Chapter 2
Hallway
Luke,Eric,Natsumi,Liam,Levi,Gracia, dan Jun sedang berjalan bersama – sama menuju ke kelas mereka. Dari kejauhan sesosok gadis berambut pirang dengan bekas luka diwajahnya menghampiri mereka. "Halo angel, sungguh suatu kehormatan bagiku bisa melihat kecantikanmu sepagi ini" rayu Luke membuat Liam ingin muntah ditempat itu juga.
"Oh Luke, kata – kata mu sangat menarik"balas gadis itu dengan kedua tangannya melingkar dileher Luke. Luke pun mencium kening gadis itu membuatnya tertawa kecil.
"Guys, biar aku kenalkan pada gadisku yang baru. Namanya Lexie Dreyar"kata Luke mengenalkan Lexie. Eric dan Levi tersenyum penuh arti. "Luke Heartfilia kau membuatku kalah"kata Liam. Luke hanya tertawa. "Aku traktir makan siang"kata Luke yang tangan kanannya berada dipinggang Lexie.
Natsumi yang melihat kedekatan Luke dan Lexie merasa cemburu. "Luke kenapa kau berkencan dengan dia?" tanya Natsumi saat ia tidak bisa menahan rasa cemburu. Ia memandang Lexie dengan tatapan tajam. Lexie yang merasa ditatap oleh Natsumi pun membalas menatap Natsumi dengan pandang yang tidak kalah tajamnya.
"Karena ia sangat seksi"kata Luke. 'Juga pengalih perhatian yang sangat sempurna'Pikir Luke.
"Luke kau menyebalkan"kata Natsumi kesal dan berlari kearah sebaliknya.
"Liam ayo kejar Natsumi."kata Luke.
"Eh?"
"Liam, aku tahu kau memiliki perasaan terhadap Natsumi. Karena itu aku tidak pernah pedekate padanya "kata Luke tulus. Liam terdiam mencoba mencerna apa yang baru didengarnya. "Pergi idiot kejar Natsumi"kata Eric tegas.
"Ya tuan"kata Liam langsung mengejar Natsumi.
Makan siang, Kantin.
Stacy, Rufina dan Orelia (Orga) memasuki kantin. "Rufina lupakan saja adikku itu" kata Stacy berusaha menenangkan Rufina. Stacy prihatin dengan Rufina yang baru saja dicampakkan oleh Luke namun, Stacy juga senang dengan keputusan Luke itu.
The Fairy boys tanpa Liam dan Natsumi, hanya dengan Gracia dan Lexie bersama mereka memasuki kantin. Ketika mereka semua memasuki kantin kehebohan terjadi.
"Kya Luke – kun kau sangat tampan" teriak salah seorang fansnya.
"Eric-sama tolong nikahi aku " kata Fans yang lain serta teriakan – teriakan yang lain. Hal itu membuat Stacy kesal baginya Luke adalah miliknya. Mencoba mengabaikan teriakan para fans, Stacy mencari Adik kesayangannya tersebut dan Luke sedang duduk dengan Lexie ada dipangkuannya.
"Ayo keluar dari sini"ajak Stacy pada Rufina dan Orelia. Dia tidak bisa menerima Luke dengan gadis lain.
Luke Pov
Luke mengetahui kakaknya keluar dari kantin saat Stacy melihat dirinya bersama Lexie.
"Luke, kau menginginkan sesuatu?"tanya Lexie sambil memainkan rambut pirangnya. "Hmm kamu"balas Luke dengan senyumnya yang lebar membuat wajah Lexie memerah semerah rambut Eric.
" Jeez, Luke tolong yang serius"kata Lexie memarahi Luke. "Pesankan saja yang sama sepertimu"jawab Luke. Lexie menghela nafas sebelum pergi ke kasir.
"Sepertinya Lexie benar – benar menyukaimu"komentar Levi. "Ya, dan kau akan berganti pasangan dalam waktu seminggu"sahut Gracia. Luke hanya tersenyum kecil. "Jangan bicarakan aku lagi. Bagaimana perkembanganmu dengan Gaby (Gajeel)?"Goda Luke.
"Apa yang kau … Lupakan saja"kata Levi malu. " Payah"sahut Eric. "Terserah setidaknya aku bukan playboy seperti Luke."kata Levi membantah.
"Gracia aku tahu kamu seksi, tapi TOLONG pakai sesuatu"kata Luke setelah ia melihat Gracia yang sudah tidak mengenakan seragamnya. "Wahhhh…. Kapan ini terjadi"Teriak Gracia yang langsung mencari seragamnya. "Luke kau tidak menyukai Gracia-chan 'kan"tanya Jun dengan pandangan mematikan. Luke menghembuskan nafasnya. "Aku tidak akan mengoda atau merayu orang yang kalian sukai, tidak pada Natsumi, Gaby, Gracia" kata Luke tegas. "Dan lagi masa depan ku sudah diatur"lanjut Luke pelan pada angin.
Airport Magnolia,
Seorang gadis berambut panjang dan berwarna hitam, poninya menutupi mata kirinya keluar dari Bandara. "Akhirnya aku kembali kesini dan Luke aku datang"kata gadis itu pelan.
"Permisi, apakah anda Nona Cheney?" tanya seorang Pria pada gadis itu. Ia hanya menganggukan kepalanya. " Saya pelayan dari keluarga Heartfilia, tolong ikut denganku dan selamat datang di Magnolia."kata Pelayan itu pun memasuki mobil limosin yang telah disiapkan.
