That Mistake

Shin Soo Kyung

Yunjae

Warning

Typos , GS ,Abal-abal ,Pasaran.

Dont like Dont read

Happy reading!

Chapter 1

Semua pasang mata menatap pada satu objek, seorang yeoja cantik yang memasuki gerbang universitas elit yang berada di korea itu. Pasang mata namja dan yeojya terkagum kagum melihatnya. Berlebihan? Tentu saja tidak. Lihatlah doe eyes yang indah dan bening mempu menyeret semua namja jatuh dalam pesonanya, bibir cherry yang membuat semua namja ingin sekali menyesapnya,Tubuh ramping yang akan membuat semua namja ingin menyerangnya sekarang juga dan itu semua membuat para yeojya menatap iri bercampur kagum.

Yeojya itu , Jaejoong. Terus melangkag dengan mengacuhkan semua oarang yang menatapnya.

Pluk.

Jaejoong membalikan badanya saat merasakan sebuah tangan memegang eyes bening itu terbelalak saat melihat siapa yang memegang bahunya.

"Noona. Joongie noona?"

.

.

.

.

.

.

"Bagaimana kabar Noona?" ucap namja tinggi sambil menyodorkan minuman bersoda yang beru saja ia ambil dari mesin soda kepada Jaejoong.

" Baik . bagaimana kabarmu Minnie ? apa kau masih seperti monster jika berhubungan dengan makanan?" Tanya Jaejooong pada Changmin namja tinggi dihadapannya itu sambil mengeluarkan sedikit bonyolan untuk mengurangi sedikit rasa canggung yang sempat terjadi diantara keduanya.

"Hahaha kabarku baik noona . dan kau tahu sekali tentang nafsu makanku bukan?"

"hahaha kau tak akan pernah berubah Minnie." Sejanak mereka tertawa namun kembali diam.

"Noona kau pergi kemana saja? 'Kami' semua mencari Noona kemana mana. Kami mencari Noona dirumah noona tapi kata Jang ahjumma Noona dan keluarga Noona dan Noona pergi dari Korea dan bahkan Jang ahjumma juga tidak mau membari tahu kemana Noona pergi."

"Ada kalanya suatu hal yang tidak harus kalian ketahui."

"Yunho hyung, dia hampir gila karena tidak menemukan Noona. Bahkan-"

"STOP!" ucapan Changmin terpotongsaat mendengar teriakan keluar drimulut Jaejoong.

"Noona..." ujar Changmin lirih.

" Kumohon Minnie jangan lagi sebut nama namja itu lagi." Ujar Jaejoong dengan suara bergetar.

"Noona tapi~"

"Maaf Minnie Noona harus masuk kedalam kelas. Terima kasih atas minumannya. Dan Noona harap kau tidak memberitahukan kepada siapapun bahwa Noona kembali." Kemudian Jaejoong melangkah pergi meninggalkan Changmin yang memandang sendu punggungnya.

"Noona..."

.

.

.

.

.

.

Jaejoong berdiri didepan pintu kelasnya menghapus air mata yang sejak tadi mengalir di pipinya. 'Semuanya akan baik baik saja Joongie' ucap Jaejoong dalam hati.

Kriet...

Semua pasam meta menatap Jaejoong yang memasuki kelas barunya.

"Ah... kau murid baru itu?" sapa Dosen yang tadi mengampu di kelas itu.

"aku sudah menunggumu dari tadi."

"Jeoseonghamnida Songsaenim."

"Gwaenchana. Nah anak anak kita kedatangn muruid baru dari Tokyo. Silahkan perkenalkan dirimu."

"Annyeonghaeseyo, Kim Jaejoong imnida.".

.

.

.

.

.

Kelas sudah selesai namun Jaejoong tak sedikitpun bergerak dari posisinya. Bisa saja ia keluar sekarang namun ia malas menunggu Kang ahjussi di luar.

"Annyeong~"Jaejoong tersentak dari lamunannya ketika suara cempreng milik seseorang menyapa gendang telinganya.

"Nuguseyo?" Tanya Jaejoong pada sosok cantik dihadapannya

"Jessica imnida. Haha apa kau tidak menyadariku? Sejak tadi aku memperhatikanmu dari sana" jawab sosok yang ternyata bernama Jessica itu sambi ltempat duduk di pojok belakang. Jaejoong mengerutkan dahinya.

"Mianhae..." ucap Jaejoong kemudian.

"haha nan gwaenchana . kenap kau belum pulang?"

" aku sedang menunggu jemputan Jessica-ssi."

"Jangan panggil aku sengan embel embel –ssi Jaejoongie. Tak apa bukan jika aku memanggilmu seperti itu?"

"Tentu saja Sica-ah~"

Obrolan keduayeojya cantik itu terhenti karena mendengar suara ponsel milik Jaejoong.

"Yeoboseyo/ ne ahjussi Joongie kesana sekarang."

Jaejoong menatap Jessica sambil tersenyum lembut pada yeojya cantik itu.

"Mianhae Sica-ah Kang ahjussi telah menungguku diluar . aku pulang dulu ne~ annyeong."

"Ne annyeong Joongie~"

Jessica menatap punggung Jaejoong yang menghilang dibalik pintu. Kemidian mata sipit yeojya cantik itu terarah pada pada ponsel yang menampakan foto seorang yeojya cantik dengan kuncir yang ia dapatkan dari ponselmilik kakaknya. Foto yang membuat kakaknya menjadi seperti orang gila.

"oppa ... aku menemukannya."

.

.

.

.

.

.

Terlihat seorang namja tampan bermata musang duduk disalah satu tempat duduk yang disediakan pihak cafe. Yunho namja bermata musang itu sedang menikmati kopi yang ia pesan, matamusangnya tertuju pada jalanan kota Seoul yang tampak ramai.

Trak

Yunho manatap tak percaya denagn apa yang ia lihat sekarang. Sosok itu, sosok yang membuat kehidupannya sekarang berubah kini kembali...

TBC?