Disclaimer: Kuroko no Basuke punya Tadatoshi Fujimaki yang saya sewa sebentar(?)
Warning: GJ, Aneh, Susah Dimengerti , OOC, OOT,Typo(s) Dan tidak mengenal penulisan EYD
Pairing: GoM+Kagami
Akashi memandang ke arah para pedagang yg menjual berbagai benda tajam disampingnya,ia melirik ke segala arah,dan tatapannya tertuju pada gunting merah yg berada di pojok,dengan langkah damai (?) dia masuk,tanpa mengetahui kalau dia sudah terpisah dari rekannya (atau budak kali ya?)
"ini berapa?" tanya akashi pada pedagang
"Ohh.. itu 15.000 saja dek.." jawab si pedagang,akashi mengangkat sebelah alisnya
"tumben gunting mahal,, biasanya aku beli gunting Cuma 500 yen saja kok" omel akashi kesal (?) (*athour sweatdrop*)
"lhaa? Siapa yg bilang disini pakek yen dek? Disini pakek Rupiah taukkk?" jawab si pedagang,akashi sweatdrop,dia beneran di dunia lain atau tersesat di negara Ind*nesia kali ya?
"aku mana ada uang rupiah di sini,," omel akashi yg sekarang mirip ibu-ibu nawar cabe *plakk
" duhh adex gak sama orang tua adex ya? Atau adex tersesat?" tanya pedagang itu ambil celingak-celinguk,mata heterocome akashi mengkilat
"paman mau mati ya?" tanya akashi dengan hawa membunuh luar biasa,pedagang itu mundur beberapa langkah
"baik-baik,,, kalau adek mau gunting itu silahkan saja,,, " jawab sang pedagang sudah gemetaran,akashi tersenyum (iblis) ke arah pedagang
"terimakasih.." jawab akshi lalu mengambil gunting tersebut dan pergi keluar
"HUAAAAAAHHHH GUE HABIS DIRAMPOK? MALAH PERAMPOKNYA CEBOL LAGI? GUE KAGAK RELAAAAAAAAAAAAAA" Teriak sang pedagang histeris
Sementara itu sang putri GJ kita (digeplok pakek sendal) sudah merasakan firasat buruk dari tadi,diliriknya dokumen-dokumen yg sudah menggunung di depannya,lalu diliriknya sang patner cendrawasih yg lagi membersihkan bulu-bulunya
"aku nyuruh mereka ke kota tapi gak ngasih ongkos (?) jepang dan disini kan beda" komen vyandra risih
Diambilnya 6 amplop lalu memasukan 100.000 ke masing-masing amplop tersebut,lalu diikatkannya pada sang burung cendrawasih kesayangnnya
"toshi-chan,, bisa kau antar ini ke para cowok GJ itu?" tanya vyandra
' baik vyandra-chan '
Sang burung terbang dengan anggunnya keluar dari dalam villa,vyandra kembali berkutat dengan dokument-dokument didepannya. Sementara itu Kuroko dkk ( minus akashi) sibuk mencari sang emperor gunting itu di kota,kise mencari di gang sempit,midorima mencari di toko-toko,kuroko mencari di sekitar jalan,kagami mencari di taman bunga,mukun mencari di kedai makanan (?) sementara aomine mencari di tong sampah (lahh?)
"hoy ahomine? Kenapa kau mencarinya di tong sampah?" tanya kagami kesal
"mana tau dia umpet di situkan? BAKAGAMI?" Jawab aomine sinis
"kalau akashi mendengarmu kau pasti akan mati nandayo~" komen midorima sambil membetulkan kacamatanya
*ckris-ckris-ckris
"saking rindunya (?) aku mendengar suara gunting akashi suu~" ucap kise merinding
"dari mana asalnya? Dari tong sampah?" tanya aomine lalu membuka tong sampah disampingnya
"Aho.. mana mungkin bodoh.." omel kagami kesal
"Berisaplah aomine-kun,, akashi-kun sedang mengasah gunting-guntingnya untuk membunuhmu" sela kuroko sambil nunjuk akashi yg lagi ngasah gunting-guntingnya sampai mengkilap (?)
"HUWAAAAAAAAAAAA..."
*ckris-ckris-ckris
' kalau vyandra-chan melihat ini pasti akan marah lagi '
Sebuah suara membuat kegiatan (?) mereka semua terhenti mendadak,seekor burung cendrawasih sekarang hinggap di bahu kuroko,hening sesaat
"Cottou? Apa burung ini yg tadi bicara?" tanya kise kaget minta ampun
"*nyam-nyam sepertinya begitu kise-chin" jawab mukun
"kalau tidak salah burung ini patner vyandra kan?" komen akashi kesal
' benar,aku toshi, aku kesini hanya memberikan ongkos ke kalian semua,aku yakin kalian pasti pada nyolong atau sebagainya..' duga si burung indah tersebut
"burung ini cerewet sekali? Mana mungkin kami elakuin itu?" omel aomine kesal,akashi hanya diam,tak mau berkomentar
"kuroko-kun,tolong ambil 6 amplop di kakiku.." pinta toshi si burung cendrawasih
"hai.. toshi-kun"
Kuroko mengambil amplop-amplop itu lalu diberikannya kepada yg lain satu-satu ( seperti pembagian sedekah itu loh (?) ) kagami membuka amplopnya,lalu ia mengambil uang 100.00 yg berada di dalamnya
"Cuma segini? Uang segini kalau disini Cuma bisa beli 10 burger tauk?" omel kagami
' dasar gak tau diuntung,masih untung dikasih' omel toshi kesal
"hmhhh.. 100.000 ? Cuma bisa beli 6 gunting,," komen akashi kesal
"disini ada vanila milkshake gak ya?" gumam kuroko
" cari oleh-oleh ah.." komen kise lalu pergi
'jangan lupa dengan tujuan kalian,, ntar sore kalian harus umpul di villa lagi'
Sang burung terbang kelangit,sementara yg lain langsung mencar karena sudah dapat ongkos (?) dan segera membeli yg mereka inginkan,akashi mencari gunting lagi,kagami beli burger,aomine cari majalah mai-chan di tong sampah (?),kise beli accecoris,kuroko beli buku,mukun beli cemilan,dan midorima beli lucky itemnya berupa sendal jepit (?)
Sore harinya,mereka kembali berkumpul di villa sang putri, Mereka kumpul di ruangan tengah,terlihat momoi dan riko membawakan makanan,semuanya menatap ke arah makanan itu horor bagaimana tidak, makanan yg disajikan di depan mereka ini mengeluarkan asap hitam aneh,kagami bersumpah kalau cumi yg dimangkuknya menatap kearahnya
" momoi-san... riko-san? Mana tetsuna?" tanya vyandra
"tetsuna pergi ke kerajaan hime-sama,," jawab riko
"dan kalian ingin aku mati setelah menyantap makanan kalian?" tanya vyandra kesal
"ano- hime-sama,, kami sudah berlatih kok" jawab momoi
"makanan hitam legam gini? Kau baru berlatih kapan?" tanya si ehem-hitam aomine (ditabok aomine)
"benar suu~ kalau aku memakan ini aku seperti memakan aominecchi suu~" tambah kise sambil menjauhkan mangkuk didepannya
".. baiklah aku yang masak" komen vyandra,mata mereka semua membulat
"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAA?"
"TIDAK BOLEH HIME-SAMA" teriak momoi pasang gaya Che*ry b*ll (?)
"Haa?" jawab vyandra polos
"vyandra-san bisa masak?" tanya kuroko
"gak tau.. aku belum pernah masak" jawab vyandra dengan wajah polos minta ampun (?)
"gunting mana gunting.." perempatan siku-siku akashi sudah nongol rupanya (?)
"jangan membuat kami mati nandayo~" omel midorima kesal
"Biar aku yang masak.." sela kagami
*Hening*
(kriik-kriik-krik (?) )
"Kagami? Kau bisa masak?" tanya aomine dengan wajah gak-mungkin-kau-bisa-masak-coeeeg
"aku bisa kok,, aku tinggal sendiri,, jadi tentu saja aku bisa masak" jawab kagami kesal
"baiklah kagami-KUN (?) kau boleh memakai dapur sesukamu" jawab vyandra
1 Hours Letter
"HOWAAAAAAAAAAAAAAA..."
Tatapan semuanya tertuju pada makanan yg ada dihadapan mereka sekarang,aroma harum sumerbak menghujami indra penciuman mereka,lalu tatapan mereka berganti ke arah kagami
"kau tidak memberikan penngharum ruangan di dalam sini kan?" tanya aomine
"MANA MUNGKIN AHOOOOOO..." omel kagami geram minta ampun
"ittadakimasu~" komen vyandra dan kuroko kompak
"HUWAAAAAAAAA VYA~CHHI KUROKO~CCHI JANGAN DIMAKAN SUU~" Teriak kise histeris
"kenapa? Enak kok?" komen vyandra heran
"Makananya tidak beracun.." tambah kuroko
"heee?"
Akashi menatap datar makananya,lalu tatapannya tertuju pada sinar merah dari dalam saku bajunya, mata heterocome itu menatap ke arah kristal yg kini tengah bersinar di tanganya ia tersenyum lembut (?) Ralat- sadis maksudnya (?)
"bingo.." komen akashi
"...kristalmu bersinar nandayo~" ucap midorima,akashi tersenyum
"heee? Aka-chin ganbatte.. *nyam-nyam " tambah mukun
"HIME-SAMA? Ada laba-laba raksasa diluar..." teriak momoi panik,vyandra meletakkan cangkir tehnya
"Nah akashi,, cepat temui patnermu dan kalahkan dia.." komen vyandra
"kau memerintahku?" tanya akashi menatap vyandra sinis
"jika kau tidak bergerak laba-laba itu akan pergi.." jawab vyandra kesal
"huuu" jawab akashi lalu keluar
"kali ini akashi gunain apa?" tanya aomine
"Aku rasa gunain gunting thu.. si TEME itu kan juragan gunting (?) " jawab kagami asal
"Tapi kan dia punya katana nandyao~" sela midorima
"Kita lihat pertunjukannya yuk?" ajak vyandra sembari tersenyum (?)
"Yokkk.." Jawab yg lain (minus kuroko)
Akashi hanya memandang laba-laba raksasa dihadapannya itu dengan pandangan datar niru kuroko (?) sementara si laba-laba malah kelihatan ingin mencicipi akashi sekarang (*lha?*) dengan ganas ia langsung menerjang akashi,jika saja manusia biasa niscaya pasti nancep di kaki sang laba-laba,tapi kini lawannya adalah si raja iblis gunting emperor akashi ( banyak amat sebutanyya ? *dilempar gunting)
"Huhhh.. lumayan juga" komen akashi sambil menatap si laba-laba sinis
"Huaahhhh? Akashi-cchi hebat suu~" teriak kise pakek toa
"berisik kau kise.." omel si hitem sambil masukin batu ke mulut kise
"HIDOI SUUU~" pekik kise menggelegar
"BERISIK..." bentak kagami,midorima,aomine. Kise kicep
"apa aku udah bilang kalau laba-laba itu bisa gunain kekuatan api ya?" komen vyandra
1 detik...
2 detik...
3 detik..
"HUAAAAAAPAAAAAAAAAAAAAAAAAA?" pekik yang lain membuat vyandra sweatdrop
"Vyandra? Kau mau membunuh akashi~ nandayo?" komen midorima sweatdrop
'aku yakin dia sengaja' batin anak-anak GOM (minus akashi) + Kagami
"Kan lebih seru.. hehehehe" jawab vyandra enteng
'Dia ratu iblis suu~/nandayo~'
Sementara itu akashi terkepung dengan lautan api,akashi kicep,ia berpikir sejenak,lalu tersenyum (iblis) ke arah laba-laba itu,ia mengeluarkan katana dan gunting saktinya,katana di tangan kanan,dan gunting di tangan kiri
"Yahhh? Dugaan kita semua salah suu~" komen kise kesal
"huhhh? Aku sudah bertaruh 50.000 tadi.." tambah si item kesal *ditimpuk aomine
"aku seperti lihat raja iblis keluar dari neraka nandayo~" sela midorima sambil memperbaiki kacamatanya yg melorot 5 cm
"akashi-kun memang raja iblis kan?" jawab kuroko sambil memiringkan kepalanya,bayangkan aja kuroko seperti itu
'imut/ssu~/nandayo~'
" Kuroko.. kau membangunkan pikiran orang-orang nista ini.." komen kagami sweatdrop
"biarkan saja kagami-kun.." jawab kuroko cuek
"Huuuu,,,?"
"Sepertinya dia sudah selesai.." jawab vyandra dengan nada kesal
"eh?"
Pandangan mereka tertuju pada akashi yg sekarang terbang (?) eh? Ralat- maksudnya melompat tinggi ke udara,lalu dengan cepat ia langsung menancapkan katananya tepat di kepala sang laba-laba api raksasa itu,tak lama kemudian sinar berwarna merah langsung menjulang ke langit
"Hebat ssu~?" kagum kise
"Akashi? Kau tidak apa-apa nandayo~? Bukan berarti aku mengkhwatirkanmu nandayo~" tanya midorima (athour ngamuk,jelas-jelas dia cemas bukan?)
'tsundere akut..'
"tidak apa,, dia lumayan juga" jawab akashi
"sebaiknya lukamu segera diobati akashi-kun,," sela kuroko
" benar suu~ walau itu Cuma luka bakar tapi bisa infeksi juga suu~" tambah kise
"tapi kalau si akashi si tak akan bisa infeksi.." komen aomine
"Huu? Kau mau merasakan gunting dan katana ku daiki?" tanya akashi sambil tersenyum tulus (?) sadis maksudnya
"ti...tidak.. ampuni hamba tuan" takut aomine sambil nyembah-nyembah di kaki akashi
"Huu,, anggap saja ini hadiah dariku.."
"?"
Vyandra meletakkan jari telunjuknya kedahi akashi,seberkas cahaya keluar dari sana,cahaya berwarna putih itu menyelimuti tubuh akashi,akashi bisa merasakan kehangatan dari tubuhnya,setelah cahaya itu menghilang,luka melepuh di tubuh akashi hilang tak berbekas
"HUOOOOOOOO SUGOI SSU~?" pekik kise membahana mengalahkan syahrini (*lha?)
" Apa aku tidak bilang kalau kemampuanku itu penyembuh?" tanya vyandra polos
"KAU TIDAK MENGATAAN APA-APA SOAL KEKUATAN TAUUUUUU..." teriak anak-anak GOM (minus akashi dan kuroko) + Kagami
"gunting mana gunting?" kesal akashi sambil mencari guntingnya (padahal udah ditanganya tuh(?) )
"Hehehe maaf deh,, ayo masuk,aku jelaskan" ajak vyandra
Mereka kembali masuk kedalam villa megah itu,setelah sampai diruangan mereka tadi,tatapan mereka tertuju pada vyandra,tentu saja mereka meminta penjelasan dari si putri sejelas-jelasnya (?)
"Eto- akashi? Coba lihat punggung tanganmu sekarang" komen vyandra,akashi melihat punggung tanganya,ada tanda mirip api dasana
"Huhh? Apa ini?" tanya akashi heran
"Huahhhh? Hoy TEME? Coba lihat dibahumu" kaget kagami yg berada disamping akashi
"*nyam itu bukannya laba-laba yg aka-chin lawan tadi? *nyam-nyam?"
' namaku taliku..mulai sekarang akashi seijuuro adalah tuanku..' kenalnya
"huh? Aku dapat budak lagi?" komen akashi
"Tanda di tangan akashi adalah simbol kekuatan,lambang api ditanganya menandakan kalau dia bisa mengendalikan api sesukannya,," jawab vyandra
"ano- vyandra-san? Terus toshi dan taliku itu apa?" tanya kuroko
"Mereka sebenarnya adalah hewan pelindung,namun,setelah tuan mereka meninggal,mereka akan menjadi buas dan berbahaya,," jawab vyandra sambil mengelus bulu lembut toshi
'berbeda dengan taliku aku ini pelindung kerajaan ini sejak turun temurun,, ketika raja yg menjadi tuanku mati,maka aku akan mencari tuanku yg baru diantara anak-anaknya..' jelas toshi
"jadi vyandra yg terpilih? Bukannya kau punya kakak vyandra?" tanya kagami heran
'hewan pelindung tidak akan memperdulikan jika vyandra punya kakak,yg aku pilih adalah sosok yg memiliki kekuatan terpendam' jawab toshi
"sampai sekarang aku tidak tau kemampuanku itu.." komen vyandra sambil tersenyum kecut
"aku suka disini,, jalan ceritanya mirip novel.." sela kuroko
1 detik
2 detik
3 detik (?)
"HAAAAAAAAAAAAAAAA?"
Akashi : Author sialan dia benar-benar menistakanku *rajam gunting*
Kuroko :*datar* Aku rasa kita benar-benar tersesat dinegara ind*nesia
Kise : Peranku sedikit ssu~ T-T
Aomine : Menyusahkan, bagi kalian yang membaca kami ucapkan terimakasih atas nama author
Kagami: Lahh? Author absurd itu dimana? *celingak-celinguk*
Vyandra: *nunjuk author yg sibuk belajar* sibuk belajar menjelang UNBK
Midorima : Jangan lupa review nanodayou~ bukannya aku perduli
Mukun : Jadi pembaca gelap juga tak apa nyam~
Kuroko : Sampai jumpa di chapter depan minna-ssan
