THE BEST TEAM

Naruto by Masashi Kishimoto

The Best Team by Doni Ren

Warning : Gaje, Typo terutama, abal abal, ide pasaran, alur dipertanyakan dan OC..

Saya berusaha membuat karakter IC tapi apakah berhasil ? entahlah..

Genre : Adventure, Friendship, Mudah mudahan Romance nya dapat dan berusaha menyelipkan Humor (yang garing)

Pairing : Belum Ada..

.

.

.

Enjoy it !

Sebelumnya di The Best Team :

Iruka ditunjuk untuk menjadi wali kelasnya Uzumaki Naruto, seorang bocah pembuat onar dan masalah di Konoha, yang juga sering dipanggil monster. Dengan harapan tinggi, Iruka yakin kalau Uzumaki Naruto dan seorang bocah Uchiha yang klannya dibantai, Uchiha Sasuke..mereka berdua akan menjadi partner Shinobi terkuat di dunia ninja !

Chapter 2 : Imitation

"SASUKE-KUUUN !"

"KYAAAA ! SASUKE-KUUUN ! KAU KEREN SEKALI !"

"SASUKE-KUN ! MENIKAHLAH DENGANKUU !"

Teriakan yang terakhir tadi hampir membuat seorang Uchiha Sasuke terjengkal ke tanah. Cih, apa katanya ? menikah..dia saja tidak pernah memikirkannya. Masih ada urusan yang akan dan harus diselesaikannya..

Dia ingat kejadian malam itu. Waktu seluruh klannya dibantai dan dibunuh oleh orang yang paling dia hormati dan sayangi. Sang kakak, Uchiha Itachi..

Dengan mata kepalanya sendiri dia melihat Itachi menebas ayah dan ibunya..dengan mata kepalanya dia melihat Itachi menggenjutsunya..dan memperlihatkan bagaimana dengan dingin sang kakak membunuh seluruh klannya..

Apa alasan Itachi membunuh klannya ?!

"Aku hanya mengetes kemampuanku.."

Darah Sasuke saat itu rasanya ingin bergejolak dan meledak. Mengetes katanya ?! membunuh seluruh kerabat Uchiha dengan alasan seperti itu ?!

"Kumpulkan kebencianmu itu kepadaku. Setelah kau kuat karena kebencian itu, datanglah kepadaku dan bunuh aku dengan kekuatanmu.." setiap Sasuke mendengar kata kata terakhir Itachi sebelum dia menghilang..rasanya Sasuke ingin menghajar dan meninju apa saja, termasuk bocah berambut kuning yang menatapnya seperti orang bodoh.

"Ano..Sasuke. Ada apa dengan wajahmu ?" tanya bocah itu. Pertanyaan bodoh yang tidak perlu dijawab seorang Uchiha..

Mata onyx Sasuke meneliti ada yang aneh terhadap diri Naruto, nama sang bocah kuning tersebut..tunggu dulu ! apa apaan model rambutnya itu, model rambut pantat ay-maksudnya model rambut keren seperti dirinya (hanya pantat ayamnya lebih pendek sedikit)..dan apa apaan model pakaian itu. MODEL PAKAIAN YANG SAMA SEPERTINYA ! BAJUNYA ! CELANANYA !

"Darimana kau dapat pakaian itu, Dobe ?" tanya Sasuke kesal.

Naruto menyengir tidak jelas dan mengacungkan jempolnya "Dari toko cosplay.."

Tik..

Tik..

Tik..

Terjadi keheningan di antara keduanya. Sasuke pun melangkahkan kakinya meninggalkan Naruto yang masih menyengir gaje dan mengacungkan jempolnya..

"Eekh ?! matte Sasukeee !" Naruto mengejar Sasuke dan kini berjalan di sampingnya..

"Aku mendapatkan pakaian ini dari toko baju di Konoha kok.." kata Naruto menjelaskan

"Ada apa denganmu, Dobe ?" tanya Sasuke.

"Hehehe..aku merubah penampilanku seperti dirimu, agar aku menjadi kuat dan keren sepertimu, Sasuke.." kata Naruto. Dia kemudian menepuk dadanya "..Dan aku akan mengambil kepopuleritasmu dan para cewek di Akademi akan memanggil dan meneriak neriakkan namaku !"

"Kau imitasi yang buruk.." gumam Sasuke.

"Cih ! jangan menganggap remeh diriku, Teme. Akan kubuktikan aku bukan hanya imitasi dattebayo ! aku akan melampauimu dan menunjukkan, siapa yang lebih kuat dan keren di antara kita berdua !" kata Naruto sambil menatap wajah Sasuke..Sasuke hanya menghela napasnya..

"Terserah.." kata Sasuke singkat.

.

.

.

Semua cewek di Akademi menganga tidak percaya melihat penampilan Naruto yang hampir mirip dan persis seperti Uchiha Sasuke..bahkan Naruto memasang wajah coolnya seperti Sasuke.

"A-ada apa dengan bocah kuning itu ?" tanya Haruno Sakura, seorang gadis kecil berambut pink kepada teman di sebelahnya, Yamanaka Ino.

"Aku tidak tahu..tsk, tapi sepertinya si bodoh itu ingin meniru Sasuke-kun.." kata Ino dengan mata yang menyelidik.

Sasuke menopang dagunya sambil menatap langit. Naruto pun menopang dagunya sambil menatap langit.

Sasuke menghela napasnya. Naruto pun menghela napasnya..

Sasuke saling menyatukan kedua jari tangannya. Naruto pun saling menyatukan kedua jari tangannya.

Sasuke sengaja mendengus keras keras. Naruto pun mendengus dengan sangat amat keras..

'Cih..si bodoh ini benar benar meniruku..coba lihat, seberapa besar kebodohannya..' batin Sasuke kesal..

Sasuke menggerakkan jari kelingkingnya ke arah lubang hidungnya. Naruto terdiam sejenak..lalu dia mengikutinya.

Sasuke melakukan gerakan upil. Semua cewek langsung pingsan karena kelakuan Sasuke barusan. Sangat tidak amat seperti Sasuke..

Naruto mengikuti gaya Sasuke. Sasuke menjulurkan upilnya ke arah lidah..Naruto dengan bodohnya mengikuti tindakan Sasuke.

Sett ! dengan cepat Sasuke menjilat jarinya yang mengupil tadi. Dan dengan cepat serta bodoh Naruto menjilat jarinya yang mengupil tadi..

"ASIN !" kata Naruto sambil meludah ke lantai kelas. Semuanya sweatdrop melihatnya..

"Kau tidak keasinan Sasuke ? tanya Naruto. Sasuke menunjukkan jari manisnya..

"Aku menjilat jari manisku. Bukan jari kelingkingku seperti dirimu.." kata Sasuke datar. Mata safir Naruto melebar..

GREP. Naruto menggenggam kerah baju Sasuke "Sial ! kau menipuku ya ?!"

"Kenapa kau sangat meniruku ! itu sangat menganggu baka !" kata Sasuke.

"Jangan sok kuat, Sasuke.."

"Jauhkan wajahmu dari wajahku..Dobe.."

"KAU !"

"Hn.."

Naruto dengan marah mengepalkan tangan kanannya dan siap meluncurkan pukulannya ke arah Sasuke.

GREP. Tangan kanannya kini ditahan Iruka. Naruto dan Sasuke menoleh ke arah kanan di mana Iruka menatap keduanya dengan prihatin..

"Kalian ini..cepat hentikan perkelahian ini.." kata Iruka.

"Cih !" dua bocah itu saling berjauhan. Naruto kini kembali ke kursinya. Mata safirnya melirik ke arah Sasuke. Sasuke menatap sekilas Naruto dan kembali menatap awan awan di langit..

'Baka..' batin Sasuke.

.

.

.

"Baiklah..tes melempar shuriken. Yang maju duluan, Aburame Shino.."

Saat itu Iruka bersama kelasnya berkumpul di halaman Akademi. Mereka kini sedang dalam proses pembelajaran melempar shuriken tahap dasar..

"Maaf sensei..kau memilih orang yang salah.." kata Shino.

"A-apa maksudmu Shino ?" tanya Iruka kebingungan.

"Kami dari klan Aburame adalah klan hebat. Kami tidak memakai shuriken sebagai senjata tetapi serangga sebagai senjata ninja yang am-"

"RAAHH ! AKU TAHU AKU TAHU ! Uchiha Sasuke..sekarang giliranmu.."

"KYAAAA SASUKE-KUUN !"

"KAU KEREN SASUKE-KUUUN!"

"AYO SASUKE-KUUN !"

Uchiha Sasuke maju dengan tenang..dia kini berdiri agak jauh dari sebuah tiang yang menjadi target lemparan shuriken. Sasuke mengeluarkan sepuluh shurikennya dan dengan cepat melemparkannya ke arah tiang tersebut..

Tak Tak Tak..sepuluh shuriken tersebut secara sempurna menancap di tiang target tersebut..

"KYAAAA ! KAU KEREN BUANGEET SASUKE-KUUUN !' teriak para fansgirlnya Sasuke.

"Cih..dasar sok mencari perhatian.." gumam Naruto kesal.

"Hm..berikutnya, Uzumaki Naruto.."

"Eeekh..aku ?" kata Naruto sambil menunjuk wajahnya.

"Iya kau baka.." kata salah seorang murid di Akademi.

Naruto maju ke depan dan menatap tajam ke arah tiang kedua..

"Na-Naruto-kun.." gumam seorang gadis manis bermata lavender sambil menyatukan kedua jari telunjuknya..

'Aku tak akan kalah..lihat saja dattebayo !' Naruto pun melemparkan sepuluh shurikennya dan..

Tak Tak Tak "ADAAWW !"

Naruto langsung cengengesan gak jelas..semua lemparan shurikennya salah dan salah satunya menancap di pantat Iruka..

"Hehehe..aku pergi dulu dattebayo.." kata Naruto dan sekuat tenaga berlari dari arena kejadian.

"NARUTOOOO !" teriak Iruka dengan murka. Semua murid lainnya hanya tertawa terbahak bahak melihat kebodohan seorang Naruto..

~TBT~

Naruto duduk termenung di sebuah bangku di taman Konoha. Matanya menatap sedih ke arah jalan jalan Konoha. Beberapa orang tua kini sedang menggandeng tangan anaknya untuk pulang. Mata safir Naruto menatap pemandangan itu dengan tatapan sendu. Dia kemudian beranjak dari bangku itu dan berjalan menuju tempat ayunan. Tanpa sengaja matanya melihat sosok bocah berambut raven yang sedang termenung menatap pemandangan langit sore.

'Sasuke..' batin Naruto.

Naruto berjalan mendekati Sasuke. Dia menghela napasnya dan menepuk pundak Sasuke.

"Hoi.." kata Naruto. Sasuke menoleh. Tatapan onyx itu menatap tajam mata safir Naruto..

"Hn..kau masih meniruku Dobe ? dasar tidak berguna.." kata Sasuke datar.

"Grr.." Naruto menggeram marah dan langsung mendorong tubuh Sasuke. Sasuke terjatuh ke tanah. Naruto pun melompat dan menimpa badan Sasuke..tangannya terkepal dan mengarah ke arah wajah Sasuke.

"Kau memang menyebalkan !" kata Naruto. Sasuke tersenyum.

"ADA APA SIALAN ?!"

Sasuke langsung menghajar wajah Naruto. Naruto terjungkal ke sisi kiri, Sasuke bangkit dan meludah ke tanah..

"Kau memang lemah, Naruto.." napas Sasuke menderu dengan cepat. Naruto bangkit..matanya tajam menatap Sasuke.

"Kau.." Naruto berlari ke arah Sasuke "..DASAR SIALAAAAN !"

DUAKHH !

"Ugh.." perut Naruto langsung ditendang kaki kiri Sasuke..dengan cepat Sasuke melakukan tendangan putar ke kepala Naruto..

BUAKHH ! Naruto pun kembali terjatuh. Mata safir Naruto melirik ke arah Sasuke..

DEG..

'Pandangan matanya..pandangan matanya sama sepertiku..pandangan mata kesendirian dan penuh kebencian..' batin Naruto ketika melihat tatapan Sasuke.

'Tapi pandangan itu bukan untukku..'

Sasuke langsung mengibaskan debu di bajunya dan berjalan meninggalkan Naruto.

"Naruto.." kata Sasuke. Bocah Uchiha itu berhenti melangkah, tetapi dia membelakangi Naruto.

"Jika kau ingin kuat..jangan lah coba meniru seseorang..kekuatan itu bukan datang dari orang lain.."

Hyusshh..terjadi keheningan. Hembusan angin menerpa rambut Naruto dan Sasuke.

"..Kekuatan itu datang dari dirimu. Bahkan itu kebencian yang kau rasakan.." Sasuke menoleh ke arah Naruto dan tersenyum

"Jadilah diri sendiri.."

Tap tap tap..Sasuke pun berjalan meninggalkan Naruto. Mata safir Naruto menatap ke arah bawah..hembusan angin masih setia menerpa rambut dan memberikan kesejukan di sore itu..

'Jadilah diri sendiri..' Naruto memegang kepalanya..dia kemudian mengacak rambutnya, berusaha membentuk model jabrik.

"Heh..meskipun model pantat ayamku tidak bisa menandingi model pantat ayammu..tapi aku rasa.." mata Naruto berubah, menjadi bersemangat..

"..Rambut jabrik kuningku lebih keren dattebayo !"

TBC

Author Note :

Haha..ide penipuan upil yang dilakukan Sasuke pernah saya coba ke seseorang dan berhasil. Kenapa berhasil ? karena korban saya seorang anak kecil (Readers : -_-) ya..ya..itu memang sangat tidak elit tetapi para Readers bisa menerapkannya kepada adik adik anda yang menyakitkan hati dan sering membuat anda kesal. Dan buat dia berkata "ASIN !"

Itu tadi saran yang gak penting..sangat gak penting malah. Tetapi saya berterima kasih kepada teman saya, Rita (penggemar Naruto dan Death Note, baru baru ini dia jatuh cinta pada Shingeki no Kyoujin) yang memberikan saran sarannya..

Untuk teman teman yang telah mereview dan mempertanyakan tentang pairing ini, Author jamin nafsu Uchiha Sasuke dan Uzumaki Naruto masih menyukai paha dan dada para wanita. Untuk Ryuuki-chan. Ryuuki-chan, cerita tentang masa kecil mereka berdua sudah saya buat dan menjadi 10 chap, di mana juga tentang isi hati dan gejolak mereka, perdebatan perasaan Naruto, komunikasi dengan Kyuubi hingga Iingatan kecil Sasuke.

Terimka kasih untuk saran El Ghashinia yang membangun. Untuk bohdong. palacio, fic ini memang ada Romancenya tapi saya mencoba menyelipkannya, istilahnya..menyegarkan suasana fic ini. Dan untuk jutsu hiraishin akan saya coba pikirkan lagi. Tidak mudah untuk melakukan perpindahan ruang dimensi seperti Yondaime Hokage. Untuk Saladin no jutsu, sudah saya deskripsikan di cerita kalau Naruto adalah seorang lelaki.

Itu saja dari saya, jika ada saran, kritik ataupun kita cuma mengobrol (^_^) saya senang menerimanya. Mohon apresiasinya dengan meninggalkan jejak di kotak review. Dan dari Icha dia minta maaf yang sebesar besarnya. Saya tahu Icha adalah gadis manis yang selalu bertanggung jawab, tetapi tanggung jawabnya untuk Ujian Nasional lebih besar.

Terima kasih kepada para Readers, Silent Readers dan teman teman. See you for the next chap. (cepat kan updatenya ^_^ wakakakaka*plak*)

Preview the Next Chap :

'Na-Naruto-kun..'/"..A-aku memang lemah. Aku sangat jauh dibandingkan Hanabi.."/ "Go-gomen Ho-san..a-aku masih belum kuat.."/ "Gan-ganbatte Naruto-kun.."

Selanjutnya di The Best Team : Chap 3 : Hinata Hyuuga

'Naruto-kun..aku akan berusaha sepertimu..'