Hai semua! Ulun (bahasa Banjar XD) kembali di sini! Bagaimana?

England: KAGAK, MUNGKIN.

Kenapa?

Luciano (2P! Italy): ELU NGELANJUTIN FIC INIIIIIIIIIIIIIIIIII!

Terserah gue, Luci, dan jangan marah karena di sini akan ada yang namanya Luciano juga.

Luciano (Authors): Ciao~

Luciano (2P! Italy): I will kill you.

Mari kita balas review dulu sebelum Luci ngebunuh Luciano.

HannySyra9: Ya, saya juga berharap mereka menjadi kenyataan *ngegigit sapu tangan* Dan untuk Mikado, mungkin sebenarnya dengan KURO untuk tukar pikiran dengan adik masing-masing, karena Kuro ialah pendahulu Kiku, plus, Kiku menganggap Kuro ialah kakaknya dan dipanggilnya 'Aniki'. FUFU~ Saya tidak tahu juga.

Sekarang, Luci~ balas review Luciano~

Luciano (2P! Italy): Elu ngenganggu gue untuk ngebunuh dia.

Do I look care?

Luciano (2P! Italy): Whatever.

Luciano Fyro: Oke, tenang atau gue (ini yang ngejawab Luciano) ngebunuh elu, beraninya nama elu sama dengan gue! *ditendang Yuki* YUKI! Oke, saya kagak peduli tapi kata Yuki dia senang bertemu Anda, walaupun dia sedikit tidak peduli, The Hermit. LUCIANO yang dimaksud itu SAYA! *disumpel dengan scone England oleh Yuki* Dan, trims. Iya, boleh.

PS: Ngerti.

Luciano (2P! Italy): Sekarang gue boleh ngebunuh DIA?

Kagak, nanti aja tuh, nanti karakternya ilang.

Luciano (2P! Italy): *menahan amarah*

.Ichal: Hah, yang benar nich?! Iya, saya sudah update kok. =w=

Baiklah, kita mulai sebelum Luci betulan membunuh LUCIANO~


Story: Jalan-Jalan di Indonesia

Chapter 2: Taman Mini Indonesia Indah

Hetalia – Axis Powers © Hidekaz Himaruya

Jalan-Jalan di Indonesia © Yuki Hiiro

OC © Imajinasi Yuki Hiiro

WARNING!: GaJe, gila, aneh, OOC-ness, OC, 2P! Character, 2P! Italy dipanggil Luci, Authors gila (Yuki, Noir, Hanny, Luciano), typo (s), Human name, d.l.l..


"APA?! MEREKA AKAN DATANG KE INDONESIA?!" teriak Nusantara, men-death glare si Raden yang lagi menatap ke arah lain.

"D-Dua hari dek… diberi waktunya…"

Nusantara menghela napas dan menatap mata Raden, 'n dia masih merinding. "Baiklah, yang penting para 2P-"

Tok! Tok! Cepat woi! Maaf Tuan! Luci…!

Nusantara dengan cepat berjalan ke pintu dan membukanya, dan melihat para 2P! Axis bersama Abdul dan Ayu. "Oh… no…"

Dan, TARA~

Terlihatlah Luci menjilat pisaunya (Yuki: O_O Luci (2P! Italy: Hehe…), Kuro hanya terdiam bersama Lutz, dan Ayu bersama Abdul tersenyum, senyuman yang dipaksakan.

"Kenapa kalian di sini?!"

"Hanya refreshing…"

"MENJAUH DARIKU! LUCIANO (2P! Italy)!"

"Kenapa?"

"T-Tidak…"

"Oh…" Nusantara menghela napas, menatap Luci yang tersenyum innocent, sepertinya mereka perlu bantuan… AH!

Setelah 1 Jam

"Eh, gue mau ngebunuh seseorang dulu supaya bisa bikin pasta [1]." Tapi, Luci ditahan oleh seorang gadis berambut coklat muda, mata coklat tua dan Luci hampir mengira warna hitam, dan bajunya hitam, hampir semuanya.

"Ah, siapa kamu?"

"Ciao!"

Dan muncul lah seorang laki-laki Indonesia, mata coklat. "Ah, ciao, Yuki!"

"Guten Tag [2], Luciano."

Dan ya, mendengar itu, membuat Luci langsung mengambil pisaunya.

"EEK!"

"Ah, maaf, namaku Yuki Hiiro, ini Luciano Fyro, bukan Vargas, mana Hanny?"

Luciano mengangkat bahunya. "Kagak ta-"

"Konnichiwa! [3]"

Mereka semua menoleh dan melihat seorang gadis berjalan mendekati mereka, matanya warna coklat (tua, muda, atau coklat biasa). "Hei. [4]" Balas Yuki pendek. "Ini namanya Hanny Syra." Luci tersenyum sebelum berkata "Minggir." Dan dijawab "No." oleh Yuki.

"Hej, god eftermiddag! [5]" dan sebuah suara terdengar. Semuanya menoleh dan melihat Noir Bondevik. "God aftermiddag. [6]" Luci menghela napas.

"Kau, KAU, Luciano Vargas, tidak boleh membunuh orang di Indonesia!" Luci duduk di tempatnya semula, mengabaikan Yuki.

"Kiku…?"

"Kuro."

"Oh…" Hanny berkata dengan senyuman menghiasi wajahnya. Nusantara kembali. "Jadi, kalian mengerti dan sudah kenal sesama?" semuanya mengangguk.

"Bagus, jadi, kalian berempat sudah tahu kan apa masalahnya?"

"Ya."

"Bagus."

2 Hari Berikutnya

Yuki menggembungkan pipinya begitu melihat dirinya memakai gaun merah yang sampai lutut, rambutnya dibiarkan tergerai, disematkan bunga anggrek bulan warna putih di rambutnya, dan selop warna crimson red. TERLALU GIRLY!

Noir menyilangkan tangannya di depan dadanya, dirinya memakai gaun warna biru muda yang sampai lutut, rambutnya diikat ponytai, disematkan bunga melati di rambutnya, dan selop warna biru tua.

Hanny menghela napas berat, dirinya memakai gaun warna putih yang sampai lutut, rambutnya dibiarkan tergerai, disematkan bunga sepatu atas usul Surya [7] dan Nurul [8] di rambutnya, dan selop warna putih.

Luciano hanya senyam-senyum saat melihat dirinya memakai tuxedo warna hitam, di katong tuxedo-nya terdapat bunga lily, rambutnya disisir dengan rapi, dia memakai jeans warna abu-abu, dan sepatu warna hitam, walaupun yang lainnya merasa itu terlalu ASEM (baca: AWESOME) untuk memandu beberapa orang jalan-jalan.

Well, bisa dikatakan bahwa sekarang mereka sedang berbicara besama dengan Nusantara dan Raden.

"Jadi, untuk keselamatan Luciano agar tidak dibunuh Luci, Luci bersama Noir akan memandu 1P!, sedangkan Hanny bersama Yuki memandu 2P! karena mereka berdua psikopat, dan setiap hari akan berganti, bisa dikatakan jika ada lomba kalian berdua akan jadi MC-nya."

Semua mengangguk.

Dan, hari pertama akan dimulai…

Yaitu Jakarta, karena Jaya yang menang dari gunting-batu-kertas itu.

Mereka menaiki bus, dan, siapa yang bisa tebak ke mana mereka pergi?

Hint: Penuh dengan rumah-rumah adat yang berisi pakaian adat, senjata, dan lain-lain, tempat tersebut di setelah kata pertama, terdapat kata 'Mini'.

1P!...

"Yay! Kagak di 2P! Kagak di 2P!" Noir menghela napas seraya menyimpan PS miliknya. "Ya, dan gue baru mendapat SMS dari Yuki bahwa 2P! ternyata sangat berbahaya, jadi kita sagat beruntung."

2P!...

Yuki facepalm begitu mendengar Oliver menawarkan cupcake ke dia. "Hai, poppet, ingin cupcake?" Yuki menggeleng pelan seraya kembali membaca bukunya lagi, kemudian sekarang ke Hanny, dia berada bersama para Allies dan Axis, menjelaskan sekitar mereka, sekarang mereka di bus.

Yuki menyerahkan tugas tersebut ke Hanny karena dia tidak terlalu tahu banyak tentang Jakarta.

"Baiklah, sebaiknya kita turun dulu…" Hanny berjalan turun dari bus yang diikti oleh Yuki yang malas sambil menguap, dia sangat bosan.

Masuk ke dalam sebuah gerbang, Hanny berteriak. Dan jika kalian menebak Taman Mini Indonesia Indah, berarti kalian mendapat tiket liburan ke dunia 2P!. "Taman Mini Indonesia Indah!" Yuki membuka matanya dengan penuh keterkejutan, tapi berubah kembali. "Oke, jadi kita harus menunjukkan mereka apa?"

"Ya, jalan-jalan lah~ Kamu Axis, Egil dan Thurston, aku Allies, Bernard, Makell-" Yuki facepalm, Hanny bisa beruntung karena keberadaan Oliver dan Bernard yang bersikap manis, sedangkan Axis… Oh Tuhan, mereka sama sekali tidak ada yang bersikap sweet! Walaupun Luci bersikap tsundere, tapi terkadang dia membuat siapa saja ketakutan.

"Ya, aku Flavio dan kamu Andres." Potong Yuki cepat, dan Hanny hanya mengeluarkan tawaan kecil yang psikopat.

Dan, dengan itu, Hanny berjalan dengan tawaan psikopat.

Meninggalkan Yuki. Sementara Hanny dengan tenang akan menunjukkan para Allies.

"Jadi, apa yang akan kita lakukan dahulu, bella?"

"Aku akan membunuhmu. Aku lagi bad mood akhir-akhir ini." (oke, karena si Author lagi kesal akhir-akhir ini, maka itulah personalitinya)

"Eh?" [Luci]

"Cepat kita pergi sebelum salah satu dari kita terbunuh oleh Yuki." [Kuro]

1P!...

Luciano duduk dengan tenang di tempat duduknya, menunggu sampai mereka berada di TMII a.k.a Taman Mini Indonesia Indah, Noir bermain dengan PS kesayangannya.

Sehingga mereka berhenti di depan sebuah gerbang. Dengan tenang mereka turun. "YAY! Sang HERO telah sampai!" Luciano dan Noir facepalm, ternyata memandu mereka cukup parah ya. "Baiklah, kita split up." Kata Noir.

"Aku Lukas, Mathias, Emil, Axis, dan Antonio, kamu Tino, Berwald, Allies, dan Lovino." Jelas Noir, dan Luciano mengangguk.

Noir berjalan menjauh dari Luciano.

"Iggy! Kembalikan hamburger-ku!"

"Tidak, kamu setidakya berhenti lah makan di Indonesia!"

"Piri, Malon, saatnya balas dendam!"

"Hei, itu makanan tradisionalmu, ya?!" [Male!Philippines]

"Wow! Baju kamu sangat exotic, ini baju adat negara kamu ya?!" [Surya (Malaysia Barat)]

"Wow, lihatlah sparkle di kelilingmu!" [Raden]

"Mate, kamu sangat exotic, mate!" [Australia]

"Ya~" [New Zealand]

Dan berakhir dengan Alfred pundung, sebagai pemberitahuan, para Nations memakai baju batik yang diberi Raden dan Nusantara, sedangkan Alfred bersikeras memakai baju turis.

"Itu lah balasannya." [Netherlands]

"Ya, siapa juga yang menyuruh memakai itu?" [Portugal]

"Pakai baju normal aja kale." [Arthur]

"SEJAK KAPAN KALIAN-KALIAN SEMUA BERADA DI SINI?!" [Luciano]

Sorenya

Yuki bersama yang lainnya memasuki bus masing-masing, khusus 2P! dan 1P!...

Jam 9 Malam (si Author suka time skip jika tidak ada ide)

Yuki menaiki tempat tidur tingkat duanya itu, dia di atas, Noir di bawah, Hanny sendirian, Luciano sendirian.

Yuki berbaring dan menutup matanya, berusaha beristirahat dari chaos yang terjadi barusan. Yaitu ialah kejar-kejaran antara Yuki dengan Hanny karena meninggalkan dia dengan yang tidak mudah diurus.

Noir memainkan PS-nya, Hanny bermain laptop, Luciano bermain hp, Yuki membaca buku, lampu dimatikan, dan ada lampu yang digantung di dekat tempat tidur Yuki yang menyala.

Mereka semua berharap bahwa besok tidak separah itu… lagi…

Besoknya

Di dapur terdapat Bintang, Nurul, Nusantara, Jaka, Jaya, Raya, Raden, Surya yang sedang memasak untuk 45 (termasuk yang sedang memasak) orang, Nusantara mengatakan bahwa ruang makannya memang besar, untuk 33 orang, di ruang tamu ada 2 sofa yang 1 cukup untuk 3 orang, 1 sofa, berarti ada 8 orang yang akan di kamar.

Para Authors di kamar, Lukas dan Emil ingin sendirian, Luci dan Kuro ingin sendirian.

Dan, pas.

Pagi ini, opor, telur rebus, sate, rendang, lemang, dan ayam goreng. Dan juga ada nasi kuning. Menggugah selera? Setelah semuanya keluar, Luci ke dapur untuk memasak pasta 'spesial'-nya, dapat dari mana semua bahannya?

Jam 8, semuanya berkumpul di depan, katanya akan ke Yogyakarta, dan Jaka menanyakan ke semuanya.

"Yogyakarta apa?" [Jaka]

"Yogyakarta Selatan!" teriak Yuki sigap.

"Oh, maksud loe…" Nusantara dan Raden tersenyum (baca: menyeringai), Yuki mengangguk.

"Mari kita bersenang-senang~" Yuki bernyanyi pelan sebelum menyeringai, membuat semuanya merinding. Sepertinya akan ada bahaya mengancam mereka nanti.

"Baiklah, mari kita naik bus masing-masing." Kata Nusantara dengan seringai tetap menghiasi wajahnya.

Semuanya langsung saja meneguk ludah.

Dan mereka naik, mungkin bisa dikatakan bahwa hari ini akan sangat BERBAHAYA? Mungkin mereka tidak akan lupa hari itu.

Dan, mungkin Nusantara dan Raden akan bertemu 'dia' lagi.

Flashback: On

Nesia kecil berlari ke laut di depannya. "Wait! Spice Island!" Netherlands berteriak, dari kejauhan, terlihat lah Indo melihat adiknya berlari ke laut. Dan, saat Nesia berada 4 meter dari pantai, muncul lah sebuah sosok. "

Indo, yang sering dipanggil Aceh karena berpakaian baju Aceh, melihat 'dia'. Senyuman terukir di wajahnya saat melihat 'dia' tersenyum.

Flashback: Off

Raden menghela napas, mengingat kejadian itu. "Bang Raden, Bang tak apa-apa 'kan?" tanya Nusantara dengan kekhawatiran terlihat di wajahnya.

"Ya, tidak apa-apa, hanya mengingat saat bertemu dengan 'dia'." Mereka tidak tahu, bahwa Noir dan Luciano yang berada di depan mereka mendengar percakapan tersebut. Mereka berdua sudah memberi tahu terhadap Yuki tentang pembicaraan kedua persofinikasi Negara Kesatuan Republik Indonesia itu, tapi sama sekali tidak mendapat balasan apa pun.

Yang terlihat hanya Readed. Yuki sepertinya memang menyimpan sesuatu.


Anda terserang TuBerColosis?!


Sumber nama 2P! = 2p hetalia wikia

JANGAN MEMAKAI YANG DARI SINI, CARI INFORMASI YANG LEBIH TEPAT DI WEBSITE DI ATAS SANA, AWAS JIKA KAMU MENGAMBIL DARI SINI, NAMA SIH TAHU, TAPI SIFAT? OKEH, TUHAN MEMPERHATIKANMU DI ATAS SANA, JANGAN MELIHAT YANG DARI SINI!

Lutz Beilschmidt = 2P! Germany

Kuro Honda / Honda Kuro= 2P! Japan

Luciano Vargas = 2P! Italy

Gilen Beilschmidt = 2P! Prussia

Allen Al Jones = 2P! America

Francois Bonnefoy = 2P! France

Wang Yang = 2P! China

Viktor Braginski = 2P! Russia

Matt = 2P! Canada, namanya tetap Matthew sebenarnya

Thurston Vainamoinen = 2P! Finland

Bernard Oxenstierna = 2P! Sweden

Makell Køhler = 2P! Denmark

Egil Steilsson = 2P! Iceland

Roland Edelstein = 2P! Austria

Erzsebet Hedervery = 2P! Hungary

Frandszk Lukasiewicz = 2P! Poland

Andres Fernandes Carriedo = 2P! Spain

Flavio Vargas = 2P! Romano


[1] Luci suka memakan pasta dengan sauce yaitu darah

[2] Halo [Jerman]

[3] Selamat siang [Jepang]

[4] Hei [Norwegia]

[5] Hei, selamat siang [Denmark]

[6] Selamat siang [Denmark]

[7] Malaysia Barat

[8] Malaysia Timur


Oke, ini akan lebih cepat update dari pada Indonesia School and the Nations, karena fiction itu sedang terhambat karena kelas saya sedang tidak terlalu heboh lagi, jadinya jangan mengatakan sedang terhambat karena fic ini.

Jadi, maaf jika ada kesalahan teknis, kesalahan yang tidak disengajai atau sengaja, dan terima kasih telah membaca fic ini. Selamat tinggal.