I Have to Choice
By: evilkyung and kkangjii
Cast
Kim Joonmyeon
Zhang Yixing
Do Kyungsoo as Joonmyeon's uke
Other Cast
Xi Luhan as Yixing's bestie
Kim Jongin as Joonmyeon's younger brother
Oh Sehun as Luhan's boyfie and Kai's bestie
Kim Family
Zhang Family
Oh Family
Disclaimer
The cast aren't mine, but… this is kkangjii's story! Plagiarism? Karma does exist, btw.
Genre
Romance, Angst, Hurt, little bit humor in this chap ._.
Summary
Kau harus memilih salah satu diantara mereka, atau kau akan kehilangan keduanya…. / EXO's SuLay and Suho x Kyungsoo here~ / INCEST / 2shot / Collaboration between me and kkangjii, kkk / Rnr? :33
Warning
Typo(s), gaje, OOC, nggak make EYD -_-b
Ini FF kolaborasi antara saya dan teman saya, hahaha. Sebenernya ini kisah nyatanya dia sih-_-" Makanya, saya nulis di disclaimer, cerita ini bukan punya saya, tapi punyanya si kkangjii. Saya cuma ngebantuin dia bikin FF ini aja ^^
Dichap ini, saya berusaha nambahin humornya dikit-dikit, maaf kalo garing '-'
.
Happy Reading! ^^
.
The Begin
.
"Parfait," ujar Joonmyeon sambil berkaca. Memasang wajah seolah-olah dia adalah seorang superstar yang sedang melakukan pemotretan.
"Joonmyeon~! Turunlah chagi, ada keluarga pamanmu disini," panggil Ibu Joonmyeon. "Ne, umma," jawab Joonmyeon sambil tergesa-gesa mengambil handphone miliknya. Dengan segera Joonmyeon turun dari kamarnya menuju ruang tamu.
.
"Annyeong ahjumma, ahjussi,"
"Annyeong, Joonmyeona, kau semakin tampan saja, kkk," balas bibi Zhang sambil menepuk pundaknya. "Kau benar sekali, baobei. Joonmyeon semakin tampan, tidak seperti anak kita yang semakin hari semakin manis saja, hahaha,"
"Babaaaa, aku ini namja tauuuu, NAMJAAAA~!" protes seseorang sambil mengerucutkan bibirnya. Bukankah wajar jika kau marah, apabila dirimu yang benar-benar namja tulen, dibilang manis? Bahkan anak ini sudah jelas-jelas memiliki tonjolan diantara kedua kakinya. Ups ._.
"Tapi apakah ada seorang namja yang mengerucutkan bibir seperti itu sayang?" ibu Joonmyeon kali ini angkat bicara sambil menahan kekehannya. "Ada, Luhan gege dan Mama akan mengerucutkan bibir bila Sehun dan Baba tidak memenuhi keinginannya,"
Semua yang ada diruangan itu tergelak, kecuali Joonmyeon, tentunya.
"Sudah-sudah, kasihan Joonmyeon, dia hanya bisa melongo daritadi," ujar ibu Joonmyeon sambil tersenyum geli. "Nah, Joonmyeon, ini anak dari pamanmu, kau rukun-rukunlah dengan dia, ne?"
"Annyeong Junmahao? Junmian? Joon…myeon hyung. Namaku Zhang Yixing, tapi teman-temanku biasa memanggilku Lay. Salam kenal,"
"Untuk apa dia berada disini?" tanya Joonmyeon dengan penuh rasa curiga. "Hey, jangan bersikap seperti itu, chagi. Dia berada disini untuk melanjutkan studinya, juga dia akan mengikuti lomba beberapa bulan lagi," jelas ibu Joonmyeon.
"Arraseo, umma. Nah, Yixing, kau boleh memanggilku Suho, bila kau merasa namaku memang sulit diucapkan," ucap Joonmyeon sambil tersenyum miris. Mau bagaimana lagi? Pelafalan nama itu memang terlalu rumit untuk orang China seperti Yixing.
"Ah, ini sudah agak siang, bagaimana kalu kita makan siang terlebih dahulu? Setelah itu mengantarkan gege dan unnie ke stasiun," tawar ibu Joonmyeon.
.
.
Sudah seminggu sejak kedatangannya, Yixing jarang sekali melihat Joonmyeon dirumah. Maklum saja sih, Joonmyeon tengah menyelesaikan kuliahnya yang kini tengah berada disemester tekahir, sambil bekerja dikantor ayahnya sebagai CEO (Chief Executive Officer).
"Hah, buat apa aku memikirkan Junmian gege? Stupid me," Yixing membenturkan kepalanya ketembok, berharap bayang-bayang Joonmyeon segera hilang dari pikirannya. "Lebih baik aku berlatih saja,"
.
"Ah, nyamannya," desah Joonmyeon begitu ia membaringkan tubuhnya diatas kasur yang begitu nyaman. Joonmyeon menatap langit-langit kamarnya, pikirannya kali ini menerawang entah kemana.
'Bagaimana dengan Yixing ya? Apa dia betah disini atau tidak?'
Sayup-sayup terdengar suara musik bertempo cepat dari kamar sebelah –kamar Yixing-, yang lantas membuat Joonmyeon menerawang, sekali lagi.
'Apa yang sedang Yixing lakukan? Aku kepo sekali, Ya Tuhan,'
.
Pintu kamar Yixing terbuka sedikit, tapi memberikan kesempatan besar bagi Joonmyeon untuk coret-mengintip-coret, melihat apa yang Yixing lakukan didalam kamarnya.
Ternyata oh ternyata,
'Asdfghjkl. Damn! He's so sexy!'
Tanpa sadar, Joonmyeon menjilat bibirnya sendiri, membayangkan bahwa Joonmyeon menjadi pasangan Yixing. [Bayangin ying gege ngecover dance Gain – Bloom]
'Hei otak! Apa yang kau pikirkan?' monolog Joonmyeon –dalam hati- sambil membenturkan kepalanya ketembok. 'Sepertinya aku terlalu sering bergaul dengan Kai dan Sehun,'
"Gege?"
Uh-oh, mati kau, Kim Joonmyeon.
"A-ah, ada apa, Yixing?"
"Apa yang kau lakukan disana?"
"Hanya lewat, dan tanpa sengaja melihatmu menari, Yixing-a,"
'Joonmyeon, kau pandai berbohong sekarang. Asdfghjkl,'
"Apa aku menganggumu gege? Duibuqi,"
"Ah, gwaenchana, Yixing-ah. Aku terhibur kok," sangat terhibur, malah.
"Kalau begitu, bolehkan aku memninta pendapatmu? Masuklah gege," pinta Yixing pada Joonmyeon sambil membuka pintu kamarnya lebih lebar lagi.
"Kau mau meminta pendapat apa?" tanya Joonmyeon sambil duduk ditepian ranjang Yixing.
"Apa tarianku tadi cukup sexy?"
Zhang Yixing, kau frontal sekali, nak.
"Tentu saja," kalau tidak, mana mungkin aku tergoda Yixing-a.
"Benarkah?" ucap Yixing senang, bola matanya tampak bersinar-sinar. "Iya, untuk apa kau menanyakan hal itu?"
"Eum… sebenarnya tarian tadi akan kugunakan untuk lomba," jawab Yixing malu-malu. "Kau pasti akan menang. Hwaiting!" Joonmyeon mengacak-acak rambut Yixing. "Ah, ne, gege,"
'Fufufu, dia semakin memerah. Mungkin akan baik-baik saja apabila aku menggodanya lagi,'
"Gege, kenapa aku tidak melihat gege seminggu ini dirumah?"
"Waeyo, Yixing-a? Kau merindukanku, eoh?"
"Aniiii~ Aku cuma kepo kok," Yixing menolehkan kepalanya, menghindari tatapan jahil milik Joonmyeon.
"Beneran nih?"
"Iyaaaa~"
"Aku juga merindukanmu kok," lirih Joonmyeon. Tapi, kata-kata itu cukup jelas untuk pendengaran Yixing yang sama sekali tidak rusak.
"Gege, jangan bercanda aih,"
"Siapa yang bercanda? Aku sama sekali tidak bercanda, Zhang Yixing,"
'Aktingmu hebat sekali, Joonmyeon. Selamat!'
"Tapi aku tetap tidak percaya," ._.
Fiuh~
"Hyaaaaa~ Junmian gegeee~ Hentikaaan! Iya, iya aku percaya kok! Berhenti meniup leherku!"
"Hahaha, maafkan aku, Yixing-a, aku kembali kekamarku ya. Kau benar-benar dongsaeng yang lucu, by the way. Jalja~"
Yixing pun merona lagi.
.
"Tebak aku siapa?"
Joonmyeon tersenyum. "Chagiya?"
"Kenapa kau bisa menebaknya, hyuuung~" Kyungsoo mengerucutkan bibirnya. Dengan segera, Joonmyeon mencuri sebuah kecupan dari kekasihnya itu.
"Aish! Hyung, ini tempat umum!" Kyungsoo memukul lengan Joonmyeon, dengan main-main, tentu saja. "Hahaha, maafkan aku chagiya, aku tidak tahan melihatmu seperti itu,"
"Yaaak! Hyung pervert!"
Joonmyeon terkekeh, tingkah namjachingunya ini benar-benar menggemaskan.
"Bagaimana kalau kita berjalan-jalan chagi?" tawar Joonmyeon.
"Boleh hyung~"
"Jja~"
.
.
Setelah selesai berjalan-jalan, Joonmyeon dan Kyungsoo kembali ketaman tempat mereka bertemu tadi. Joonmyeon memperhatikan tingkah Kyungsoo yang sangat menggemaskan. Seperti anak kecil, pikirnya.
"Hyung? Kau melamun?"
"Aniya, hyung hanya memperhatikan kekasihku yang imut ini,"
"Aish~! Hyung gombaaal~!" Kyungsoopun memerah dan memukul-mukul bahu Joonmyeon. Joonmyeon menghentikan aksi Kyungsoo, dan membawa Kyungsoo kedalam pelukannya.
"Hyung…"
"Ne, chagiya?"
"Apa kita bisa terus seperti ini? Apa hyung akan terus bersamaku, sampai maut memisahkan kita?"
Joonmyeon hanya bisa terdiam. Didalam benaknya ada bayang-bayang Yixing yang begitu lucu, polos, dan mampu membuatnya nyaman. Tanda sadar Joonmyeon menghela nafas panjang.
"Aku tidak tahu Kyungsoo-ya, aku akan berusaha membuat kita selalu bersama,"
"Kau berjanji, hyung?"
"Akan aku usahakan,"
.
TINGTONG!
"Annyeong~ Apa Zhang Yixing ada dirumah?" tanya sang tamu sambil tersenyum.
Joonmyeon hanya memandang datar sang tamu, lalu menutup pintu keras-keras.
"HEY! APA-APAAN KAU! ADA TAMU DATANG BUKANNYA DISURUH MASUK TERLEBIH DAHULU. ASDFGHJKL!" omel sang tamu tadi –Luhan-. Lalu dia mengeluarkan handphonenya dan menelfon sang sahabat.
"Yeoboseyo~ "
…
"Aku sudah didepan rumahmu,"
…
"Sudah, malah pintu langsung ditutup keras-keras oleh sepupumu, kau tahu?"
…
"Ne, cepatlah, disini mulai dingin,"
.
"LULU GEEE~ AKU MERINDUKANMUUU~" teriak Yixing heboh begitu membuka pintu. "Padahal kita baru tidak bertemu 3 hari, Xing. Tapi kau sudah merindukanku,"
"3 hari itu lama ge~ Ayo masuk~"
.
"Annyeonghaseyo ahjumma~" sapa Yixing dan Luhan bebarengan. "Annyeong~ Wah, ada Luhannie ternyata, kalian ingin berlatih lagi?" tanya nyonya Kim.
"Ne, ahjumma~ Hari perlombaan sudah dekat, hehe," jawab Luhan.
"Ahjumma, Kaiyi dimana? Apa dia belum pulang?" tanya Yixing. "Jongin? Dia ada dikamar Joonmyeon, sayang. Fighting ne?"
"Ne, ahjumma, kamsahamnida~"
.
"Luhan ge, kau langsung kekamarku saja, aku akan memanggil Kaiyi duluan,"
"Hey, tidak bisa begitu Xing-_- Aku tidak tahu kamarmu yang sebelah mana,"
"Baiklah, ayo~"
.
"Kaiyiiii~ Ayo berlatih~"
"Gege, sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan itu-_-"
"Tapi itu lucu, kaiyiiii~"
"Kalian berdua ini, suka sekali berdebat tidak jelas seperti itu," Joonmyeon ikut angkat bicara. "Hehe, tidak apa-apa ge :33"
"Xing, ayo berlatih, aku malas berada satu ruangan dengan hoobae tidak tau sopan santun seperti dia," sahut Luhan sinis. "Eh? Annyeong Junmian gege~"
.
.
"Luhannie, makanlah yang banyak sayang," ajak nyonya Kim ketika mereka sedang makan malam.
"Tidak ahjumma, saya sedang dalam masa diet, hehe," tolak Luhan halus. "Cie, jaim. Padahal kalo ada makanan gratisan langsung disabet,"
Luhan hanya menggertakkan giginya. "Dasar hoobae kurang ajar, kalau saja kau bukan sepupu Yixing, sudah kujadikan daging cincang," desis Luhan. "Lulu ge yang sabar ya, Junmian gege memang menyebalkan kok~"
Kai mengangkat jempolnya pertanda setuju dengan perktaan Yixing, sementara Tuan dan Nyonya Kim hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah empat anak muda disekitarnya/?
"Ahjumma, ahjussi, bagaimana kalau keluarga Xi ikut acara makan malam dihari Natal nanti?" usul Yixing. "Ah, boleh. Kebetulan ahjussi juga menjalin relasi bisnis dengan keluarga Xi,"
"Yeay~ terimakasih ahjussi~~"
"Joonmyeon, ajaklah Kyungsoo dan keluarganya juga untuk membicarakan pertunangan kalian," perintah tuan Kim pada Joonmyeon.
Keempat anak muda disana tersedak bersamaan.
"Appa, jangan membicarakan yang tidak-tidak. Kyungsoo saja belum lulus appa," jawab Suho ketus. "Ini kan hanya tunangan saja Joonmyeon," balas Tuan Kim santai.
"Hah, aku masih ingin menikmati masa mudaku, appa,"
"Ahjussi, ahjumma~ Yixing sudah kenyang, Yixing masuk kamar duluan yaaa~" pamit Yixing. Entah kenapa nafsu makannya tiba-tiba menghilang. Dengan segera dia berjalan kekamarnya, dan menaiki tangga dengan cepat.
.
"Kenapa kau tiba-tiba melarikan diri ketika makan malam kemarin, Xing?" tanya Luhan saat dia bertemu dengan Yixing dikampus. "Entahlah, hanya saja… ada sebersit perasaan tidak rela ketika dia akan ditunangkan dengan kekasihnya,"
"Brother complex, begitu? Tapi kau bahkan baru bertemu dengannya sekitar satu minggu, Xing,"
Yixing mengangkat bahu acuh.
"Apa jangan-jangan kau suka pada saudara sedarahmu, Xing? ._."
Yixing membelalakkan matanya.
"Itu tidak mungkin, gege. Kau jangan mengada-ada!"
Tapi… kenapa ada getaran-getaran aneh dan rasa nyaman ketika aku bersama dengan Junmian gege?
.
.
To be continue.
.
.
Hah, banyak banget rintangan buat nyelesaikan ff ini. Mulai dari tugas yang ga selesai-selesai, sampe ocehan orang tua saya sendiri-_- Bahkan ketika saya hanya membutuhkan beberapa menit untuk memberikan sentuhan terakhir ff ini, malah kena omel. "katanya pusing, tapi malah buka yang enggak-enggak," nyebelin banget, padahal saya mengeluh pusing sudah beberapa jam sebelum saya menyelesaikan ff ini -_- Berbanding kebalik sama adek saya, padahal kita sama-sama sakit, sama-sama pusingnya, tapi ketika dia buka laptop buat main game, malah nggak kena omel. Hidup sungguh nggak adil -_-
Fyuh, ternyata ngedit plus nambahin alur cerita lumayan susah ya =_= Sama kaya ngerjakan 1 modul fisika, hanya saja, ini lebih menyenangkan X3 /abaikan.
Yuk, bales reviewnyaaa~
Balesan review:
Selvian summer: happy ending gak ya? :33 Liat aja nanti :p Kan udah ketauan dichapter ini dia siapa, honey :33 Maaf bukan krystal soalnya saya benci banget exo x krystal T^T tapi kalo shinee x fx saya suka ._. Stay tune and mind to review again? :33
Blue sky21: Ini udah update /grins/ Ini termasuk lama ga sih? /innocent face/ kkk~ bukaaan~ sudah ketahuan dia siapa kan? :p Stay tune and mind to review again? :33
The-dancing-petals: huwaaaaa, ada author faveu disini ;_; saya mimpi apa semalem /.\ Semoga FF ini masuk kriteria bagus ya, amin ;_; Ini udah update ASAP, tapi versi saya /mehrong/ semoga suka chappie ini yaaa~ Stay tune and mind to review again? :33
Orange-bubbly: Udah ketahuan kok dia siapa~ Ah masa? Jadi malu /.\ Ini next chappienya udah datang~ Stay tune and mind to review again? :33
Amaxxing: saya memang ga bisa jauh-jauh dari hal nyesek ._. Karena nyesek adalah sahabat saya semenjak saya lahir \m/ /wht/ Ini udah dateng~ Stay tune and mind to review again? :33
Rockatowwa: awww, ini udah lanjut dear~ Whoa, reader their ways juga? ._. Aih /.\ Stay tune and mind to review again? :33
Uniquegals: kyaaaaa~ unnieeee~ /.\ Makasih, makasih! /bow 90 degree/ Ini udah dilanjut :D Stay tune and mind to review again? :33
Papoy: sudah dilanjut, dear ^^ Stay tune and mind to review again? :33
Yu: kalo gitu saya bakal bikin FF incest lagi! XD sudah ada kok next chappienyaa :33 Stay tune and mind to review again? :33
Glowinthedark: Makasih, makasih! /hugs/ Gimana chappie yang ini? ._. Bagus apa nggak? ._. Stay tune and mind to review again? :33
JeoLu-LEXA: Gwaenchana~ kritik diterima kok :33 Maaf kalo pemilihan kosakatanya salah buat judul yaaa T^T Saya emang kurang merhatiin kosakata sama grammar kalo buat judul, yah, maafkan saya yang kurang teliti ne? Lain kali saya nggak bakal ngulangin lagi /grins with peace sign/ hehe. Itu pasti dear~ /laff laff/ Stay tune and mind to review again? :33
Chenma: kayanya tebakanmu bener deh ._. next chapnya udah dateng! \m/ Stay tune and mind to review again? :33
Kang jihye: INI NIH YANG PUNYA CERITA UDAH DATENG! /semprot pake whipping cream/ /taburin oreo mint/ /?/ Gantung apanya, kan ini belum dilanjut -_- Siapa juga yang punya ide ffnya jadi gantung, hah? Jewer nih -_- kamu sih, punya cerita kok aneh-aneh kek gini, semoga aku nggak jadi aneh kaya kamu! Amin. /wht/ Eh itu ada reader yang nyemangatin kamu sayang :33 Stay tune and mind to review again? :33
KimTYGG : Makasih semangatnya ya~ Semangatnya udah saya sampein buat kang jihye~ bakal saya update waktu saya bener-bener longgar (baca: ketika libur sama sekali nggak ada tugas) wkwk X33 Stay tune and mind to review again? :33
Maaf kalo ada salah penulisan penname._. Keyboard agak error._. Hehe, last but not least,
Rnr? /smooches/
