yang secerah matahari mampu membuat siapa saja heran dibuatnya. Pagi ini ia memasak sarapan yang enak untuk kedua sahabatnya itu.
"Kyungie, , kau sudah bangun?" tanya Luhan heran
"oh hai eonniee selamat pagi. Aku sudah membuatkan sarapan untukmu dan juga Baekhyun"
"tumben sekali, ada apa ini?"
Kyungsoo hanya menggeleng "aku hanya ingin, mulai dari hari ini aku yang akan memasak untuk kalian"
Luhan kembali heran, tidak biasanya Kyungsoo seperti ini. Biasanya adiknya itu jadi anak yang pemalas, tapi berbeda hari ini. Pasti ada sesuatu pikirnya
"ayo duduk eonnie, aku akan membangunkan Baekhyun dulu biar kita bisa sarapan sama-sama"
Kyungsoo berjalan ke kamar Baekhyun untuk membangunkannya, sementara Luhan hanya menatap heran kepada sahabatnya itu
"kenapa dia?"
Kyungsoo masuk ke kamar Baekhyun, membangunkan Baekhyun perlahan
"Baekkie, , Baek ayo bangun kita sarapan" ucap Kyungsoo lemah lembut
Baekhyun masih asik bergelut manja didalam selimutnya, ia sebenarnya mendengar tapi enggan untuk bangun. Setiap hari Luhan pasti membangunkannya seperti itu.
"nanti dulu eonnie, aku masih mengantuk" ucap Baekhyun
"haha cepat bangun, Luhan eonnie sudah ada di meja makan. Ayo kita sarapan sama-sama"
Mendengar suara itu, Baekhyun langsung bangun dari tidurnya. Ia mengerjapkan matanya melihat ke arah wanita yang membangunkannya itu
"Kyungie? apa aku tidak salah?"
"hey apa yang salah cepat bangun, aku sudah memasak untuk kalian. Ayo aku dan eonnie menunggumu di meja makan"
Kyungsoo meninggalkan Baekhyun sendiri di kamarnya, Baekhyun masih dalam mode mencerna pikirannya.
"tumben sekali anak itu bangun pagi, memasak sarapan dan apa tadi dia membangunkanku dengan lemah lembut, apa tidak salah. Biasanya kan dia galak sejagat raya, aisshh pasti ada yang tidak beres"
Baekhyun segera menuju meja makan untuk sarapan bersama Luhan dan juga Kyungsoo
"Selamat makan, , , " Ucap kyungsoo semangat
Sementara kedua sahabatnya hanya memandang kyungsoo heran dan penuh dengan tanya
"kau sehat kan kyung?" ucap Baekhyun
Kyungsoo hanya menatap baekhyun dan luhan sambil tersenyum
"kalian lihat sendiri kan kalau aku sehat?"
"pasti ada sesuatu cepat katakan"
Kyungsoo hanya menggeleng "ayo cepat kalian makan dulu"
"kami tidak mau makan kalau kau belum menjelaskan apa maksudmu hari ini" ucap luhan menambahkan
"aisshh eonnie, , iya iya aku mengaku. Aku ingin minta bantuan kalian"
"bantuan?" tanya luhan heran
"tumben sekali, bantuan apa? Kalau kau mau pinjam uang, aku sepertinya belum bisa meminjamkanmu kyung" ucap baekhyun jujur
"aissshh bukan mau meminjam uang"
"terus apa? Kau mau minta carikan mainan baru?" lagi-lagi Baekhyun
"iihhhh bukan itu byun, kau ini"
"kau terlalu bertele-tele kyung, cepat jelaskan" Baekhyun kesal
"sebenarnya aku ingin kalian membantuku untuk mendekati Kai" ucap kyungsoo perlahan
"Kai?" luhan kembali bertanya
"Kai? Kim Kai sahabat Yeollie?" baekhyun menatap kyungsoo
Kyungsoo hanya mengangguk menatap kedua sahabatnya itu
"tumben sekali meminta bantuan, biasanya kau bergerak sendiri kyung" baekhyun mengejek
"entahlah hanya saja aku berpikir tidak mudah untuk mendapatkannya, aku perlu kalian"
"kau akan menjadikannya mainanmu lagi kan? Kalau itu aku tidak mau dilibatkan" luhan sambil memakan sarapannya
"Eonnie aku sepertinya ingin serius dengannya"
"MWO?!" Luhan dan Baekhyun berteriak bersamaan
"aisshhh jangan berteriak seperti itu"
"kau serius?" ucap luhan
"aku juga tidak tau eonnie, setelah pertemuan beberapa hari yang lalu dengannya di club itu, aku merasa ada sesuatu yang membuat jantungku bergejolak. Sejak malam itu juga aku terus memimpikannya di dalam tidurku. Aku hampir gila setiap hari hanya bayang-bayangnya yang muncul di hidupku. Jadi aku putuskan ingin menemuinya lagi, mengenalnya lebih dekat dan siapa tau kami berjodoh mungkin"
"oowww kau menjijikan Kyung kalau seperti ini, kau seperti gadis polos yang menggilai lelaki tampan. Kemana jiwa playgirl yang melekat didalam dirimu selama ini" Baekhyun memandang kyungsoo
"mungkin sudah tertinggal di club itu setelah mengenal si tampan Kai" ucap Kyungsoo bersemu merah
"kau jatuh cinta kyungie, , " ucap luhan
"yaaa, , eonnie benar aku jatuh cinta pada si tampan itu kyaaa ." kyungsoo senang
"sumpah kau benar-benar menjijikan" baekhyun geleng-geleng
"jadi apa yang kami bisa bantu untuku kyung" Luhan kembali bertanya
"hmmm, , aku ingin kalian membantuku dalam mendekatinya, terutama bantuan chanyeol. Dia kan temannya"
"kau serius ingin dengan lelaki itu? Kau ingat Chanyeol bilang apa, Kai itu lelaki yang susah untuk didekati wanita"
"aku masih ingin mencoba eonnie, aku penasaran dengannya apa benar Kai itu tidak tertarik dengan wanita"
"hmmm ya sudah nanti aku akan menghubungi Chanyeol biar kau bisa bertanya lebih dengannya kyung" ucap Baekhyun
"benarkah? Yey gomawoo baekkie" Kyungsoo senang langsung memeluk Baekhyun
.
.
.
"Ayolah Chanyeol bantu aku" Kyungsoo membujuk Chanyeol
Sekarang mereka sedang berkumpul di cafe. Tadi pagi setelah kyungsoo meminta bantuan kepada Luhan dan Baekhyun, segera Baekhyun menelpon kekasih tingginya itu Park Chanyeol untuk berkumpul bersama membicarakan hal untuk membantu sahabat mereka Kyungsoo. Dan disini lah mereka sekarang, Kyungsoo, Baekhyun, Luhan, Chanyeol dan juga sehun.
"Kyung sudah ku katakan dia orang yang susah untuk didekati, lebih baik kau cari lelaki lain saja" Ucap chanyeol
"Tidak Yeol, aku mau hanya dia. Dia membuatku penasaran sungguh. Bantulah aku, aku janji kepada kalian kalau aku akan menjadi gadis baik-baik kalau aku sudah mendapatkannya"
"Mwo? Sungguh?" kali ini sehun yang mengucapkan keterkejutannya
Kyungsoo hanya menggangguk-angguk
"Kyungie benar-benar tidak waras sekarang sayang karena temanmu itu" Baekhyun menatap kyungsoo
"aku benar-benar jatuh cinta padanya Baek"
Chanyeol tertawa kecil "tidak ku sangka kalau seoarang pemain handal seperti kyungsoo menjadi sangat manis saat ia jatuh cinta"
"Yak kau Yeol, lihatlah Kyungie sangat manis seperti gadis remaja yang masih perawan, uuu aku jadi tertarik pada gadis manis ini" sehun menimpali
Kyungsoo hanya mendengus kesal "apa aku tidak boleh menjadi seperti ini. Makanya aku minta tolong pada kalian"
"sudah-sudah mari kita bantu gadis manis ini" Luhan terkekeh
Mereka berempat kembali tertawa. Kyungsoo hanya cemberut dibuatnya
"kalau kalian hanya ingin mengejekku buat apa kita berkumpul disini lebih baik kita pulang saja" Kyungsoo berdiri
"Eh Kyung ayolah kami hanya bercanda" Baekhyun menarik kyungsoo kembali
"ah baiklah bagaimana kami bisa membantumu kyung" Chanyeol bertanya serius
"pertama mungkin bolehkah aku meminta no kontak Kai" Ucap kyungsoo
"Oh Hyung, , " tiba-tiba seorang lelaki tampan berdiri di depan meja tempat mereka berkumpul. Mereka semua menoleh kearah lelaki itu. Lelaki itu berpenampilan santai tersenyum kearah semuanya
"ah kai, , kebetulan sekali bertemu disini" Chanyeol sadar akan situasi langsung berdiri meminta Kai untuk berkumpul bersama
Sekarang Kai sudah berada bersama yang lain, Kai duduk nyaman disamping Chanyeol, sementara Kyungsoo duduk berhadapan dengannya. Mata Kyungsoo tidak pernah lepas dari Kai, ia sungguh menganggumi lelaki tampan ini
"Maafkan aku lagi-lagi mengganggu kalian semua" Ucap Kai tidak nyaman
"tidak apa Kai, kami senang kalau kau menjadi bagian dari kami" Sehun tersenyum
"Ah nee terimakasih"
"Kau datang sendiri ke tempat ini atau ada janji dengan seseorang?" tanya Chanyeol
"Aku sendiri hyung tidak ada janji dengan siapapun. Aku hanya berjalan-jalan karena merasa bosan"
"ah begitukah, syukurlah kalau begitu"
"ada apa?" tanya Kai
"Ah tidak ada apa-apa. O ya Kai, seorang temanku ingin minta no kontakmu apa boleh?"
Kyungsoo menatap Chanyeol dengan mata bulatnya. Maksudnya ia ingin meminta dari Chanyeol bukan meminta secara langsung. Kalau Kai tidak mau memberikannya akan ditaruh dimana harga dirinya, aissh lelaki tinggi ini benar-benar menyusahkan Kyungsoo
"Siapa?"
"Dia" Tunjuk Chanyeol kepada Kyungsoo, Kyungsoo yang melotot kearah Chanyeol kembali tersenyum manis kepada Kai
"Kau, , " Kai hanya menatap Kyungsoo dengan tatapan yang susah untuk diartikan
"ah maafkan ucapan Chanyeol Kai. Kau tidak perlu repot repot memberikannya" Ucap Kyungsoo hati-hati
"berikan no kontakmu, nanti aku akan mengirimkan no kontakku padamu"
"Mwo?" kyungsoo kembali terkejut dengan pernyataan Kai.
"hmmm, , mana No kontakmu nona DO" kai tersenyum
'Jantungku, omooo kau sehat kan didalam sana, kenapa berdegup sangat kencang, apa aku akan mati. Lihat lah dia sangat tampan dengan senyum seperti itu, tatapan matanya juga membuat ku hilang kendali, Bahkan tadi ia ingat namaku. Ah manisnya, ,' batin kyungsoo
Kyungsoo melamun terus memandangi wajah Kai, sementara Kai hanya bingung dibuatnya. Luhan menyenggol bahu Kyungsoo agar ia segera tersadar dari lamunannya.
"Ah, , i-ini Kai " Ucap Kyungsoo memberikannya kepada Kai
Teman-teman Kyungsoo hanya menahan tawa saat melihat Kyungsoo seperti ini, ia benar-benar gugup dengan keadaan seperti ini. Membuat kyungsoo seperti gadis polos dan lugu yang belum pernah bertemu lelaki sebelumnya
"nah itu kontakku nona DO" ucap Kai tersenyum
"Go-gomawo Kai"
Kai terus memberikan senyumannya kepada kyungsoo. Andai tubuh ini seperti es mungkin tubuhnya sekarang cepat mencair karena terus-terusan melihat senyuman yang mematikan dari Kai
"Kai apakah kau setelah ini ada acara?" Tanya Chanyeol tiba-tiba
"tidak hyung, ada apa?"
"kebetulan sekali, kau bisakan menemani Kyungsoo disini. Aku dan Baekhyun ingin berkencan begitu juga dengan Sehun-Luhan. Kami berkumpul disini untuk menemani kyungsoo, dia sedang patah hati karena baru putus dengan kekasihnya. Ini adalah hari libur, hanya hari ini waktuku untuk bersama dengan Baekhyun. Kalau kami terus menemani kyungsoo disini, kapan aku berkencan, aku juga perlu waktu berdua dengan Baekhyun, perlu waktu seharian untuk bermanja saling memberikan kehangatan, , Awww sakit sayang" Baekhyun mencubit pinggang Chanyeol, sementara Kai hanya tersenyum dibuatnya. Kyungsoo kembali terkejut dengan penuturan kebohongan panjang lebar dari chanyeol, kyungsoo hanya melotot kearah Chanyeol
"ya itu benar Kai, aku juga sudah satu minggu tidak mendapatkan jatahku, kalau hari ini kami terus menemani Kyungsoo bagaimana dengan nasib adikku dan juga Chanyeol dibawah sana" Sehun menimpali
"aissshhh bisa-bisanya kalian berkata menjijikan seperti itu disini" Kyungsoo kesal dibuatnya
Sementara Luhan dan juga Baekhyun hanya tersenyum dibuatnya, Baekhyun mengedipkan matanya kearah Kyungsoo yang dibalas kyungsoo dengan tatapan membunuh seolah berkata 'Aku akan membunuh kalian semua'
"ahahahaha, nee nee aku mengerti keadaan kalian, kalau aku mempunyai kekasihpun aku akan mengurungnya seharian di kamarku dan terus menghajarnya tanpa ampun" Kai tersenyum
'Mwoo apa tadi dia bilang, dia juga akan berlaku sama seperti Chanyeol dan sehun. Menghajar wanitanya tanpa ampun. Omooo aku ingin menjadi wanitamu Kai, aku ingin kau menghajarku dengan adik kecil yang keras dan panjang itu, kyaaaa' batin kyungsoo
"haha kau tetap lelaki nakal seperti dulu Kai" Ucap Chanyeol menepuk nepuk punggung Kai
"Kau yang sekarang lebih nakal dari aku Hyung. Kalian berkencanlah, aku akan menemani Nona Do disini" Kai kembali tersenyum menatap Kyungsoo
"benarkah? Terimakasih Kai" Chanyeol tersenyum
"Kai bisakah nanti kau antarkan adik kecilku ini untuk pulang, aku tidak tega kalau dia nanti akan pulang sendirian" Luhan menatap Kai dan Kyungsoo bergantian
"Baiklah noona akan aku antarkan nona Do pulang dengan selamat"
Mereka semua mengucapkan terimakasih kepada Kai dan memberikan senyuman penuh arti kepada Kyungsoo. Kyungsoo kesal dengan semua ini, ia ditinggalkan berdua dengan Kai. Bukannya ia tidak mau, kyungsoo bahkan sangat ingin berada disamping Kai terus menerus tapi sekarang dia bahkan belum siap. Dia menjadi sangat gugup
.
.
Kai menatap Kyungsoo kembali dengan tatapan dinginnya. Kyungsoo hanya tersenyum di hadapannya. Kyungsoo bingung bagaimana selanjutnya, apa yang akan ia bicarakan dengan lelaki tampan ini. Jangankan untuk berbicara, untuk bernafas saja rasanya sangat susah
"baiklah Nona Do kau mau pulang sekarang?"
"Mwoo?" Kyungsoo berusaha memahami maksud dari perkataan Kai
"hmmm, , pulang. Kalau kau terus diam dan memandangiku seperti itu alangkah lebih bagusnya kita pulang saja" Ucap kai sambil berdiri
Kyungsoo menarik tangan Kai dan menggenggamnya erat
"Tidak-tidak Kai. Temani aku ngobrol disini"
Kai menatap Kyungsoo kemudian ia menatap tangannya yang digenggam oleh Kyungsoo sangat erat. Kai kembali duduk di hadapan Kyungsoo. Kyungsoo lega Kai tidak jadi pergi, ia terus menggenggam tangannya erat.
Kai berdehem pelan sambil menyamankan posisi duduknya
"Bisakah kau lepaskan tanganku nona Do"
"Ah astaga maafkan aku Kai" Kyungsoo segera melepaskan genggaman tangannya dengan tidak ikhlas
Mereka berdua kembali terdiam, suasana canggung menyelimuti keadaan mereka saat ini. Baik Kyungsoo maupun Kai hanya duduk diam terkadang saling memandangi satu sama lain
"ehhmm jadi bisa kah kita mulai obrolannya sekarang nona Do" Kai tidak tahan dengan suasana saat ini
"ah tentu Kai. Pertama bisakah kau memanggilku dengan Kyungsoo saja, aku kurang nyaman dengan panggilanmu itu"
"Kyungsoo? Ah nee baiklah. Kau mau mengobrol apa denganku"
"bolehkah kita saling mengenal. Ah maksudku aku hanya ingin kenal dirimu lebih dekat"
"oh, , kau ingin mengenalku? Seperti apa?"
"Perkenalkan dirimu, bagaimana kehidupanmu dan sebagainya"
"Seperti anak sekolah saa. Baiklah namaku Kim Jongin, tapi teman-temanku menyukaiku memanggil dengan sebutan Kai. Maka itulah kenapa aku memperkenalkan diriku sebagai Kim Kai. Aku tinggal dikota ini sendiri sambil mengurus cabang perusahaan ayahku dan juga club malam itu. Yah mungkin seperti itu saja sooie"
"sooie?" Tanya kyungsoo heran
"hmmm aku memanggilmu seperti itu saja, sangat panjang kalau menyembutkan kyungsoo secara lengkap" Kai terkekeh
"Haha nee aku suka dengan panggilan itu. Aku juga akan memanggimu dengan sebutan ninie" Kyungsoo tersenyum
"Ninie?"
"ya namamu kan Jongin, jadi aku memanggilmu Ninie saja"
"ah, , lebih baik Kai saja Kyung. Terasa Aneh untukku, maaf"
"Begitukah? Baiklah aku mengerti" Kyungsoo tersenyum canggung
"Ada lagi yang ingin kau ketahui dariku?"
"Kekasih? Apakah kau mempunyai seorang kekasih?" tanya kyungsoo hati-hati
"Kekasih? Tidak aku tidak mempunyai kekasih soo"
"Benarkah? Bagaimana bisa? Kau sangat tampan"
"haruskah aku menjawabnya? Aku tahu aku tampan, tapi ku rasa kau sudah tahu alasannya dari Chanyeol hyung" Ucap Kai percaya diri
"Mwo? Jadi semua itu benar? Kau tidak tertarik dengan wanita?"
Kai hanya tertawa lucu menatap kearah kyungsoo
"apa aku terlihat seperti lelaki tidak normal?"
Kyungsoo menggeleng, sangat heran dibuatnya
"tidak, kau kelihatan Tampan dan juga gagah. Kau bahkan tidak mendekati kearah sana"
Kai hanya tersenyum mendengar penuturan Kyungsoo
"aku hanya tidak ingin menyakiti hati wanita lagi soo. Kalau aku terus-terusan mempunyai kekasih aku terus merasa bersalah, wanita-wanita itu sakit hati karenaku"
"Tidak semua wanita sakit hati karenamu Kai. Aku yakin mereka lah yang membuat hati mereka sakit"
"yaa aku tau tidak semua gara-gara aku, hanya saja aku tidak mau semua itu terjadi lagi soo"
"kau trauma?"
"hmmm bisa dikatakan seperti itu, aku hanya takut untuk memulai lagi"
"akan sangat susah kalau kau tidak mencoba untuk memulai membuka hatimu lagi Kai"
"Kalau aku membuka Hatiku apa Kau akan mendekatiku?"
Kyungsoo melotot dibuatnya, pertanyaan dari Kai benar-benar membuatnya tidak bisa berkutik. Apakah sekarang ia terlihat seperti wanita penggoda yang mengejar seseorang lelaki.
"haha tidak Soo aku hanya bercanda, jangan dianggap serius"
Sekarang Kai lah yang mulai senang menggoda Kyungsoo, ia senang melihat Kyungsoo merona merah malu seperti itu, terlihat sangat manis. Mungkin menggoda Kyungsoo sedikit tidak apa bagi Kai.
"Ada lagi pertanyaan darimu? Aku mulai terbiasa kau bertanya. Sebenarnya aku adalah seorang lelaki yang tertutup dan jarang berbincang dengan wanita. Tapi entahlah hari ini"
Kai Kembali tersenyum dengan manis. Kai meminum minuman yang sudah mulai mendingin
"Hmmm Kai Bagaimana dengan hubungan seks mu" Tanya Kyungsoo tiba-tiba
Kai tersedak minumannya sendiri, ia meletakkan gelas yang diminumnya tadi. Ia tidak menyangka pertanyaan itu keluar dari mulut manis Kyungsoo. Sungguh Kai masih mengira kyungsoo seperti anak gadis kecil yang masih polos dan juga lugu.
"Ah maafkan aku Kai, apa kau baik-baik saja" Kyungsoo bangkit dari duduknya kemudian mendekati Kai mengelus punggungnya. Ia duduk disamping Kai sekarang
"Maafkan aku"
Kai sudah mulai agak tenang "tidak apa Soo, aku hanya terkejut"
"Aigoo kau masih seperti anak kecil Kai" Kyungsoo mengambil tisu yang berada diatas meja, segera ia usapkan di bibir Kai untuk membersihkan sisa minuman yang masih tersisa disudut bibir Kai.
Kai hanya terdiam melihat kelakuan Kyungsoo. Jarak mereka sangat dekat kalau seperti ini. Setelah bersih semua Kyungsoo segera menjauhkan jaraknya dari Kai dan tersenyum. Kai yang merasa dalam posisi seperti itu kembali membenarkan duduknya kemudian berdehem pelan.
"maafkan pertanyaanku tadi yang membuatmu terkejut. Kalau kau merasa aneh tidak usah menjawabnya, aku hanya ingin tahu"
"Tidak ku sangka pertanyaan itu keluar dari mulutmu Soo. Aku lelaki normal nona Do. Kalau kau mengira aku tidak mempunyai kekasih saat ini, itu tidak menghalangiku untuk melakukan hubungan seks. Aku bisa menyewa wanita untuk satu malam kalau aku ingin"
"Benarkah? Kau masih nakal ternyata"
"Lelaki manapun akan nakal kalau menyangkut urusan itu"
"yaaa kau benar semua lelaki pasti akan nakal"
Kembali mereka terdiam dalam pemikiran masing-masing. Kyungsoo memikirkan Kai, dalam hatinya ia masih mempunyai kesempatan untuk menaklukan lelaki tampan ini. Hanya perlu sedikit pendekatan dan rayuan saja.
"Kai, , "
Kai menoleh kearah Kyungsoo yang berada disampingnya.
.
CHUP!
.
Kyungsoo mengecup pipi Kai lembut, kemudian ia tersenyum. Kai kembali dibuat terkejut dengan tingkah yang dibuat oleh Kyungsoo. Sungguh ia tidak menyangka wanita ini penuh dengan kejutan dan sangat liar.
"Kaii aku menyukaimu" Kyungsoo tersenyum, menggenggam tangan Kai erat
"Mwoo?! Kyungsoo" Kai menatap Kyungsoo tidak percaya
.
.
.
-TBC-
Terimakasih sudah menyukai FF ini
Maafkan kalau ceritanya terlalu pasaran
Maafkan juga atas typo, EYD tidak beraturan dan bahasa yang tidak Baku, aku akan selalu berusaha untuk memperbaikinya
Terimakasih kepada kalian yang sudah memberikan reviewnya
.
.
~Alyaws Love KaiSoo~
