Title : Shinigami Cho's Story

Author : V.D_Cho

Cast : Siwon, Kyuhyun and other cast (GS for Kyuhyun, and the other still be male)

Genre : Fantasy, Romance

Rating : T

I TOLD YOU BEFORE…

V.D_Cho

Present

~Shinigami Cho's Story~

.

.

.

Chapter 5

.

.

.

"aish! Kenapa aku juga harus ikut bersamamu ke rumahmu?" protes Kyuhyun yang saat ini tengah duduk dikursi penumpang tepat disebelah Siwon yang tengah menyetir.

"aku akan memperkenalkanmu pada kakakku." Jawab Siwon enteng.

"kau ingin memperkenalkanku pada kakakmu?"

"iya."

"untuk apa?"

"nanti kau juga akan tahu, Kyunnie~"

"Kyunnie? Panggil apa itu?"

"itu panggilan sayangku untukmu. Sekarang kau adalah kekasihku, jadi tidak ada masalahkan?"

"iya. Kekasih paksaan." Cibir Kyuhyun.

"hei..."

"hei…" potong Kyuhyun. "tidakkah kau sadar, kalau sebenarnya aku ini adalah pria. Jadi secara tidak langsung kau telah memacari seorang pria walaupun saat ini wujudku wanita."

"itu bukan masalah untukku."

"hh~ aku menyerah."

Siwon hanya tersenyum melihat Kyuhyun yang akhirnya memilih untuk duduk manis disebelahnya. Sepanjang perjalanan, entah sudah berapa kali Kyuhyun menghela napas. Kyuhyun bernapas? Saat ini dia adalah seorang manusia, tentu saja dia bernapas.

"kita sampai…"

Siwon berjalan duluan setelah membukakan pintu untuk Kyuhyun dan Kyuhyun mengikutinya dari belakang. Didalam rumah, Siwon disambut oleh 3 orang pelayan yang bekerja dirumahnya, begitu juga dengan Kyuhyun.

"dimana Jiwon noona?"

"diruang kerjanya, tuan muda."

"tolong panggilkan dia. Katakan padanya aku menunggunya diruang tamu."

"baik tuan."

Tak lama berselang, Jiwon pun tiba diruang tamu.

"oh! Jadi kau sudah mendapatkannya?" ujar Jiwon sarkatis.

"jadi nona, siapa namamu? Kau dibayar berapa oleh adikku sampai mau menjadi pasangan pura-puranya?" sinis Jiwon. Kyuhyun yang diberikan respon seperti itu tidak merasa tersinggung sama sekali.

"namaku Kyuhyun. Dan, maaf, kurasa orang terhormat sepertimu tidak pantas untuk berbicara seperti itu. aku tidak dibayar sama sekali oleh Siwon." Balas Kyuhyun tenang. Jiwon tersenyum meremehkan.

"jadi kau suka rela membantunya begitu?"

"cukup, noona!"

"tidak apa-apa Siwon-ah. Ini juga salahmu yang baru memperkenalkanku dengannya sekarang."

Oh… betapa hebatnya aktingmu Kyuhyun. Setelah ini kau harus mendaftar untuk menjadi aktris disebuah agensi.

"ehem. Baik, kalau begitu Kyuhyun-ssi, sudah berapa lama kau mengenal adikku?"

"sekitar 4 tahun."

"dan hubunganmu dengannya selama ini?"

"apa lagi? Tentu saja aku pacar sah-nya." Siwon hanya tersenyum puas mendengar jawaban Kyuhyun.

Kyuhyun bermain dengan sangat rapi. Setiap pertanyaan yang diajukan oleh Jiwon dia jawab dengan cepat dan singkat. Setelah cukup puas dengan seluruh jawaban yang diberikan oleh Kyuhyun, Jiwon tersenyum kearah Siwon dan Kyuhyun.

"jadi, kapan kita tentukan tanggal pernikahannya?"

Dan pertanyaan ini sukses membuat Kyuhyun maupun Siwon terdiam. Pernikahan? Sepertinya mereka melupakan hal yang satu ini…

.

.

.

"woah~ kau sudah kembali ke wujudmu senior!" girang Minho saat melihat Kyuhyun sudah kembali ke wujud pria-nya.

Tapi tetap saja, dia hanya akan berwujud pria jika sedang berada di dunia-nya dan hukumannya akan di perpanjang jika dia di sentuh oleh makhluk lain bergender pria, tak peduli itu bangsanya atau manusia sekalipun. Tapi hal ini tidak berlaku untuk Siwon. Dia bebas untuk menyentuh Kyuhyun dan tidak akan membuat hukuman Kyuhyun di perpanjang. Sedikit rumit memang, tapi itulah yang di katakan oleh Heechul kurang lebih.

"jangan mendekat!" tahan Kyuhyun saat Minho berlari dan hendak memeluknya. Minho merengut dan berjalan mundur.

"kenapa~? Senior jahat!" rengek Minho. Dia memang manja jika sudah bertemu dengan Kyuhyun.

"karena, jika kau menyentuhku, tidak, bukan hanya kau, semua yang bergender pria! Aku tidak boleh di sentuh oleh siapa pun kecuali Siwon selama seminggu, atau kutukan ini akan di perpan… MAX CHANGMIN!" pekik Kyuhyun saat Changmin menepuk bahunya.

Changmin reflex melepaskan tangannya yang berada di bahu Kyuhyun. "kenapa?"

Kyuhyun berbalik dan menatap Changmin geram, "ARGHHH!" teriaknya frustasi.

Setelah itu dia pergi meninggalkan Changmin yang melongo akibat kelakuannya barusan dan Minho yang menggeleng-gelengkan kepalanya.

"dia kenapa?" tanya Changmin polos.

"kau baru saja membuat kutukannya mengalami perpanjangan waktu,King…"

.

.

.

Karena semalam dia di 'sentuh' oleh Changmin, maka hukuman Kyuhyun di perpanjang. Kutukannya baru akan benar-benar menghilang jika dia terus bersama Siwon selama 8 hari kedepan. Seharusnya hanya 7 hari, tapi untuk setiap sentuhan, hukumannya akan bertambah 1 hari.

1st Day…

"sajangnim, nona Kyuhyun sudah datang…"

"suruh dia kemari."

"baik."

"pagi, Siwonnie~" sapa Kyuhyun dengan nada yang jauh dari kata manis, mengerikan tepatnya. Siwon saja bahkan sampai bergidik ngeri mendengarnya.

"y-ya! jangan memanggilku begitu. Itu mengerikan…"

"begitukah? Kalau begitu aku akan terus melakukannya, Siwonnie~"

"YA!"

BRAKK…

Pintu ruang kerja Siwon tiba-tiba terbuka dan seorang bocah laki-laki berusia sekitar 3 tahun tampak berdiri di depannya.

"APPA~!" panggilnya, kemudian bocah tersebut berlari kearah Siwon dan dengan santainya duduk di pangkuan Siwon. Mengabaikan keberadaan Kyuhyun disana.

"appa?" tanya Kyuhyun.

"oh, Kyunnie, perkenalkan, ini Suho. Dia anaknya Jiwon noona. Kau tidak bertemu dengannya semalam karena dia sedang pergi bersama daddy-nya ke rumah neneknya. Dia memang memanggilku appa."

"appa, nuguceyo?" tanya Suho.

"namanya Kyuhyun, Suho."

Kyuhyun melirik curiga pada Siwon. "benar dia anak Jiwon? Bukan anakmu? Wajahnya bahkan lebih mirip denganmu."

"dia anaknya Jiwon noona. Suho-ya, siapa nama eomma-mu?" tanya Siwon.

"Kyuhyun?" jawab Suho sambil memiringkan kepalanya dan memasang tampang imut. Siwon menepuk dahinya. Dia lupa kalau Suho memanggil Jiwon dengan sebutan mommy. Dan saat ini Suho mengira kalau Kyuhyun adalah eomma-nya. Kyuhyun sendiri hanya tersenyum mendengar jawaban Suho.

"bukan, maksud appa, mommy-mu."

"Jiji mommy."

"kau percaya sekarang?"

Kyuhyun hanya menggangguk mengiyakan. Suho turun dari pangkuan Siwon dan melangkah menuju Kyuhyun yang tengah duduk di sofa. Dia kemudian menaiki sofa, lalu mendudukan dirinya dipangkuan Kyuhyun yang menatapnya bingung. Sementara Siwon tersenyum samar. Jarang Suho mau mendekati orang yang baru di kenalnya.

"eomma~" tiba-tiba Suho memeluk Kyuhyun.

"Suho-ya?"

"biarkan saja, Kyu. Dia sepertinya menyukaimu…" ujar Siwon.

"hei, anak nakal, dimana mommy-mu?" tanya Siwon kemudian.

"mommy pelgi cama daddy ke plancis. Jadi Cuho di suruh tinggal cama appa dulu…"

"appa-mu sepertinya sedang sibuk. Mau jalan-jalan bersamaku?" tanya Kyuhyun pada Suho. Suho memandangnya dengan mata berbinar.

"cincca? Ke taman belmain?"

"oke, kita ke taman bermain." Jawab Kyuhyun.

"hei, kalian melupakanku, eoh?"

"melihat pekerjaan yang menumpuk diatas mejamu itu sepertinya kau sedang sibuk, Won. Jadi kami akan pergi berdua saja."

Ya, meja kerja Siwon memang sedang penuh akibat tumpukan berkas-berkas pekerjaannya. Siwon menatap tugas-tugas tersebut. lalu dia berjalan menuju Kyuhyun dan Suho. Kemudian menggendong Suho dan menarik tangan Kyuhyun.

"tidak masalah. Aku akan bermain bersama kalian." Ujarnya.

.

.

.

Di sinilah mereka saat ini, di sebuah taman bermain berukuran cukup besar dan tidak terlalu ramai mengingat hari ini bukanlah hari libur. Suho terlihat sangat antusias menyeret Siwon dan Kyuhyun ke berbagai wahana –keluarga bahagia–, namun dia harus berakhir dengan wajah di tekuk lucu karena Siwon melarangnya menaiki beberapa wahana karena dianggap berbahaya. Sementara itu, Kyuhyun yang terlihat menikmati bermain bersama Suho dan Siwon sebenarnya merasa gelisah, dia merasa kalau ada seseorang yang memperhatikan mereka.

"Kyu eomma, kau sedang melamunkan apa? Suho dari tadi memanggilmu." Kata Siwon.

"tidak ada. Panggilan apa itu? Kyu eomma?"

"kenapa kau selalu protes dengan panggilan yang ku berikan padamu?" gerutu Siwon.

"karena kau selalu memberikan panggilan yang aneh!"

Selagi Siwon dan Kyuhyun bertengkar, Suho duduk diam diantara mereka sambil memakan es krim cokelat miliknya. Dia sudah bisan memanggil Kyuhyun dan memilih untuk menghabiskan es krimnya. Setelah es krimnya habis, dia menarik ujung baju Kyuhyun dan Siwon.

"kenapa Suho?" tanya Kyuhyun. Entah kenapa, sedikit banyak, Kyuhyun menyukai anak ini.

"itu…" Suho menunjuk ke salah satu tampat yang menjual berbagai aksesoris lucu. Kyuhyun memandangnya horror. Dia seorang malaikat maut, apa jadinya jika dunia bawah tahu kalau dia mengenakan hal-hal imut semacam itu?

"oke, kita kesana." Siwon menggendong Suho dan berjalan duluan. Sadar kalau Kyuhyun tidak mengikuti mereka, Siwon berbalik.

"eomma, kau tidak ikut? Atau kau mau ku gendong juga?"

Kyuhyun memutar bola matanya malas. "iya, iya, aku ikut…"

"ma~ itu…" Suho merengek pada Kyuhyun, minta di ambilkan sebuah topi berbentuk kepala beruang yang lucu di dekat Kyuhyun. Kyuhyun mengelus kepala Suho lembut. "iya, aku ambilkan… ini…"

"gomawo eomma~"

"hei, kenapa Suho terus memanggilku eomma, Won?" tanya Kyuhyun pada Siwon di sebelahnya.

"entahlah. Tanyakan saja sendiri…"

"lupakan. Sepertinya dia menyukaiku, dan aku juga menyukainya…" balas Kyuhyun sembari tersenyum manis pada Suho.

"kau pedophilia?" sergah Siwon dengan tatapan tak percaya. Kyuhyun mendengus dan mencubit pinggang Siwon.

"jangan bercanda…"

.

.

.

Seharian mereka bertiga menghabiskan waktu di taman bermain. Kyuhyun sepertinya sudah tidak memikirkan tentang seseorang yang dirasanya sedang memata-matai mereka tadi.

Saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang. Suho tampak tertidur di pelukan Kyuhyun yang duduk di kursi belakang dan Siwon menyetir.

"tak biasanya Suho mau langsung berdekatan dengan orang yang baru di kenalnya. Tapi aku senang Suho bisa akrab denganmu…" ujar Siwon.

"aku juga tidak menyangka bisa sedekat ini dengan anak kecil…" timpal Kyuhyun.

Siwon terus mengendarai mobilnya menuju rumahnya. "kenapa kerumahmu? Bukankah tadi sudah ku katakana, cukup antar aku ke halte bis di dekat café-mu."

"kau mau aku membantumu untuk menghilangkan kutukanmu itu-kan?"

Kyuhyun mengangguk. Tapi kemudian dia menyadari sesuatu. "oh, kau tidak bermaksud…"

Siwon menyeringai, "oh, iya. Aku sangat bermaksud, Kyuhyun…"

Kyuhyun merasa tanpa di katakan oleh Siwon pun, dia tahu apa yang Siwon inginkan. Jalan pikiran Siwon memang agak aneh menurutnya.

"tinggallah bersamaku…"

Bingo!

.

.

.

"Yun~"

"biarkan saja Jae. Dengan begitu Kyuhyun bisa dengan leluasa mengerjakan tugasnya tanpa harus repot bolak-balik dari sini ke sana…"

"tapi, dia juga bisa terluka jika suatu saat Andras bangkit!"

"kau tahu, kau bahkan lebih lembut dari pada malaikat…"

"jangan mengalihkan pembicaraan…"

"aku tahu, maaf. Tidak apa-apa. Sehun dan Luhan ada di sana. Dan sebagai tambahan aku akan menyuruh Changmin untuk melindunginya secara diam-diam."

"tapi…"

"tidak ada tapi-tapi-an. Nikmati saja permainannya Boo~"

"susah berbicara denganmu…"

"hahahaha~"

.

.

.

"Andras hanya bisa bangkit ketika ada aura demon atau fallen angel lain berada di dekatnya seperti waktu itu…"

"lalu, bagaimana?"

"kita akan membuatnya menunjukkan sayapnya sekali lagi dan saat itu kita akan benar-benar membangkitkan Andras."

"bagaimana dengan pria itu?"

"itu bukan hal sulit. Kita akan urus dia nanti."

"baiklah."

.

.

.

"sementara kau kau akan tidur di kamar tamu."

"sementara?"

"ya, kalau suatu saat aku menginginkanmu, kau mungkin akan ku minta untuk ke kamarku."

"untuk apa?"

"menemaniku tidur tentu saja."

"satu lagi sifatmu yang aku ketahui."

"apa?"

"kau itu mesum, Choi Siwon…"

"aku anggap itu sebagai pujian. Kau harus mau menemaniku atau aku tidak mau lagi membantumu."

"kau tahu, kau membuatku terlihat murahan."

"tidak. Jangan berpikiran seperti itu… anggap saja hubungan kita itu sangat dekat, kau tahu seperti pasangan kekasih lainnya."

"terserahmu. Aku lelah. Aku akan beristirahat sekarang?"

"kau tidur?"

"shinigami tidak pernah tidur…"

.

.

.

To Be Continued…

Author's Note:

HUWAA~! Annyeonghaseyo yeoreubun? Ada yang merindukanku? Maaf, aku baru saja selesai menjalani UN dan baru merasakan bebas sekarang. Mian, aku masih tidak bisa membalas review-an kalian. Tapi aku membaca review-an kalian kok…

Terimakasih buat semua readers yang udah baca dan bersedia mereview. Buat Siders juga. Aku maklum aja sih, banyak siders. Karena aku juga bisa di golongkan ke dalam siders di beberapa FF. hehehe ^^v

Gimana ceritanya? Chapter depan kita baru akan memasuki konflik dan aku akan menjelaskan siapa Andras itu. so, stay toon and gimme your review ^^