Jongin;Sehun
ya to the oi muehehehe
olahraga
.
.
Jongin mengangkat bokongnya saat tangan Sehun melepas celana yang ia kenakan. Sehun membasahi bibir bawahnya saat melihat kejantanan Jongin yang masih setengah bangun. Sehun memegang batang milik Jongin lalu menciumnya , ia menaikkan batang Jongin lalu mengulum bola kembar milik Jongin.
"Sssh–ahh telan sampai habis ahh" desah Jongin saat Sehun mulai mengulum batang kejantanannya, ia menumpukan kedua tangannya dibelakang dan sedikit memajukan pinggulnya. Sehun mengubah posisinya menjadi menungging namun kulumannya pada kejantanan Jongin tidak dilepasnya.
"Apa yang kau lakukan Hun–ahhs" pekik Jongin karena jari milik Sehun merambat ke man-hole miliknya dan memasukkannya. Sehun melepas kulumannya pada kejantanan Jongin dan berusaha membalik tubuh Jongin.
"Aku juga ingin menjadi pihak yang mendominasi permainan Jonginnie –uhhh" bisik Sehun didekat lubang telinga Jongin serta meniup lubang telinga itu setelah berhasil membalik tubuh Jongin dengan tangan yang terus ia gerakkan didalam man-hole Jongin.
"Bagaimana nikmat bukan jika dibawah Jongin sayanggh" tanya Sehun ia menarik wajah Jongin dan mengulum bibir Jongin. Sehun berusaha memasukkan lidahnya kedalam mulut Jongin, namun memang pada dasarnya Jongin yang lihai dalam hal berciuman Jongin lah yang berhasil memasukkan lidahnya kedalam mulut Sehun. Jongin sedikit kesulitan kali ini karena tubuhnya yang terus terhentak kedepan.
Jongin hampir menggigit lidah Sehun saat Sehun menambahkan jarinya didalam man-hole miliknya. Sehun melepas tautan bibirnya dan juga menarik jarinya yang bersarang didalam man-hole Jongin. Ia melepas celana beserta dalamannya.
Sehun menggerakan batang kejantanan dengan arah pandangan pada man-hole Jongin yang masih berkedut-kedut, ia mengarahkan kejantanannya pada man-hole Jongin.
"AKHH" Jongin terhentak kedepan saat Sehun berhasil menerobos lubang milik Jongin.
"Kenapa diam? cepatlah bergerak penis panjangmu menyakiti lubangku, sialan"
Sehun terkikik melihat Jongin yang tersiksa, ia perlahan menggerakan pinggulnya. Jongin menjerit setelah dorongan kejantanan Sehun yang ketiga kali. Jongin menegakkan tubuhnya ia mengarahkan tangan Sehun pada kejantanan miliknya.
Sehun menggerakkan batang kejantanan Jongin dengan tak beratur seiring dengan gerakan pada pinggulnya. Jongin menarik leher Sehun dan menggigiti leher Sehun.
"Shhh –ah kenapa hh tak dari saja –shh ku masuki Ah lubangmu Jongin Hhh"
"Enak bu hh kan? itulah yang kurasakan pada lubangmu Sehun ahhh aku jadi rindu pada lubangmu"
Keringat terus mangalir ditubuh kedua lelaki itu suara desahanpun mendominasi ruangan rumah itu.
Jongin langsung menarik tubuhnya saat kejantanan milik Sehun sudah menggembung didalam man-hole nya. Ia merendahan tubuhnya hingga berhadapn dengan penis panjang milik Sehun yang menggembung. Ia mengulum penis Sehun dengan cepat.
Sehun yang sudah tak kuat berdiri mendudukan tubuhnya disofa Jongin masih setia mengulum kejantanannya, ia membuka kedua pahanya dan menekan kepala Jongin.
"A–AHHH JONGINH" teriak Sehun saat mencapai puncak kenikmatannya. Jongin menyeka cairan milik Sehun yang tertinggal disudut bibirnya.
Sehun yang masih mengatur nafasnya membuka matanya terkejut saat Jongin menggigit bibirnya dengan tiba-tiba. Jongin terus menahan kepala Sehun agar tak melepas kuluman bibirnya. Jongin menuntun Sehun agar duduk diatas pahanya.
Cukup lama mereka beradu lidah, tangan Jongin yang semulanya berada ditengkuk Sehun merambat kebawah dan menyelinap masuk kedalam t-shirt yang masih bertengger ditubuh Sehun.
Jongin melepas tautan bibirnya lalu melepaskan t-shirt Sehun ia kembali menarik tengkuk Sehun dan mengulum bibir Sehun. Jongin menurukan kedua bibirnya hingga keleher serta dada Sehun, ia menggesekkan hidungnya pada tonjolan kecil milik Sehun yang berada didadanya.
"A–ah shh" Sehun memejamkan matanya saat Jongin mengulum dan menggigiti benda kecil miliknya ia terus menggerakan pinggulnya maju mundur hingga penis miliknya serta milik kekasihnya bersentuhan. Jongin melepas kulumannya pada tonjolan dada Sehun. Jongin menggerakan penisnya maju mundur dan menyuruh Sehun agar sedikit menaikkan tubuhnya.
"Ahhhh" desah keduanya saat Sehun menurunkan tubuhnya hingga penis milik Jongin tertanam didalam man-hole nya. Jongin meletakkan kedua tangannya dipinggang Sehun dan menaik turunkan tubuh Sehun.
"Shhhh Jonginn ahh" Sehun terus mendesah saat penis Jongin terus menyentuh prostatnya. Jongin melepas satu tangannya untuk melayani kejantanan Sehun yang menganggur.
"A Ah Jongin hh" Sehun menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher Jongin dan terus mendesah tubuhnya terus ia nai turunkan dengan bantuan tangan Jongin .
Jongin terus mengecup dan mengulum daun telinga pemuda yang menjadi kekasihnya itu. Sehun mengalungkan tangannya pada leher Jongin saat Jongin menegakkan tubuhnya kakinya juga memeluk pinggang Jongin.
Jongin terus melangkahkan kakinya sedangkan Sehun yang berada digendongannya terus memaju mundurkan tubuhnya. Sehun menarik wajahnya dari leher Jongin untuk melihat keman Jongin membawanya.
Sehun menurunkan kakinya saat sudah masuk kedalam kamar mandi. Ya Jongin membawanya kekamar mandi. Jongin memeluk Sehun dan semakin mempercepat gerakan pinggulnya.
"AHHHH" desah keduanya saat Jongin menembakan cairannya kedalam man-hole Sehun. Jongin menarik penisnya dan mengecup bibir Sehun.
"Duduklah dulu"
Sehun mengangguk ia mendudukan tubuhnya diatas kloset dan menyenderkan punggungnya pada dinding kamar mandi. Ia melirik Jongin yang sedang menyalakan keran air untuk mengisi bathup. Sehun memejamkan matanya saat melihat Jongin yang melepas t-shirtnya.
"Ingin kumasuki lagi?" tanya Jongin yang melihat kedua paha Sehun masih terbuka lebar.
"Apa-apaan kau" desis Sehun dan merapatkan kedua pahanya. Jongin tersenyum dan mengusak rambut Sehun.
Jongin duduk diatas kloset dan Sehun duduk diatas pangkuannya, "Olahraga dirumah lebih nyaman kan Sehun? emm lebih mengarirahkan juga bukan?" tanya Jongin pada Sehun.
Sehun menegakkan kepalanya dan menatap Jongin "Bagaimana kita lanjut olahraganya? ah aku masih ingin berkeringat Jongin" rengek Sehun dan menggesekkan kedua penis mereka yang sudah tertidur.
"Baiklah, tapi kau harus menungging seperti monggu ya sayang?" Sehun meganggukan kepalanya dan turun dari pangkuan Jongin.
Sehun menaikkan sebelah alisnya saat melihat Jongin yang keluar dari kamar mandi dan kembali membawa alat yang ada digenggamannya.
"Menungginglah sayang~"
Sehun menurut perintah Jongin ia memegan erat sisi bathup yang sudah teisi dengan air.
"Arghhh" pekiknya saat benda yang biasa dipakaikan Jongin padanya dan bentuknya menyerupai alat kelamin miliknya. Jongin menaikkan getaran alat yang tertanam di man-hole Sehun.
Jongin mengecup punggung Sehun ia merebahkan tubuhnya didalam bathup menikmati wajah Sehun yang sedang dimasuki vibrator.
"Shhh Jongin ahhh" desah Sehun saat getaran benda itu menumbuk prostatnya.
"Hmm ya Sehunni sayang?" tanya Jongin dengan santai ia menjadikan tangan kirinya untuk bantalan dikepalanya sedangkan tangan kanannya menggerakkan penisnya tak teratur.
"Ah–aku ingin penis besarmu yang ada didalam shh Jongin ah"
"Kau ingin apa? ingin ini?" tanya Jongin dengan menunjukan kejantanannya yang bangun sempurna. Sehun menganggukkan kepalanya.
Jongin bangkit dan mengarahkan penisnya kemulut Sehun, ia memaju mundurkan pinggulnya dan meremas rambut Sehun. Jongin terkejut saat Sehun menggigit keras miliknya dan melepas kulumannya.
"Aku ahh– tak ingin penismu didalam mulutku ashh tapi dalam lubang ah anusku ahhh benda sialan"
"Kemarilah" ujar Jongin yang sudah merebahkan kembali tubuhnya didalam bathup. Sehun menegakkan tubuhnya dengan sedikit kesulitan karena benda yang berada didalam man-hole nya terus bergetar dengan hebat.
Jongin mencabut benda yang bersarang didalam lubang kekasihnya, ia mengarahkan penisnya kedalam man-hole Sehun menggatikan vibrator yang baru saja ia cabut.
"AHHHHH" kedua kembali mendesah saat penis Jongin kembali masuk kedalam man-hole Sehun.
Sehun menaik turunkan tubuhnya diatas Jongin, Jongin yang gemas karena penis milik Sehun bergerak didepannya mencengkramnya dan menggerakannya dengan tak beraturan.
Keduanya masih terus mendesah dengan gerakan yang begitu liar hingga air yang berada didalam bathup bertumpahan.
"SHHH AHHHHH SEHUNNA" desis Jongin dan kembali menumpahkan cairan miliknya didalam man-hole Sehun.
Sehun langsung menjatuhkan tubuhnya dan meletakkan kepalanya didada Jongin yang basah entah karena air ataupun keringat. Jongin mengecup puncak kepala Sehun.
Sehun menegakkan wajahnya dan menghadap ke wajah Jongin ia mengecup bibi Jongin sekilas "saranghae" Jongin mengusak rambut Sehun dan mengecup pipi Sehun.
"Hm me too" Jongin mengelus pipi Sehun, "Kau harus mengobati hole ku Sehun, kau tau ini perih sekali"
Sehun terkekeh ia meletakkan kembali kepalanya didada Jongin dan mengusakkan hidungya, "Huh baru sekali saja sudah kesakitan bagaimana dengan hole ku yang terus kau masuki dengan milikmu yang begitu besar"
"Bukan kah itu yang harus kau terima?"
"Ah–sudahlah nanti akan ku obati setelah kau membersihkan tubuhku lebih dulu"
"Okey akan kubersihkan nanti setelah selesai..." Sehun mengangkat wajahnya saat Jongin menggantung kalimatnya , ia melihat wajah Jongin yang tengah senyum ah tidak tepatnya menyeringai.
"Melanjutkan olahraga kita lagi Sehunnah~"
"Sialan kau" Sehun yang ingin bangkit dari tubuh Jongin namun terlambat Jongin sudah membalik tubuhnya. Dan suara desahan mereka pun terdengar kembali.
.
"Aku tak mau mengajakmu olahraga lagi" ujar Sehun dengan kesal pada Jongin yang menungging disebelahnya karena man-hole nya yang baru saja diobati Sehun.
"Bukan kah olahraga yang seperti itu lebih menyenangkan?"
"Tak ada yang menyenangkan hole ku kau hajar habis-habisan lihat aku jadi tak bercelana karena perih akibat ulahmu dasar HITAM SIALAN?!"
"Tsk, bukan kah kau tadi yang meminta untuk berolahraga kembali dikamar mandi?" goda Jongin, Sehun mengalihkan pandangannya, "Sehunni kau begitu seksi jika tak bercelana ah apalagi jika tak memakai pakaian ah satu lagi saat kau berada dibawah dan memanggil namaku 'Jongin oh shh Jongin' "
"JONGINNNNNN" Sehun memukul bokong Jongin yang masih menungging dengan bantal dengan brutal.
"SEHUNNNN PANTATKU ARGHHH"
.
.
end
thanks for review ya. miszshanty05 ;yoshiKyu ; GLux99;Michelle kim ;nin nina;luhansgirlorz ;thisisica ;YoungChanBiased ;mmillo ;xxx ;ansfifa ;Mir-acleKim;bbuingbbuingaegyo;BaekYeoleuuu ;Keepbeef Chiken Chubu ;Whoyoubabe;Aul Ondubu;
dan terimasih sudah membaca makhluk tanpa jejak lainnya
review ya
jangan jadi hantu
