"Hmm...ini...yang ini...ini...haa banyak sekali tanaman obat disini. Jika aku disini terus aku akan membawa semua tanaman ini pulang, sebaiknya aku kembali, kurasa ini juga sudah cukup"
Kata Sakura pada dirinya sendiri mengapsen satu persatu obat yang telah dia ambil. Ia kemudian berniat berjalan kembali namun terhenti saat seseorang menggunakan topeng menghalanginya.
"Ada kunoichi dari desa Konoha, sungguh menarik"
"Betul...apa yang sedang kau lakukan disini Nona cantik"
Sakura menatap dua orang didepannya tajam. Kelihatannya mereka ninja yang kuat batin sakura sambil menatap kedua orang itu dari atas sampai bawah dengan waspada.
"Minggirlah dari jalanku" perintah Sakura berusaha untuk tetap tenang dan bersikap biasa saja.
"Tak usah terburu-buru Nona cantik "
"KUBILANG MINGGIR!!"
"Woouu, aku suka caramu berbicara nona apa kau tak berniat untuk menemani kami hari ini?"
"Aku tak sudih menemani seorang pria brengsek seperti kalian. Lebih baik kalian ke neraka saja. MINGGIR DARI JALANKU SIALAN!"
"Kupikir kita memerlukan kekerasan disini"
"Kau benar..."
Kata kedua pria itu sambil tersenyum berdiri didepan Sakura. Kedua pria tersebut kemudian dengan cepat berlari kearah Sakura namun dengan cepat pula Sakura menghindar dan langsung meninju salah satu dari pria tersebut. Pria yang ditinju Sakura terlempar dan menabrak pohon yang ada didekatnya. Sedangkan pria satunya menatap takjub kearah Sakura.
"Ternyata lawan kita kuat juga, mungkin sekarang bukan waktunya bermain-main lagi"
Kata pria yang berdiri menatap tajam kearah Sakura tak lupa dengan seringai nya. Pria tersebut dengan cepat berlari kearah Sakura, Sakura yang melihatnya dengan cepat melompat kearah pohon namun sayang karena sakura hanya terfokus pada pria didepannya sehingga ia tak melihat pria yang ditinju Sakura tadi dengan cepat memukulnya dari belakang sehingga membuat sakura terjatuh ketanah.
Brukkhh
"Aaww..."
Sakura berusaha untuk berdiri, namun sayang pria yang tadi berlari kearahnya dengan cepat kembali memukulnya hingga badannya kembali terlempar dan menabrak pohon yang ada dibelakang nya.
benar-benar lawan yang kuat. Sakura merasa bahwa latihan yang selama ini ia lakukan seakan tak berguna. Ia tetap Sakura yang akan terus berada dibelakang. Dalam perlindungan sahabatnya. Bahkan setelah kekuatannya yang telah ia perlihatkan saat perang terakhir bersama timnya seakan menghilang dalam sekejab.
kemana kekuatanya pergi? sungguh lemah dirinya. Membuat ia kembali membenci dirinya sendiri.
Sakura yang sudah tak berdaya kembali merasakan pukulan yang terasa sangat menyakitkan ditubuhnya, sekarang yang ia bisa hanyalah menatap kedua pria didepannya dengan pandangan sayu, ia sudah tidak memiliki tenaga untuk melawan kembali kedua pria didepannya.
"Maaf Nona...mungkin ini akan menyakitkan. Hahaha"
"Hahaha...kau benar sekali. Sebentar lagi kau akan merasakan ajalmu Nona cantik"
Apa aku akan mati? Batin Sakura yang hanya dapat menatap kedua pria didepannya dengan mata yang mulai tertutup. Dan sekali lagi Sakura merasakan tubuhnya terpental jauh yang membuat seluruh tubuhnya remuk. Sakura dapat mendengar suara tawa yang perlahan-lahan mulai memudar dari kedua pria yang hanya beberapa meter darinya.
Kedua mata sakura terbuka dan tertutup menatap keatas langit yang terbentang luas diatas nya hingga akhirnya...
BUUKKHH...
BUUKKHH...
BRAKKK...
"Sasuke-kun..."
Gumam sakura sebelum matanya tertutup sempurna hingga semuanya menjadi gelap dan tak ada lagi yang dapat sakura.
*
"Sasuke-kun... "
Deghh
Sasuke yang sedang berjalan menuju kantor hokage langsung berhenti dan membulatkan matanya saat ia mendengar suara entah dari mana sedang memanggilnya, suara yang sangat ia kenal. Dan sekarang entah mengapa pikiranya hanya tertuju pada seseorang yang sangat penting baginya. Dan entah mengapa ia sangat khawatir akan keadaan orang tersebut.
"Wooii...sasuke kau baik-baik saja?"
"Hn"
Gumam Sasuke tak jelas yang membuat Naruto menatapnya heran dan tak percaya.
"Benar kau baik-baik saja?"
"Dimana Sakura?"
Bukannya menjawab Sasuke malah bertanya hal yang membuat Naruto membulatkan matanya.
"Eehhh... Sakura? Oohh Sakura-chan dalam misi yang diberikan oleh Tsunade-sama. Memangnya kenapa? Eeehh...apa...apa sekarang kau mulai tertarik pada Sakura? Hahahaha...mengaku saja Sasuke, kau menyukai sakura iya kan. bahkan sedari dulu bukan!"
Sasuke kembali tidak menjawab perkataan Naruto. Ia malah berjalan dengan cepat meninggalkan Naruto yang sedang tersenyum lebar.
"Hahaha...ngaku saja sasuke tak usah malu begitu"
"Berisik Naruto!!"
Bentak Sasuke saat Naruto yang sudah berjalan disampingnya sedang menggodanya. Naruto yang mendengar bentakan Sasuke langsung diam tak berkutik sambil cemberut tak lupa bibirnya yang komat kamit. Dan hanya berjalan mengikuti Sasuke dalan diam.
Brakkk
Sasuke yang Baru sampai didepan pintu kantor hokage langsung masuk tanpa meminta izin dahulu yang membuat Naruto menjadi merinding.sepertinya Akan ada perang dunia ke-4. Batin Naruto berjalan mengikuti Sasuke dari belakang.
"Apa yang membuatmu kemari tuan Uchiha? dan lagi kau sepertinya belum tau apa itu sopan santun ya?"
Kata Tsunade berusaha menahan emosinya yang melihat kelakuan tidak sopan Sasuke terhadapnya.
"Dimana Sakura?"
"Dia dalam misi, dan belum kembali. Memang ada apa?"
Jawab Tsunade berusaha untuk tetap tenang.
"Sendiri?"
"Ya...hanya misi sederhana dan aku yakin sakura dapat melakukanya dia gadis yang kuat. kau sendiri telah melihat kekuatannya kan Uchiha"
"Ckk...kau pikir disana tidak banyak ninja yang lebih kuat darinya? Kau ingin membunuhnya? Apa kau gila haa!!"
"Heeii.. Sasuke kau harus sopan!"
Kata Naruto berbisik pada Sasuke karena perkataan Sasuke yang tidak sopan pada hokage-sama.
"JAGA UCAPANMU TUAN UCHIHA!! KAU PIKIR SAKURA LEMAH? AKU MENGIRIM SAKURA KARNA HANYA DIA YANG DAPAT AKU ANDALKAN"
cukup sudah emosi sang Tsunade tak dapat lagi dikontrol. membuat pemuda yang sedari tadi hanya memerhatikan bergidik ngeri merasakan suasana yang terjadi.
Sebaiknya aku pergi dari sini batin Naruto yang berdiri menatap kedua orang didepannya yang sedang saling bertatapan dengan tajam.
"Ciihhh...kau mencoba membunuhnya. kenapa kau tidak menyuruh seseorang untuk menemaninya. Kaupun tak tau bukan, jika diluar sana banyak ninja kuat. aku tau sakura kuat tapi jika ia kalah jumlah bagimana? Hah!!"
"KAU PIKIR AKU... "
BRAKKK
"HOKAGE-SAMA!!"
Tsunade dan Sasuke langsung menatap orang yang memotong pembicaraan mereka berdua. Sedangkan Naruto yang sudah berdiri didepan pintu berniat untuk pergi langsung dikagetkan oleh shinobi yang langusng datang membuka pintu dan berteriak.
"Ada apa?"
"Hahh...hahh...hahh...Sakura-san...hahh.. "
Sasuke yang mendengar perkataan shinobi didepannya membulatka matanya rasa khawatirnya terhadap gadis itu semakin besar. Sedangkan Naruto dan Tsunade pun merasakan apa yang dirasakan Sasuke.
"Ada apa dengan Sakura, katakanlah dengan jelas. "
Kata Tsunade berusaha tenang namun terlihat jelas bahwa ia sangat khawatir pada muridnya itu.
"Maafkan saya Hokage-sama.. "
"Cepat katakan brengsek!! "
Kata Sasuke memotong perkataan shinobi didepannya. Sekarang perasaannya sudah tercampur aduk.
"Sakura-san... "
Degh...degh...degh
Naruto, Sasuke dan Tsunade hanya diam menunggu perkataan yang akan dikatakan Shinobi didepan mereka. Entah mengapa perasaan mereka jadi tidak enak seperti merekan akan mendengar berita buruk. Berita yang tidak mau mereka dengar.
"Sakura-san dinyatakan tewas dalam misi yang diberikan oleh Hokage-sama"
"Tidak mungkin..."
Lirih Tsunade jatuh ke tempat duduknya. Tumbuhnya terasa lemas mendengar perkataan Shinobi didepannya.
"Sakura-chan..."
Gumam Naruto bersandar pada tembok. meremas rambutnya kuat.
"Hahaha...Kau jangan bercanda. Ini tidak mungkin terjadi!"
"Aku tidak bercanda tuan. Ada warga desa yang melihat Sakura-san dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi"
"Hahaha... Ini tidak mungkin terjadi.INI SEMUA HANYA BOHONG!! PERSETAN DENGAN KALIAN SEMUA!!"
Kata Sasuke berteriak. Ia kemudian berlari keluar. Sekarang terlihat jelas bahwa ia sedang sangat frustasi.
"Sasuke benar. Sekarang Sakura-chan sudah kembali dan sedang berada dirumahnya aku akan pergi mencarinya"
Kata Naruto berjalan keluar ruangan meninggalkan Tsunade yang menatap kosong kedepan.
"Semua ini salahku "
Gumam Tsunade dengan air mata yang telah berjatuhan kelantai tempat ia berdiri sekarang.
.
bersambung...
