Summary :

Di depan pagar sekolah yang sudah tidak seperti pagar sekolah lainnya.

Berdiri seorang pemuda berambut pirang klimis disisir kebelakang yang berpakaian dengan kaos warna hitam dengan didepannya bertulisan " U can't See me " yang dibalut dengan blazer hitam dan menggunakan celana bahan berwarna hitam yang di gantung aksesoris "rantai".

Di tangan kirinya ada selinting tembakau / rokok, lalu ia menaruhnya di mulut. Sambil tangan sebelah kanan merogoh kantung dada di blazernya dan mengeluarkan pematik api.

Ia menyeburkan asap rokoknya.

Lalu berucap dengan muka bodoh.
"Apakah aku nyasar ke bekas penyerangan zombie? ".

Author : Sumsang

Disclaimer : Naruto by Masashi kishimoto dengan sedikit alur "Crow Zero"

Note : semua cerita mungkin akan ada yang sama dengan cerita di fanfic yang lain, Tapi saya tidak mengkopi hasil karya orang lain. Ini cerita hasil pemikiran sendiri.

Rated : M

Genre : Adventure, Action And a Little Romance.

Little Note : Salam Saya adalah author Newbie jadi maaf kalau ceritanya kurang menarik. Dan Saya mohon kritik saya jika fanfic ini bagus atau buruk.

Oke tidak usah banyak basa-basi lagi, Enjoy This.

Chapter 2 : Selamat berjuang di Konoha Gakuen Bocah tolol!

Konoha Gakuen

Siapa yang tidak kenal dengan sekolah ini. Sekolah yang terus membuat para Malaikat (1) kewalahan dengan perilaku para murid disana. Sekolah yang setiap harinya di isi oleh bertarung dan berperang, mendapat tantangan perang dari sekolah lain hampir setiap hari dan murid disana membuat seperti "Daftar Piket" kenapa begitu? Ya karena hanya untuk kesengan para murid disana seperti daftar. Kecuali Para pemegang 10 besar kelas, 10 besar dan para pengikutnya yang wajib ikut serta dalam seluruh perang sekolah.

Menjadi Penantang maupun Tuan Rumah.

Sepanjang Sejarah, Konoha Gakuen dikenal sangat beringas dan sangat susah ditaklukkan. Padahal Para Murid di Konoha Gakuen tidak pernah bisa bersatu. Bahkan setelah Perang sering terjadi perang tambahan di sekolah, karena para pengikut (anak buah dari pemegang 10 besar sekolah). Tidak terima karena Bos mereka kalah dalam taruhan. Karena dalam tradisi di Konoha Gakuen yang tidak mengalahkan para pemimpin sekolah lain pada saat perang terjadi maka wajib traktir semua murid yang hadir dalam perang.

Pernah sekali Konoha gakuen kalah dalam Perang Sekolah, Pada Saat itu Konoha Gakuen Melawan Oto Gakuen, sebelum perang terjadi Pada saat itu Para pemegang gelar 10 sekolah di cari dan di keroyok dengan murid Oto menggunakan pemukul baseball hingga di tabrak mobil bus milik sekolah mereka. Dan rata" semuanya Kristis bahkan ada yang koma selama 5 hari.

Perang pun tak terhindarkan karena Konoha Gakuen ingin membalaskan dendam para 10 besar sekolah, dan menjaga harga diri. Meskipun masih ada pemegang gelar kelas tetapi itu tidak mencukupi. Kekalahan Konoha Gakuen menyebar dari mulut ke mulut hingga ke semua daerah di Jepang.

Para pemegang 10 besar sekolah yang mendengar kekalahan sekolahnya pun emosi dan marah, lalu mereka berkumpul di sekolah tak perduli dengan fisik yang belum terlalu sehat. Para Pemegang 10 besar sekolah mengumpulkan pemegang kelas dan murid konoha Gakuen yang tersisa untuk mengembalikan nama baik Konoha Gakuen.

Serangan balik diluncurkan untuk Oto Gakuen. Perang untuk mengembalikan harga diri Konoha Gakuen. Pemegang 10 besar Sekolah mengamuk pada saat Perang Oto, hingga Para Penguasa di Oto hampir kehilangan nyawanya. Bunyi Sirene Mobil Malaikat Menyelamatkan nyawa penguasa Oto.

Kekalahan Oto Gakuen membuat Nama Konoha Gakuen menjadi lebih ditakuti.

Konoha Gakuen membuat Sejarah baru, Salah Satu sekolah yang melakukan secrangan balik yang cukup singkat Karena seminggu setelah kekalahan, Karena Sekolah lain setelah Kekalahan Perang akan membuat Perang kembali biasanya memakan waktu 6 bulan itu juga waktu yang tercepat Selama belakangan ini. Dan terpecahkan oleh Konoha Gakuen yang hanya seminggu.

Lalu terdengar kabar bahwa Oto di tutup dan di jadikan lahan tempat parkir

At Ruangan Kepala Sekolah

" Namaku Uzumaki Naruto murid pindahan dari Ame Gakuen. " ucap pemuda pirang klimis secara ogah-ogahan

" Dengan alasan apa kau sekolah disini? Apa karena kau ingin mencari lawan yang kuat? Atau karena ingin mendapatkan Tato Yakuza (2) ? " ucap Tsunade tenang

" Buat apa aku mendapatkan tato yang hanya akan mengotori tubuhku itu? Aku kesini karena harga rokok disini lebih murah daripada di Ame " ucap Naruto tetapi ada sedikit kesedihan yang terpancar di Mata Sapphire

Twitch!

Perempatan siku terlihat di dahi Kepala Sekolah

Wush!

Sebuah vas bunga terlihat melayang kearah muka Naruto

Prang! Buagh!

Pemuda tersebut terlempar dari kursi yang didudukinya.

Pada saat ia melihat kearah Kepala Sekolah tersebut ia seperti melihat sebuah iblis betina yang siap menghancurkan dirinya kapan saja.

Glekk!

" Apakah Ia tidak bisa diajak bercanda sedikit pun? " batin Naruto takut

" Apakah ada Lelucon lagi yang ingin kau sampaikan, Nee~ Naruto-Kun? " ucap Tsunade dengan nada imut namun tidak dengan aura gelap yang di keluarkan oleh Tsunade.

" Hahaha sebenarnya masih banyak Lelucon yang aku punya " ucap Naruto tertawa terpaksa sambil gemetar

" Baiklah. Aku akan mendengarkannya " ucap Tsunade sambil memegang pisau yang cukup besar

" Hahaha, aku hanya bercanda jangan dibawa serius. Dan juga Aku minta Maaf. " ucap Naruto takut

" Baiklah Kali ini kau aku maafkan. Namun jangan berharap di kemudian hari, karena aku akan menyerangmu habis-habisan. " ucap Tsunade 'Nakal' sambil menjilat bibir atasnya secara sensual

" Kau telah membuat pingsan pemuda tadi maka kali ini kau kubiarkan lepas. Kalau tidak khukhukhu kau akan berakhir menjadi 'makan malamku' malam ini" Batin Tsunade nista.

(Pemuda Mohawk tersebut ternyata pemegang gelar " II B " dan ia mendapatkan gelar dengan cara yang kotor dan para guru tidak senang dengan itu.)

"Jadi Kau langsung saja kekelas " II A" dan jadilah yang terkuat. Dan juga 'tahan lama' dalam menyerang" Ucap Tsunade nakal sambil menjilat atas bibirnya.

" Baiklah, menjadi kuat bukan tujuan utamaku sekolah disini. Tetapi... "

" mencari ayahku lalu aku akan menendang bokongnya. " Sambung Naruto sambil Menyeringai

Disepanjang Lorong sekolah terlihat sangat sepi dan tetapi ia berjalan dengan santainya dan mulai menyalakan rokok.

Tak lama kemudian terlihat didepannya Pintu Besi dengan cat silver yang ternodai oleh darah. Dijendela tertulis " II A "

Brak!

Ia membuka pintunya dengan menendang.

" Hai, Para orang dungu. Perkenalkan aku Uzumaki Naruto dan aku akan menghajar kalian semua " Teriak Naruto dengan semangat

" Yah Kukira, Murid barunya Sexy, cantik, dan juga F-cup " Ucap Yahiko Lesu

" Hohoho Kita kedatangan orang baru. Lee tolong Layani dia dengan Semangat masa mudamu " ucap Neji sombong

" Apa maksudmu! Aku masih sangat Normal tau, aku tidak mau kau saja yang melayani dia " Ucap Lee Marah.

TWICH!
Perempatan Siku Terlihat di dahi Neji

Pletak!
Neji Menjitak Lee cukup Keras

" Maksudku Layani dia itu 'Menghajarnya' Bodoh! " Ucap Neji Murka

Buagh!
Lee Membalas dengan memukul perutnya Neji

" jangan menjitakku, Bilang dari tadi Bodoh. Jadi tidak membuat salah paham seperti ini. " Ucap Lee Kesal

" Biar terlihat Keren tolol. Di waktu seperti ini, kata-kata keren untuk membuat kita terlihat keren bodoh, dan para murid disini akan terpesona dengan kita " Ucap Neji Marah

" buat apa keren di sekitar sekolah ini Tolol. Di sekolah ini laki semua. " ucap Lee kesal

" Kau mau mendapatkan salah satu dari sekolah ini? Sebaiknya kau menjauh dariku karena aku masih normal. " sambung Lee dengan ekspresi Jijik

TWICH!
Perempatan terlihat di dahi Neji

Buagh!
Neji memukul wajah Lee

" Aku juga masih 100% Normal bodoh. Buktinya aku akan menikah dengan Ten-Ten - Sensei. " Teriak Neji Marah diselingi senyum mesum

Duagh!
Lee menendang perut Neji

" Sudah kubilang. Aku tidak akan memberikan kakakku kepada orang yang Laknat sepertimu " Teriak Lee kesal

" Bagaimana kita membuat Kesepakatan? " ucap Neji

" Apa kesepakatannya? " ucap Lee penasaran.

" Aku akan mendownload semua video yang kau mau. Dan aku akan membelikanmu Kaos hijau yang sama dengan milik Guy-Sensei Tetapi Kakakmu jadi milikku bagaimana " Neji mencoba membujuk Lee

" Baiklah kita bicarakan dibelakang. Mari ikut aku " ucap Lee tenang dengan aura hitam kelam

Terlihat mereka berdua berjalan kebelakang kelas.

Buagh!

" Memangnya aku akan tergiur dengan bujukkanmu Brengsek " Teriak Lee Marah

Lalu tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki di Lorong.

" Oh Sial, dia sudah datang. " batin semua murid di kelas.

Kriet!

Pintu kelas terbuka dan menampilkan sosok Pria yang sudah terlihat tua. Karena warna rambutnya yang putih dan muka yang terlihat keriput

" Hm, Oi dia siap...a? " ucap Naruto Cengo Saat Naruto berbalik badan kearah meja dan kursi tidak terlihat satu muridpun

" Oi kau...? " Naruto Cengo yang kedua kalinya karena saat melihat kearah pintu, Pria tadi sudah menghilang.

" Are? Kemana Jii-san tadi? " ucap Naruto Bingung

Ia tak memperdulikan itu dan melangkah dengan pelan menuju ke salah satu kursi sambil merokok.

" Dasar kakek-kakek tidak jelas. Datang tak permisi pulang langsung pergi " gumam Naruto sedikit kesal

Byurrr!

Asap menghilang

Brakk!

Sebuah benda pecah

" Aduh! Siapa yang berani menyiram dan memukulku dengan ember" ucap pemuda itu Murka

Sampai ia berbalik kearah belakang.

Dong!

Entah kenapa suasananya gelam dan mencekam, namun ditengah-tengah kegelapan itu terlihat ada seperti kobaran api yang cukup besar. Cahaya merah mengkilau terlihat buas yang menjanjikan rasa sakit itu sedang menatap pemuda pirang klimis itu

" Berani Sekali kau menampakkan wajahmu dihadapanku " ucap Pria dengan geraman sangar diikuti aura kelam dibelakang wajahnya.

" Ahahaha memangnya kau siapa? " ucap Naruto gemetar

" Oh apakah kau murid baru yang diceritakan para guru itu ya? " ucap Pria itu penarasan sambil mengelus dagunya

" Ya kira-kira seperti itu " ucap Naruto

" Jadi aku akan perkenalkan diriku

Aku adalah Jiraiya seorang pria dengan mudahnya membuat wanita manapun akan jatuh kedalam pelukanku, hohoho " teriak Pria itu dengan tawa mesum

" Hoh, jadi mana buktinya? " ucap Naruto sambil menyeringai

" ahahaha bisakah kita membahas pelajaran hari ini? " ucap Pria itu yang kita tau adalah Jiraiya dengan tawa yang dipaksakan.

" Baiklah semuanya boleh Keluar kalian semua sudah pandai berkamuflase " teriak Jiraiya

Semuanya keluar dari tempat persembunyiannya. Ada yang bersembunyi di bawah meja, di dalam tong sampah kelas Bahkan ada yang melayang di jendela

" mengapa semuanya bersembunyi ? Memangnya kau mengajar pelajaran apa? " ucap Naruto bingung

" Saya adalah guru yang mengajar tentang bagaimana caranya mendapatkan informasi dengan memata-matai target yang akan kami dapatkan informasinya. " ucap Jiraiya dengan Nada Wibawanya

" Jadi ini kelas mengintipkan? " ucap Naruto datar

" bukan bodoh! ini kelas tentang memata-matai!" Teriak Jiraiya Marah

" Ya itu bahasa kerennya tapi secara tidak langsung artinya Mengintipkan? " ucap Naruto masih datar

" Kau adalah murid pertama yang menghina pelajaranku ! , ini adalah kelas tentang memata-matai dan cara melarikan diri jika ketahuan oleh musuh " ucap Jiraiya masih marah

" Heh melarikan diri itu mudah lihat ini! "

Wush!

Sebuah putung rokok yang sudah basah di lempar keatas

" apa yang kau? " ucap Jiraiya bingung karena pemuda klimis tadi tidak terlihat

Pletak!

Tiba - tiba Jiraiya jatuh tersungkur kedepan dengan benjolan di kepalanya

Murid yang melihat kejadian itu langsung terkejut karena melihat Jiraiya tersungkur.

" Hahahaha itu baru yang namanya Melarikan diri, karena kabur tanpa melukai lawan itu kurang keren! " ucap Pemuda Klimis itu sambil tertawa

" Bangsat Kau bocah Keparat! " Teriak Jiraiya Murka dengan aura kelam dibelakangnya sambil mengejar Naruto.

" Hei tapi aku masih punya satu lagi rahasia! " Teriak Naruto sambil Berlari

" Ini dia Jurus pamungkasku! " Teriak Naruto bersemangat.

Prang!

Naruto memecahkan jendela kelas dengan cara menabraknya.

Lalu ia meraih salah satu dahan pohon di dekat jendela dan mendarat di bawahnya dengan bersalto 1 X

" Hahahaha Kerenkan, Jurusku orang tua? Dadah Sampai Jumpa " Teriak Naruto dengan mengacungkan jari tengahnya

Naruto berlari kearah tembok besar dibelakang sekolah untuk melarikan diri dari sekolah

" Sepertinya aku mendapatkan Murid yang akan menyatukan Sekolah ini " Batin Jiraiya sambil Menyeringai

At Taman Kota

Pemuda Klimis terlihat tengah menyantai di sebuah bangku taman Kota, dengan di temani sebatang tembakau / Rokok dan Sekaleng soda.

" Hahaha untungnya aku hebat dalam memilih Jurus " Gumam Naruto sambil Tertawa bahagia

" Permisi Pemuda-San bolehkah aku duduk di sini? "

Suara Lembut Perempuan terdengar jelas di telinga Naruto

" Ah Y-ya Si-silahkan. " ucap Naruto Gugup lalu sedikit menggeserkan posisi duduknya

Gadis Yang mempunyai gaya rambut Ponytail yang berwarna Dark Blue dan masih menggunakan seragam sekolah tingkat atas

" Terima Kasih. " ucap Perempuan itu

Lalu Ia duduk di sebelah Naruto

Ia penasaran dengan wajah Pemuda Klimis di sampingnya.

" Ano Ruto-Chan? " gumam Pelan Gadis itu

" Hei kenapa kau tau Nama masa kecilku? " ucap Naruto Bingung

" jadi benar dia Ruto-chan? Bahagianya aku " batin Perempuan itu sambil senyum

XXXXX
XXXX
XXX
XX
X
XX
XXX
XXXX
XXXXX

"Bersambung"

(1) Malaikat dalam Fic ini artinya adalah polisi dan juga para antek-anteknya jadi bukan malaikat sesungguhnya

(2) Tato Yakuza itu diibaratkan seperti Pangkat dalam Kemiliteran , jadi Para Yakuza yang memiliki tato yang bergambar Naga atau Harimau itu tandanya ia seorang Jendral / Komandan besar

Little Note :

Apakah Gaya penulisan saya membaik atau memburuk? Tolong review atau PM jika buruk
dan juga kalau ingin menambahkan ide untuk memajukan Fic ini silahkan malah saya sangat berterima kasih sebesar-besarnya

Dan juga Arigatou jika sudah membaca Fic ini

Balasan Riview

8Blue

"Oke Terima Kasih sudah membaca dan Meriview Fic tidak jelas ini =)"

Kazuya Hatake

"Oke akan Saya Usahakan."

KidsNo TERROR13

"Ini Sudah lanjut"

Faisal771

"Hmm Saya kurang ahli dalam membuat seperti itu tapi jika bisa memberikan masukan boleh PM saya nanti saya akan pertimbangkannya untuk dipublish"

maulana59

" Ia saya hanya meminjamkan sebentar saja dan anda ternyata tau ya hahaha. "

LucasGears

" Terima Kasih Bro. "

Nick00

" tidak lama lagi akan muncul. So waiting And read This fict =D "

danielkeanumadegani

" Paling lama sebulan kalau tidak saya tidak sibuk "

Arasi

" Pasti, karena Prajurit perang tidak hanya perangkan? Ia pasti ingin memiliki pendamping"

Guest

" Ini udah Lanjut Terima Kasih sudah membaca Fict ini "

Sederhana

" Tergantung kalau kau mau membuat ide ceritanya saya akan mempertimbangkan akan mempublishnya. Karena saya tidah ahli dalam membuat hal-hal seperti itu "

Dan Juga terus menunggu Kelanjutan Cerita ini Ya! Sampai Jumpa Chapter depan dan juga Arigatou