Grievance
By: Fika137
Main Cast : KyuMin (Kyuhyun Sungmin) and All Super Junior Couple (KangTeuk, HaeHyuk, HanChul, Sibum, YeWook)."
Disclaimer : All cast milik Tuhan, Orang tua mereka, dan saya hanya meminjam nama. Tapi, ff ini murni milik saya Fika137.
Summary : Enam Namja yang mempunyai tujuan yang sama yakni 'balas dendam' tergabung dalam kelompok yang dinamai dengan 'GodEyes'karena meninggalkan tanda berbentuk mata ditubuh setiap jika pada suatu saat orang yang mereka cintai malah menjadi lawan? *Gak pinter buat summary '-'
Warning : Newbie! Typo(s)! OOC, alurnya maksa, pasaran, umur tidak sesuai.
Genre : Crime, Romance, Other *Lihat sendiri nanti
Rate : T *Untuk saat ini
Happy Reading^^
Chapter 2
.
.
.
.
.
.
.
Sungmin menyusuri koridor sekolah barunya dengan wajah bingung. Pasalnya, Eunhyuk yang telah berjanji akan pergi bersamanya, malah sudah berangkat pagi-pagi sekali dengan alasan ingin menyalin pekerjaan rumah temannya.
"Haahh~ Aku lelah" keluh Sungmin sembari menyandarkan punggungnya pada dinding disamping kanannya. Oh ayolah. Sekolah ini besar, bukan hanya satu-dua ruangan di Sekolah ini tapi puluhan, dan Sungmin hanya mencari satu ruangan yang bernama 'Ruang Guru'.
Bukan berarti Sungmin tidak bertanya pada salah satu murid, bahkan sudah lebih dari dua murid yang ditanyakan dan tak dapat jawaban apapun. Masing-masing murid yang ditanyakan ada yang menatapnya aneh, pura-pura tak dengar, dan bahkan ada yang bukannya mengeluarkan jawaban malah mengeluarkan pernyataan "Kau manis sekali" pada Sungmin. Hell! Sekolah ini benar-benar aneh, pikir Sungmin.
Sungmin pun melanjutkan perjalannya mencari 'Ruang Guru', hingga tak sengaja pendengarannya menangkap perkataan dari sekumpulan murid yang diketahui sedang bergosip.
"GodEyes Comeback! Kyaa.. mereka benar-benar keren"ucap salah satu siswi yang membuat mood Sungmin benar-benar buruk pagi ini.
'Comeback katanya? Cih! Bahkan Boyband jauh lebih baik dari sekelompok pembunuh bayaran seperti mereka' dengus Sungmin dalam hati. Ia bahkan berjanji akan menambahkan tanda silang pada tanggal hari ini di kalendernya.
"Tapi mereka selalu mengenakan topeng, bisa jadikan dibalik topeng itu mereka menyembunyikan muka mereka yang keriput dan banyak flek hitamnya"perkataan selanjutnya dari seorang siswa disamping gadis tadi yang membuat Sungmin mengangguk-anggukkan kepalanya tak sadar dan melanjutkan langkahnya berniat berbelok kiri.
"YA!" teriak salah satu gadis lainnya sambil mendorong seorang siswa dan sialnya lagi, punggung siswa yang didorong tadi malah menabrak Sungmin yang berada tepat dibelakangnya dengan keras.
Brukk..
"Oh Shit!" umpat Sungmin, tidak dia mengumpat bukan karena kesakitan, tapi ia mengumpat karena kini badannya yang sedikit berisi itu menubruk seorang namja, dan parahnya lagi saat ia terjatuh, bibirnya tak sengaja menempel dengan salah satu organ luar dari wajah namja yang ditubruknya tadi.
"Ya! Apa yang kau lakukan bodoh" umpat balik namja yang ditubruk tadi sembari mendorong Sungmin dengan keras yang menyebabkan Sungmin harus merelakan pantat berisinya mencium lantai.
Bloodyhell! Lengkap sudah penderitaan Sungmin pagi hari ini. Hey, bahkan ia juga korban disini. Dan Sungmin akan benar-benar menandai tanggal hari ini dikalender nya saat melihat namja yang ditindihnya tadi berlalu setelah sebelumnya memberikan tatapan mematikan kearah Sungmin.
"Sepertinya masalah ini tidak akan sampai disini" gumam Sungmin lemas.
.
.
.
.
.
.
"Haahh~ disini nyaman sekali"gumam Sungmin sembari menikmati hembusan angin yang membelai wajahnya. Ia sekarang tengah berada di atap sekolah karena tak mempunyai tujuan saat jam istirahat. Eunhyuk sempat mengajaknya untuk ke kantin, tapi karena tak merasa lapar, Sungmin memutuskan untuk menghabiskan jam istirahatnya dengan berkeliling sekolah, sehingga kini sampai diatap.
"Apa yang sedang kau lakukan?"tanya sebuah suara bass yang membuat Sungmin membuka matanya yang sempat terpejam tadi dan membalik arah pandangannya menatap seorang namja yang berada dibelakangnya.
"K-kau"ucap Sungmin terbata sembari memutar tubuhnya kasar mengahadap namja tersebut.
Karena merasa pernah melihat wajah namja manis didepannya ini, namja yang ber-name tag Cho Kyuhyun itupun terlihat mengernyitkan alisnya berpikir.
Setelah mengingat bahwa namja manis didepannya ini merupakan namja yang sama dengan yang menabrak dan menindihnya tadi pagi, Kyuhyun-pun menampilkan smirk andalannya yang menawan, namun menakutkan bagi Sungmin saat ini.
"Jangan mendekat!"perintah Sungmin dengan mengangkat kedua tangannya menghalangi pergerakan Kyuhyun. Namun, seolah tuli, Kyuhyun tetap melangkahkan kakinya kearah Sungmin.
Brukk.. Trakk..
Karena merasa jarak Kyuhyun sudah semakin dekat, tanpa sadar Sungmin mendorong Kyuhyun dengan keras yang menyebabkan Kyuhyun terjatuh.
"I-itu..." ucap Sungmin terbata lagi sembari mengarahkan jari telunjuknya dan menatap horor kearah suatu benda yang baru saja ikut terjatuh dari balik jas Sekolah Kyuhyun.
"Ini?" tanya Kyuhyun dan semakin melebarkan smirk andalannya semabari ikut menunjuk benda itu.
"IYA! KAU MEMBAWA SENJATA!" teriak Sungmin tanpa sadar.
Mendengar teriakan Sungmin, Kyuhyun pun beranjak dari jatuhnya sambil meraih pistol keluaran 1975 nya 'Beretta 92'
"Maksudmu ini? Kau ingin merasakan peluru panasnya menembus kepala batumu?" tanya Kyuhyun semakin tak kuasa menahan seringaiannya saat melihat wajah ketakutan Sungmin.
"Tidak terimakasih"ucap Sungmin cepat.
Sempat terjadi keheningan diantara mereka, sebelum Kyuhyun kembali membuka suara.
"Cih~ Jadi, apa kau menikmatinya?"tanya Kyuhyun yang terkesan ambigu sembari membawa tubuhnya menyandar pada dinding dan memasukkan sebelah tangannya yang tak memegang senjata kedalam saku celana.
"Huh? Maksudmu?"tanya Sungmin menatap Kyuhyun bingung.
"Apa perlu sekarang aku yang mencium bibir manismu terlebih dulu agar kau ingat kesalahanmu tadi pagi?" tanya balik Kyuhyun yang membuat Sungmin melebarkan mata kelincinya kaget.
"Jadi.. Tadi pagi.. aku mencium bibirmu?"tanya Sungmin tak percaya.
"Ya. Tepat dibibir"jawab Kyuhyun sembari mengetuk jari telunjuknya kearah bibir tebalnya dengan ekspresi menyebalkan 'menurut Sungmin'
"Hey! Bukan aku yang salah! Lagipula aku juga korban disini, Cho Kyuhyun-ssi"ucap Sungmin membela diri setelah sebelumnya melirik kearah tag name Kyuhyun.
"Jadi maksudmu, aku harus mencari siswa yang mendorongmu tadi dan menembaknya begitu? Ayolah, sekarang aku lagi bersamamu 'sang tersangka dalam kasus penciuman', jadi untuk apa susah-susah mencari seorang siswa yang bahkan bukan tersangka yang menciumku pagi tadi" ungkap Kyuhyun sembari mengelus-elus Beretta 92 nya dan masih menatap kearah Sungmin.
"Tapikan..."ucapan Sungmin terputus saat mendengar bel tanda istirahat sudah selesai dan tanpa sadar mengulas senyum bahagianya.
"Ano.. Aku ke kelas dulu, Kyuhyun-ssi"ucap Sungmin dan setelahnya langsung menghilang dibalik pintu atap. Setidaknya, Sungmin tak mau mati konyol hanya karena masalah sepele.
"Tidak buruk"gumam Kyuhyun sembari memasukkan Beretta 92 nya ke balik jas sekolah dan melangkahkan kakinya ke pintu atap, berniat ke masuk kelas 'untuk kali ini'.
Bukan hanya Kyuhyun yang membawa senjata tapi hyung-hyungnya yang lain juga.
Setelah semalam mengambil senjata pesanan mereka, kini masing-masing dari mereka membawa FN FNP-45 yang merupakan pistol keluaran 2006 dan HS 2000 untuk berjaga-jaga.
Ya. Hanya Kyuhyun yang membawa Beretta 92. Karena menurutnya, senjata itu sangat pas ditangannya seolah-olah memang diproduksi khusus untuknya.
Tak ada yang mengetahui mereka membawa senjata api ke sekolah. Hanya Sungmin lah yang mengetahuinya setelah tadi tanpa sengaja terjatuh dari jas sekolah Kyuhyun.
Mungkin untuk waktu yang lama tak ada yang mengetahuinya, kecuali jika Sungmin bermulut besar dan membocorkan keteman-temannya yang lain atau bahkan kepala sekolah.
.
.
.
.
.
.
.
Brakk..
Pintu kelas 2-1 terbuka lebar yang membuat semua siswa dan siswi yang berada didalam kelas itu menampilkan ekspresi terkejut sekaligus heran. Tidak. Mereka terkejut bukan karena orang yang masuk adalah seorang guru killer yang menampilkan senyum manis dengan aegyo gagalnya. Salah besar. Karena Cho Kyuhyun memang bukan seorang guru killer.
Ya. Kyuhyun adalah pelaku yang membuat seluruh murid kelas 2-1 menampilkan ekspresi seperti itu.
Ayolah.. Kyuhyun selama ini tak pernah memasuki kelas, kecuali jika ada suatu hal yang penting yang harus dikerjakan sebagai seorang siswa, seperti Ujian dan semacamnya.
Namun, bahkan sekarang seingat mereka, semua guru sedang mengadakan rapat, sehingga tak mungkin ada Ulangan atau semacamnya. Dan Kyuhyun datang saat ini. Saat jam kosong. Wajar bukan, mereka menampilkan ekspresi semacam itu?
"Apa dia kerasukan?"tanya Donghae kepada Siwon yang masih menatap Kyuhyun heran sekaligus aneh, namun sempat membalas pertanyaan Donghae dengan menggelengkan kepala tanda tak tahu.
Kyuhyun melangkahkan kaki panjangnya ke sebuah bangku dekat jendela yang sedang diduduki seseorang sembari menatap lurus kearah orang tersebut.
"Kau! A-apa yang kau lakukan disini?" Sungmin yang merupakan sesorang tersebut menatap Kyuhyun horor.
"Apa yang ku lakukan disini? Seharusnya aku yang bertanya, apa yang dilakukan seorang anak Sekolah Dasar sepertimu disini? Kau tak sekolah adik kecil?" Kyuhyun mendekatkan wajahnya dengan wajah Sungmin sembari menunjukkan senyum miringnya.
'Lagi-lagi senyum itu' dengus Sungmin dalam hati.
Ternyata semua murid kini sedang menatap kearah mereka berdua, dan semakin menahan napas saat wajah Kyuhyun sudah semakin dekat dengan Sungmin.
"Aku serius! Kembalilah ke kelasmu."usir Sungmin sembari menghindari tatapan Kyuhyun.
"Ini adalah kelasnya Kyuhyun, dan kau sekarang sedang duduk dibangkunya" ucap seorang namja mungil yang sekarang berdiri disamping Kyuhyun sembari bergelayut manja.
"Enyahlah Kim Ryeowook"ujar Kyuhyun sembari melepaskan tangan namja mungil tadi yang ternyata bernama Ryeowook dan berjalan menuju bangku kosong dipojok, berjarak satu bangku dengan tempat Sungmin.
"Tapikan Kyuu~"Ryeowook mendayu dan mengerucutkan bibirnya kesal.
Kyuhyun yang merasa Ryeowook ingin mendekatinya lagi, memberikan tatapan tajam pada namja mungil itu yang membuat Ryeowook kembali ketempat duduknya sembari menghentak-hentakkan kakinya.
"Mustahil! Apa yang membuat iblis itu masuk kelas?"tanya Eunhyuk yang dari tadi memperhatikan sembari menatap kearah Kyuhyun yang kini sedang berbicara dengan Donghae dan Siwon.
Sungmin yang merasa heran dengan pertanyaan Eunhyuk tadipun mengalihkan tatapannya ke gadis berGummysmile yang duduk tepat didepannya itu.
"Maksudmu siapa?"tanya Sungmin sembari mengeluarkan Smartphone-nya.
"Tentu saja Kyuhyun! Dia sangat jarang masuk kelas, apalagi saat jam kosong seperti ini"jelas Eunhyuksembari memutar kursinya menghadap Sungmin.
'Oh! Bengal ternyata. Tak heran' gumam Sungmin dalam hati.
"Jarang masuk kelas, tapi tetap naik kelas? Wahh.. Sekolah ini benar-benar aneh"ujar Sungmin sembari memasukkan lagi Smartphonenya ke saku celana.
"Paling tidak, kejeniusannya dapat menutupi kebengalannya. Bahkan dia pernah loncat kelas saat SMP" kali ini, Kim Kibum, namja yang tempat duduknya tepat disamping Sungmin itu berujar sembari menatap kearah mereka.
Sungmin yang merasa tertarik dengan pembicaraan mereka kali ini pun mendengarkan dengan baik. Ia telah mengenal Kibum, setidaknya sejak pagi tadi saat ia mulai mendudukkan dirinya ditempat duduk samping namja itu.
"Lalu, apa hubungan namja tadi dengan Kyuhyun?"tanya Sungmin dengan suara kecil, takut didengar oleh orang lain selain mereka bertiga.
"Wahh~ Kau benar-benar tertarik dengan iblis Cho itu ya, min"goda Eunhyuk yang membuat Sungmin menatap kesal kearahnya.
"Namja tadi? Maksudmu Kim Ryeowook?" tanya kibum setelah merasa Sungmin menatap kearahnya lagi, sedangkan yang ditanya hanya menganggukkan kepalanya sekilas.
"Entahlah.. anak itu selalu mengekori Kyuhyun. Dia menyukai Kyuhyun, tapi selalu ditolak mentah-mentah oleh namja tak berperasaan itu. Bhkan menurut gosip yang beredar, Ryeowook menyukai Kyuhyun saat awal masuk sekolah ini" jelas kibum mulai kesal.
"Dia benar-benar keterlaluan!" Sungmin ikut kesal mendengar penjelasan Kibum tadi dan mengarahkan matanya menatap Kyuhyun, hanya beberapa detik sebelum mengalihkannya lagi menghadap Eunhyuk saat Kyuhyun juga menatapnya dengan pandangan menyebalkan 'menurut Sungmin'.
"Oh iya Min hyung, kau bilang akan membiayai diri sendiri untuk sekolah. Lalu, kau akan bekerja dimana untuk mendapatkan uang?" tanya Eunhyuk sembari menancapkan sedotan pada kotak susu strawberry-nya
"Ah iya, kau benar. Aku bahkan belum mencari pekerjaan. Apa di Restoran tempat mu bekerja sedang kekurangan pekerja hyuk-ah?"tanya Sungmin yang dibalas dengan gelengan sok prihatin dari Eunhyuk.
"Kebetulan sekali. Bagaimana kalau ditempat ku bekerja saja? Mereka sedang mencari satu pekerja lagi."tawar Kibum sembari mengambil tablet-nya di tas.
"Kau bekerja? Kau bahkan tak terlihat seperti orang yang benar-benar membutuhkan uang" ujar Sungmin sembari menatap Kibum dari bawah sampai atas.
"Oho.. Kau benar-benar memperhatikan ku ternyata. Aku memang tidak terlalu membutuhkan uang. Tapi mau bagaimana lagi, ini adalah hobiku"jelas Kibum yang tatapannya masih mengarah pada layar tipis tabletnya dan mulai mengotak-atik mencari sebuah folder.
"Setuju kalau begitu. Lalu, pekerjaan apa yang kau maksud?"tanya penasaran Sungmin yang sudah mulai bersemangatlagi setelah tadi sempat putus asa. Eunhyuk yang ikut mendengarkanpun menatap Kibum dengan raut penasarannya.
"Bodyguard. Dan yang akan kita jaga nantinya adalah Park Jung Soo. Siswa kelas 3-1"jelas Kibum sembari memperlihatkan sebuah foto dua orang namja berbeda umur di tabletnya kepada Sungmin dan Eunhyuk.
"I-ini kan..."
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Hai^^ Chapter 2 update nihh..
Makasih yaa~ yang nyempetin Review dichapter sebelumnya :-D
Ceritanya membosankan ? Gk sesuai harapan? Masih pendek?
Mian ne~
Oke deh.. yang sempet baca, RnR yaa~
Review sangat berarti buat kelanjutan ff ini kedepannya :-D
FB: Kyunie Karateka JoyersElf
Twitter: Fikha_JoyerElf
_Fika137_
