Title : My Little Mom
Cast : Kyu Hyun (7 Tahun)
Dong Hae (24 Tahun)
Lee Jae Suk (48 Tahun)
Dll…
Genre : Family, Brothership, Romance
Rate : T
Summary : Kyu Hyun berulang tahun. Dan bocah menggemaskan itu menginginkan satu hal.
###
Sekolah Dasar ternama di Seoul itu tampak sepi, hanya terdapat beberapa guru yang bersiap untuk pulang dan beberapa penjaga sekolah. Sedangkan di halaman sekolah tersebut, terdapat dua anak kecil yang sedang duduk di ayunan, berdampingan. Dengan tangan yang sama-sama memegang es krim rasa vanilla. Salah satu dari bocah itu menatap khawatir pada teman disampingnya.
"Kyu, nanti jangan halangi Minnie untuk membalas mereka." Ujar bocah laki-laki dengan rambut hitam. Menatap khawatir sekaligus cemas pada temannya, Kyu Hyun.
"Jangan!" seru Kyu Hyun.
"Kenapa? Mereka mencari gara-gara-"
"Kata eomma, kita tidak boleh membalas perilaku buruk dari orang lain. Nanti Tuhan marah sama Kyu dan Minnie.." potong Kyu Hyun polos dan melanjutkan memakan es krim.
"Tapi Minnie kesal Kyu!" seru Minnie, Shim Chang Min. Bocah yang sama menjadi teman pertama Kyu Hyun di sekolah dan menjadi teman yang paling dekat dengan Kyu Hyun.
"Kyu tahu. Kyu juga kesal pada mereka."
"Tapi kenapa Kyu diam saja?"
"Kalau Kyu membalas. Nanti mereka tambah marah, terus kalau kita berantem dan dipanggil guru. Nanti appa dan Hae hyung akan sedih." Chang Min mengerjap mendengar penuturan Kyu Hyun. Bocah yang sama jenius nya dengan Kyu Hyun langsung paham dengan apa yang diucapkan temannya itu.
"Memangnya tidak ada yang sedih ya kalau Minnie dipanggil guru? Apalagi berantem?"
Chang Min mengerutkan keningnya tapi sedetik kemudian wajahnya berubah sedih "Ada. Eomma dan appa Minnie pasti sedih juga."
Kedua bocah itu terdiam dengan ayunan yang bergerak pelan dan es krim yang hampir habis. Beberapa menit kemudian, Chang Min berdiri saat mendengar suara pria yang diyakini sebagai ayahnya. Matanya berbinar melihat pria paruh baya itu.
"Appa!"
Kyu Hyun ikut berdiri dan melihat ayah Chang Min. "Appa Minnie tinggi ya? Pantas Minnie juga tinggi." Komentar pelan Kyu Hyun mengundang tawa dari Tuan Shim.
"Kyu Hyun-nie belum pulang?"
"Kyu nunggu Hae hyung, ahjusshi."
"Appa, kita temani Kyu dulu ya? Kasihan kalau dia sendirian disini." Ujar Chang Min sambil memegang tangan kanan Kyu Hyun. Menatap penuh harap pada ayahnya.
"Tapi Chang Min-nie, kita harus segera pergi. Kau tidak lupa kan kita akan kerumah haraboji?"
"Tapi nanti Kyu sendirian.." gumam Chang Min, sedih.
"Ah, bagaimana kalau-"
"Kyu Hyun-nie!" kalimat Tuan Shim terpotong oleh seruan dari seorang namja yang sangat dikenali Kyu Hyun. Mata Kyu Hyun langsung berbinar melihat Dong Hae berjalan cepat menghampirinya.
"Hae hyung datang!" bocah menggemaskan itu berteriak senang sambil meloncat-loncat, gembira. Chang Min pun ikut meloncat-loncat seperti Kyu Hyun. Didalam hati, Chang Min sangat bersyukur Dong Hae datang karena tidak harus meninggalkan Kyu Hyun sendirian.
"Aigoo~ maafkan hyung ya? Hyung telat menjemput Kyu." Ujar Dong Hae sambil mengangkat Kyu Hyun dan menggendongnya. Kemudian memberi salam pada Tuan Shim.
"Ne, hyung memang telat." Ujar Kyu Hyun ketus. Dengan wajah cemberut dan mata menyipit. Menunjukkan wajah kesal, berbeda sekali dengan ekspresi senang nya tadi pada saat melihat Dong Hae datang.
"Maaf ya.." Dong Hae tidak tahan untuk tidak mengecup pipi chubby adiknya.
"Tapi Minnie menemani Kyu, hyung."
"Oh ya?" Kyu Hyun mengangguk. "Terima kasih ya Minnie. Nanti kapan-kapan hyung teraktir Minnie."
"Pizza ya hyung? Yang banyak!"
"Ish! Minnie jangan banyak-banyak nanti Chang Min jadi gendut!"
"Tidak akan! Minnie banyak makan tapi tidak akan gendut!"
"Tetap saja jangan banyak-banyak beli pizza ya. Nanti uang Hae hyung habis!"
Dong Hae dan Tuan Shim tergelak mendengar perdebatan tiba-tiba antara Kyu Hyun dan Chang Min, kemudian tertawa saat keduanya mengakhiri perdebatan mereka dengan menangis.
###
Kediaman Keluarga Lee, Seoul.
Kyu Hyun cemberut dengan kedua tangan terlipat didepan dadanya. Matanya menyipit menatap Dong Hae yang duduk didepannya. Bocah itu kesal, sangat kesal pada kakaknya itu. Sejak tadi pulang sekolah sampai sore ini, kakaknya sibuk sendiri dengan ponsel ditangannya. Tidak mau diajak bermain ataupun menemani Kyu Hyun menonton kartun favorit nya. Sangat menyebalkan bukan? Apalagi hari ini adalah hari special bagi bocah itu dan kakaknya belum mengucapkan apapun padanya. Hari ini kan hari ulang tahunnya! Ayah, para pelayan, guru-guru dan teman-teman di sekolah sudah mengucapkan selamat ulang tahun padanya bahkan ada beberapa yang memberikan kado padanya, termasuk Chang Min. Tapi kakaknya? Apa Dong Hae lupa? Hal itu membuat Kyu Hyun ingin menangis.
"Heyooo~ anak manis kenapa cemberut?"
Kyu Hyu menatap datar pada namja yang kini duduk disampingnya. Dia Lee Hyuk Jae, sahabat terbaik kakaknya. Yang Kyu Hyun kenali sebagai hyung dengan senyum gusi nya, hyung yang pintar menari, dan hyung yang menyayanginya.
"Kenapa hyung kemari?" tanya Kyu Hyun, datar. Membuat Hyuk Jae memutar matanya, sebal jika Kyu Hyun sudah bertingkah seperti ini. Padahal Hyuk Jae sangat menyayangi Kyu Hyun seperti adiknya sendiri. Dan Hyuk Jae tahu Kyu Hyun juga menyayanginya.
"Aigoo~ kenapa dengan anak manis ini?" tanya Hyuk Jae sambil mencubit pelan kedua pipi Kyu Hyun. "Ada yang membuat mu kesal, em?" lanjutnya.
Kyu Hyun menatap Hyuk Jae dengan pandangan sedih, yang entah mengapa membuat Hyuk Jae teringat pada anjing puddle milik kakaknya. Hyuk Jae memangku Kyu Hyun dengan posisi menghadap padanya.
"Hyuk hyung~" Hyuk Jae terkekeh pelan mendengar rengekan Kyu Hyun. Namja yang seusia Dong Hae ini sangat merindukan bocah ini.
"Ada apa?"
"Hari ini kan Kyu Hyun-nie ulang tahun. Tapi Hae hyung belum mengucapkan selamat ulang tahun pada Kyu. Hae hyung juga belum memberikan kado untuk Kyu. Apa Hae hyung lupa dengan ulang tahun Kyu?"
Hyuk Jae meringis, tidak tega melihat Kyu Hyun terlihat begitu sedih. Hyuk Jae berdiri dengan Kyu Hyun yang berada digendongannya. Berjalan menghampiri Dong Hae yang terlihat sedang mengetikkan sesuatu dilayar ponselnya. Lalu tanpa aba-aba apapun, Hyuk Jae mengambil bantal sofa dan memukulkannya pada kepala sahabatnya itu. Sebenarnya pukulannya itu pelan tapi tetap membuat Dong Hae kaget setengah mati.
"Hyuk-ah, apa yang kau lakukan?" tanya Dong Hae, tidak terima.
"Ck. Sudah cukup mengerjai adikmu. Ayo pergi. Kau tidak lihat adikmu ini?"
Dong Hae menatap Kyu Hyun yang tengah menundukkan kepalanya. Senyum cerah langsung Dong Hae tunjukkan saat rencananya berhasil. Memang, namja tampan itu sengaja berpura-pura melupakan hari ulang tahun Kyu Hyun. Menggoda adiknya. Tapi Dong Hae sama seperti Hyuk Jae, tidak bisa tahan melihat wajah sedih Kyu Hyun.
"Baiklah, sepertinya ada yang sedih." Ujar Dong Hae sambil mengambil alih Kyu Hyun dari Hyuk Jae.
"Aigoo~ Kyu Hyun-nie jangan sedih ne? Hyung tidak lupa kok!"
"Benar? Tapi hyung belum mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kyu." Adu Kyu Hyun, kepalanya menunduk dan jemarinya memainkan kerah kemeja Dong Hae. Jangan lupakan bibir yang mengerucut, imut.
"Hyung akan mengucapkannya. Tapi tidak disini. Ayo!"
"Kemana?"
"Nanti Kyu akan tahu. Ayo kita pergi!"
###
Grill Taco Café, Seoul.
Kyu Hyun menatap café kakaknya dengan penuh semangat dan gembira. Café nya disulap menjadi tempat untuk pesta ulang tahunnya. Banyak sekali yang datang, guru kelasnya dan beberapa teman sekelasnya meski Chang Min tidak bisa datang karena harus kerumah kakeknya. Kini Kyu Hyun berada dalam gendongan ayahnya dengan kue ulang tahun didepannya. Kue ulang tahun dengan angka 7. Disampingnya ada Dong Hae dan Hyuk Jae.
"Nah, Kyu sekarang saatnya make a wish…" seru Hyuk Jae, heboh. Kedatangan namja itu sempat membuat kehebohan karena ada beberapa fans nya yang ingin ikut masuk kedalam café. Artis yang berada dinaungan agensi ayahnya Dong Hae memang sedang berada dipuncak popularitasnya.
"Ayo, Kyu Hyun berdoa. Sebutkan apa yang Kyu Hyun inginkan." Ujar ayah disambut dengan anggukan Dong Hae.
"Yang Kyu inginkan? Apa saja boleh kan appa?"
"Apa saja."
Kyu Hyun tersenyum dan mulai memejamkan matanya. Kedua tangannya bertautan.
Tuhan, sebenarnya Kyu punya banyak sekali permintaan. Tapi, Tuhan pasti bingung mau mewujudkan permintaan Kyu yang mana jika Kyu sebutkan semuanya. Jadi, Kyu akan sebutkan permintaan Kyu yang sangat ingin terwujud. Kyu ingin ibu baru. Tidak apa kan Tuhan? Kabulkan ya? Dan bilang pada eomma agar jangan marah. Tuhan sih mengambil eomma.. hehe..
End of Chapter 2
Cuap – cuap saya:
Terima kasih semua readers yg sudah memberikan masukan. Benar-benar membantu..
Sebenarnya pemenggalan dari satu scene ke scene selanjutnya sudah aku buat, tapi gak tahu kenapa pas di posting kok hilang ya? Jadi membuat reader-deul bingung.. mianhae.. J
Ah, aku mau nanya, aku kan baru menggunakan ffn ini. Kalo mau mencantumkan judul per chapter nya itu gimana ya? Jadi di kolom chapter ada sekalian judulnya, gak usah ditulis lagi di ceritanya.. hehe.. ada yg bisa bantu jawab?
Oh ya, ini brothership ya bukan Yaoi.. hehe…
Balasan Review:
Untuk review saya ambil kesimpulannya aja ya
1. Aku memang sengaja buat perbedaan umur mereka jauh, sekali-kali boleh lah.. hehe..
2. Main cast nya Dong Hae sama Kyu Hyun. Jadi bagaimana perasaan mereka mengenai ibu tiri.
3. Siapa ibu tiri nya? Kasih saran dong, lebih baik ngambil dari nama artis atau OC aja?
4. Ff ini brothership dan family ya, bukan yaoi.. Hyuk Jae disini jadi sahabat dekat Dong Hae, sama kayak real nya. Soalnya aku suka sama persahabatan mereka..
5. Ibu tiri nya muncul di chapter 3.. J
6. Untuk loncatan waktu. Aku udah kasih tanda buat loncatan waktu dari scene satu ke scene selanjutnya. Tapi pas di posting kok hilang ya? Ada yg tahu kenapa?
7. Nah untuk ayahnya saya buat OC aja.. hehe..
Dan aku sangat berterima kasih pada semua yang udah review.. semoga chapter ini tdk mengecawakan.. dan semoga kalian tetap mereview plus kasih saran jika ada yang kurang ya?
araaaa, Desviana407, readlight, Rahma94, cho loekyu07, cuttiekyu, yulianasuka, turtle407, Arum Junnie, dewidossantosleite, , , NandaGyu, monhyukie, Shofie Kim, han hyuna, rahma, , Wonhaesung Love, HyunRi, dd, Permenkaret, kadek.
