Two Face's
Pairing : Hanazono karin x Kazune Kujyo
Disclaimer : Koge Donbo
Warning : Typo dimana-mana, alur rada ngk jelas dan kecepetan, OOC
Don't Like Don't Read
Tanpa mereka sadari ada salah satu pengunjung yang dari tadi memperhatikan mereka terutama pada Karin..
..
…
…
Ia sedang duduk dipojok belakang dengan rambut ber warna Hitam berkilaunya (kayak iklan shampo-,-) , Kacamata berbentuk persegi bewarna dan pakaian serba hitam ditambah Aksen percingan ditelinga serta Gelang-gelang berwarna Hitam di Pergelangan Tangannya.
"Hana si Nerd heh" ucapnya sambil memandangi majala yang terdapat foto Karin
Skip
-waktu sekolah -
.
.
"O-Ohayou~ " sapa Karin saat menggeser pintu kelas
"Ohayou Kariin Chaan"balas Miyon yang melambaikan tanggannya pada Karin. Karinpun mengangguk sambil tersenyum pada miyon yang kemudian ia kebangkunya 2 paling belakang barisan paling Pojok dekat jendela berhadapan dengan bangku Miyon didepannya. Tak lama setelah ia duduk datanglah Para Geng (siyalan) yang selalu mendominasi sekolah
"Hei Hanazono apa kau membawa yang kami perintahkan Kemarin? " ucap salah satu dari mereka yakni Ami, bisa di katakan ia adalah salah satu yang paling sadis terkadang ia memanggil Karin dengan sebutan 'Pembantu Jorok'
"em i-ini" ucap Karin tergugup menghadapi mereka
"waaah Kerja Bagus Karin, sebagai Gantinya Kau bebas untuk beberapa hari. Dan jangan membuat masalah ok" ucap Rika
"Ba-baik" ucap Karin menunduk
"Ayo Kita pergi" ucap Ami
"ne ne Karinchan kau tidak di apa-apakan dengan mereka? " tanya Miyon yang tiba-tiba muncul setelah kepergian Geng itu
"aku tak apa-apa Miyon chan" balas Karin disertai senyum Kecilnya
"mereka memang Cantik dan mengagumkan tapi sifat mereka seperti moster ya" ucap Yuuki yang berjalan mendekati Karin dan Miyon
"Hei nan-nanti mereka dengar" ucap Miyon
"mereka sudah pergi kok" balas Yuki
Teng Toong~
"Wah sudah bel masuk nanti lagi yaa Karin chan " ucap Miyon
"baru saja datang haah jaa hanazono san" ucap Yuki kemudian berjalan dibangkunya
Ceklek
guru membuka pintu tapi ia tidak sendiri dibelakangnya ada seseorang,Bukan dua Orang salah satunya laki-laki rambut berwarna kuning langsat bertampang datar err mungkin dikategorikan cool pustur tubuh tinggi dan mata berwarna kebiru-biruan. Dan Satunya seorang gadis dengan rambut berwarna Hitam dan kelihatannya ramah, orangnya bisa dikategorikan lumayan tinggi kira-kira Sebatas Telinga si laki laki.
"anak-anak Kita kedatangan teman baru dari Osaka" ucap guru tersebut
Psst pssst…
"hei hei itu bukannya Kazune Kujyo itu kan" celetuk salah satu murit perempuan dibarisan Karin
"dia tampan sekali, dan siapa yang cantik dibelakangnya itu yaa? " balas teman disebelahnya "kyaa aku ingin memeluknya" tambahnya
Bla Bla Bla~
Bisik orang-orang dikelas, dan karin ? ia memalingkan wajahnya Kesamping menghadap jendela, Kazune mengedarkan pandangannya kesekelilingnya begitu pula Himeka tak Lupa dengan senyum manisnya.
.
Kazune P.O.V
.
"cih sekolah sebelumnya dan di Tokyo sama saja, ah sudahla aku juga pasti akan jarang masuk sekolah"
"ne ne Kazune kuun sepertinya sekolahnya menarik yaaa" ucap Himeka dibelakangnya sambil tersenyum
"yaa sepertinya kau benar" balasku
"Nah kalian sialahkan perkenalkan diri kalian" ucap si Guru
"perkenalkan Namaku Kujyo Kazune pindahan dari Osaka" ujar Ku dengan lantang
"Apa kau sudah punya pacar?"
"Hobimu apa?"
"Nomor Hp donk" ucap Para Murit wanita
"Ck merepotkan" batinku akupun mundur dan membiarkan Himeka ikut memperkenalkan dirinya
"Pe-perkenalkan aku Kujyo Himeka aku juga pindahan dari Osaka" ucap Himeka disertai senyumnya
"Woaah saudara Kazune ternyata! Aku tak melihatnya dimajalah kemarin"
"Mungkin ia tertarik bisnis seperti Kujyo Kazune"
"Kau Manis sekali" ucap Yuki dengan Tampang tampa dosanya. Sontak akupun terkejut dan para muritpun melongo melihatnya
"Eh apa aku salah bicara? Memang benarkan?" ucapnya lagi
Tok Tok Tok
Bunyi meja yang berbentur dengan spidol untuk menenangkan keributan
"Baiklah Kalian Boleh duduk di dua dibangku Kosong disana dan disana" ucap Guru sambil menunjuk bangku yang kosong . Akupun Berjalan Kebangku No 3 dari belakang dekat jendela, tempat bagus kalau aku butuh tidur disekolah. Kalau Himeka sudah pasti bangku sedikit jauh dariku ditengah No 2 dari depan karna Himeka Golongan anak Rajin yaah dia pasti tidak terlalu betah dibelakang.
Normal P.O.V
"Ba-ba-bagaimanaaa inii dia tidak tau aku hana kaan? Ke-kenapa dia me-melihatku tadi? Aku aku pasti salah sangka… yaa tuhaann kenapa dia harus satu sekolah! Ya sudah tenang Karin tetaplah Terlihat seperti Nerd " batin Karin disertai Keringat dingin tapi berusaha terlihat biasa saja .
"Baiklah Anak-anak buka buku Kalian Halaman 80" ucap si Guru dan mulai menjelaskan Materi.
Teng Teng~
"Baiklah pelajarannya sampai sini yang sudah selesai mengerjakan soal yang Tadi silahkan istirahat" ucap Guru tersebut
"haaaaaa! " teriak para Murit-Murit serentak
"Tidak bisa dong Buk! Kami lapar butuh energi untuk menjawab soal-soal seperti ini" ucap salah seorang Murit
"tidak ada tapi-Tapian tidak selesai tidak Keluar, Tidak Harus benar yang penting dikumpulkan balas Guru tersebut "Baiklah siapa yang sudah selesai?" Lanjutnya
"Sreett " suara Kursi yang didorong secara bersamaan.
"wah kalian sudah selesai duluan, Silahkan keluar "ucap guru tersebut yang menerima buku-buku dari yang mengumpulkan sontak mereka terkejut, yang mengumpulkan Karin si Nerd si wajar. Lah ini si anak Barupun Kazune dan Himeka ternyata sudah mengerjakannya.
"pssst ternyata mereka berdua pintar juga yaa. Kukira anak orang kaya Cuma tau soal bisnis saja" bisik Para murit dan itupun sampai ditelinga Karin namun tak ia hiraukan toh bukan dia yang digossipkan.
Disinilah Kazune dan Himeka berjalan beriringan kemudian Hei Kau antarkan Kami kekantin"ucap Kazune dengan nada seduktif.
"Ka-kalian Tinggal lewat lorong ini kemudian Belok Kanan nanti disana kelihatan kok kantinnya" Balas Karin
"Aku minta antarkan kami Bodoh! Bukan tunjukan dimana" Desak Kazune dengan tampang datarnya.
"nee kami tidak tau jalan, kami baru kali ini kesekolah ini bisa antarkan kami?" ucap Himeka
"Haduuh Bagaimana inii harusnya kan aku menjauhi merekaa, tapi aku tak enak dengan Himeka ya sudahla toh Cuma mengantar" batin Karin
"Ba-baik, disini" ucap Karin yang berjalan didepan mereka
"heei kita bersebelahan saja yaa" ucap Himeka kemudian menggenggam tangan Karin
"Kalau kau risih kau boleh pergi setelah antarkan Kami" ketus Kazune
"eh, tidak bukan begituu aku aku hanya" ucap Karin terbata-bata
"Hanya apa?" balas Kazune
"tidak ada" celetuk Karin yang mulai kesal dengan tingkah Kazune
"Kalau begitu kau makan juga yaa dengan Kami" ucap Himeka
"eh tidak usah aku aku harus keperpus" tolak Karin dengan terbata-bata
"aku mohoonn" ucap Himeka dengan tampang sedikit memelas
"ba-baiklah" balas Karin pasrah tidak tega melihat wajah Himeka. Kazune cuek dengan apa yang mereka lakukan.
.
.
Kantin
.
.
Kantin di Sakuragaoka High School tidak seperti kantin sekolah pada umumnya kantin disini lebih seperti Café. Kazune,Himeka dan Karin pun duduk didekat tembok dengan posisi Himeka dan Kazune bersebelahan dan Karin berhadapan dengan mereka.
"Kalian Mau pesan apa?"ucap si pelayan Cafe
"boleh sarankan apa yang enak? Kami pesan 3 itu" ucap Kazune
"eh. Tapi…." ucap Karin terkejut
"Baik" Ucap pelayan Café tersebut yang kemudian pergi kebelakang
"Aku yang traktir,sebagai balasan mengantar kami" balas kazune
"ohiya namamu siapa?"tanya Himeka sembari tersenyum
"Karin, Hanazono Karin" ucap Karin dengan pelan saat menyebutkan Hanazono
"Nee Karin kau bisa panggil aku Himeka dan dia Kazune" ucap himeka sambil tersenyum
"ini pesannannya, maaf menunggu" ucap si pelayan tadi
Sesi makanpun berjalan tenang tanpa ada satupun yang berbicara kemudian,
"Karinchan Kau di cari Ami dengan Rika ditempat biasa" ucap salah satu anak perempuan yang merupakan komplotan Rika
"Gawat sepertinya aku membuat masalah… tapi bukannya kata mereka aku bebas hari ini? Apa salahku?" batin Karin
"Ba-baik aku kesana" ucap Karin yang pucat pasi dan pergi menuju tempat yang dimaksud
"hei Himeka sepertinya ada yang salah disekolah ini" ucap Kazune seperginya Karin
"I-iyaa aku juga merasakan hal yang sama setelah melihat wajah Karin" ucap Himeka
"ya sudah bukan urusan kita, oh iya nanti kau kekelas duluan saja aku ingin ke toilet" ucap Kazune
"Ha'I" balas Himeka
.
.
TBC
Maaf ceritanya kebanyakan kalian pasti jadi bosen /.\ ide mengalir begitu saja, *^*
Btw yg ulangannya sudah selese angkat Dompetnya (?) xD
Ohiya buat cerita berikutnya kemungkinan agak telat dikit soalnya Ayu mau refresing liburan fully~
Ohiya kalau ada yang salah ato mungkin berkenan bila suka Riview :'3 riview kalian bisa membangun semangat ayu bwt nulis lagi XD
Balasan Rivew :
Gusti995 : Udh next kok ^O^
Lia : ini udh lanjut xD
Riis yui : oke udh next, bukan! Siapa hayooo xD
Ayu : okey .
