BRRUKK...
"Aauuu"ringisku pelan, akupun membuka kedua mataku yg sempat terpejam beberapa detik.
"Kau baik-baik saja Sakura?" Ujar seseorang yg tak sengaja bertabrakan denganku, aku pun berdiri saat mengetahui siapa yg tak sengaja ku tabrak..
"Eh Kakashi sensei, gomen sensei saya tdk melihat sensei membungkukan badan,saya baii-baik saja sensei. bagaimana dgn sensei?"
"Sensei tidak apa-apa, lain kali perhatikan jalanmu yah Sakura. sensei pergi dulu, jaa nee."ujar Kakashi sensei sambil tersenyum, terlihat dari matanya yg menyipit.
"Ha'i sensei."jawabku, kakashi senseipun pergi meninggalkan aku dan Ino.
"Ya ampun jidat kau sangat ceroboh sekali, kau tahu kau sudah menabrak org 15 kali dalam sebulan."ujar Ino sambil mengelengkan kepalanya.
"pig kau tak usah menghitungnya."ujar Sakura marahmalu karna banyak siswasiswi yg berlalu lalang.
"Hahahaha oke jidat, sudahlah kau tak ush marah. aku janji takkan menceritakannya pada yg lain."ujar Ino sambil menarik pelan Sakura agar kembali berjalan.
"Awas jika kau ceritakan pada yg lain terutama Naruto."
"Baiklah."ujar Ino menutup percakapannya dgn sakura..
end Sakura pov..
Tett..tett..tett
"Karena bel pulang sudah berbunyi, maka dari itu pelajaran hari ini selesai. Sampai bertemu minggu depan."ujar seorang yg memakai kacamata berbentuk bulat.
"Ha'i sensei"ujar murid dengan serempak. lelaki itupun keluar dari ruangan yg disebut kelas.
"syukurlah jidat bel berbunyi dgn cepat. Aku sungguh malas belajar dengan Kabuto sensei."ujar Ino tersenyum senang.
"Dasar, pig kau mau mema..."drrrtt"Sakura pun menjawab telepon tsb.
"SAKURA CHANsakura menjauhkan telepon itu dari telinganyaKAU JADIKAN DATANG KEPESTAKU"teriak penelepon itu dengan semangat.
"Ckk berisik Naruto, iya aku akan datang."ujar sakura dgn sedikit kesal.
"Bagus, aku ingin mengenalkanmu pada.."klik..Sakura mengakhiri telepon itu sebelum Naruto melanjutkan ucapannya.
"Pig ayo kita pulang, si baka itu terus-terusan mengingatkan aku agar datang ke pestanya."ujar Sakura kesal.
"Pffftt kau lucu jika kesal jidat"ujar Ino menahan tawanya, Sakurapun meninggalkan Ino di dlm kelas.
"HEI JIDAT TUNGGGUUUU"teriak Ino sambil berlari mengejar Sakura.
PESTA...
Dari kejauhan terlihat gadis cantik yg memakai gaun merah marun
dgn rambut yg di gerai,gadis itu masuk ke dlm sebuah hotel yg terlihat mewah.
"Ohayou Sakura chan"sapa gadis yg mempunyai white eye.
"Ohayou Hinata, waw Hinata kau sungguh sangat cantik malam ini."
"Arigatou, Sakura chan juga terlihat sangat cantik".
"Kalian berdua benar-benar cantik malam ini"ujar seseorang yg tiba2 Memotong percakapan mereka, SakuraHinatapun berbalik.
"Eh na..ru...to..kun"ujar Hinata gagap, berbeda dgn Hinata yg berblushing Sakura justru terlihat sangat kesal.
"Naruto apa maksudmu memaksaku datang ke pesta ini!!".
"Sakura chan sabar lah,nanti aku jelaskan, sekarang kau nikmati pesta ini oke. Dan kau Hinata tterimakasih telah datang"Naruto pun tersenyum dan meninggalkan kedua gadis itu.
"dasar si baka itu, Hinata ayo kita masuk dan nikmati pesta itu seperti pesan nya."ujar Sakura kesal sambil menarik pelan pergelangan tangan Hinata.
SAKURA POV...
"Permisi, apa kau tahu dimana tempat bir?"tanyaku pada pelayan yg lewat di depanku."nona itu tmpt birnya"pelayan itupun menunjuk pada meja no 5.
"Arigatou gozaimasu"pelayan itupun mengangguk dan meninggalkanku.
akupun berjalan ketempat bir yg ada di sudut ruangan, setelah sampai aku mengambil segelas bir yg sudah disediakan.
{Ya tuhan dia tampan sekali }batinku saat melihat seorang pemuda berjalan ke arah ku.{kyyaa apa dia akan mengham.../"minggir"lamunanku pun hancur saat mendengar suara dingin dari pemuda itu."ckk minggir"ujar pemuda itu "eh eto ma..."sebelum ucapanku selesai pemuda itu sudah terlebih dulu meninggalkanku.
{apaan itu ganteng ganteng kok kayak es}batinku kesal karna merasa diacuhkan. akupun mengedarkan kedua mataku dan menemukan org yg kucari, tanpa menunggu lama akupun menghampiri org itu.
"Naruto"panggilku padanya dan tanpa basa basi akupun duduk disampingnya.
"ada apa Sakura chan?".
"Naruto kau tahu org itu"tunjukku pada pemuda yg tadi membuatku kesal.
"Dia teme eh maksudnya Sasuke. memangnya dia kenapa Sakura chan?, kau tertarik padanya yahhh"ujar Naruto menggoda Sakura.
"Tidak mungkin "ujarku sambil mengelengkan kepalaku.
"sykurlah, kau tahu dia itu tdk menyukai makhluk yg bernama wanita"bisik Naruto padaku.
"APAAA.."Naruto segera membekap mulutku agar tdk mengganggu yg lain, setelah Naruto melihatku tenang dia segera melepaskan bekapannya.
"Naruto..ap..a..di..a..gay"tanya ku dgn gagap..
TBC..
