Author: GalaxyPanda69

Cast: all member EXO especially KrisTao

Genre: Romance, school life

Rate: T (jadi ini aman untuk anak kecil o.O)

Warning: YAOI,Boy X Boy, AU , typo bertebaran dimana-mana.

.

Hey! THIS IS YAOI FANFICTION

.

.

.

DON'T LIKE,JUST DON'T READ

.

.

KRISTAO REAL!

.

.

GalaxyPanda69 Present

.

~Danger~

.

.

Chapter 2

.

.

Bagaimana jika seorang pembunuh berdarah dingin, menyukai atau bahkan mencintai targaetnya?

.

.

.

.

Tepat jam 07.00 AM , Tao sudah siap dengan memakai pakaian butler yang ia dapat kemaren. Tao tampak tampan dengan jas hitam dengan kemeja putih didalam jasnya, kaki jenjangnya berbalut celana kain yang senada dengan jasnya.

Tao memperbaiki sedikit tatanan rambutnya ,kemudian ia keluar dari kamarnya.

.

Tao bingung harus kemana sekarang. Jika berkeliling bisa dijamin ia akan tersesat. Mansion ini bagi Tao seperti labirin, besar dan membingungkan. Keping choco darknya melihat Baekhyun sedang menyapu tangga dengan khusuk.

Tao mendekati Baekhyun diam-diam. Sekarang Tao sudah ada tepat dibelakang Baekhyun.

"DOR…"

"hyyaa! Tao kau mau membuatku mati sambil menyapu!" Baekhyun kaget saat panda jadi-jadian ini mengkagetinya. Syukurlah ia tidak lemah jantung, kalau iya, mungkin Baekhyun sudah tinggal nama.

Tao hanya terkekeh geli melihat wajah Baekhyun yang marah, tapi menurut Tao itu sangat lucu. "ck.. itu tidak lucu Tao" Baekhyun mempoutkan bibir imut dan melanjutkan menyapunya.

Tao berhenti terkekeh dan memeluk tangan Baekhyun. Baekhyun yang merasa terganggu mencoba melepas namun tetap saja tidak bisa mengingat Tao lebih kuat bahkan lebih tinggi darinya.

"ya! Lepaskan Tao, aku ingin melanjutkan tugasku…"

"andwae… Baekhyun hyung, tolong antarkan aku berkeliling rumah ini.."

"aish... kau kan bisa sendiri Tao"

"Tapi aku baru saja disini, yang kutahu ruang tamu, kamarku dan pintu keluar.."

.

KRISTAO REAL

.

Yah, beginilah nasib Baekhyun , ia menelantarkan tugasnya –walau masih bisa dikerjakan para maid- dan mengajak Tao berkeliling.

Kini mereka ada di taman bekalang mansion setelah selesai menjelajah mansion. Tao takjub dengan taman disini, luasnya hampir setengah dari taman kota yang pernah Tao kunjungi. Bunga-bunga disini juga tumbuh dengan bagus, pasti dirawat dengan rajin oleh yang punya.

Tao berlari kearah bunga mawar berwarna peach. Tao memetiknya dan menciumnya, bau khas mawar tampak mengisi indra penciumannya.

"ya! Kau! Kenapa kau memetiknya hah?! Apa kau tau itu susah sekali dirawat!" teriakan dari belakang mengkagetkan Tao hingga bunga mawarnya jatuh. Tao lupa jika ini bunga mawar milik mansion ini, dan pastinya tidak boleh memetiknya. Sepertinya Tao membuat sebuah kesalahan. Semoga saja ia tidak dipecat, bahkan Tao belum bekerja apa-apa sama sekali.

Namja berambut agak keriting itu menarik kerah kemeja Tao. Tubuhnya lebih tinggi dari Tao. Mata tajamnya menatap marah pada mata panda Tao. Tao benar-benar ingin menangis dibuatnya.

SRET

"sudahlah,biarkan saja. Nanti bisa ditanam lagi dan perawatannya sama seperti bunga biasa, Chanyeol.."

Baekhyun menarik kerah belakang baju Chanyeol. Otomatis Chanyeol tertarik kebelakang, huft.. Baekhyun bertambah kuat rupanya. "Tapi Baek-ie …"

"apanya yang tapi Park Chanyeol?! Kau sudah hampir membuatnya menangis kau tau itu?!" teriak Baekhyun. Chanyeol langsung bersembunyi dibelakang –walaupun tidak sepenuhnya tersembunyi- Tao yang masih bingung dengan situasi.

"ke-kenapa kau marah Baek-ie..ha-harusnya…"Chanyeol sekarang sangat takut dengan Baekhyun devil mode seperti ini. Bisa-bisa ia akan didiamkan dan tak mendapat jatah. Arg! Andwae!

"cepat minta maaf!" teriak Baekhyun, ia sudah emosi sekali. Bisa-bisanya Park bodoh yang satu ini menarik kerah Tao bahkan menatapnya seperti tadi.

"ba-baiklah.., ehekm… maafkan aku soal yang tadi dan bunga itu untukmu saja" ucap Chanyeol sambil membungkukkan badannya.

Tao hanya mengangguk polos dan menatap Baekhyun seakan meminta penjelasan tentang orang ini.

Seakan mengerti Baekhyun ingin menjawab namun kalah cepat dengan Chanyeol.

"ehekm.. perkenalkan nama ku Park Chanyeol tapi panggil saja Chanyeol. Aku adalah tukang kebun tertampan di mansion ini dan aku lebih tua darimu" Chanyeol yang berpakaian ala tukang kebun itu memperkenalkan dirinya dengan bangga sedangkan Tao dan Baekhyun hanya memasang wajah datar.

"hm..salam kenal Chanyeol hyung" Tao menundukkan kepalanya sebentar tanda memberi hormat.

"baiklah sudah cukup perkenalannya, sebentar lagu Tuan Muda akan datang.." ucap Baekhyun sambil melihat jam hitam yang melingkar ditangan kanannya. Jam itu menunjukan pukul 11.00 AM.

"eh?! Kris sudah pulang? Wah~ tumben sekali dia pulang, biasanya juga ia tinggal di apartemennya" ucap Chanyeol sambil membenarkan kerahnya yang ditarik Baekhyun tadi.

"entahlah, mungkin dipanggil Tuan dan 'Nyonya', kajja Tao kita akan bertemu Tuan Muda" Baekhyun menarik Tao dan berjalan menuju pintu depan mansion. Dan mengabaikan teriakan Chanyeol yang minta ditunggu. Diakan tinggi jadi gampang menyusulnya. Pikir Baekhyun.

.

KRISTAO REAL

.

Seorang namja tampan duduk dengan angkuh di sofa panjang. Dihadapannya ada dua orang yang merupakan orang tuanya. Kini mereka ada di ruang keluarga.

Badan yang dibalut oleh kemeja abu-abu yang hampir memperlihatkan bentuk tubuhnya. Rambut pirang kecoklatannya ditata dengan sangat bagus. Kaki jenjangnya dibalut celana kain hitam yang sangat pas dengan kakinya.

"omo! Anakku bertambah besar dan tampan, iyakan Hangeng.." ucapan Heechul dijawab anggukan oleh Hangeng. "yah.. harus ku akui itu, tapi tetap saja aku yang paling tampan" ucap Hangeng tak mau kalah.

"oh iya dimana butler baru itu?" Heechul menengok kekanan dan kekiri mencari seseorang.

"maafkan kami jika telat 'Nyonya' dan Tuan" ucap Baekhyun membungkuk hormat. Baekhyun menoleh kebelakang dan melihat Tao masih tertinggal dibelakangnya. Baekhyun hanya menggelengkan kepalanya. Dia tinggi, tapi kenapa lamban. Batin Baekhyun.

"um..maafkan saya 'Nyonya' dan Tuan" ucap Tao sambil membungkuk hormat seperti Baekhyun.

"iya, itu tidak apa-apa, Baekhyun kau sudah mengajaknya berkelilingkan?" ucapak Heechul dijawab anggukan oleh Baekhyun.

"baiklah langsung saja. Tao akan menjadi butler pribadimu… Kris" Tao merasa dipanggil langsung maju satu langkah. "perkenalkan namaku Huang Zi Tao atau Tuan Muda bisa memanggil saya Tao, mulai sekarang saya akan menjadi butler pribadi anda" ucap Tao sopan pada namja tampan didepannya.

Kacamata hitam yang bertengger dihidung mancungnya ia lepas dan terlihatlah mata tajam bak elang ingin memangsa mangsanya. Menatap Tao dengan intens. Tao yang ditatap seperti itu merasa aneh.

"eomma kira aku anak kecil harus dijaga oleh butler?" ucap Kris dingin. Oh ayolah! Dia sudah 23 tahun dan ia terlalu tua untuk mempunyai butler –yang ia anggap seperti pengasuh-.

"Kris, selama ini kau selalu sendirian dan tidak ada yang mengawasimu, jadi kami mencari butler dan akhirnya dapat dan juga ia bisa membantumu untuk mengerjakan tugas yang lain selain jadi butlermu" Hangeng akhirnya berbicara setelah ia hanya diam saja dan melihat yang lain.

"ck.. yang ada dia hanya akan merepotkan ku.." Kris melipat kedua tangannya didepan dada dan memandang remeh Tao.

"dengar! Appa tidak menerima penolakan. Mulai sekarang dan seterusnya Tao akan jadi butlermu. Titik!" ucap Hangeng final. Jika Hangeng sudah berbicara seperti itu, seperti yang Hangeng bilang. Tidak menerima penolakan.

Kris hanya bisa pasrah jika seperti ini. Dan meninggalkan ruang keluarga. Tao mengangguk saat diperintah Heechul untuk mengikuti Kris.

.

KRISTAO REAL

.

Kris membanting kacamata Gucci limited edisionnya di kasur, yah..syukur saja di kasur. Kris akan berpikir dua kali jika membantingnya dilantai. Kris sekarang ada dikamarnya.

Kris hanya datang ke mansion ini jika ia dipanggil oleh orang tuanya seperti tadi. Kris terbiasa hidup mandiri di apartemennya yang merupakan hadiah ulang tahunnya dua tahun lalu.

Kris duduk dipinggir kasurnya. Masih teringat kalau ia akan mendapatkan butler. Oh! Shit! Apa orang tuanya tidak tahu jika Kris bisa menjaga dirinya sendiri. Bahkan jika dilihat lagi butler-nya itu lebih muda darinya, bagaimana bisa ia menjaga Kris. Yang ada malahan dirinya yang menjaga butler baru itu.

Kris mengacak sedikit rambut pirang kecoklatannya menjadi sedikit berantakan. Mungkin mandi akan jadi solusi untuk menenangkan pikirannya. Kris masuk ke kamar mandi di sana sudah tersedia handuk plus air hangat. Mungkin orang tuanya tahu jika ia akan mandi.

.

Tao mengikuti Kris walau sedikit lambat tapi untung saja dia tidak tertinggal terlalu jauh . Jika iya, mungkin akan tersesat. Tao melihat Kris masuk ke sebuah kamar 'mungkin itu kamarnya' gumam Tao.

Tao ingin masuk ke kamar Kris namun ia tak ingin dicap sebagai orang tidak sopan. Jadi Tao hanya menunggu saja. Telinga Tao dapat mendengar suara gemercik air, pasti Kris sedang mandi.

Ck, jika saja Tao tidak disuruh menyamar, namja sok tampan itu sudah mati ditangannya beserta keluarganya. Tapi ia hanya mendapat tugas untuk membunuh anaknya saja.

Tao menghela nafas pelan, berapa lama ia harus seperti ini. Tao ingin kembali ke rumahnya dan kembali ke 'pekerjaan'nya walaupun ini termasuk pekerjaannya.

Tao mendengar suara Baekhyun yang berjalan kemari. "Tao, apa Tuan Muda ada didalam?"

"iya, Tuan Muda sedang mandi, ada apa Baekhyun hyung?" Tanya Tao

"nanti panggil Tuan Muda untuk makan siang.." ucap Baekhyun, setelah dijawab 'iya' oleh Tao, Baekhyun berjalan pergi. Mungkin ikut menyiapkan makan siang. Pikir Tao.

Kris sudah selesai mandi dan Kris mendengar suara Baekhyun sedang bicara dengan Tao jika sebentar lagi makan siang. Huh?! Kris masih malas bertemu dengan orang tuanya, tapi Kris tidak ingin dipaksa.

Oh! Ngomong-ngomong soal butler baru yang pertama kali Kris kenal ia kira adalah panda jadi-jadian menurutnya lumayan cantik dan …. sexy.

Kris menggelengkan kepalanya, tangannya terkepal memukul pelan kepalannya. Apa yang baru saja ia pikirkan. Aish… sepertinya otak Kris sudah mulai konslet.

TOK..TOK..

"siapa?"

"Tao, Tuan Muda.."

"oh.. masuk saja"

Setelah mendapat persetujuan. Tao masuk dan sunggu tak diduga. Apa yang dilihatnya kini.

Tuan Muda-nya, Kris hanya memakai handuk untuk melindungi bagian pribadinya dan handuk kecil melingkar dilehernya. Rambut pirang kecoklatannya masih terlihat basah hingga menyebabkan bulir-bulir air jatuh begitu saja ,melewati leher terus sampai abs yang mulai membentuk.

Tao merasa pipinya merah seperti kepiting rebus. Tao membalikkan badannya. Entahlah,Tao merasa malu jika melihat Kris seperti itu.

Smirk tipis tercetak dibibir Kris "ada apa Tao?" ucap Kris dengan suara beratnya.

Tao menggeleng kuat. Uh~ kenapa suara Kris jadi berat begini. Dan juga kenapa Tao bisa blushing parah seperti ini.

Kris perlahan mendekati Tao. Tao menoleh dan melihat Kris berjalan kearahnya. Tao pun perlahan berjalan mundur untuk menjauhi Kris namun Kris tetap berjalan kearahnya hingga…

TUK

Punggung Tao sudah mengenai tembok kamar Kris. Ini bahaya, Tao sudah tidak bisa kemana-mana lagi saat kedua tangan Kris mengurung tubuhnya yang lebih pendek dari Kris.

"hm… kalau dilihat dari dekat seperti ini, kau cantik juga ya…" ucap Kris melihat Tao dari bawah unjung rambut sampai ujung kaki. Tao makin blushing saat dibilang seperti itu, tapi Tao sangat tidak terima.

"ma-maaf Tuan Muda, Tuan dan 'Nyonya' memanggil anda untuk makan si-siang.." Tao tergagap, kenapa hanya ditatap seperti itu saja Tao harus tergagap. Sepertinya ada yang salah dengan dirinya.

"kau adalah butler baru kan? Yang akan jadi butler pribadiku?"

Tao hanya menganggukkan kepalannya. Mulutnya seakan terkunci saat ingin berbicara.

"hm..kalau begitu kau harus menjalani beberapa tes dari ku.." Smirk Kris semakin lebar saat melihat wajah ketakutan Tao. Tao tidak tahu maksud dari tes yang Kris maksud. Semoga bukan hal buruk.

.

.

.

.

.

.

.

.

-3- TBC -3-

Review repliess~:

Akai Momo: haha… nguber-nguber aku o.O ? iya, karena Kris jadi pembunuh sudah terllau mainstream *tos* , makasih sudah suka sama ff ku yang abal-abal ini. Sama aku juga kangen HanChul, moment mereka di ff itu udah langka banget ;-; . sekali lagi makasih ya udah mau dukung ^^ #keepReview

Kirei Thelittlethieves: iya ini udah lanjut #keepReview

Dark Shine: ini sudah lanjut #keepReview

JonginDO: udah di next #keepReview

icegreentealatte : ini author bawa chap2 #keepReview

luphbepz : haha… kris yang jadi pembunuh itu udah mainstream :3 .. jadinya dibalik/?, sorry banget baru updet karena tugas. #keepReview

Xyln: ini udah lanjut #keepReview

peachpetals: pengen yang happy ending ya?! :3 , author usahain #keepReview

LVenge: ne, makasih.. jangan Yifan terus dong yang jdi pembunihnya.. #keepReview

A/N:

Annyeong~~ author back again with Chapter 2 ,, yeaayyy (~'3')~

Mianhae jika dichap sebelumnya banyak terjadi kesalahan, dan author harap chapter ini gak bikin bosen, ini juga udah diusahain buat lebih panjang.. maaf juga kalau author gak bisa updet kilat dikarenakan menumpuknya tugas-tugas. Dan maaf lagi KrisTao momentnya masih sedikit T3T.

Hehe…couple baru muncul~~ sekarang ada ChanBaek yang mengisi FF ini, semoga suka~~

#Last ,Review juseyoo~