Annyeong chingudeul~!
Hyaaaa! Akhirnya author bisa apdet juga T^T
Mian yah, author lelet banget buat ngeapdet-nya
.
Terus, terus yang kemaren ngeriview `Where`s My PSP?` gomawo yah ^^ kekekek
ada beberapa yang mau author bales soalnya
- DesySeungho ShawolShinee -sshi
Yeaaah~! author daftar di UI sama Unpad jurusan Sastra Jepang XDD
kalo kamu dimana? X3
- Kyuhyunniewife -sshi
iya ikut ^^
kemaren uda nyoba yang undangan, tapi ga keterima, hehehehe =P
.
lalu, lalu..
Happy reading ajalah~! ^^
.Last Message.
- CHAPTER 2-
Cast :: Kyumin slight Yewook and Zhoury
Rating :: T is enough
Disclaimer :: cast-nya boleh dipilih dan diambil, kecuali Yesung punya author seorang, huahahahahahaha *dihajar*
Warning :: Geje! Typos! GENDERSWITCH! De el el!
-Kyuhyun POV-
"Apa yang kau lakukan disini anak muda?", tanya seseorang dari arah belakangku
Eh? Tunggu dulu, kayaknya aku kenal suara yang serak-serak basah dan berat ini
Kutolehkan wajahku kearah sumber suara
"Apa yang kau lakukan disini Cho Kyuhyun?", tanya seseorang yang dapat aku identifikasi sebagai Lee ahjusshi aka Appa-nya Sungmin
Dan aku langsung nyengir, begitu melihatnya, "Eeh… eeh… Ahjusshi… Apa kabar? Hari ini cuaca cerah yah, bagus sekali untuk pergi berpiknik", jawabku asal sambil berpura-pura meregangkan ototku
"YA! KELUAR KAU DARI SINI CHO KYUHYUN! JANGAN PERNAH MENCOBA MENDEKATI SUNGMIN!", pekik ahjusshi, "Robert(?)! Kejar anak muda itu! Buat dia kapok!", tambahnya sambil mengancam dengan anjing hitamnya yang hampir sebesar kambing *serem*
"Hyaaaaaaa! Mi… Mianhe ahjusshiiiii!", pekikku lalu berlari keluar dari taman itu dan tentu saja diikuti oleh seekor kambing jadi-jadian
-Kyuhyun POV end-
Dengan kecepatan penuh, Kyuhyun sudah berada diluar pagar keluarga Lee, ia kembali memandang kearah jendela kamar Sungmin
Dan ia mendapati, Sungmin yang masih memandanginya sambil tersenyum
Tiba-tiba Kyuhyun mengangkat tangannya dan melambaikannya kekiri-kekanan, "MINNIE~! AKU AKAN KESANA SUATU SAAT NANTI~!"
"YA! KEJAR DIA ROBERT!", perintah Lee ahjusshi kepada sang anjing hitam
"GYAAAAAAAAA~!", teriak Kyuhyun saat dikejar oleh anjing itu
BRAAAK-!
Kyuhyun membanting pintu masuk rumahnya dan jatuh terduduk didepan pintu sambil berusaha mengatur napasnya yang sedang tidak teratur karena dikejar oleh anjing peliharaan keluarga Lee
Hal itu membuat sang noona tercinta terpancing untuk keluar, "Ne, waeyo Kyu? Kau terlihat seperti baru saja dikejar oleh setan", tanyanya
"Andwae noona… Aku bukan dikejar oleh Setan… Tapi oleh kambing jadi-jadian", jawab Kyuhyun pelan lalu beranjak masuk ke dalam kamarnya
"Maksudmu Kyu?", tanya Ahra
"Noona liat aja kambing hitam gede, besar dan menyeramkan milik tetangga sebelah", jawab Kyuhyun sambil sedikit berteriak karena sudah berada didalam kamarnya
Dengan cepat Kyuhyun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya
Ia berharap agar bisa sedikit terlelap untuk mengembalikan energinya yang tadi terkuras
-5 menit kemudian-
"Kyu… Temanmu yang dari Jepang menelepon", panggil Ahra
Kyuhyun mengerjap-ejapkan kedua matanya yang tadi sempat terlelap beberapa menit, "Nae noona, aku datang…", ujarnya lalu pergi beranjak menuju meja telepon
Kyuhyun berjalan sambil tersenyum riang
Ia selalu begini, kenapa? Mari kita dengar pembicaraan mereka
"Yoboseyo…", ujar Kyuhyun
"Yoboseyo Kyuhyunnie, apa kabar?"
"Tentu saja baik, Yesung hyung… Bagaimana dengan keadaanmu dan Wookie?", tanya Kyuhyun sambil cengengesan ditelpon
"Ne! Kau itu lebih muda daripada Wookie! Panggil dia noona! Kami berdua sangat baik", jawab Yesung
"Ne… Ne… Arraso, kekeke… Belum dapat momongan nih hyung? Aku mau gendong anak bayi nih, kekekeke…", ujar Kyuhyun
"Hmm… Aku males deh mau kasih tau kepadamu, tapi, baiklah kuberitahu, saat ini Wookie tengah mengandung 1 bulan, aku tidak sabar akan menjadi seorang appa. Selama ini kan aku uda berlatih dengan cara merawat Ddangko dan Kkoming"
"Aigooo… Hyung, ngurus kura-kura dan anjing itu beda dengan ngurus anak tau? Kok hyung yang pabbo gini, bisa jadi dokter sukses di Jepang yak? Heran… Emang hyung bikinnya gimana?", goda Kyuhyun
"Andwaeee! Itu rahasia negara pabbo! Anak kecil ga boleh tau!"
"Ah… Nanti aku juga bakal begituan, kekekeke…", ujar Kyuhyun
"Kyu, seandainya aku ada disampingmu sekarang, pasti sudah kujitak kepalamu itu, biar otakmu kembali ke posisi awal"
"Hmphmm… Mana mungkin hyung bisa, paling dapet deathglare dari Wookie noona, kekekekeke"
"Aish… Aku tutup nih telponnya yah? Kalau kau terus menggodaku!"
"Hahahahaha… Arraseo, arraseo, aku ga akan menggodamu lagi hyung. Ne, tumben meneleponku, ada apa?"
"Aah… Kemarin aku dan temanku melakukan riset untuk tentang penyakit kanker yang diderita temanmu itu . Dan kau tau Kyu, bagaimana hasil riset?"
"Yaelah… Hyung ini beneran pabbo tingkat akut yak? Gimana aku bisa tau? Kau aja ada di Jepang sedangkan aku ada di Korea"
"Hmmm… Iya yah, aku lupa, mian… mian… hehehehhe…"
"Jadi apa?"
"Jadi kami telah menemukan sedikit titik terang dari permasalahan ini Kyu…"
"Maksud hyung?"
"Kami bisa menemukan obat untuk menyembuhkan temanmu itu…'
.
-Kyuhyun POV-
Apa? Ditemukan? Obat untuk Sungmin telah ditemukan oleh Yesung hyung?
AAAAAAAA! Rasanya kalau hanya dengan berteriak tidak akan bisa menggambarkan seberapa besar kebahagiaanku saat ini
"Tapi…", tiba-tiba Yesung hyung berbicara dan membuatku berhenti jingkrak-jingkrak
"Tapi apa hyung?"
"Paling cepat obat ini ditemukan kurang lebih 2 tahun"
JEDEEEEEEERRR!
Kalau tadinya suasana hatiku seperti sudah berdiri diatas mimbar nomor 1 sambil membawa tropi dan medali, tiba-tiba MC-nya mengatakan kalau ia salah sebut nama. Hancur sudah hati ini…
"2 tahun hyung?", tanyaku untuk memastikan
"Nae… Itu juga kalau ga ada hambatan"
"Astaga hyung… Kau ini yak… Seneng amat bikin hati orang seneng diawalnya terus dihancurin terus diinjek-injek dengan laknatnya", gumamku dengan kekecewaan yang sudah mencapai batas max
"Eh? Memangnya aku memberimu harapan? Aku ga ada ngasih harapan sama sekali kok. Aku Cuma ngasih berita doang"
"Hyung, kupukul kau! Baru tau rasa!", ancamku
"Terserah, kau pukul aku, penelitian dihentikan, kekekeke…"
"Andwaeeee! Jangan hyuuung! Kumohoooooon…"
"Hahahaha, makanya jangan main-main denganku. Oh iya, lebih baik cepat kau selesaikan SMA-mu itu… Aku butuh bantuanmu disini pabbo"
"Yah… Hyung tunggu aja yak, tar aku pasti kesana deh. Tapi kenapa mesti bantuanku? Hyungkan punya banyak teman disana"
"Yap! Bagus itu. Kalau kau datang, mungkin penelitian ini akan cepat selesai dan otomatis temanmu lebih cepat tersembuhkan. Ne, tapi rata-rata teman-temanku meminta upah untuk penelitian ini. Kau pikir, ini penelitian murah apa? Jadi kalau kau ikut, setidaknya pekerjaanku dan temanku yang super duper baik akan lebih cepat selesai"
"Arra hyung… Aku akan berusaha! Jangan khawatir!"
"Ne, semangat yang bagus… Baiklah, aku ada jadwal operasi sekarang, sudah dulu yah Kyu, jaga diri baik-baik, annyeong"
"Ne, hyung juga jaga Wookie noona dengan baik yah… Annyeong", jawabku singkat dan segera menutup telepon itu
Aku menghela napas panjang setelah mendengar perkataan Yesung hyung
"2 tahun yah…", gumamku pelan sambil berjalan menuju kulkas yang sedang mengganggur didapur
Dengan cepat, kuambil sekotak susu dari dalamnya, merobek ujungnya dan meneguknya
Aku berjalan menuju kamarku sambil sesekali meneguk susuku
Sesampai dikamar, mataku langsung terbelalak saat melihat kearah lantai didepan jendela kamarku
Lantai itu penuh dengan pesawat-pesawat kertas yang berserakan
Kubuka kertas itu satu persatu
"Kyu… Apa kau baik-baik saja?"
"Kyu, tadi kau lucu sekali"
"Kyu, Robert tidak mengigitmukan? Semoga kau mau memaafkan appa"
"Kyu… Kau ada disana?"
"Kyu tadi sakit yah?"
"Kyu, kenapa tidak membalas suratku?"
"Kyu…"
"Kyu… Maafkan aku…"
Setelah membacanya satu persatu, aku langsung berlari menuju jendela kamarku, ku condongkan tubuhku keluar jendela agar bisa mendapatkan sosok Sungmin
"Mi… Minnie… Gwaenchana? Kau ada disana?", panggilku pelan namun tidak ada jawaban
Jujur, aku khawatir kalau sudah seperti ini
Aku menarik napas ku dalam-dalam lalu menghembuskannya, menariknya lagi lalu, "MINNIE! AKU BAIK-BAIK SAJA. AKU DARI SANANYA MEMANG LUCU! ROBERT TIDAK MENGGIGITKU, TAPI IA MENGEJARKU! TADI TIDAK SAKIT MINNIE! MAAF AKU TIDAK MEMBALAS SURATMU, YESUNG HYUNG MENELEPONKU TADI! KAU TIDAK ADA SALAH APA-APA MINNIE! KELUARLAAAH…!", pekikku agar Minnie mau keluar
Aku terus menatap kearah jendela kamar Minnie, namun ia tidak keluar sama sekali
-Kyuhyun POV end-
-Sungmin POV-
Hmmm… Kenapa Kyuhyun tidak membalas suratku yah? Padahal biasanya ia cepat sekali membalas suratku
Apa dia ketiduran? Hmm… Coba kukirim pesan lagi
Keterbangkan 1 buah pesawat kertas kedalam kamarnya dan kembali menunggu jawabannya
Eh? Kenapa ga dibales daritadi? Kyu marah denganku? Aish… Kyu…
Balaslah pesanku…
"Nona… Saatnya minum obat…", ujar Jungsoo, kepala pelayan dirumahku sekaligus perawat pribadiku sekaligus sahabat terpercayaku
Dengan cepat aku duduk disebuah kursi yang dicat berwarna putih dan berada di dekat beranda kamarku
Jungsoo memberiku beberapa butir obat yang memang harus kukonsumsi
"Nona terlihat tidak bersemangat. Waeyo?", tanyanya
Aku mendongkakan wajahku, Jungsoo memang memiliki perasaan yang tajam, buktinya ia bisa tau kalau aku sedang gelisah
Dengan cepat kutunjuk kamar Kyuhyun dan Jungsoo menolehkan wajahnya melihat kearah yang aku tunjuk
"Ne, Tuan Kyuhyunnie belum membalas suratmu?", tanyanya dan aku hanya mengangguk menjawabnya
"Tenang saja nona, dia pasti membalasnya. Mungkin dia sedang ditoilet. Kau tau kan kalau Tuan Kyuhyunnie itu kalo di toilet benar-benar lama... Hihihihihihi…", ujar Jungsoo sambil tertawa kecil
Aku ikut tersenyum mendengarnya, Jungsoo merupakan salah satu orang yang berharga untukku selain Kyuhyun
"Ne, nona, aku harus pergi sekarang. Nanti sore aku pasti menemanimu. Dan tenang saja, Tuan Kyuhyunnie pasti membalas suratmu. Annyeong~!", ujarnya lalu keluar dari kamarku
Aku berjalan mendekati tempat tidurku lalu kurebahkan tubuhku diatas tempat tidur yang bernuansa pink milikku
Kupejamkan mataku perlahan-lahan
"MINNIE! AKU BAIK-BAIK SAJA. AKU DARI SANANYA MEMANG LUCU! ROBERT TIDAK MENGGIGITKU, TAPI IA MENGEJARKU! TADI TIDAK SAKIT MINNIE! MAAF AKU TIDAK MEMBALAS SURATMU, YESUNG HYUNG MENELEPONKU TADI! KAU TIDAK ADA SALAH APA-APA MINNIE! KELUARLAAAH…!", teriak seseorang yang mataku langsung melebar karena kaget
Ini… Seperti suara, Kyuhyun!
Aish… Ada apa ini? Kenapa pandanganku menjadi gelap?
Tidak… Aku merasa kesadaranku mulai menjauh, sepertinya efek dari obat yang di berikan Jungsoo mulai bekerja
Aish… Kyu… Maafkan aku, aku tidak bisa menjawab teriakkanmu
Maafkan aku…
-Sungmin POV end-
.
Kyuhyun terus mencondongkan tubuhnya keluar jendela, sampai-sampai hampir seluruh tubuhnya keluar dari jendela kamarnya
"Aish… Minnie… Kenapa kau tidak muncul-muncul…", gumam Kyuhyun
"Ya! CHO KYUHYUN!KAU MAU MATI KARENA JATUH APA?", pekik seseorang memanggil Kyuhyun
Dengan cepat Kyuhyun menolehkan wajahnya kearah sumber suara itu dan menarik kembali tubuhnya yang sudah berada setengahnya diluar jendela
"Hae? Apa yang kau lakukan disitu?", teriak Kyuhyun
"Aku mau minta tolong sesuatu", balas Donghae sambil melambaikan tangannya
"Sebentar yah… Aku bukakan pintu!", ujar Kyuhyun yang langsung melesat kearah pintu rumahnya
"Ya, apa yang bisa kubantu Hae?", tanya Kyuhyun ketika Donghae memasuki kamarnya dan duduk disalah satu bantal yang dijadikan sebuah bantal duduk
"Ne, aku mau minta kau mengajariku ini…", jawab Donghae sambil mengeluarkan seluruh isi tasnya yang ternyata berisikan buku-buku pelajaran
Kyuhyun terperangah melihat tumpukan buku-buku pelajaran yang dikeluarkan oleh Donghae
Kyuhyun langsung berjalan merangkak kearah Donghae dan memegang keningnya
"Kau baik-baik saja Hae? Badanmu panas? Kau salah makan? Atau kepalamu terbentur tadi?", tanya Kyuhyun
"YA! Apa maksudmu hah? Aku ini serius mau belajar! Jangan buat moodku jadi jelek deh!", sergah Donghae
"Hehehehehe… Habis… Kau kan jarang banget belajar. Kayak ada keajaiban gitu deh…", ujar Kyuhyun sambil terkekeh kecil
"Aish… Terserahlah… Ajari aku sekarang!", ajak Donghae
Lalu mereka mulai belajar
-30 menit kemudian-
Tek! Tek! Tek! "Jadi kalau soalnya seperti ini, lebih baik…' tek! Tek! Tek! ,'…gunakan rumus yang ini karena…' tek! Tek! Tek! ,'…YA! LEE DONGHAE! KATANYA MAU BELAJAR! HENTIKAN KEGIATAN SMSMU ITU! ATAU AKU GA AKAN MAU MENGAJARIMU!", pekik Kyuhyun yang frustasi karena mendengar suara keypad ponsel Donghae yang terus berbunyi sementara Donghae tidak mendengarkan penjelasannya
"Eh? Eh? Andwaeee! Mianhe! Ajari aku! AJARI AKUUUU!", pekik Donghae yang langsung menyimpan ponselnya disakunya
"Kau sibuk SMS-an dengan siapa sih?", tanya Kyuhyun sambil menyipitkan matanya, "yeojyachigu-mu yah?"
Seketika wajah Donghae langsung memerah, "A… Aniyo! Bukan siapa-siapa!", sergah Donghae
"Ga usah malu-malu ah… Hae punya yeojyachingu yaaah?", goda Kyuhyun sambil noel-noel Donghae
"A… Aniyo! Molla!", sergah Donghae lalu Kyuhyun langsung menggelitiki tubuh Donghae
"Yeah… Beritahu aku Lee Donghae~!", ujar Kyuhyun sambil terus menggelitiki tubuh Donghae
"Huahahhahahaha… Jebal Kyu! Berhenti! Huahahahahaha… Je… Huahahahaha… bal!", pekik Donghae saat Kyuhyun terus menggelitikinya
"Beritahu aku ga? Atau aku ga berhenti nih?", ancam Kyuhyun
"Nae… Nae… Berhenti Kyuuuu! Hahahahahaha… Jebal…", ujar Donghae lalu Kyuhyun menghentikan gelitikannya ketubuh Donghae
"Jadi siapa?", tanya Kyuhyun
"Dia…", Jawab Donghae
"Dia… Aaaw!", pekik Donghae saat merasa ada sesuatu yang menghantam kepalanya dari belakang dan Donghae langsung menoleh kearah belakang
"Aish… Siapa sih? Pake acara ngelempar kepala lagi?", gumam Donghae sambil mengelus-elus bagian belakang kepalanya
"Itu pesawat dari Minnie pabbo!", ujar Kyuhyun yang langsung mengambil pesawat yang berada dibelakang Donghae
"Baca! Baca!", ujar Donghae
Lalu mereka berdua membaca surat dari Sungmin bersama-sama
"Kyu… Mianhe… Aku tidak menyahut panggilanmu tadi… Aku berada dibawah pengaruh obat, pandanganku jadi sedikit menggelap dan tak lama setelah itu aku tertidur", isi surat Sungmin
Kyuhyun tersenyum membacanya lalu membalasnya dengan segera, "Ne, gwaenchana Minnie… Tak apa. Aku kan bakal terus menunggumu :D oh iya, Donghae datang berkunjung nih, mungkin aku akan sedikit lama membalas suratmu, soalnya dia minta diajari beberapa materi pelajaran"
Kyuhyun menerbangkan surat itu menuju kamar Sungmin
Kyuhyun yakin dalam 3 detik lagi, Sungmin bakal muncul didepan jendelanya
"1…"
"…2…"
"…3!", tiba-tiba Sungmin muncul didepan jendelanya sambil mengerjap-ejapkan matanya
Mata Sungmin terlihat begitu berbinar saat melihat Kyuhyun yang tengah tersenyum memandangnya
Seakan mengetahui arti dari tatapan Sungmin, Kyuhyun langsung memanggil Donghae
"Hae! Sini deh! Minnie mau bertemu denganmu tuh!", ujar Kyuhyun sambil memanggil Donghae
"Eh? Benarkah?", tanya Donghae dengan semangat
"Nae… Cepatlah!", panggil Kyuhyun
"Sungminnie~! Apa kabaaaaar?", teriak Donghae sambil melambai-lambaikan tangannya kearah Sungmin
Sungmin tersenyum lebar dan membalas lambaian dari Donghae lalu ia mengepalkan jari-jarinya seolah-olah mengatakan `Hwaiting` untuk Donghae, lalu mengacungkan jempolnya
"Ne, gomawo Sungminnie~! Aku akan berusaha! Kau juga yah! Semoga cepat sembuh~!", ujar Donghae
"Ne, baiklah, Minnie… Kami belajar dulu yah~!", ujar Kyuhyun lalu menarik Donghae kembali
Sungmin tersenyum lebar lalu mengangguk kpelan sambil melambaikan tangannya
"Kyu, sekarang Sungmin terlihat lebih sehat dan ceria, apa yang kau lakukan?", tanya Donghae
"Eh? Ga ada kok, kau hanya meyurati atau menghiburnya sesekali", jawab Kyuhyun
"Hmm… Ada udang dibalik celana… kekekeke… Kau suka sama Sungmin kaaan? Hayoooo…", kali ini giliran Donghae yang menggoda Kyuhyun
Seketika wajah Kyuhyun menjadi merah, "A… Aniyo! Aku hanya ingin melindunginya saja!"
"Benarkah?", tanya Donghae
"Ne…", jawab Kyuhyun
"Benarkah? Benarkah?", ulang Donghae
"Ne!", jawab Kyuhyun lagi
"Benarkah? Benarkah? Benarkah?", tanya Donghae berulang-ulang
"IYA! IYA! DARITADI SUDAH KUKATAKAN `IYAAAAAAAAA`!", jawab Kyuhyun sambil sedikit berteriak
"Aish… Ga usah marah-marah gitu dong. Kalo marah artinya tadi kau bo`ong… Kekekekekeke…", goda Donghae
"Ya uda deh! Kau belajar sana sendiri!", tukas Kyuhyun dengan wajah cemberut
"Aih…! Aih…! Jangan marah dooong! Iya… Iya… Kita belajar lagi yuuk! Ajarin dong Kyuuu… Jebal…", bujuk Donghae lalu Kyuhyun sedikit melirik kearahnya
"Asalkan kau mau berjanji beliin aku game terbaru yang ada di toko kaset di pusat kota nanti", tawar Kyuhyun
Donghae menelan ludah, "Kalo tau gini, lebih baik aku belajar minta diajarin sama Henry dan Zhou Mi hyung… Cih!", pikir Donghae dalam hati
"Kau ga suka heh? Pulang aja sana kalau ga suka!", ancam Kyuhyun yang seakan-akan bisa membaca isi pikiran Donghae
"A… Ani… Ne… Ne… Nanti aku belikan, ajari aku dulu Kyu…", ujar Donghae lalu senyuman merekah dibibir Kyuhyun
Dan mereka kembali memulai pelajaran
-1 jam kemudian-
"Jadi, kalau soalnya minta dipecah jadi 3, kita harus pecahnya jadi 5? Bukan 3?", tanya Donghae yang kayaknya udah mulai serius belajar
"Ne… Itu hanya penjebak aja, jangan terlalu terpengaruh dengan soal, kadang soal suka menipu…", ujar Kyuhyun
"Sama kayak kau biasanya nipu Park Songsaengnim yah?", gumam Donghae dengan suara kecil
"Apa kau bilang?", tanya Kyuhyun yang mendengar gumamam Donghae
"Ani… Aku hanya bergumam dikit tentang hitungan ini… Uuh…", elak Donghae yang langsung mendapatkan tatapan penuh curiga dari Kyuhyun
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari arah luar dan Ahra masuk sambil membawa kue dan minuman untuk Kyuhyun dan Donghae
"Ne, Aku heran padamu Hae, kenapa mau-maunya diajarin sama Kyuhyun", ujar Ahra
"Kyuhyun ngajarnya enak sih noona, aku gampang nangkepnya gitu", tutur Donghae sambil menyeruput jus jeruk yang dibawakan oleh Ahra
"Aku kan pintar, tampan, imut lagi… Biasalah… Fans…", ujar Kyuhyun dengan pedenya
Lalu kepala Kyuhyun mendapat geplakan yang cukup keras dari Donghae, "Kau pikir aku naksir sama kau apa? Dasar Gila!", ujar Donghae
"Aish… Hae pabboya!", ringis Kyuhyun sambil mengelus bagian kepalanya yang tadi dipukul oleh Donghae
Ahra menggeleng kepalaya pelan melihat tingkah kedua bocah yang ada dihadapannya, "Ne, kalau begitu aku pergi dulu. Belajar yang benar yah", ujar Ahra
"Hae, kok tiba-tiba kau mau belajar sih? Ada apa?", tanya Kyuhyun saat Ahra keluar dari kamarnya
"Ne, aku mau mencoba mengambil kelas itu", jawab Donghae
"Kelas apa?", tanya Kyuhyun bingung
"Hmph! Makanya kalau istirahat itu cari informasi… Bukan maenan PSP dikelas, ketinggalan info-kan? Hahahaha", ujar Donghae
"Aish… Kasih tau ajalah, jangan banyak bacot(?)", ujar Kyuhyun
"Ne, disekolah kita ada penyeleksian kelas khusus yang akan dikirim ke Jepang", ujar Donghae
"Lalu apa istimewanya? Kan sama aja kayak pertukaran pelajar", potong Kyuhyun
"Ani… Dengar dulu sampai selesai, pabbo! Kelas ini sama kayak kelas akselerasi gitu deh. Jadi kalo kita memang mampu buat masuk ke kelas 3 atau bahkan perkuliahan, kita bisa langsung masuk kesana", ujar Donghae
"Jadi, kalo kita mampu, kita ga perlu kelas 2 atau mungkin langsung kuliah gitu?", tanya Kyuhyun yang sedikit tertarik
"Nae… Jadi lebih cepert gitu selesainya", jawab Donghae sambil mengut-mangut pelan
"Masih bisakah aku mendaftar?", tanya Kyuhyun
"Hmmm…", gumam Donghae sambil mengelus-elus dagunya layaknya sedang berpikir keras
"Ayolah Hae… Jebal…", ujar Kyuhyun sambil mengguncang-guncang lengan Donghae dengan pelan
"Tapi kau harus janji akan terus mengajariku sampai test-nya tiba", ujar Donghae
"Ne, tidak masalah… Katakan padaku…", ujar Kyuhyun
"Masih bisa, karena batasnya lusa, nanti kutemani kau untuk mendaftar", ujar Donghae sambil tersenyum simpul
"Yeah~! Gomawo Hae~! Saranghaeee~!", ujar Kyuhyun yang langsung memeluk Donghae
"Eit! Lepaskan! Jangan main peluk-peluk!", pekik Donghae sambil melepaskan pelukan Kyuhyun
"Hehehehe… Mianhe… Habis aku senang sih, soalnya dengan begini, studi-ku bakal cepet selesai dan aku bisa membantu Yesung hyung menemukan obat untuk Minnie", tutur Kyuhyun dengan riang
"Yesung hyung? Sunbaenim kita yang dulunya ketua perkumpulan pecinta kura-kura, yang mukanya rada-rada pabbo*plak* terus yang punya pacar seorang Diva sekolah kita?", tutur Donghae tidak percaya
"Ne~! Sekarang mereka sudah nikah, terus uda hamil 1 bulan malah", jawab Kyuhyun sambil tersenyum lebar
"Bagaimana kau bisa mengenalnya?", tanya Donghae
"Aku kan yang ngajarin dia cara main game sama ngebantu ngedeketin dia sama Diva itu, kekekekeke…", jawab Kyuhyun
"Aigoo… Ternyata kau hebat juga Kyu… Bisa ngebantu percintaan orang sekaligus nularin virus game…", ujar Donghae yang sepertinya kagum dengan Kyuhyun sambil menggeleng pelan
"Cho Kyuhyun gitu loooh~! Huahahahahahha…", tutur Kyuhyun yang terlihat sangat amat teramat bahagia
"Hahahahaha… Semoga berhasil Kyu. Ne, aku harus pulang sudah malam sekarang… Orang rumah akan mencariku",ujar Donghae sambil membenahi buku-bukunya
"Ne… Ne… Kalau kau hilang juga ga bakal ada yang nyariin", ujar Kyuhyun
"Ada kali yah… Ga kayak kau… Paling Ahra noona yang nyariin", cibir Donghae sambil berjalan menuju pintu
"Kulaporin ke noona nih!", ancam Kyuhyun
"Nyehehehehe… Ga takut kali!", ujar Donghae sambil ber-mehrong ria
"Ya! Kau!", pekik Kyuhyun sambil berlari mengejar Donghae
Dengan cepat Donghae langsung memakai sepatunya sementara Kyuhyun memandanginya dari belakang, "Awas kau Hae…"
"Donghae, sudah mau pulang? Ga mau makan malam dulu disini?", tanya Mrs. Cho yang tiba-tiba muncul dari arah ruang makan
"Aniyo ahjumma… Aku sudah ditunggu dirumah… Gomawo yah~! Annyeong~!", ujar Donghae berpamitan saat keluar dari kediaman Kyuhyun
"Ne, Kyuhyunnie, makan dulu. Kajja!", ujar Mrs. Cho
"Nae umma…", ujar Kyuhyun sambil mengikuti Mrs. Cho
.
-Kyuhyun POV-
Ok… Saat ini acara makan malam keluarga telah usai… Inilah kesempatan yang baik untuk meminta izin
"Umma… Appa…", panggilku pelan
"Waeyo Kyuhyunnie?", tanya Appa
"Aku ada permintaan", tuturku pelan
"Paling-paling dia mau minta beliin game baru…", potong Ahra noona
"Noona! Aku serius! Jangan potong ah! Jebal!", sergah Kyuhyun sementara Ahra malah nyengir geje sambil makan pisang
Karena merasakan keseriusanku, appa jadi ikutan serius sepertinya
"Waeyo Kyu? Katakan pada appa…", ujar appa sementara umma langsung mengambil posisi duduk disebelah appa
"Aku mau minta izin dari kalian", ujarku takut-takut
"Izin apa Kyuhyunnie? Katakanlah…", tutur umma sambil menggenggam tanganku yang terkepal dan terletak diatas meja dari tadi
Aish… Kalau saja kalian memegang tanganku, pasti kalian akan merasa basah dan dingin *sini biar author pegangin!* *plak*
"Aku mau minta izin ikut kelas akselerasi ke Jepang", tuturku pelan sambil menunduk
Kudongakkan sedikit wajahku untuk melihat reaksi appa, umma dan noona
Ternyata reaksi mereka semua sama seperti dugaanku
Tercengang, mata membulat, mulut terbuka membentuk `O`, dan yang pasti tubuh mereka menjadi kaku
Kupandangi wajah mereka satu per satu
"Appa, umma, noona… Gwaenchana?", tanyaku
"Kyu… Kau serius?", tanya Ahra noona yang sepertinya sudah kembali kealam sadarnya dan aku hanya mengangguk pelan
"Kenapa begitu tiba-tiba?", tanya umma sambil memperat genggamannya
"Aku juga baru tau beritanya dari Hae umma…", jawabku jujur
"Ne… Noona sih setuju aja kalau Kyu ikut kelas itu… Kan lebih baik kalau Kyuhyunnie lebih cepat lulus dan mengenyam pendidikan yang jauh lebih tinggi…", ujar Ahra noona
Yes! Dapat 1 persetujuan
"Umma juga… Asal itu keinginan Kyuhyunnie dan bisa membuat Kyuhyunnie lebih baik, tidak masalah…", ujar umma sambil tersenyum simpul
OK! Dapet 2 suara!
Nah, ini dia saat yang sangat membuat kuberdebar yaitu `KEPUTUSAN APPA`
Kalau appa sudah berkata `Tidak` maka batallah semuanya, karena umma dan noona pasti akan menurut pada appa
Aigoo… Semoga appa merestui…
"Kyu…", ujar appa yang mulai membuka suara
Dengan susah payah aku menelan ludah, "Ne, appa…"
"Keputusan appa adalah…"
Apa yang diputuskan oleh appa-nya Kyuhyun? Bolehkah ia pergi atau tidak?
-tbc-
Yosh~!
Selesai dah... tapi chapter ini doang... masih ada lanjutannya nanti
mudah-mudahan chapter selanjutnya ga sengaret yang ini, soalnya sekarang author lagi ga ada kerjaan (y)
Ne, mian, kalo ceritanya ga nyambung atau membingungkan atau ruwet ata... hmmph! *dibekep*
.
Yaah, pokoknya yang uda baca wajib ngereview yak~!
Biar lebih afdol gitu^^
.
Ne, it`s time to replying review :D ::
1. Minnie Chagiy4 -sshi
Yeah... bener,,
Ini apdatenya, mian lama tah T^T
2. af13knight -sshi
itulah.. jahat... *plak*
ini apdatenya, mian lama yaah :(
3. Misaki Aekyo.13 -sshi
hiks.. kasihan... *plak*
kagak tuh dia bilang, pantat Kyu terbuat dari baja(?) XD
ne.. ini apdatenya... mian lama T^T
4. queensterkim -sshi
Yeah~! Noona ngereview FF saya XDD
hohohohohoo... soalnya Mimi-kan ganteng *ga nyambung*
iYadong, siapa lagi... kekekekeke
ini nih lanjutannya XD
5. Kim Haeri -sshi
hha, gomawo yah :DD
Hmm.. Iya yah, kenapa ortu umin sama kyu berantem... *mikir* *plak*
ntar deh author pikirin
Ne, kalau obatnya, kita liat diakhir cerita :D
Ini lanjutannya, mian lama :(
6. StellaSJ -sshi
Nyaa?
Benarkah? *mata bling-bling*
Gomawooo XDD
ini, apdatenya, mian lama T^T
7. kiannielf -sshi
Ne, ana-sshi :D sasha imnida XD
hahahahaha.. Kalau masalah akhir, kita liat aja dichapter terakhir, walau author ga tau chapter keberpa :P
*plak*
8. shin young rin -sshi
Hee? pernha yah? *garuk kaki*
author ga inget pernah baca... uuuh... moga aja ga sama dengan yang pernah kamu baca :D
kekekekeke... Masalah akhirnya kita liat di chapter terakhir XDD
9. Lanlopumin -sshi
Kan kayak iklan susu itu tuh :D *kicked*
Iya tuh, appa-nya ganggu orang aja.. author ga suka deh :
ini apdatenya, mian lama yah T^T
10. Kyumin kiss -sshi
Yeah~! Author maksa XDD
Ini nih, Yewook mulai muncul disini XD masih dikit sih, mungkin dichapter 3 bakal lebih banyak XD
biar bisa ketemu Minnie pastinya tapi author ga tau mereka mau ngapain *loh?*
ini nih, apdatenya... Mian lama yah :(
.
Yoosh! Jangan lupa nge-review yak!
Gomawo...
Hwaitiiiiing~!
