Battle of the Fates | a Naruto Fanfic.
Spesial thanks to :
Iqbal, narusaku, Hime48, ayamechan, Sora545, SR no Author, ramadi riswanto, pononjoyo and Geki uzumaki.
Naruto | Masashi Kishimoto.
Battle of the Fates | MomoEruna.
Genre [All Genre].
Rate [T].
Summary :
Minato ET muncul dan melindungi seluruh aliansi saat perang dunia keempat dari Bijuudama milik Juubi. Namun perang belum berakhir, dan kemunculan seseorang misterius membuat Madara menginginkannya! Bagaimanakah kisahnya?
Madara langsung shock, sementara para Hokage Edo Tensei masih memperhatikan suasana perang yang terbilang hampir terdesak disana.
Madara menatap kaku kearah orang berjubah hitam! Orang yang berhasil menangkis bijuudama Juubi dengan entengnya.
Ciri-ciri orang itu, wajahnya tidak terlalu kelihatan, karena orang itu memakai tudung. Antingnya sangat panjang, kulitnya putih seputih salju dan juga halus. Kedua kakinya hanya memakai sepasang stocking abu-abu diatas lutut. Tubuhnya ramping, tidak gemuk dan pakaiannya sedikit terbuka dibagian perut. Sungguh luar biasa.
Dan beberapa menit kemudian, orang itu berlari kearah Madara dan bersiap untuk meluncurkan serangan pertama.
"Shikamaru! Hentikan orang itu!" teriak Aburame Shino.
"Yeah! Akan kulakukan! Kagemane no Jutsu!" Shikamaru merapal jutsu dan berhasil menangkap orang tersebut dengan kagemanenya.
Lalu beberapa detik kemudian kagemane Shikamaru berhasil digagalkan, yang membuat orang itu terbebas dan melanjutkan larinya kearah Madara.
"Si-siapa orang itu!"
"Kagemanenya dipatahkan!"
"Iya siapa dia! Dia muncul tiba-tiba!"
Para shinobi aliansi bertanya-tanya. Sementara Hinata mencoba mendeteksi orang misterius itu dengan byakugannya.
"Aneh, aku tidak mendapati adanya chakra dalam tubuh orang itu, tapi aku bisa merasakan kekuatannya diatas rata-rata" Hinata langsung melapor.
"Apa?!"
Juubi makin mengamuk, dan Madara turun dari Juubi lalu mengaktifkan Susanoonya. Kini Madara dan orang itu saling mendekat.
"Sepertinya ini akan menarik" guman Madara yang beberapa meter lagi akan meluncurkan serangan, kemudian duaaaarrrr!
Ledakan terjadi.
"A-apa yang terjadi?!"
Ledakan tersebut berhasil membuat para shinobi panik, dengan cepat Hinata mempertajam byakugannya. Lalu terkejut.
"A-ada apa Hinata?! Apa yang kau lihat?! Maaf aku tidak bisa melihat mereka dengan jelas, kumpulan asap disana terlalu tebal" kata Kiba yang mendekati Hinata.
"Madara dijatuhkan"
Masih dimedan perang, kumpulan asap bekas ledakan diantara mereka akhirnya menghilang. Terlihat jelas jika Madara terlentang ditanah. Dadanya diinjak kasar oleh orang yang berhasil menjatuhkannya.
"Maafkan aku yang telah menginjakmu, Pak tua" orang itu tersenyum manis dan menatap jelas Madara. Kini Madara bertatapan dengannya.
'Cih, bahkan susanoo tidak mempan, menarik sekali' batin Madara.
Madara ingin membangunkan dirinya, namun beban injakan orang tersebut terlalu berat.
"Apa ini sakit Pak tua? Aku bisa menambahnya lebih sakit lagi" wajahnya berubah datar, kedua matanya sangat kelam.
Perlahan injakan kakinya lebih menekan kebawah, yang membuat Madara memuntahkan darah berkali-kali.
"Madara jatuh? A-apa ini mimpi?!" Sakura ikut berkomentar, lalu Naruto berdiri dan menepuk pelan pundak gadis beraroma cherry tersebut.
"Ini nyata, dan arigatou Sakura-chan, luka-lukaku sembuh sekarang. Arigatou"
Naruto dan Sakura saling menatap, kemudian Sakura memalingkan mukanya kearah Kiba.
Di sana Madara masih kondisi terinjak, lalu Juubi mulai menggerakkan semua ekornya.
"Juubi sepertinya mengamuk. Sakura-chan, aku akan segera kembali!" ucap Naruto sambil memegang erat pundak Sakura. Beberapa menit kemudian laki-laki berambut durian itu pergi, tujuannya adalah Juubi.
"Ikuzo, Kurama"
"Yeah!"
"Monster itu tidak bisa diam sedikitpun ya?" orang itu berguman pelan, kedua matanya menatap jijik, lalu berjalan santai kearah Juubi yang mengamuk. Hebat sekali.
Sementara Naruto hampir mendekati mereka.
"Hoi orang berjubah! Mundurlah! Juubi adalah bagian kami!" Naruto berteriak keras, membuat para shinobi lainnya berlari mengikuti Naruto dari belakang.
"Na-naruto-kun" guman Hinata.
"Yeaahh ikuti Uzumaki Naruto!"
Para seluruh aliansi berbondong-bondong menuju Juubi dan dipimpin oleh Naruto dalam mode bijuu, sedangkan orang berjubah itu langsung menghilang.
Sementara Madara? Orang itu berhasil bangkit lalu melompat mundur kekepala Juubi dan Booft!
Madara dan Juubi ikut menghilang dari pandangan!
Kini suasana medan perang sedikit berubah, tidak ada Juubi ataupun Madara. Bahkan orang berjubah itupun kini menjadi misteri.
"Madara dan Juubi menghilang?! Tidak mungkin!" ucap beberapa shinobi aliansi.
Lalu Naruto berhenti dan melihat sekeliling. Para shinobi lainnya juga ikut berhenti, terutama Hokage Edo Tensei.
"Hebat, Madara benar-benar menghilang, aku tidak merasakan chakranya lagi" ucap Naruto yang masih dalam mode bijuu.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Note : Aaaa kenapa ya? Entah kenapa chapter ini sedikit sekali ._. Gomen minna diduta sibuk banget, jadi errr hehehe .. RnR please yakk, sampai jumpa chapter depan!
