Hetalia punya Himaruya Hikadez
Naruto punya Masashi Kishimoto
Tsubasa: Reservoir Chronicle punya Clamp
Cerita milik Kopi and Co.
Penulis tidak mengambil keuntungan apapun dari pembuatan karya transformatif ini.
XXX
"Mungkin ini akan terdengar kurang menarik untuk kalian namun...inilah kisahku... "
Lovino POV
Aku dan dia awalnya adalah teman masa kecil. Namun ketika SLTP kami berpisah. Dan karena jaman hp masih belum canggih dan komputer pun masih jarang yang punya... kami lost kontak.
Aku akui, aku itu... lebih pemalas dari pada saudaraku kalau soal cari sesuatu peluang ketemunya gak 99,9 persen.
Tapi siapa menyangka aku bertemu lagi dengannya lagi lima tahun kemudian. Hari itu sungguh tak terlupakan...
Siang itu adalah hari terakhir-ku di Spanyol. Cuaca begitu teriknya...Di situlah aku, di Plaza de Espana, hanya aku dan diriku yang berjalan-jalan sendiri menikmati siang yang menjelang sore...ato lebih tepatnya disebut pelarian. Sebagai seorang asing di negeri orang aku benar-benar merasa kesepian, aku berjalan dan duduk di kursi dekat kanal air. Paling tidak di tempat itu aku dapat melepas kerinduan pada rumaku yang kanal-kanal di Italia sana.
Aku lupa apa saja yang aku pikirkan hari itu hingga aku tak sadar bahwa langit telah berwarna oranye. Mungkin aku sedih karena kabar teman hari itu atau karena pagi itu di hari yang sama aku baru aja menghadiri pemakaman seseorang.
Yang aku ingat saat itu cuaca mendung senantiasa bersama diriku tak peduli cuaca Spanyol yang sebaliknya. Sampai aku memutuskan untuk mensudahi kesedihan ku.
Dengan mata yang rasanya agak membengkak aku berjalan pelan, membaur dengan turis yang datang terus menerus...
Aku melangkah dalam diam, kepalaku tertunduk ke lantai, padangan ku terarah ke batu-batu jalanan yang tertata rapi. Saat itu hanya ada pikiran untuk berusaha tak terlihat.
Kamu tahu? Saat ada seseorang yang melangkah mendahuluiku. Sebuah map jatuh ke lantai tanpa di sadarinya, mungkin karena dia tergesa-gesa.
Tanpa sadar aku memungutnya... map manila coklat itu. Aku mengamati pengunjung di sekitarku dan... aku berteriak " Hei Señorita! Kamu menjatuhkan sesuatu! "
Kemudian aku berlari mengejar nona bergaun kuning pucat yang aku curigai sebagai pemilik map. Aku berlari sambil terus memanggil nona itu.
Di depan Katedral Sevilla nona itu akhirnya berhenti. Señorita itu terlihat kaget namun setelahnya dia tersenyum cerah padaku " Lovi? Itukah kamu? " Tanyanya dengan nada ragu.
Aku kaget, bagaimana bisa dia tahu namaku? Nona itu tertawa kecil. Kemudian aku menyadari nona itu adalah Isabella.
Kau tahu ? Mungkin itulah yang di sebut jatuh cinta pada pandangan pertama.
XXXXX
Señorita = sebutan untuk Nona dalam bahasa Spanyol.
