Title : OVERPROTECTIVE
Author : CHO SERA
Rating : bisa berubah-ubah tergantung mood saya-,- tapi kali ini saya mau mencoba buat fanfic yang agak-agak sendu gimana gitu :D
Summary : Sungmin tahu Kyuhyun begitu sangat mencintainya tapi apakah harus sebegitu protektif dan posesifnya Kyuhyun kepada dirinya sampai seluruh hidup Sungmin diatur dan dikekang oleh evil maknae itu? Apakah sungmin tahan dengan sikap kyuhyun yang selalu mengatur hidupnya? Kalo penasaran silahkan capcus baca ceritanya:)
Disclaimer : Cho Kyuhyun milik Lee Sungmin, Lee Sungmin milik Cho Kyuhyun itulah mengapa saya tidak punya kesempatan untuk memiliki Kyuhyun oppa, huweeeeeeee:(
Warning : Barang siapa yang sehabis membaca fanfic ini langsung dewasa sebelum waktunya jangan salahin author manis satu ini, karena saya hanya menyalurkan hoby mesum saya *sumpah ga nyambung*
DON'T LIKE DON'T READ! NO PLAGIAT! YES KYUMIN! *apasihhhhh*
CHO SERA PRESENT
.
OVERPROTECTIVE
PART 2
.
.
-flashback-
-Sungmin POV-
SMent sedang mengadakan acara tahunan bersama kala itu, acara yang dibuat para petinggi SM untuk lebih mengakrabkan seluruh staff, karyawan, dan artis binaannya yang sama-sama berdiri dalam satu perusahaan yang sama. Aku ingat sekali saat itu member super junior masih lengkap dengan 13 member dan 2 member tambahan yaitu Zhoumi dan Henry. Kami semua menghadiri acara yang diselenggarakan di hallroom hotel berbintang lima dikawasan pusat kota Seoul. Sangat kuingat jelas saat itu juga DBSK yang diketuai oleh Yunho masih lengkap dengan 5 membernya datang ke acara yang mengusung tema formal, kami sebagai 2 boy band andalan perusahaan ini datang dengan satu stel kemeja lengkap dengan dasi panjang yang membuat kami terkesan sangat elegan saat itu. Para gadis yang menamakan grup mereka SNSD juga datang dengan menggunakan gaun yang didominasi oleh rok mini yang memperlihatkan jelas kaki jenjang para gadis muda itu.
Aku dan kyunnie selalu jalan beriringan, dan bila aku menjauh sedikit saja dari pandangan matanya, dia akan langsung menarik lenganku dan mensejajarkannya disamping tubuhnya seolah menyuruhku untuk tidak pergi jauh darinya, yah memang itulah yang selalu dilakukan kyunnie saat aku menghilang dari pandangan matanya.
"Para hadirin sekalian, mohon perhatiannya sebentar" kami semua mengarahkan pandangan tepat ke podium yang saat itu sedang digunakan oleh Direktur Utama perusahaan kami yaitu Lee Sooman seonsaengnim untuk memberikan pidatonya. "Selain untuk merayakan keberhasilan perusahaan kita dalam dunia hiburan Korea dan bahkan sekarang perusahaan kita mempunyai target untuk menaklukan pasar dunia hiburan Asia, dengan rasa bangga saya akan memperkenalkan keluarga baru kita yang baru saja kami resmikan untuk mendebutkan (?) mereka pertama kali. Kita sambut Girl Band baru SMent yaitu f(x)!" tepuk tangan meriah pecah saat kelima gadis yang menamakan grup mereka dengan nama f(x) yang sampai sekarang aku tidak mengerti maksud artinya apa keluar dari balik tirai yang dibuat sedemikian rupa supaya menambah kesan elegan perayaan kali ini.
"Annyeong victoria imnida, posisiku sebagai leader di grup ini, walaupun berasal dari china aku akan berusaha menjadi yang terbaik di korea, mohon kerjasamanya" gadis berponi yang memperkenalkan dirinya dengan nama victoria mengambil alih acara perkenalan grup baru itu. "annyeong krystal imnida" ah,, jadi itu dongsaengnya jessica, wajahnya sama tidak menyenangkan dengan eonninya itu. "annyeong sulli imnida" "annyeong luna imnida" "annyeong amber imnida" para gadis belia itu memperkenalkan diri dengan tidak lupa membungkukkan badannya sedikit seolah menggambarkan itulah ciri khas tata krama masyarakat korea.
"omonnaaaa hae~ yang bernama amber itu mirip sekali denganmu, eh tapi dia yeoja atau namja mengapa dia tidak punya buah dada sama sekali" cerocos monyet gila milik suju yang saat ini sedang asik memakan pisang yang tersedia banyak dimeja prasmanan #emang dikata lagi kondangan-,-
"dia itu yeoja hyukkie, ku dengar dia juga berasal dari china, sama seperti victoria-ssi" teuki hyung langsung mengambil alih jawaban yang baru saja mau terlontar dari mulut donghae, merasa sudah dijawab oleh teuki hyung donghae kembali fokus memperhatikan penampilan kelima gadis itu yang sekarang sedang menampilkan single debut mereka diatas panggung.
Malam perayaan berlangsung dengan meriah, semua member sampai ke drom pukul 1 dini hari dan langsung memutuskan untuk tidur karena jadwal padat kami sudah menunggu minta diselesaikan esok pagi. Saat ini aku sedang didapur membuatkan susu cokelat hangat kesukaan kyunnie karena tadi dia yang memang meminta kepadaku untuk dibuatkan. Hubunganku dengan kyunnie sudah masuk tahun ke 2, tidak ada masalah yang berarti dihubungan kami sekarang, semuanya sudah kami selesaikan bersama-sama dengan cara selalu berkomunikasi. Yah aku memang sengaja selalu mengajak kyunnie mengobrol sebelum kami pergi tidur, saat itulah kami selalu membicarakan hal-hal apa saja yang sedang kami alami, masalah yang ada, kegiatan sehari-hari, atau sekedar curhat kami bicarakan semua disaat itu.
Kyunnie pun berperan ganda dalam hidupku saat ini, terkadang dia bisa menjadi seorang kekasih yang sangat manis walaupun semua kata cintanya padaku tidak dia utarakan lewat kata-kata tapi cukup lewat perbuatan, kyunnieku memang jauh dari kata romantis. Terkadang dia bisa menjadi seorang sahabat untukku, dia selalu mendengarkan segala keluh kesahku dan memberikanku solusi yang terbaik bagi setiap persoalanku, atau bahkan dia bisa menjadi seorang sungjin dimataku saat dia berperan sebagai dongsaengku, dongsaeng yang membutuhkan perhatian dariku dan membuatku merasa mempunyai tanggung jawab untuk menjaganya. Aku bersyukur selama 2 tahun ini semuanya berjalan dengan sangat lancar.
Ketika ku kembali ke kamar untuk memberikannya susu cokelat yang ia pesan tadi, aku malah melihat kyunnie yang sudah tertidur lelap dikasurnya yang selalu berantakan walaupun setiap pagi aku selalu membersihkan tempat tidur single bed miliknya. Kyunnie tertidur masih dengan stelan jas lengkap dan sepatu yang masih menempel dikakinya. Kuletakkan susu hangat itu di meja kecil disamping tempat tidurnya, lalu dengan perlahan aku mencoba membuka sepatu dan kaus kaki yang masih ia gunakan, setelah kubuka kancing jasnya dan kucoba membalikkan tubuhnya agar aku bisa dengan mudah melepaskan jas hitamnya. Kemeja putih dan celana bahan hitam yang masih menempel ditubuhnya sengaja kubiarkan karena aku tidak mau mengganggu tidur nyenyaknya tapi, karena sedikit janggal ku buka dasi dan dua kancing atas kemeja putihnya agar kyunnie sedikit merasa nyaman.
Kulihat wajahnya saat ia tertidur, hidungnya, matanya, bulu matanya, pipinya, bibirnya sangat sempurna menurutku, dia namja tertampan yang pernah kutemui dan sudah kupastikan namja tampan ini hanya milikku. Hanya milikku seorang, tidak ada yang boleh merebutnya dariku. Kupandangi lekat wajah tampannya, walaupun dia hanya sekali mengatakan cinta kepadaku, tapi kuharap kata cinta itu tidak akan punah dari dalam hatinya untukku, entah apa yang bisa kulakukan jika aku harus kehilangannya, mencoba memikirkannya pun aku tidak sanggup. Kukecup kedua mata indahnya dan berharap dia akan tidur nyenyak "saranghae cho kyuhyun jeongmal saranghae neomu saranghae, selamanya kau akan tetap menjadi milikku, hanya aku yang boleh hadir dimimpi indahmu" aku berbisik pelan ditelinganya yang kuyakin tidak akan terdengar olehnya karena tidurnya sangat nyenyak saat ini.
-Sungmin POV end-
-Author POV-
"KYUHYUNNIEEEE!" teriak seorang namja saat melihat kyuhyun yang saat itu sedang berjalan menuju ruang latihan dance super junior. "kyaaa changmin aku tidak tuli! Tidak perlu berteriak aku pasti mendengarmu" ucap kyuhyun kesal karena teriakan changmin sahabatnya membuatnya jantungnya hampir copot karena tadi namja berkulit pucat itu sedang melamun.
"ada yeoja yang mau berkenalan denganmu" changmin yang kita tahu seorang magnae di grup yang bernama DBSK sekarang ini sedang mencoba menggoda sahabatnya sendiri. "apa maksudmu aku tidak mengerti" kyuhyun mencoba menjauhkan wajah changmin yang sedang berbisik-bisik ditelinganya. "aish,, kau bodoh, apa sudah tertular pabbonya yesung hyung? Victoria-ssi ingin berkenalan denganmu, bagaimana?" tanya changmin sambil mencolek-colek pinggang kyuhyun.
"victoria? Siapa dia? Aku tidak mengenalnya"
"omonaaa,, dia leader di grup f(x) grup baru diperusahaan kita, yang semalam diperkenalkan oleh sooman ahjussi, masa kau tidak ingat" changmin mencoba mengingatkan kyuhyun. "ah,,dia, yeoja dengan poni tebal diwajahnya? Dia ingin berkenalan denganku? Untuk apa?"
"kau gila, untuk apa lagi, yah untuk lebih dekat denganmu, kurasa yeoja itu menyukaimu, aku memang sudah kenal dengannya beberapa bulan yang lalu saat dia masih dalam masa trainee, dia sangat cantik, bagaimana? Kau mau mencobanya? Jika mau aku akan mengatur jadwal pertemuan kalian, dia sudah sangat tidak sabar untuk berkenalan langsung denganmu"
"kau yang gila! Kau tahu aku punya sungmin hyung, aku tidak mau" ucap kyuhyun tegas menolak ajakan gila sahabat dan rival main gamenya.
"hey, tenang dulu, tentu saja aku tahu kau sudah punya sungmin hyung, kita masih muda kawan bolehkan memilih mana yang terbaik. Kau jangan seperti yunho hyung yang sudah tidak bisa melihat manusia lain selain jaejoong hyung, pilihlah yang terbaik untuk hidupmu, bagaimana? Kau tidak akan menyesal, dia yeoja yang sangat cantik dan kupastikan sungmin hyung tidak akan mengetahuinya, aku berjanji." Changmin mencoba meyakinkan kyuhyun dengan menautkan kelingkingnya di jari kelingking kyuhyun tanda ia akan menyimpan baik-baik rahasia ini.
"tapi aku sangat mencintai sungmin hyung" ucap kyuhyun yang sekarang ini sudah sedikit termakan oleh bujukan changmin. "tentu kau mencintainya tapi jangan tutup matamu untuk melihat seseorang yang lebih sempurna dan normal untukmu, cobalah dulu, kau tidak memikirkan masa depanmu? Akan lebih berat jika masa depanmu bersama dengan sungmin hyung, kau hidup didunia ini untuk bahagia kawan" mungkin kata-kata changmin saat ini sangat masuk akal diotak kyuhyun sehingga ia menyetujui tawaran sahabatnya untuk berkenalan dan mencoba lebih dekat dengan yeoja yang bernama victoria itu.
"annyeong oppa, victoria imnida" vic membungkukan badannya didepan kyuhyun saat mereka berjanji bertemu disalah satu café dekat gedung SMent, tentu saja pertemuan ini adalah hasil karya sang magnae DBSK. "ah victoria-ssi maaf sebelumnya, sepertinya tidak seharusnya kau memanggilku oppa, karena sepertinya umurku lebih muda satu tahun dari umurmu, ah jangan marah aku hanya mengingatkan" kyuhyun mencoba ramah dengan partner kencan butanya (?)
"ah,, betulkah? Mianhae, aku sungguh tidak tahu" semburat merah jelas terpancar dari wajah sang yeoja. "gwaenchana, kau boleh memanggilku oppa, sepertinya aku belum memperkenalkan diri, annyeong cho kyuhyun imnida"
"ne, aku sudah tahu, aku sudah memperhatikanmu sejak dulu oppa, eh tapi benarkan aku boleh memanggilmu oppa?"
Sejak pertemuan itu kyuhyun mencoba membuka hatinya untuk seorang victoria, kita semua tidak tahu apa yang dipikirkan namja evil satu itu, sungguh saat ia melakukan hal bodoh itu hubungannya dengan sungmin tidak bisa dikatakan kurang harmonis, hubungan mereka baik-baik saja, sungmin masih setia melayaninya setiap hari bahkan melayani nafsu besar sang kekasih pada malam hari. Tidak tahu apa sebetulnya pikiran kyuhyun sampai ia tega berpikir untuk menduakan sungmin, mungkin bagi kyuhyun ia tidak menduakan sungmin karena sampai detik ini yang menjadi kekasih resminya hanyalah lee sungmin seorang, sedangkan victoria? Entahnya dia siapanya kyuhyun.
Merasa mendapat tanggapan dari namja yang ia sukai, vic semakin bernafsu menjadikan kyuhyun sebagai namjachingunya, setiap hari ia selalu meminta kyuhyun menemaninya kemanapun ia mau, menelepon bahkan selalu mencoba menjadi yeoja yang sempurna dihadapan kyuhyun, kyuhyun tergoda? Sepertinya iya. Hey, namja mana yang tidak menyukai yeoja cantik macam victoria, dia sangat menawan, walaupun menurut kyuhyun terkadang vic terlalu berlebihan dalam melakukan aegyo, sangat terlihat ia sengaja melakukan itu supaya dibilang manis oleh kyuhyun tidak seperti sungmin yang aegyonya keluar dan terpancar dengan sendirinya tanpa ia sadari. Dan sepertinya kita semua harus mengakui jika kyuhyun hanyalah namja remaja pada umumnya yang ingin mencoba sesuatu hal yang baru, dia namja normal yang bahkan sangat normal, dia menyukai yeoja, dia akan merasakan nafsunya meluap-luap ketika dirinya dan eunhyuk sedang berdua menonton dvd yadong koleksi hyungnya yang menjadi raja yadong di super junior. Mata kyuhyun pun akan melotot jika melihat yeoja dengan menggunakan bikini lewat dihadapannya, hanya sungminlah yang membuat kenormalan seorang kyuhyun menjadi dipertanyakan. Nafsunya memang masih sangat normal tapi rasa cintanya sudah tidak normal karena sudah sangat jelas rasa cintanya hanya untuk hyung kesayangannya yang sudah 2 tahun ini berubah status menjadi kekasihnya.
"oppa, kapan hubungan kita akan berubah dari sekedar seorang sahabat?" saat ini kyu dan vic sedang berduaan di studio rekaman milik SMent. "jika sudah saatnya pasti kau akan menjadi yeojachinguku" jawab kyuhyun sambil tetap memainkan pianonya yang tidak pernah lepas dari perhatiannya kala itu.
"benarkah? Tapi kapan oppa? Kita sudah sama-sama saling menyukai, apalagi yang kau pikirkan" vic berusaha memasang wajah sedihnya dihadapan namja yang ia sukai. Merasa bersalah kyuhyun mencoba menenangkan vic dengan memeluknya. Harus kyuhyun akui perasaan cintanya hanya untuk sungminnya seorang tapi perkataan changmin selalu berputar-putar diotaknya, tidak salahkan kyuhyun mencoba mencari tahu siapa yang terbaik untuknya? #salah besar oppa! Jadi emosi! Siapa nih yang nulis fanfic macam gini, pengen gw tabok rasanya-,-
Tidak tahu siapa yang memulai, kedua bibir itupun sudah terpaut dan bergerak pelan dimasing-masing bibir yang menjadi lawannya.
-Author POV end-
-Sungmin POV-
"sudah jadiiii" teriakku gembira saat melihat hasil karya masakanku.
"sudah jadi hyung? Kau berhasil? Wah,, kau hebat hyung!" wookie segera menghampiriku dan melihat hasil karya imajinasiku. Aku sekarang ini sedang berusaha membuat pizza untuk kyunnieku, semalam ia memintaku memasakkannya pizza entah kenapa dia semalam meminta yang aneh-aneh kepadaku.
Karena sama sekali tidak pernah membuatnya, sedari pagi aku berjam-jam duduk didepan komputer mencari resep untuk membuat pizza, hari ini aku memang tidak ada jadwal, dan kyunnieku sedang keluar karena katanya ada sesuatu yang harus ia lakukan, ish,, sekarang kyunnie jadi sering sekali keluar rumah. "wookie~ah apa jungwoon hyung tidak menyuruhmu dan yesung hyung latihan vokal untuk pembuatan single super junior kry?" tanyaku dengan tangan masih sibuk menata keju dan topping-topping tambahan diatas pizza hasil karyaku.
"jungwoon hyung? Tidak. Lagipula single kry akan diliris dua bulan lagi hyung, wae?"
"benarkah? Tadi kyu bilang dia keluar ingin menemui jungwoon hyung untuk cek vokal"
"jungwoon hyung tidak mengatakan apa-apa kepadaku, sungmin hyung apakah kyuhyunnie sedang berselingkuh?" tanya wookie menggodaku dengan senyum evilnya yang mirip sekali dengan senyum evil milik kyunnie.
"jangan bermimpi wookie~ah, kyunnie tidak akan menduakanku karena ia sangat mencintaiku, bahkan dia tidak bisa hidup tanpaku, hahaaaa.." sama sekali tidak terpikir olehku kyunnie bakal menduakanku, hey itu tidak akan terjadi kan?^^
"yah kau benar hyung, kyuhyunnie sangat mencintaimu, akupun melihatnya tidak seperti yesung hyung yang lebih mencintai ddangko brother daripada mencintaiku"
"kau cemburu dengan hewan aneh itu? Oh ayolah wookie itu sangat tidak masuk akal. Sudahlah aku mau menemui kyunnie dulu, akan ku tunjukan maha karya dahsyatku kepadanya" setelah memotong pizza ini menjadi beberapa bagian aku memasukkannya kedalam kotak makanan dan melenggang kekamar untuk berganti baju karena bajuku sudah sangat kotor dengan terigu dan bahan-bahan masakan lainnya.
Aku melangkahkan kakiku masuk kedalam gedung SMent yang hanya berjarak beberapa kilometer saja dari dormku, lalu aku masuk ke lift memencet tombol berangka 28 karena lantai 28 lah tempat khusus manajemennya super junior, semua yang berhubungan dengan super junior ada dilantai ini, mulai dari ruangan latihan dance, ruangan untuk pengambilan suara, ruang manajemen, ruang data-data mulai dari jadwal sampai ruang rahasia tempat penyimpanan lagu-lagu terbaru super junior agar tidak bocor ke publik sebelum waktunya, pokoknya semua segala sesuatu tentang super junior ada dilantai ini.
"nayoung noona!" aku memanggil nayoung noona saat tidak sengaja aku melihatnya setelah aku keluar dari lift, dia adalah pengarah busana khusus super junior "sungmin~ah, untuk apa kesini? Bukankah kau tidak punya jadwal hari ini?" tanya nayoung noona yang bingung melihatku yang tiba-tiba muncul dikantor.
"aku mau memberikan ini kepada kyunnie" jawabku sambil memperlihatkan kotak makan yang sekarang ini berada ditanganku. "ah,, manisnya.. kalian memang selalu membuatku iri, aku tidak suka itu!" memang sebagian orang yang kupercaya di manajemen super junior sudah mengetahui hubunganku dengan kyu salah satunya adalah nayoung noona. "ah, tapi kyuhyunnie tidak ada disini, aku tidak melihatnya sejak tadi" sambung nayoung noona.
"benarkah? Tapi kyu bilang dia akan mengetes vokal dengan jungwoon hyung?"
"jungwoon? Bahkan sekarang jungwoon-ssi sedang cuti seminggu karena istrinya baru saja melahirkan"
Eh, kenapa kyunnie berbohong kepadaku? Kemana dia? "begitukah? Mungkin aku salah dengar noona, tapi sependengaranku sepertinya kyunnie bilang mau bertemu dengan jungwoon hyung, kupingku memang perlu diperiksa noona, hhaaaa"
"sungmin~ah, kau mencari kyuhyun-ssi? Tadi aku melihatnya dilantai 20, dilantai manajemen f(x)" ucap taehoon hyung yang kebetulan melihatku sedang mengobrol dengan nayoung noona. "ah gomawo hyung!" agak kukeraskan suaraku supaya taehoon hyung mendengarnya.
"sedang apa kyunnie di lantai manajemen f(x)?" tanyaku kepada nayoung noona "memangnya aku kekasihnya, mengapa kau bertanya kepadaku, aku mana mau mempunyai kekasih seorang evil seperti kekasihmu itu"
"noona, kyunnieku tampan dan dia bukan evil, arraso!"
"ne ne ne arraso, sekarang kau susul dia sepertinya makanan itu sebentar lagi akan segera membusuk"
"noona!"
"hahaaa,, mianhae nae sungmin, aku lanjutkan pekerjaanku dulu yah, annyeong"
Ish dasar nayoung noona, dia selalu saja menggodaku, akan kubalas dia nanti. Tadi lantai berapa? 20? Untuk apa kyunnie ke lantai manajemen f(x)? ah lebih baik aku menyusulnya. Dengan cepat aku mengarahkan langkahku ke lift dan menekan tombol 20 untuk menemui kyunnie.
"mianhae ahjussi mengganggu, kau lihat cho kyuhyun? Tadi taehoon hyung bilang dia sedang berada dilantai ini, mungkin kau tau dia dimana?" aku bertanya kepada petugas keamanan yang selalu ada disetiap lantainya. "kyuhyun super junior? Tadi dia menanyakan ruang cek vokal kepadaku, dari sini kau lurus saja nanti kau belok ke kiri dan jalan beberapa langkah kau akan mendapati ruangan cek vokal f(x), mungkin kau akan menemukannya disana"
"gomawo ahjussi, eh tapi kenapa sepi sekali lantai ini ahjussi?" aku mengarahkan pandangan kesegala arah dan mendapati kelenggangan di lantai ini tidak seperti lantai 28 yang selalu rame dengan para staff manajemen super junior "karena hari ini jadwal liburnya staff f(x) hanya beberapa saja yang masuk dan tadi kulihat victoria-ssi datang mungkin dia ada urusan"
"ah baiklah, jeongmal gomawo ahjussi" sekali lagi aku membungkukan tubuhku dan berjalan menuju ruang cek vokal f(x). lantai ini begitu asing bagiku walau sudah lama bekerja di SMent tapi aku jarang sekali main kelantai lain selain lantai 28, kesan pertamaku mengenai lantai ini adalah sangat sepi, tidak seperti staff super junior yang sudah ketularan gilanya para member suju lainnya, tim kita memang sangat solid walaupun terkadang tim kita seperti di anak bawangkan oleh SMent.
Ini dia ruang cek vokal, keinginanku untuk membuka knop pintu ini terhenti setelah kudengar sepertinya ada orang yang sedang berbicara serius didalam "oppa, kapan hubungan kita akan berubah dari sekedar seorang sahabat?" eh siapa yeoja itu mengapa dia menanyakan hal seperti itu duluan, seharusnya dia hanya menunggu namja itu menyatakan cintanya, hihiiii.. dasar yeoja jaman sekarang. "jika sudah saatnya pasti kau akan menjadi yeojachinguku"
Deg
Suara ini, sepertinya aku mengenali suara siapa ini. Tidak, tidak mungkin aku salah, aku tahu benar ini suara siapa, jangan.. kumohon jangan, katakan semua ini tidak benar. "benarkah? Tapi kapan oppa? Kita sudah sama-sama saling menyukai, apalagi yang kau pikirkan" sekarang ini hatiku benar-benar membutuhkan jawaban, yah jawaban siapa orang yang sedang membicarakan sesuatu mengenai cinta didalam sana, aku tidak akan penasaran jika suara sang namja tidak mirip dengan suara namja yang selama 2 tahun ini menjadi kekasihku.
Kucoba memberanikan diri membuka pintu ruangan ini dan kakiku sangat lemas ketika melihat kekasihku sedang mencumbu yeoja lain dihadapanku sendiri, rasanya persendian yang ada dalam tubuhku tidak berfungsi untuk menjaga tubuhku agar tetap seimbang. Tidak, tidak ada satupun kata-kata yang keluar dari mulutku, mulutku terasa kelu untuk mengeluarkan kata-kata, aku hanya bisa memandangi kekasihku yang saat ini sedang menyembunyikan wajahnya diceruk leher sang yeoja yang sedang menikmati hisapan-hisapan lembut kekasihku.
Oh Tuhan kumohon bangunkan aku dari mimpi buruk ini, ayo lee sungmin kau hanya bermimpi ini tidak benar, cho kyuhyun sangat mencintaimu, dia teramat sangat mencintaimu sampai dia tidak akan tega untuk menduakanku. Ku jatuhkan kotak makanan yang spesial kubuat untuk kyuhyun karena setiap lantai dilapisi karpet tidak ada suara apapun saat aku menjatuhkan kotak makanan itu. Aku menepuk-nepuk pipiku seakan tidak percaya dengan apa yang kulihat "tidak, ini tidak mungkin, aku hanya bermimpi, tidak mungkin kyuhyunku setega itu kepadaku tidak mungkin, ayolah bangun lee sungmin ayo bangun" air mata yang tidak kuharapkan keluar karena aku yakin ini hanya didalam mimpi entah sejak kapan sudah deras mengucur dipipiku. "oh Tuhan ini pasti tidak benar, jangan.. kumohon jangan lakukan ini padaku, aku belum siap kehilangan kyunnie, aku belum siap menerima semua ini, ku mohon janggaaaaaaaannn"
-flashback end-
Aku seperti berada lagi dikehidupan 2 tahun lalu saat aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kyunnieku bercumbu dengan yeoja lain dihadapanku. Sakit. Rasa itu memang selalu tersimpan rapih direlung hatiku, tapi aku tidak pernah sekalipun mengungkit kejadian itu didepan kyunnie, semuanya sudah ku anggap sudah berlalu sebelum kyunnie membahasnya lagi malam ini.
Malam ini sungai han benar-benar sepi pengunjung tidak seperti malam-malam biasanya yang selalu ramai oleh sepasang kekasih yang sedang berkencan, aku tetap duduk diam dengan pikiran yang melayang dikejadian 2 tahun yang lalu, memang setelah kejadian itu sifat kyuhyun benar-benar berbeda kepadaku, dia menjadi sangat posesif, protektif, dan otoriter kepadaku. Aku mempermasalahkannya? Lagi-lagi aku tidak berani sama sekali untuk mempermasalahkannya, karena apa? Tentu saja karena aku takut kehilangan dia, namja yang sudah merebut seluruh jiwa dan ragaku, namja yang membuatku berubah menjadi manusia yang tidak normal, namja yang hanya sekali mengatakan cintanya kepadaku tapi sudah membuat hidupku tergantung kepadanya.
Jika kalian tahu apa yang kulakukan setelah memergoki kekasihku sedang bercumbu dengan yeoja lain dihadapanku kalian pasti menganggapku orang bodoh yang tidak punya otak. Saat kyuhyun menyadari keberadaanku yang saat itu sedang menangis sejadi-jadinya, kalian tahu apa yang kulakukan? Aku bersimpuh dikakinya dengan berkali-kali berkata 'maaf' dan 'tolong jangan tinggalkan aku'. Aneh bukan? Siapa yang salah dalam hal ini? Aku? Tentu saja bukan aku, tapi mengapa aku melakukannya? Itu karena aku sangat takut kehilangannya.
Mana ada seorang kekasih yang meminta maaf dan memohon untuk tidak berpisah dengan pasangannya disaat dia melihat dengan mata kepalanya sendiri sang kekasih sedang mencumbu seorang yeoja dengan penuh nafsu. Apa aku marah kepada kyunnie? Tidak sama sekali, aku malah mengintropeksi diriku sendiri mungkin ada dari sifat dan tingkah lakuku yang kyunnie tidak suka.
Kalian tahu saat itu kyunnie hanya berkata apa? "maaf,, maafkan aku.. aku tidak akan menyakitimu lagi" sederhana sekali mungkin menurut kalian, tapi menurutku itu adalah kata-kata yang paling berharga dari mulut seorang cho kyuhyun melebihi satu kalimat pernyataan cintanya kepadaku dulu. Karena aku tahu kata-kata itu yang membuatku kuat dan percaya bahwa namja ini tidak akan meninggalkan aku, aku tidak akan berpisah darinya, dan dia tetaplah milikku, aku tidak perduli dengan apa yang waktu itu kulihat, yang aku tahu aku tidak bisa hidup tanpanya.
Setelah hari itu aku memutuskan untuk tidak mengingatnya sama sekali, kujalani hidup normalku dengan kyunnie, kujalani semua kegiatanku setiap hari, melayaninya dengan tidak sama sekali mengingat-ingat kejadian itu, semuanya sudah kuhapus dalam otakku. Aku sama sekali tidak menampakkan perubahan sifat seperti layaknya seseorang yang telah memergoki kekasihnya bercumbu dengan orang lain, aku tetap menjadi diriku seperti biasanya. Bahkan kejadian itu hanya aku, kyunnie, dan victoria saja yang mengatahuinya. Semua orang menilai aku adalah seseorang yang sangat beruntung karena mempunyai kekasih setia dan sangat mencintaiku seperti cho kyuhyun. Yah aku memang sangat beruntung memilikinya tapi disamping rasa bahagiaku sekarang tersimpan juga rasa sakit yang hanya bisa kurasakan sendiri bagaimana rasanya, biarlah semua kenangan itu ku simpan baik-baik direlung hatiku.
"jadi itu yang membuatmu menjadikanku seorang tahanan secara tidak langsung kyunnie?" aku membuka pembicaraan karena sudah terlalu lama keheningan ini tercipta diantara kami berdua yang sama-sama mungkin sedang mengingat kejadian 2 tahun lalu.
"benar. Itulah yang membuatmu menjadi tahananku"
"bukan aku yang salah dalam hal ini"
"memang aku yang salah, tapi kau membuat kesalahan karena membuatku terlalu mudah mendapatkan maaf darimu, hanya perlu mengatakan satu kali kata maaf kau langsung memelukku dan bilang kau memaafkanku"
"lalu sekarang kau menyalahkanku?"
"tentu saja, kau tidak memberikanku kesempatan untuk menunjukkan rasa bersalahku terhadapmu, kau tidak membiarkan aku menunjukkan pengorbananku untuk mendapatkan maaf darimu. Bahkan esok paginya kau membangunkanku dengan cara yang biasa kau lakukan, mengecup bibirku sekilas seolah tidak terjadi apa-apa kemarin siang. Kau menjadikanku namja paling berdosa karena sikapmu itu, bahkan 5 menitpun aku tidak merasakan kemarahanmu, kau melupakan semuanya, kau menyimpan sakit hati itu sendirian, kau tidak menceritakannya kepada orang lain tentang kesalahanku, semuanya kau simpan sendiri, paling tidak seharusnya kau berteriak kepadaku bahkan kalau perlu kau memukuliku sampai kau puas, sampai rasa sakit itu hilang"
"itu sudah 2 tahun yang lalu kyunnie dan aku sudah benar-benar melupakannya"
"tapi aku tidak akan bisa melupakannya, kejadian itu bisa saja kau jadikan alasan untuk pergi meninggalkanku, aku tidak suka itu. Kalau dulu kau mau melihat pengorbananku untuk mendapatkan maaf darimu mungkin aku masih bisa melakukan pembelaan saat nanti kau berpikiran untuk meninggalkanku, tapi kenyataannya aku tidak berdaya membela diriku saat kau berpikir untuk meninggalkanku."
"jadi kau berpikir aku akan meninggalkanmu? Kau tidak percaya denganku?"
"hati manusia tidak ada yang bisa mengetahuinya selain manusia itu sendiri"
"itu kulakukan karena aku mencintaimu dan tidak mau kehilanganmu!" nada suaraku kupertinggi karena sudah tidak tahan dengan kelakuannya, mengapa sekarang dia melimpahkan semua kesalahan kepadaku. Apa salahnya jika aku dengan mudahnya memberinya maaf, jadi semua salahku? Lucu sekali.
"AKU JUGA TAKUT KEHILANGANMU KARENA ITULAH AKU BERSIKAP SEPERTI INI KEPADAMU LEE SUNGMIN!"
"dengan cara mengekang hidupku?"
"benar. Aku tidak ingin kau pergi dariku, aku ingin mempertahankan semua yang menjadi milikku dengan caraku sendiri"
"aku ini bukan bonekamu kyu~" aku menundukkan wajahku saat kurasakan air mataku sudah tidak bisa lagi kutahan "aku ini kekasihmu, cintailah aku dengan wajar. Aku tidak bisa hidup tanpamu, tapi aku juga membutuhkan duniaku sendiri, banyak hal yang ingin ku lakukan, aku sudah tidak memiliki sahabat selain hyungdeul dan dongsaengdeul setelah kejadian itu, kau mengekangku, kau mengikatku dengan duniamu, kau menjadikan aku bonekaku, bahkan aku lebih takut denganmu daripada dengan orang tuaku. Aku menyerahkan seluruh jiwa dan ragaku untukmu tapi kumohon jangan meminta duniaku juga, hikss,, hikss,," inilah pertama kalinya aku mengeluarkan semua unek-unekku kepada kekasihku ini, pertama kali semenjak kejadian 2 tahun lalu yang membuat kyunnie menjadi orang asing bagiku. Aku masih tetap bisa merasakan cintanya kepadaku, aku masih yakin dia akan tetap menjadi milikku tapi aku kehilangan kepercayaanya saat semua kesalahan terjadi bukan karena ulahku, aku kehilangan duniaku dan teman-temanku. Apakah aku harus bertahan? Entahlah hidupku sudah terlalu bergantung padanya.
-Sungmin POV end-
-Kyuhyun POV-
Aku tahu caraku ini menyakitimu chagi, tapi aku bisa apa selain mengekangmu? Rasa takut akan kehilangan dirimu begitu menghantuiku, aku hanya takut kau menjadikan kejadian 2 tahun lalu sebagai alasan agar kau bisa pergi dariku, itu tidak akan kubiarkan chagi, aku sangat mencintaimu, percayalah. Percayalah bahwa aku tidak akan menyakitimu lagi, kejadian 2 tahun lalu adalah yang pertama juga yang terakhir, percayalah ku mohon.
Benar aku mengambil duniamu, benar aku mengekangmu, benar aku menjadikanmu tahanan cintaku, tapi semua itu akan kubayar dengan cintaku, tidak cukupkah itu? Hatiku resah saat kau jauh dariku, aku panik saat tidak melihat wajahmu didekatku, aku bimbang saat aku tidak mendengar celotehanmu, aku marah saat melihat kau bercanda dengan orang lain, aku tidak suka saat melihatmu tertawa untuk orang lain, aku benci saat melihat matamu memandang orang lain, semua yang kau miliki hanya untukku lee sungmin, hanya untukku. Tidak boleh orang merasakannya bahkan merebutnya dariku, aku akan mati-matian mempertahankanmu.
Kau tidak suka? terserah,, karena yang kutahu kau hanya milikku.
Aku memang menjadi orang lain setelah kejadian 2 tahun silam, tapi itu juga terjadi karena ulahmu chagi. Apa kau tidak mengerti perasaanku ketika aku melihat orang yang paling kusayang menangis hebat dengan tanganmu yang mencengkram dadamu kuat, rasa bersalah teramat dalam langsung menyeruak dihatiku. Hatiku miris saat melihat kau bersimpuh dikakiku memohon maaf yang bahkan aku tidak mengetahui kesalahanmu apa, hatiku perih teramat sakit saat mendengar kau memohon agar aku tidak meninggalkanmu, harusnya aku yang melakukannya chagi! Harusnya aku yang bersimpuh dikakimu, meminta maaf kepadamu dan memohon kepadamu agar kau tidak meninggalkanku.
Aku mengharapkan sifatmu berubah saat pagi hari datang, aku berharap kau berbeda denganku, aku berharap kau tidak memperdulikanku, aku berharap kau mengacuhkanku agar aku bisa berlutut dihadapanmu dan berkali-kali mengucapkan kata maaf, tapi apa yang kau lakukan? Kau membangunkanku seperti apa yang kau lakukan setiap pagi, senyum yang setiap pagi kulihat ada diwajahmu tidak berkurang sedikitpun pagi itu, sifatmu, sikapmu tidak ada yang berubah sedikitpun, bahkan kau mau melayaniku diranjang ketika pagi itu aku membutuhkan tubuhmu. Kau tahu chagi, entah mengapa semua itu membuatku sangat terluka dan teramat takut jika kau meninggalkanku.
"bisa kah kau terus menggenggam tanganku walaupun hatimu tidak menginginkannya?" aku berusaha menenangkannya ketika tangisannya tidak berhenti dan malah semakin menjadi. "kumohon tetap disisiku walaupun ku tahu itu menyakitkan, kumohon berikan semua hidupmu kepadaku lalu aku akan memberikanmu seluruh cintaku kepadamu, kumohon tetaplah bertahan walaupun hatimu memberontak ingin pergi meninggalkanku, rasa penyesalan dan ketakutan ku kehilanganmu apa benar-benar sudah menyiksamu? Walaupun menyiksamu kumohon bersabarlah demi aku, karena aku mencintaimu aku sungguh mencintaimu lee sungmin"
Aku membawa dagunya dan menuntun bibirnya agar bersentuhan dengan bibirku, kubawa dia kedalam ciuman hangat seolah hanya ini yang bisa kulakukan untuk meyakininya bahwa aku sangat mencintai dan tidak ingin kehilangannya. "saranghae sungmin~ah, bertahanlah untukku ne?" aku berbisik lirih ditelinganya yang hanya ia balas dengan anggukan kecil.
TBC
Mianhae chingudeul part ini kebanyakan nyeritain flashbacknya, entahlah jadinya bagus atau tidak yang jelas saya sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk fanfic ini #plak *lebaymodeon*
Klo gagal membuat chingudeul berurai air mata tolong maafkan saya, saya akan tetap melanjutkan fanfic ini sampai tamat walaupun saya kurang bisa nulis fanfic dengan genre mellow-mellow kaya gini, karena sudah terlanjur saya publish-,-
Balasan reviews :
Cho Hyun Jin : ga koq chingu, ini sudah ku konsep ga bakal sad ending, aku jg ga pernah mau bikin fanfic yang sad ending, aku kan cinta kyumin ga mungkin aku misahin kyumin :D
Deem Seul Mi : iya nih, mau coba gaya baru (?) #plak
Park Min Rin : iya sih chingu, fanfic ini terlalu menyiksa sungmin tapi aku janji akhirnya happy ending koq dan nantinya part kyumin bahagia aku banyakin deh:)
Dan mari kita berteman.. kalo mau ngobrol banyak atau tanya-tanya sesuatu boleh di add facebooku - Metta Tansera dan twitterku mettakyu …
GOMAPSEUMNIDA CHINGUDEULLL #bungkukin badan ala oppadeul
-chosera-180312-
-mettatansera-
