Sementara itu, dari dalam genangan air terdengar suara seorang raja yang pesimis

"Aku sudah bilang, ini tidak akan berhasil. Mulai sekarang, tidak akan ada ritual pemanggilan hujan. Bubar semuanya"

Tapi, saat raja hendak berbalik pergi, langit tiba tiba mendung dan angin bertiup kencang. Shaman mengguncang loncengnya makin hebat sambil berteriak "Akhirnya, setelah 3 tahun kekeringan melanda, hujan akan turun di Joseon."

Penasarannya semakin memuncak ketika ia mendengar dan melihat sangat jelas di genangan air itu, Jongin berjalan mundur menjauhi genangan air itu, tapi akhirnya ia berlari dan menetapkan hati untuk menceburkan dirinya sendiri ke dalam genangan air itu dan ia langsung panik mendapati dirinya sendiri tenggelam di air yang sangat dalam.

Jongin berpikir apakah ia akan mati sekarang? Ia pun menutup matanya dan berpasrah apa yang akan terjadi padanya

.

.

.

Splash Splash Love (Remake)

.

.

.

HunKai , Chankai

.

.

.

KKaiOlaf

.

.

.

Warn

GS Genderswitch! , typo, Cerita ini bukan milik saya tetapi ini milik orang lain saya cuman meremakenya saja, Don't Like? Don't Read

.

.

.

Happy Reading ^^

Setetes air hujan tiba tiba menetes di gentong besar yang berisi air dan seketika itu pula, Jongin keluar dari dalamnya. Para pria yang mengelilingi gentong besar itu langsung heboh melihat seseorang yang keluar dari gentong itu dan Jongin sendiri pun bingung melihat semua pria asing itu

Melihat mereka semua pakai hanbok tradisional, Jongin mengira kalau mereka sedang syuting drama Sageuk yang suka ditonton ibunya. Tapi Jongin masih bingung kenapa ia bisa keluar dari gentong itu padahal ia tadi tenggelam digenangan air yang sangat dalam

Tiba tiba Jongin teringat ponselnya dan langsung mengecek hapenya rusak atau tidak. Dia sangat lega karena ponselnya tidak rusak

Sang raja, Raja Oh SeHun memandang Jongin dengan keheranan lalu bertanya "Kau manusia atau setan? Siapa kau?" sambil menunjuk Jongin dengan jarinya

"Aku?"

"Aku... seorang gosam /siswa SMA senior/ dan... namaku Kim Jongin"

Tapi kata itu malah membuat Sehun dan para pria itu makin heboh karena yang mereka tahu gosam itu adalah pria yang kelaminnya dikebiri. Jelas saja Sehun jadi mengira Jongin itu seorang pria dan dia langsung bertanya pada salah seorang kasim apakah orang di gentong itu juga termasuk seorang gosam?

Si kasim berkata bahwa ada 2 orang gosam yang jadi gila dan dikeluarkan dari istana. Tapi terkadang mereka menerobos masuk ke istana untuk balas dendam. Si kasim lalu menoleh ke Jongin, wajah Si kasim itu sama persis dengan wajah gurunya Jongin.

Karena mengira kalau si kasim adalah gurunya , Ia langsung memekik heboh "Kim seosaengnim! Saem! Saem! Ini dimana?! Kenapa orang orang disini sangat aneh?"

Karena Jongin berteriak dan terdengar seperti marah semua jadi yakin kalau Jongin adalah salah satu gosam yang kembali untuk balas dendam. Kasim yang mirip gurunya Jongin itu langsung berteriak pada para pengawal bahwa dia adalah seorang gosam.

Mendengar sang Kasim, 4 pengawal langsung bergerak menghunus pedang ke sekeliling lehernya Jongin. Karena Jongin masih mengira kalau mereka sedang syuting drama, dia dengan santai menjauhkan salah satu pedang dari lehernya.

Betapa terkejutnya Jongin saat dia malah mendapati jarinya berdarah, ia jadi sadar kalau itu pedang sungguhan dan mereka tidak sedang syuting drama jadi sekarang ia memilih diam daripada lehernya terputus oleh pedang itu.

Shaman berteriak berusaha menghentikan para pengawal karena dia sangat yakin kalau Jongin adalah hadiah yang di kirim langit untuk Joseon dan merupakan hadiah yang akan menyelamatkan mereka dari bencana kekeringan.

Jongin kaget menyadari dia ada di jaman Joseon sungguhan dan yang lebih membingungkannya adalah kata kata shaman tentang dirinya yang akan menyelamatkan mereka. Shaman kembali meneriakkan doa pada langit untuk menurunkan hujan dan menyuruh Jongin agar ia bisa menyelamatkan mereka dengan menurunkan hujan dengan secepatnya.

Tapi Jongin malah diam, ia panik karena langit disana sangat cerah dan tak ada tanda tanda akan turun hujan. Jongin sedikit kesal, padahal di jamannya hampir setiap hari hujan tapi mengapa di jaman ini malah sebaliknya bahkan kemungkinan untuk hujan sangat kecil.

Karena Jongin diam saja, pedang pedang itu malah menempel makin dekat ke lehernya. Salah satu dari pengawal tersebut berkata agar ia jangan diam saja dan lakukan sesuatu agar hujan turun.

Jongin tiba tiba teringat saat suatu hari dia menonton drama sageuk dan ada sebuah adegan yang sama persis dengan yang dilakukan si Shaman yang meminta hujan turun. Jongin langsung cepat mempraktekkannya dengan berteriak teriak sambil merentangkan kedua tangannya dan menutup matanya seolah dia dewa hujan.

"Hujanlah! Hujanlah! Aku sekarang ada disini! Dengan kekuasaanku Hujanlahhh!"

Aktingnya sukses besar membuat si shaman mempercayainya langsung membunyikan lonceng dan berlutut padanya. Semua pejabat pun langsung ikut berlutut padanya. Tapi hanya Sehun yang tampak tidak percaya kalau ia bisa menurunkan hujan, karena sekarang di langit pun tidak ada satupun awan jadi bagaimana ia bisa menurunkan hujan.

Tapi berhubung semua orang berlutut, Sehun akhirnya mengikutinya tapi ia tidak berlutut tetapi hanya menunduk pada Jongin. Jongin hanya menyeringai melihat semuanya. Saat semua orang bangkit, mereka malah kaget karena mendapati Jongin sudah menghilang dari gentong itu. Kemana gosam itu?

Jongin ternyata berusaha melarikan diri dari tempat itu. Semua pengawal langsung berlarian keliling istana untuk mencarinya. Jongin berlari lari dan mencari tempat persembunyian, ia pun bersembunyi diantara baju baju yang persis tadi dipakai pejabat pejabat tadi.

Tiba tiba dia punya sebuah ide bagus, ia pun tersenyum bangga karena otak encernya haha. Jongin pun memakai baju salah satu pejabat itu yang pas untuk dirinya dan menggulung rambutnya dan memasukannya ke dalam topi pejabat itu lalu ia mengeluarkan tempat pensil dan menggambar kumis dan jenggot di wajahnya dengan menggunakan spidol hitam miliknya.

Jongin pun keluar dari tempat itu dengan hati hati, dan ia kaget saat ada para pejabat memanggilnya. Samarannya sukses membuat para pejabat itu mengira kalau dia adalah salah satu diantara mereka. Dan mereka malah menggiringnya ke singgasana raja, Jongin pun pasrah dan berdoa agar ia tak ketahuan.

KKAIOLAF

Sehun dan para Pejabat termasuk dirinya berkumpul untuk rapat. Jongin berusaha menyembunyikan dirinya di belakang para pejabat itu dan terus berdoa agar ia selamat . Begitu Sehun masuk, para pejabat itu langsung menunduk Jongin pun mengikutinya.

Sehun langsung berkata bahwa dia akan mencongkel matanya dan memenggal kepala si gosam itu karena ia menipu mereka, mendengar itu ia dengan susah payah menelan ludah dan memegang lehernya sendiri. Ia bergidik ngeri membayangkan itu semuanya. Huwaaaa rasanya ia ingin menangis sekarang.

Sehun berkata bahwa mulai sekarang dia tidak akan mempercayai dan mengandalkan takhayul untuk menangani segala persoalan penting Joseon, semua itu hanya buang buang waktu. Mulai sekarang semua persoalan harus dipecahkan dengan menggunakan ilmu ilmiah dan matematika.

Salah seorang menteri protes karena menurutnya matematika itu bukan ilmu pengetahuan tapi tipu muslihat, bahkan menggunakan matematika itu bertentangan dengan sejarah mereka. Protes sang menteri langsung diikuti oleh semua pejabat yang lain, disana pun mulai ricuh.

Salah seorang Menteri yaitu Menteri Byun berkata bahwa bencana kekeringan ini terjadi karena langit marah pada Sehun yang sampai sekarang belum menghasilkan seorang keturunan. Dan karenanya si Menteri itu memohon agar Sehun menghabiskan malam bersama ratu pada hari yang sudah ditentukan. Sehun langsung mendesis mendengar Pak tua itu membicara hal itu lagi.

Menteri Byun dan semua pejabat yang lain langsung berlutut pada Sehun dan Jongin pun langsung ikutan berlutut agar tak ketahuan. Karena mereka berlutut sangat lama Jongin kemudian langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk diam diam merangkak keluar.

Menteri Byun yang disebut Sehun Pak Tua itu ternyata ayahnya ratu yang sangat ambisius untuk memiliki kekuasaan Sang Raja. Dia sebenarnya bersyukur dengan terjadinya bencana kekeringan ini karena bencana kekeringan ini bisa membantunya untuk membuat Sehun jadi boneka yang gampang dikendalikan.

Setelah rapat selesai, Menteri Byun pergi kekediaman sang Ratu anaknya Baekhyun. Dia memperingatkan Baekhyun agar ia harus bisa melahirkan keturunan kerajaan secepatnya. Hanya dengan keturunan lah, Baekhyun bisa mempertahankan posisinya sebagai Ratu.

Menteri Byun berkata bahwa jika Baekhyun tidak punya impian sama sekali, maka ia harus bisa mewujudkan impian ayahnya ini. Dan impiannya Menteri Byun adalah dia ingin menjadi Raja Joseon. Ia harus mewujudkan impiannya itu, dan tidak boleh ada seorangpun yang menghalanginya.

Sementara itu, Sehun sedang marah marah pada salah seorang Pejabat yang gagal memecahkan soal pitagoras. Dia menegaskan pada si Pejabat itu bahwa mereka harus terus berusaha keras agar mereka tidak dipermainkan oleh Para Menteri dan juga Pak tua itu . Dia harus bisa menyelesaikan Soal aritmatika dan pitagoras karena dia sangat memerlukannya untuk melakukan sesuatu.

KKAIOLAF

Di tempat lain, Jongin kembali memakai ranselnya dan langsung berjalan dengan tergesah gesah sambil menutupi wajahnya. Tapi ponselnya Jongin terjatuh tapi ia kesulitan untuk mengambilnya karena selalu banyak pengawal yang berlalu lalang. Tak lama kemudian, kesempatan mengambil hape itu akhirnya tiba ia tersenyum lega dan bermaksud mengambilnya.

Tapi saat itu juga, tiba tiba muncul seseorang berambut panjang berpakaian serba hitam. Dia adalah Park Chanyeol pengawal pribadi Sehun. Ia yang langsung menyeret Jongin ke sebuah kuil yang berada di atas bukit dan memperlihatkan pemandangan Joseon yang kering kerontang dilanda bencana kekeringan. Jongin kaget melihat itu, ia tak tahu kalau bencana kekeringan itu separahi ini.

Tiba tiba Sehun dengan angkuh berjalan mendekat keduanya, Chanyeol menunduk saat ia melihat Sehun tetapi Jongin masih mematung menatap kearah pemandangan tadi. Sehun melihat arah pandang Jongin, ia tiba tiba memberitahu Jongin bahwa terakhir kalinya hujan turun adalah 3 tahun yang lalu.

"3 tahun?! Kau Gilaaa!" Jongin langsung memekik tak percaya

Gara gara Jongin bersikap tidak sopan dan lancang di hadapan Sehun, Chanyeol langsung menekuk lutut Jongin dengan paksa sampai ia berlutut di hadapan Sehun. Sehun mengambil pedang Chanyeol dan langsung menghunus pedang ke lehernya Jongin dan berkata bahwa dia sama sekali tidak mempercayainya hal hal yang bersifat takhayul seperti pernah Jongin lakukan. Jongin hanya diam mendengarkannya dan menunduk.

Seaneh apapun hal yang dihadapinya, dia harus tahu logika dan prinsip dasarnya. Dan karenanya dia tidak percaya kalau Jongin adalah anak kiriman dari langit apalagi tadi Jongin membohonginya. Melihat penampilan Jongin, Sehun menduga mungkin Jongin bukanlah berasal dari Korea.

Melihat kulit tannya, matanya, hidungnya mungkin ia berasal dari Jepang. Mungkin. Dan untuk ukuran pria ia sangat kecil dan juga wajahnya sangat manis kekeke , Ya tuhannn apa yang kau pikirkan Sehun! Gumamnya kesal

Sehun kaget melihat gambar yang memperlihatkan hujan rintik rintik di sebuah hutan di ponselnya Jongin dan langsung bertanya pada Jongin dengan heboh

"Yaa! Apa itu tadi!? Kau bisa membuat hujan!? Astaga kau dewa?"

Jongin berusaha menjelaskan kalau dia bukan dewa dan hanya seorang gosam yang datang dari masa depan melalui hujan. Lalu yang ada di ponselnya itu bukan hujan tapi hanya sebuah aplikasi yang bisa meramal cuaca.

"Kau bisa meramal cuaca dari benda ini?" tanya Sehu n heran dan ia mencoba mengotak -atik ponsel itu dan tak sengaja memencet tombol kamera. Dia langsung membanting ponsel itu saking terkejutnya dengan flash kamera yang tiba tiba menyala dihadapan matanya dan mengira itu kilat.

Jongin langsung mengambil ponsel nya dan mematikannya. Sehun merebutnya kembali dan langsung bingung karena benda itu sekarang hujan yang tadinya ada di ponselnya itu sekarang sudah tidak ada. Jongin memberitahu kalau ia harus mematikannya biar baterinya tidak habis.

Sehun sama sekali tidak mengerti dengan semua perkataannya Jongin dan Chanyol malah menyarankan agar mereka memotong salah satu tangannya saja. Sehun setuju setuju saja dan langsung mengeluarkan pedangnya untuk memotong tangannya Jongin.

Jongin panik mendengarnya, Jongin berusaha meyakinkan Sehun kalau dia berasal dari masa depan dan tahu segala segalanya. Dia berusaha mempromosikan dirinya yang pintar dalam sejarah tapi Sehun malah cuek dan langsung mengayunkan pedangnya.

"Ahhhh! Jangan! Raja! Raja! Aku jago Matematika! aritmatika! Pitagoras!" teriak Jongin cepat.

Teriakan nya inilah yang langsung menarik perhatian Sehun. Sehun menaikkan alisnya dan langsung mengetes Jongin dengan memberinya soal pitagoras yang gagal dikerjakan si pejabat dan murid muridnya.

Sehun berkata kalau ia akan memberikan waktu 2 hari pada Jongin untuk memecahkan satu soal itu. Mendengar itu ia sangat kaget. Ia sangat payah dalam soal matematika ingat!

Awalnya Jongin bingung karena huruf huruf yang dipakai di soal itu adalah huruf hanja -huruf tradisional Cina-Tapi dia mengenali bentuk pitagoras nya, ia pun langsung mengeluarkan tempat pensilnya dari ransel dan mengerjakan soal itu dengan pulpen.

Sehun tercengang melihat Jongin menulis dengan benda asing, bagaimana caranya dia bisa menulis tanpa tinta.

"Ohh, ini hanya Pen" jawab Jongin santai dan serius mengerjakan soal itu.

Sehun hanya mengangguk, tapi sekarang ia lebih tercengang lagi saat Jongin berhasil memecahkan soal pitagoras itu dengan sangat cepat dan mudah padahal para sarjana saja tidak bisa memecahkannya walaupun mereka sudah berusaha mengerjakannya 3 hari. Dan Jongin hanya mengerjakannya dengan hitungan jari. Chanyeol juga sangat kaget melihatnya.

Jongin berkata bahwa di masa depan, gosam pasti bisa memecahkan soal itu.

"Maksudmu, di masa depan, orang orang rela jadi gosam –pria yang kelaminnya dikebiri- untuk belajar aritmatika?"

"Iya, kebanyakan orang akan jadi gosam -anak SMA- dan aku termasuk gosam"

"Woww.. Luar biasa" puji Sehun sambil bertepuk tangan.

Sehun akhirnya memutuskan kalau Jongin (yang dia panggil gosam) harus mengajarinya aritmatika mulai sekarang. Jika Jongin mengajarinya dengan benar, Sehun berjanji akan membebaskan Jongi n dari hukuman dan akan memperbolehkan ia pergi.

"Kurasa kau akan sangat berguna" Yang lebih mengejutkan lagi, Sehun sang raja memberinya sebatang uang emas. Ia juga mengusap ngusap kepalanya

Jongin yang selama ini merasa dirinya sangat tidak berguna, tentu saja sangat tercengang mendengar ucapan Sehun itu. Dan Ia juga tercengang Sehun mengusap usap kepalanya. Ia menatap Sehun yang tersenyum , secara spontan ia juga ikut tersenyum.

Ia seperti di hipnostis dengan senyumannya itu dan ia baru sadar kalau Sehun sangat tinggi dan hmm tampan, sangat... tampan. Sehun menambahkan bahwa Jongin hanya boleh pergi kalau hujan sudah turun. Jongin yang masih belum sadar, ia spontan hanya mengangguk setuju.

Setelah itu Sehun pergi sambil mengembalikan pedang kepada Chanyeol, disitulah Jongin kembali sadar. Jongin hanya memandang punggung Sehun dengan senang dan sekarang ia memegang rambutnya sambil tersenyum.

Chanyeol pun mengajaknya pergi ke tempat penginapan untuk dirinya. Jongin kira Chanyeol mengajaknya ke penginapan sekaligus membayarkan uang sewanya untuk dirinya, tetapi ia malah meminta tagihan uang sewa padanya.

"Apaaa?" tanya ketus Jongin saat melihat Chanyeol menghalangi pintu masuk dan menadahkan tangan kanannya.

"Uang Sewa"

"A.. Apa?"

"Uang Sewa, apa kau tuli!"

"Aishhh kau tau, aku tak punya uang"

Chanyeol hanya menjawab dengan isyarat yaitu terus memandangi emas yang tadi diberikan Sehun. Jongin tau yang dimaksud Chanyeol, ia pun mendesah dan memberikan Emas tadi dengan kasar. Chanyeol pun tersenyum sambil menepuk bahunya dan berlalu pergi

Sayang Jongin tidak bisa langsung menikmati uang emasnya karena Chanyeol yang sangat menyebalkan itu. Penginapannya hanya sebuah kamar kecil tanpa apapun, bahkan buang air pun harus memakai pispot kecil. Parahnya lagi, saat ia duduk santai dilantai tiba tiba ada tikus terjatuh di jaketnya. Walaupun tidak suka tapi apa boleh buat, dia tidak punya tempat tinggal lain.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC / END?

.

.

.

.

.

.

.

Ho Ho Ho i'm be back...

Makasih yang udah nungguin FF ini dengan sabar haha

Oh iya kalau arti kata Gosam itu ada dua arti, yaitu kalau di jaman Joseon artinya adalah Pria yang kelaminnya dikebiri dan kalau di jaman modern itu artinya siswa SMA , Jadi maklum kalau jongin disangka pria disana haha

Thanks to ...

Baper: Iya ini udah next kok, Makasih ya sudah review ^^

LulluBee: Iya ini remake kan dari drama yang judulnya sama , coba deh nonton cuman 2 episode kok

makasih sudah review ^^

Ohkim9488: Iya dia eneg sama tu pelajaran , liat soalnya juga berasa ingin muntah haha, Makasih sudah review ^^

Chelseaniki: iya ini remake kan dari drama yang diperanin Yoon Doo Joon sama Kim Seul Gi, Btw Makasih ya sudah review ^^

Hunkailover: Oke sippp , Makasih sudah review ^^

Kim Jongin Kai: Sama dong:( , Udah kejawabkan diatas rajanya itu siapa haha, Thanks for your review ^^

Hunkai9488: Udah yaaa , Makasih sudah review ^^

Kaiiiiii: Oke oke hehe, Makasihhhh udah review ^^

Guest: Ini sudah panjang kok. hmmm mungkin, Makasih sudah nyempetin review ^^

TianLian: Yeahhh salahhhh haha , Sehun disini jadi Raja haha duh bayangin deh si sehun pake baju Raja pasti keceee banget hahay, iya ini semacam time travel btw makasih udah review aku suka review kamu paling panjang kekeke

Hun520han: Okeeeee, Makasih sudah review ^^

Askasufa: Iya aku juga sama suka sama drama itu, dan pas nonton aku kepikiran doojoon itu sehun sama si seulgi itu jongin soalnya sama sama pesek haha , Oke Makasih sudah review ^^

Heyoyo: Okee ini udahhhh , Makasih sudah review ^^

Dan juga

Yang udah nge follow sama nge favoritin ini FF ^^ See you to next chap!

Jangan bosen buat review yaaaaa =))