Title

Cause You are my star

Author

KittyJihoon

Rate

T

Length

Chaptered

Cast

All member SEVENTEEN, Jang Doyoon, Lee Jinki, Kim Kibum, Min Yoongi, Park Jimin

Cameo

Choi Minho, Kim Namjoon. Kim Seokjin

Pairing(s)

Onkey, Yoonmin, Meanie, Jihan, Sisanya menyusul~~

Genre

Humor, Romance, Family, Friendship

Warning

Typo(s) perhaps would get you confused because I do not have many times to re-edit this one and perhaps it would get you bored and fall to sleep. So, beware! :D

Disclaimer

This fanfict is mine but casts are creatures who created by God through their parents

P.S

Dicerita ini Jihoon bukan member seventeen dan digantikan sama Doyoon

dan ingat Jihoon dan Jimin disini satu angkatan

.

.

.

"Tapi hyung….."

"JANGAN MEMBANTAH LEE JIHOON! SEKALI AKU KATAKAN TIDAK TETAP TIDAK! AKU TIDAK AKAN MENGIZINKAN KAU MENGIKUTI AUDISI ITU!"
.

.

.

HAPPY READING!

++++++++++++++++++++Cause You're my star-CHAPTER 2++++++++++++++++++++++

.

.

.

Jihoon menahan airmatanya yang memaksa jatuh. "Jinki hyung" bisiknya lirih.

"Jihoon maafkan hyung"

Terlambat jihoon sudah meninggalkan meja makan dan pergi ke kamarnya. Jinki mengacak rambutnya dengan kasar lalu menghela nafas kenapa dia bisa seperti ini kepada jihoon?

"Jinki hyung? Tenangkan dirimu, kenapa kau begini? Apa salahnya jihoon mengikuti audisi itu?" Kibum mencoba menenangkan kekasihnya ini

"Chagi-ah? Dengarkan aku, jihoon selama ini selalu menuruti perkataanmu. Dia selalu menyayangi mu tapi kenapa kau tidak mendukungnya? Disekolah jihoon juga salah satu murid yang berprestasi walaupun dia sering bermain tapi dia tak pernah malas belajar. Dia selalu membuat dirimu bangga. Untuk sekali ini saja buatlah jihoon bahagia hanya kau yang jihoon miliki, orangtua kalian sibuk tak ada yang memperhatikan dia. Cepat bujuklah jihoon"

kibum mengatakan itu dengan tulus sambil mengelus pipi jinki tapi jinki hanya diam. Dengan sabar kibum menunggu jawaban jinki dan akhirnya ia memikirkan bahwa perkataan kibum itu benar, tak seharusnya jinki seperti ini kepada jihoon

"Terima kasih kibum-ie" jinki memeluk kibum dan tak lama jinki melepas pelukannya lalu menatap mata kibum dengan lembut

"Aku beruntung memilikimu" kedua pipi kibum merona dibuatnya

Jihoon tidak menyangka hal ini akan terjadi, pertama kalinya hyungnya membentak dirinya. Mata jihoon memerah ingin rasanya menangis tapi jihoon tetaplah jihoon, dia takkan menangis apapun yang terjadi. Karena menurut jihoon laki-laki tak boleh menangis.

"Jihoon-ie buka pintunya hyung mau bicara"

"Jihoon-ie?"

Jihoon menghela nafasnya lalu dia membuka pintunya

"Jihoon-ie maafkan hyung. Hyung tak seharusnya membentakmu, hyung yang salah maafkan aku jihoon-ie" ucap Jinki dengan suara serak.

Mata jinki memerah, tapi itu mata memerah yang berbeda. Ia tidak sedang menahan amarahnya tapi ia menahan airmatanya.
Jihoon tidak tau harus mengatakan apa, ia hanya memeluk hyungnya itu dan mengelus punggungnya

"Jihoon-ie aku... Aku takut kau kenapa-kenapa jika kau mengikuti audisi itu. Aku takut kehilanganmu hanya kau adik yang kumiliki. Tapi akhirnya aku sadar, aku seharusnya mendukungmu. Kau ingin bertemu seventeen kan? Ikutilah audisi itu dan menangkanlah, buatlah hyungmu ini bangga" jinki melepaskan pelukannya dan menatap adiknya ini

"Hyung. Jinki hyung terima kasih"

"Jangan berterima kasih kepadaku tapi berterima kasihlah kepada kibum" jinki mengacak rambut jihoon dan kibum yang berada diambang pintu tersenyum melihat moment indah ini akhirnya mereka berdua akur kembali

"Kibum hyung terima kasih"

"Ani jihoon-ie kau pantas mendapatkan ini" kibum tersenyum

"Jihoon, sekarang kau tidur kau besok sekolah kan?" Ucap jinki lalu mengusap rambut adiknya

"Baik hyung. Selamat malam kibum hyung jinki hyung"

Lalu jihoon menutup pintu dan mulai memejamkan matanya.

Lagu Akkinda membangunkan jihoon dari tidur lelapnya. Malas, berusaha mencari letak ponsel itu hanya dengan tangan tanpa melihatnya. Jihoon melihat layar ponselnya sekilas lalu menekan tombol OK.
Ah sudah pagi ternyata, jihoon menghela nafas dalam, mencoba mengembalikan seluruh tenaganya.
Dengan enggan ia bangun dan masuk ke kamar mandi karena ia harus ke sekolah hari ini.

++++++++++++++++++++Cause You're my star-CHAPTER 2++++++++++++++++++++++

Seperti biasa jinki mengantar jihoon ke sekolah tapi hari ini kibum juga bersama mereka

"Kita sudah sampai, belajar lah dengan baik"
Jihoon melepas sabuk pengaman dan menoleh "Baik hyung. Bye kibum hyung jinki hyung"

Lalu jihoon keluar dari mobil dan memasuki gerbang sekolahnya. Ia tak sabar memberitahukan berita yang bagus ini kepada jimin dan yoongi hyung

"Pagi jimin hyung" senyum jihoon merekah ketika masuk kedalam kelasnya. Kenapa jihoon memanggil jimin dengan sebutan hyung? Meskipun mereka seangkatan tapi jimin lebih tua setahun dari jihoon. Ya kalian tau jihoon itu gak ada sopannya hahaha toh mereka juga seangkatan boleh dong memanggil nama tanpa sebutan "hyung"

"Pagi jihoon-ah yak! Jangan memelukku seperti ini!"

"JIMIN AKU BAHAGIA!" Jihoon memeluk jimin dengan erat sambil berputar-putar

"YAK! TURUNKAN AKU JIHOON PENDEK!"

Jihoon menurunkan jimin walaupun jihoon bertubuh pendek tapi dia sangat kuat

"Ahh kau ini! Ada apa denganmu tumben sekali kau memanggilku hyung? Ada apa?"

"Aku sudah mendapatkan izin dari jinki hyung! Aku bisa ikut audisi itu jimin-ie!" Mata jihoon sudah tertutup sempurna saking senangnya

"BENARKAH?! CONGRATULATION JIHOON-IE" sama seperti jihoon mata jimin juga menghilang

"Ayo kita beritahu ini kepada yoongi hyung" tanpa babibu tangan jimin sudah ditarik sama jihoon

Di dalam kelas yoongi, yoongi sedang berbicara bersama teman-temannya.

"Hey yoongi-ah sepertinya kau akan kedatangan tamu" minho menyikut lengan yoongi

Yoongi menoleh "siapa?"

"Kekasihmu dan sahabatnya"

Jimin dan jihoon sudah berada di depan kelas yoongi

"Kenapa mereka kesini?" Batin yoongi bertanya-tanya

Yoongi bangkit dan berjalan menuju kedua orang yang berada didepan kelasnya. Yoongi semakin curiga kenapa ekspresi mereka terlihat bahagia sekali apa yang sedang terjadi?

"Kena..." perkataan yoongi terpotong jihoon tiba-tiba memeluknya sekarang

"YOONGI HYUNG! AKU AKAN MENGIKUTI AUDISI ITU!"

"AH? BENARKAH?" Jihoon mengangguk dalam pelukan yoongi, yoongi hanya tersenyum dan mengelus kepala jihoon

"Aku senang mendengar berita ini jihoon-ie"

"Ah hyung aku cemburu melihat kalian seperti ini!" Jimin mempout bibirnya, mereka berdua melupakan jimin hahaha

"Aigo lihatlah jihoon siapa yang terlihat uke sekarang? Sini aku peluk kalian berdua hahaha" yoongi memeluk jimin dan yoongi. Mereka bertiga terlihat bahagia sekarang

Sementara itu dikelas yoongi

"Aigo lihatlah itu jin, namjoon. Kapan aku seperti itu?"

"Hahaha maka nya cepat tembak taemin choi minho-sii apa kau mau terus-terusan menjadi nyamuk?" Kata jin kepada minho, minho hanya mempout bibirnya

"Mereka bertiga seperti keluarga kan? Aku seperti melihat ayah dan ibu memeluk anaknya" kata namjoon sambil melihat moment yang indah ini

++++++++++++++++++++Cause You're my star-CHAPTER 2++++++++++++++++++++++

Sebagai idol star yang baru dan lagi naik daunnya, schedule seventeen sangatlah banyak. Tak banyak waktu istirahat untuk mereka, habis schedule satu masuk schedule lainnya tak ada habisnya sampai mereka lupa apa itu arti istirahat, makan maupun tidur.

"Seungcheol-ah jam 11 kalian harus ke agensi, cepat bangunkan membermu dan suruh mereka bersiap-siap." Suruh manager hyung

"Baik hyung." seungcheol menutup telepon lalu kembali meletakkan ponsel sembarangan, dan melaksanakan tugas dari managernya

Padahal 2 jam yang lalu mereka sampai di dorm dan waktu 2 jam itu pula mereka untuk tidur. Dan sekarang harus bangun untuk melanjutkan schedule yang selanjutnya. Ahh hidup seorang idol terlalu kejam.

"Baik ini schedule kalian dan maaf baru memberitahukan kalian. Kalian akan membintangi reality show pertama, reality show ini sangat special"

Member seventeen serius mendengarkan perkataan ceo mereka.

"Acara ini membuka sebuah audisi untuk penggemar kalian, siapa pun pemenangnya akan bermain bersama kalian. Kalian boleh datang ke audisi itu tapi jangan melihat cukup mendengar talenta mereka saja"

Semua member seventeen sangat antusias dengan acara ini

"Kapan acara ini dimulai ceo-nim" kata seungcheol dengan penasarannya

"Bulan depan"
Dan semua member ber-O ria

Setelah rapat bersama ceo-nim selesai, member seventeen bercakap ria.

"Hyung, kuharap yang menang itu yeoja" kata seokmin dengan genit

"Ya benar sekali seokmin. Nuuna nuuna" mingyu menaikkan satu alisnya dan tersenyum menggoda kearah seokmin

"YAK MINGYU-AH" wonwoo menatap tajam kearah mingyu serta melayangkan pukulannya ke kepala mingyu-nya.

"Bercanda hyung" ucap mingyu sambil ngewink kearah wonwoo. Wonwoo hanya memutar matanya

"Aku harap yang menang itu namja hyung" ucap chan sambil nyengir hehe

"Aku setuju dengan chan"
"Aku lebih setuju dengan seokmin"
"Chan, jun hyung"
"Seokmin, seungkwan-ie"
"Chan loh hyung"
"SEOKMIN!"
"CHAN!"
"SEOKMIN!"
"CHAN!"
"SEOKMIN!"
"CHAN!"

"DIAMMMMMMMMMMMMM" Junghan melerai mereka dengan membawa pisau yang entah darimana ia dapatkan

"Sekali lagi kalian bertengkar, aku akan memotong kalian dan memasak kalian dengan saus tiram"

Semua member terdiam dan tak ada yang berani berbicara hanya ada suara isakan disana

"Kenapa kau menangis minghao? Tanya Leader scoups bingung

Dengan suara isakannya dia menjawab
"Aku tak menyangka junghan hyung yang tadinya seorang malaikat sekarang berubah menjadi iblis"
Sungguh polos sekali minghao ini, dia tak tau jawabannya membuat junghan tambah murka

"Yak! Minghao! Kau yang akan kumasak terlebih dahulu!"

Minghao semakin takut lalu bersembunyi dibalik badan seungcheol

"Yak! Lepaskan aku jisoo! Mingyu! Jangan mencoba-coba menghalangi aku"

"Junghan sayang tenangkan amarahmu! Ingat tuhan! Sebut namanya!" Jisoo mulai berceramah kembali

"KAU JISOO, JANGAN MENCOBA MENASEHATI AKU!"

"Maafkan aku junghan hyung!" Ucap minghao

"TIDAK AKAN!"

"Jun! Sembunyikan minghao cepat!" Kata doyoon dengan tegas. Tanpa menunggu lama jun langsung menarik tangan minghao keluar dari ruangan itu.

"MINGHAO! JUN! JANGAN LARI! YAK! LEPASKAN AKU!"

Keadaan agensi menjadi kacau hari ini karena ulah malaikat nya seventeen "Yoon Jeonghan"

++++++++++++++++++++Cause You're my star-CHAPTER 2++++++++++++++++++++++

Disinilah jihoon sekarang, dia berada di ruang latihan sekolahnya bersama jimin. Jihoon sedang latihan menari tuk audisinya sesekali jimin menegur jihoon karena ada pergerakan yang salah.

"Ahh lelahnya" jihoon terkapar di lantai dengan keringat yang membasahi tubuhnya

"Jihoon-ah tarianmu sudah bagus tapi kendalikan gerakanmu jangan terbawa emosi"
Jihoon hanya tersenyum.

Jimin itu ketua club dance disekolahnya dia banyak mengukir prestasi tuk sekolahnya di bidang dance sama seperti jihoon, mereka berdua murid yang berprestasi di sekolah.

"Ayo latihan kembali, aku tak mau melihat dancemu jelek dihadapan juri nanti"

"Baiklah"

Jihoon terus menari dan menari, sampai jimin melihat dance jihoon sudah bagus ia memerintahkan jihoon untuk berhenti.

"Setelah ini kau masuk ruangan vocal dan rap kan jihoon?" Jihoon menoleh dan mengangguk.

"Ah ya sudah aku duluan ke kelas ya"

Jimin meninggalkan jihoon sendiri diruangan dance.
Jihoon membereskan tasnya dan pergi ke ruangan vocal.

Setelah 1 jam jihoon keluar dari ruangan vocal dan harus masuk ruangan rap lagi hahaha tidak seperti jimin yang hanya mengambil 1 bidang saja, jihoon mengambil 3 bidang "dance, vocal dan rap" pasti melelahkan menjadi seorang lee jihoon hahaha

Bel pulang berbunyi, jimin dan yoongi menunggu jihoon pulang

"Yak, lihat adik imut ini sudah keluar dari kelas hahaha dia bekerja keras tuk audisi itu" sindir yoongi ketika yoongi melihat jihoon sudah keluar dari kelas rap
Yang disindir merasa kesal dan hanya mempout bibirnya

"Yoongi hyung kau tidak mau melihat macan betina bangunkan?" Jimin ikut-ikutan memanasi jihoon

"Yak! Kau juga sama jimin!" Jihoon memukul kepala jimin dengan keras

"SAKIT JIHOON!" Jihoon tak perduli

"Jihoon-ie sudah hentikan dasar kalian ini" yoongi sudah pasrah kalau jihoon seperti ini

Malam hari telah tiba, setelah diantar pulang oleh jimin dan yoongi. Jihoon selalu berada di dalam kamarnya, jihoon masih terus latihan menurutnya latihan di sekolah masih tak cukup. Ia menyanyi dengan merdunya. Saking asyiknya latihan jihoon tak tau suaranya sangat kuat sampai kedengaran jinki. Jinki hanya menggeleng kepalanya, dia sangat kerja keras sekali tuk audisi ini. Begitulah pemikiran jinki

"Jihoon-ie ayo makan" jinki berteriak memanggil jihoon

"Baik hyung aku akan kesana"

Dan tak lama jihoon turun dan duduk di meja makan
"Bagaimana pelajaranmu di sekolah? Lancar?" Tanya jinki

"Iya hyung lancar"

"Lalu dengan audisi itu? Apa kau sudah mempersiapkan dengan baik?"

"Sudah hyung, tadi aku latihan dance dengan jimin lalu vocal dan blablabla" dengan semangat jihoon menjawab

"Haha bersemangat sekali menjawabnya, apa kau tak tau? Suara mu tadi sangat keras. Aku melihat kau banyak peningkatan, suaramu sangat indah jihoon-ie" puji Jinki sambil mengeluarkan eye smile-nya

"Ah hyung terima kasih" Jihoon menatap jinki dan tersenyum. Dua lesung pipitnya yang lucu muncul.
Jinki membalas senyuman jihoon, ia senang melihat jihoon bahagia seperti ini.

"Lalu kapan audisi itu akan dimulai?"

"Bulan depan hyung"

TBC

Copyright © 2016 KittyJihoon. All rights reserved.

Gimana chapter 2? Tambah membosankan ya kan? di chapter ini pairingnya uda satu persatu muncul ya ada meanie sama jihan~~ pairingnya bakal muncul di setiap chapter biar bikin penasaran hahaha xD kasih review chap 3 bakal muncul soonhoon, seungyoon (seungcheol doyoon) mansae~~ xDDDDD

oh mau minta maaf juga kalau chapter 1 bahasanya terlalu kaku atau gak cocok ._.v saya masih belajar ToT semoga chapter 2 ini gak ada kata baku lg xD dan makasih uda ngereviews~~

Firda473: halo~~ iya ini FF soonhoon tp pasangan ini lama munculnya xD Yoonmin? ntah dsni siapa jdi uke atau seme xD mereka aja bingung apalagi yg nulis xD

BSion: halo~~ makasih atas saran dan pujiannya ini membantu saya tuk belajar lg *bow

mongyu0604: halo~~ ya pastinya ini ff cerita tentang soonhoon ya allah dek = =

jeonghanienoona: halo~~ yep saya shawol dan jinki suami saya xD wah senang lht kmu bahagia xD yep request kamu bakal aku simpan ^^

maaf gak bisa bales satu-satu ya ^^ sekali lagi makasih buat reviewnya :****

Mau jelek maupun tidak chapter 2 ini, kalo udah berhasil baca sampe akhir, tolong review ya fav and follow juga boleh ^^ tapi ingat pakek kata-kata yang sopan :D oh karna ini ff pertama pengen dong reviewnya sampek 15 orang lagi kalau lebih bakal lanjut ini FF mohon ditunggu dan terima kasih ~('▽'~) (~'▽')~