Holla! :D *dilempar lap pel* gak nyangka kemaren dapet banyak respon positif… kirain bakalan dapet flame =3= *readers: gak nanya!* yosh... soal chapter berapa mah, udah keputusin. Rahasia! *PLAKK* kejutan supaya penasaran 8D Arigatou yang udah nge-RnR!^^ ntar dibawah Rin bales, kok… ;P
Ready to read this chapter? XD
Chapter 2: A Weird Dream
"Sa-Sasuke-kun..."
Sasuke's POV
Panggilan misterius itu membuatku terbangun... siapa? Aku tidak tahu siapa, yang jelas... suara itu sangat familiar bagiku.
Kubuka mataku yang sedari tadi tertutup rapat. Apa? Padahal tadi aku masih tertidur di ruang makan bersama Dai ichi. Tapi mengapa sekarang aku berada di bawah sebatang pohon sakura?
Kutolehkan kepalaku kearah kanan dan kiri. Tidak ada siapa-siapa. Kosong.
Lalu yang memanggilku tadi itu siapa?
"Sasuke-kun! Di sini!" panggil suara itu lagi.
Ketika aku menoleh, bayangannya terlihat jelas. Rambut merah muda-nya, dan mata zambrudnya. Ciri khas seseorang yang sangat aku kenal. "Hn... Sakura?"
Wanita itu mengucurutkan bibirnya dan mencubit pipiku keras. "Sasukee! Bukannya kau memelukku malah sok kereen! Aku ini istrimu tahu!" sungutnya manja. Sudut bibirku sedikit tertarik ke atas.
"Sakura! Tempat apa ini? Kenapa aku bisa ada di sini?" tanyaku penasaran sambil menundukkan kepala.
Sakura hanya tersenyum kecil. "Sekedar tempat pertemuan. Ini alam mimpimu, Sasu! Aku akan selalu ada didekatmu walau wujudku sudah tidak ada," jelasnya miris.
Aku menatap mata emeraldnya, dan kugenggam tangan mungilnya. "Saku... sekali ini, saja. Bolehkan aku mencium bibirmu? Hanya kali ini saja," pintaku dengan nada memelas.
Ekspresi wajah Sakura berubah. Ia menundukkan kepalanya dan mengeluarkan kata-kata yang membuatku sedikit kecewa.
"Gomen,"
End of Sasuke's POV
'Tik... tik... tik...'
"Ushh... sudah jam tiga, kenapa aku belum bisa tidur?" keluh seorang anak kecil. Matanya mengerjap berkali-kali. "Di sini dingin... tapi kenapa tou-san bisa tahan, ya?" lanjutnya lagi. Kali ini posisi anak itu tengkurap sambil menggenggam selimutnya.
Posisi anak itu selalu berubah-ubah. Mata emeraldnya menatap kosong sebuah jam dinding yang menempel di sebelah pintu dapur. Sesekali, ia berniat untuk membangunkan ayahnya. Tapi ia urungkan niatnya itu.
"Grrrrhh~! KENAPA BELUM BISA TIDUR JUGAAA? Ummbh! Ga-gawat..." anak itu menutup mulutnya sendiri. Keringat dingin mengucur dari pelipisnya saat ayahnya terbangun dan menatapnya dengan tatapan sebal. "Dai ichi... kau tahu sekarang jam berapa?" tanya Sasuke pada Dai ichi.
Anak laki-laki itu menolehkan kepalanya kearah jam dinding yang tergantung di dinding sebelah pintu dapur. "Tiga. Err... setengah empat. Di-dini hari, ya?" ucapnya gugup.
Sasuke menghembuskan nafasnya pelan dan bangkit dari posisi tidurnya. "Kau tidak bisa tidur lagi, ya?" tanya Sasuke sambil berjongkok untuk menyamai tinggi anaknya. Dai ichi mengangguk.
Helaan nafas kedua. "Ada masalah?" Dai ichi menggelengkan kepalanya.
Helaan nafas ketiga. "Lalu, kenapa kau menjadi seperti ini?" tanya-nya lagi.
Dai ichi menelan ludahnya gugup. "Err... di-di sini terlalu dingin?" jelasnya.
Dan kali ini Sasuke yang mengangguk tanda ia sudah mengerti. Pria berambut raven itu mengangkat tubuh mungil putranya. "Tou-san. Turunkan aku!" protes Dai ichi kesal.
Sasuke tidak menggubrisnya, tetap melangkah ke kamar. "Hn... kalau begitu, kau tidur dengan tou-san di sini. Oh, iya... besok tou-san diberi misi oleh Hokage-sama. Kau jaga rumah, ya?" ucap Sasuke sambil menatap mata emerald putranya. "Nani? Jaga rumah lagi?"
Jaga rumah. Karena status Sasuke yang notabene masih ninja, ia sering keluar rumah meninggalkan anaknya sendiri. Bagi Dai ichi, jaga rumah adalah hal yang wajar, karena ia sudah biasa seperti itu sejak umurnya masih empat tahun.
Tapi entah mengapa, untuk jaga rumah kali ini ia merasa sedikit terbebani, juga merasa berat untuk ditinggal ayahnya itu. "Ta-tapi... apa misi itu tidak bisa ditunda, tou-san?" tanyanya dengan nada protes.
Sasuke hanya tersenyum kecil dan melepaskan Dai ichi ke atas kasur. "Hn... tidak bisa. Memangnya kenapa?"
Dai ichi menundukkan kepalanya kecewa. "Ehm... tidak apa-apa, sih... hanya saja..."
"Hn... makanan sudah tou-san siapkan seperti biasa. Ayolah, hanya seminggu. Bukankah biasanya kau tou-san tinggalkan selama berbulan-bulan?" desak Sasuke.
'Dengarkan dulu pembicaraanku! Grrrhhh...' batin Dai ichi geram sambil mengepalkan tangan mungilnya dan menyunggingkan senyum yang dipaksakan. "A-aa... baiklah. Terserah tou-san. Sekarang aku mau tidur. Titik!" jelasnya kesal, lalu menarik selimut dan membanting tubuhnya ke kasur.
Sasuke memutar bola matanya dan ikut menghempaskan berat tubuhnya di samping Dai ichi.
xXx
"Dai ichi..."
"Nggh..." lenguh Dai ichi pelan sambil menggeliat dipangkuan seorang wanita. Yang tak lain adalah Sakura. "E-eh? Gomen, a-anda siapa?" tanya Dai ichi gugup sambil berusaha bangkit dari posisi tidurnya.
Sakura tersenyum lebar dan kembali memeluk Dai ichi erat. "Dai-kun! Kau sudah besar, ya! Kau mirip sekali dengan tou-sanmu!" isak Sakura sambil mengusap-usap rambut raven Dai ichi.
Dai ichi tidak melawan. Hanya diam saja. Rasa hangat dan rasa familiar menghampirinya. "Maaf... tapi anda siapa, nona?" tanyanya lagi.
Sakura menatap mata emerald Dai ichi sendu. "Aku... yang mengandungmu selama sembilan bulan,"
"EHH?" jeritnya tak percaya. Dalam hati, ia berniat memeluk ibu-nya itu, tapi...
"Dai ichi!"
"Nggh?"
Suasana berbeda. Tadi, ia berada di bawah sebatang pohon sakura. Sekarang? Ia terbangun di atas kasur yang kini sudah berantakan. Kemudian anak laki-laki itu menolehkan kepalanya pada sang ayah.
Sasuke mendengus sambil tertawa kecil. Pakaiannya sudah lengkap seperti biasa. "Baiklah... sampai sini dulu. Jaga rumah dengan baik, Dai ichi... kalau kau mau, kau boleh menginap di rumah Naruto-ojisan atau Sai-ojisan. Kunci pintu sudah tou-san gantungkan di gagang pintu kamar mandi," jelas Sasuke sambil menghampiri Dai ichi yang duduk bersimpuh di atas kasur.
Dai ichi mengangguk mengerti dan mencium tangan ayahnya.
Seulas senyum tipis kembali terpeta di wajah Sasuke. Ia menepuk bahu putranya. "Jaga dirimu. Tou-san akan pulang seminggu lagi. Sayonara!" ucap Sasuke sambil bersiap-siap melompat dari jendela kamarnya.
'Huft... merepotkan saja... padahal aku hanya ingin curhat denganmu, tou-san... dan... aku ingin bertanya, apa maksud dari mimpi anehku yang tadi, ya?' batin Dai ichi. Keningnya berkerut. "Ah! Jadi... JADI ITU, YA?" teriaknya dengan suara yang sangat keras.
Ada apa yang sebenarnya terjadi dengan Dai ichi?
:::Tsudzuku:::
Dai ichi: OMONGAN GUE GAK JELAAASS! HUWEEEEE! BAPAK! EMAAK! *nangis guling-guling*
Rin: Cup-cup-cup… ntar Rin-nee kasih permen segepok mau? Jangan nangis ya Dai-kun~
Sasuke: AWAS LU! GUE MAU PROTES!
Rin: Hu-huwaaaaaaaaaaaah! Mau ngejadiin Rin istri kedua?
Sasuke: AMIT-AMIT DEEH! Btw, endingnya ngegantung, Rin!
Rin: IYA! GARA-GARA LU GAK MAU NGEJADIIN GUE SEBAGAI ISTRI KEDUA LO, SIH! *dikirin sampe jadi sate*
Yaiiiiy, minna! 8D chappie ini gak nyambung plus abal! Sumpah abaal! Special thanks for:
cherrysakusasu, akira star (unlog), Made kun, namikaze sanaku, Aurellia Uchiha,Crunk Riela-chan, Akai Hirumo, Peaphro, Kaoru, ZoZo, 4ntk4-ch4n,cake sheen, Icha yukina clyne, Snow of Priscila, SoraHinase, Rievectha Herbst, Bubble Lollie, NeeNao, Kazuma big tomat, Shinkerbell, miss hakuba, widyan cHisai to mumOet, aoihime no rinha, dan Shard VLocasters
Ah, iya! Ini balasan review-na:
cherrysakusasu: salam kenal jugaa :DD he? Boleh, boleh! .*ditampar* iya, yang manggil Sasu itu Saku!^^ makasih udah rnr!^^ rnr again? *sujud-sujud*
akira star ga login: a-apaa? Kereen? *ngesot-ngesot* ARIGATOUU! Rnr lagi? TwT
Made kun: arigatou udah repiu!^^ okelah... err, mau tanyak... Made-kun itu bener laki ato emang 'kun' itu bukan suffiks? *digaplok* ok! Ini udah apdet! XD RnR lagii? TwT
namikaze sanaku: jadi roh!^^ ok, jawaban-jawaban sana-san udah Rin putuskan dan itu rahasia *ditabok* arigatou for review!^^ mind to review again? *nyodorin es krim vanilla*
Aurellia Uchiha: Ok, jawaban ada di hati Rin *halaah!* 8D makasih udah review, mind to review again?
Crunk Riela-chan: Ok^^ nggak kok, bukan egois… makasih review-na… review lagi?
Akai Hirumo: Datang juga! 8DD ok, itu rahasia… *plakk* arigatou udah review… review lagi? :3
Peaphro: Makasih udah rnr, senpaai! xDD iya, judulna udah Rin ganti! RnR lagi? *nyodorin sate kambing*
Kaoru: hiks… sama… T,T kasian Dai ichi… sini ganti aja mama-na! *dichidori Sasuke* makasih udah rnr!^^ rnr again please? :3
ZoZo: Udah baca AP? xD haha… belum ripiu gak papa kok… *peluk-peluk* Iya, Dai ichi. Emang susah dibacana. Kalo Daichi ama Dai ichi itu artina beda. 8D kalo gak salah, Daichi itu artina 'bumi', sedangkan Dai ichi itu artina 'Pertama' ;) oh, masalah profpic. Itu Sasuke lagi nyium anakna gitu... :P hehehe... makasih udah review ya! :D review lagi?
4ntk4-ch4n: Iy, sekuel AP ;) ok, ini udah apdet… makasih rnr yang sebelumna! :D wanna review again? :3
cake sheen: se-sediiih? YEAH! Rin bisa bikin angst! XD *nari pakek pom-pom* makasih karna udah rnr, dan fave-na! xD *sujud-sujud* review again?
Icha yukina clyne: yeee! XD makasih udah rnr dan fave! XD ini udah apdet! RnR lagi?
Snow of Priscila: Arigatou rnr-na! :D Rin manggil apa nih? RnR lagi? ^3^
SoraHinase: nggak, emang gak ada penyiksaan, Sora-san!^^ thanks for RnR!^^ rnr again?
Rievectha Herbst: ya!^^ makasih rnr-na! RnR lagi? :3
Bubble Lollie: ^^ makasih rnr-na ya cantik! Udah update! Lanjutkan RnR! *ditabok pak SBY*
NeeNao: Ini udah update! xD makasih udah rnr di chappie sebelumna! RnR lagi ya?
Kazuma big tomat: makasih udah rnr chap1!^^ ini udah update… :D RnR again?
Shinkerbell: Senpaai! T^T gomen sebelumna… tapi, kalo SP ini udah tamat, Rin usahain bisa accept req-na deh! Dattebayou, senpai! Makasih udah RnR! :') hiks… mi-mind to re-review agaaain?
miss hakuba: arigatou udah rnr! :) ini udah apdet! :D mind to rnr again?
widyan cHisai to mumOet: se-sediiiih? T^T arigatouuu! *peluk-peluk* ini udah apdeet! Mind to rnr again? Keep rnr xDD
aoihime no rinha: Rin-nee! *peluk-cium-sujud* makasih semuanaa! Ini ndah apdeet! Review lagi yah? Yah? Yah? *PLAKK*
Shard VLocasters: VLo-chaan! XD makasih rnr-na!^^ lagi? Lagi? Lagiii? *ditampar*
*tepar* yosh… kita tunggu next chap! xDD buat yang nge-RnR, beribu-ribu makasih buat kalian! Makasih juga udah mau ngejawab pertanyaan aneh Rin! ;DD chap depan... konflik-na Dai ichi... *smirked*
Yasud, minna-sama... mind to review this chap again? :3
