Chap 2
"Dongie, jangan main disana!bahaya, dongie!" teriak seorang namja tampan.
"Dongie kan pingin main air aja appa..." rajuk namja kecil yang kita ketahui bernama Donghyuk atau sering disapa Dongie.
"Tapi jangan main air disitu, sayang..." bujuk sang omma yang tiba-tiba saja muncul disamping suaminya.
"Baiklah omma,appa, Dongie mau ke lumahnya Hyunnie saja"
Naja kecil itupun pergi dari hadapan kedua orangtuanya.
"Lihat, anakmu, Hae-ah! Dia mirip sekali denganmu yang suka main dengan air" kata sang yeoja sambil cemberut.
"Tentu saja dia mirip denganku, Hyukkie, dia kan anakku, ah ani,anak kita" ralat sang namja tampan karena ditatap dengan tajam oleh istrinya karena lupa kalau Donghyuk itu dibuat bersama(?) bukan hanya dibuat sendiri(?).
"Araseo... dia itu anakMU, kau puas?!" Hyukkie atau nama lengkapnya Eunhyuk berlalu dari hadapan sang suami, Donghae.
-Kyumin-
"Minnie mana omma?" tanya Hyukkie pada omma Sungmin, Jaejoong.
Ya, Hyukkie dan Donghae sudah menganggap orang tua Sungmin sebagai mereka sendiri. Karena mereka berdua sama-sama jauh dari kedua orang tua mereka. Orang tua Donghae berada di Mokpo, sedangkan orang tua Hyukkie sedang mengurusi bisnis mereka di luar negeri.
"Oh, kau Hyukkie, omma kira siapa, mengagetkan saja. Minnie ada dikamar Hyunnie bersama Hyunnie dan Dongie" jelas Jaejoong.
"Oh, begitu. Omma sudah memasak? Hyukkie boleh numpang ya omma?" katanya penuh harap.
"tentu saja, Hyukkie, kau kan sudah omma anggap seperti anak omma sendiri. Dan satu lagi, ajak suamimu untuk sarapan juga. Pasti donghae juga belum sarapan"
"Hehehe, iya omma. Aku panggilkan ikan amis itu dulu" setelah itu dia pergi untuk memanggil suaminya.
"Hahhhh, dasar,... dengan suami sendiri malah dipanggil seperti itu..." gumamnya pada diri sendiri. Padahal dia juga memanggil suami tampannya dengan sebutan "Beruang Mesum" -_-
-Kyumin-
"Minnie..." gumam sang namja tampan.
"Minnie..." namja tampan itu terus menggumamkan nama istri yang sudah ditinggalkannya selama 3 tahun lebih.
"Bogosipooo..." dan air matapun tak dapat terelakkan lagi. Kedua belah(?) pipinya sudah dibasahi oleh air mata. Tak lupa tubuhnya yang sudah basah kuyup oleh air hujan.
Ya, lelaki itu adalah Cho Kyuhyun. Dia sedang berteduh di emperan teras sebuah toko kecil yang berada di kota kecil pula.
"Mianhae... Mianhae..."
-Kyumin-
"Dongie, Dongie pelnah beltemu dengan appa Hyunnie?" tanya Hyunnie dengan bahasa anak-anaknya.
Donghyuk yang namanya terpanggilpun menoleh kearah Hyunnie,
"Emm, cepeltinya Dongie pelnah beltemu cama appa Hyunnie..." kata anak itu polos.
"Benalkah?" Hyunnie memastikan jawaban Dongie.
"Eummm..." Dongie bergumam sambil mengangguk.
"Dongie beltemu appa Hyunnie dimana?" tanya Hyunnie penasaran.
"Dongie tidak ingat betul nama tempatnya. Yang pasti, waktu itu, Dongie cama appa dan umma beltemu namja tampan di taman belmain, dan kata umma itu appa Hyunnie" jelas Dongie.
"Kapan?" Hyunnie terus memberondong Donghyuk dengan pertanyaannya.
"Emmm, mungkin tiga bulan yang lalu" sekarang Donghyuk malah memejamkan matanya rapat-rapat dan mengingat kejadian yang berlangsung 3 bulan yang lalu itu.
"Apa appa Hyunnie tampan?"
"Tentu saja, bahkan dia lebih tampan dali appa Dongie. Dia benal-benal tampan"
"Hiks..Hiks...Hikss" isakan kecil keluar dari bibir kecil Hyunnie.
"Ehhh, kenapa Hyunnie nangis?" Donghyuk segera mendekati Hyunnie dan memeluk namja mungil itu.
"Hiks..kenapa..Hiks...Dongie...Hiks...pelnah beltemu appa..Hiks...cedangkan Hyunnie saja..hiks...tidak pelnah beltemu dengan...hiks...appa?" Namja cilik itu masih saja menangis dan menangis.
"Hyunnie kenapa,chagi?" sang omma yang baru kembali dari kamar mandipun segera menghampiri anaknya saat mendengar isakan kecil dari bibir sang aegy.
"Hueeeee... Dongie tidak calah... dongie cuma jawab apa yang Hyunnie tanyakan... Hueeeee"
Sekarang malah Donghyuk yang menangis, bahkan dia menangis lebih keras dari Hyunnie.(dasar anak sama bapak nggak ada bedanya :D)
BRAKKK
"Waeyo?" satu suara lagi terdengar dari arah pintu yang dibuka dengan paksa oleh namja berwajah ikan :D, padahal pintu tak bersalah itu tidak dikunci. (donghae lebai ahhh...:D)
"Waeyo chagi, Waeyo? Katakan apa yang terjadi padamu sayang? Mana yang sakit? Siapa yang melukai anak appa yang paling tampan ini? Katakan sayang..." Donghae terus nyerocos(?) sambil memeluk anaknya yang tangisannya sudah sedikit mereda.
"Dongie nggak calah appa, Dongie nggak calah..." Donghyuk menjawab dengan tidak nyambung.
"Iya, appa tahu kalau Dongie nggak calah, telus kenapa Dongie menangis?" Jawab Donghae yang ikut-ikutan cadel seperti Donghyuk dan Hyunnie. (please oppa... -_-)
"Huaaaa... OMMAAAAA..." Dengan santainya, Donghyuk berlari keluar meninggalkan sang appa yang hanya cengo ditempat kejadian.
"Aku susul dongie dulu ya minnie..." pamit Donghae sebelum keluar mengikuti Donghyuk yang entah pergi kemana itu.
Sementara itu, Hyunnie masih terisak kecil di pangkuan Minnie.
"Waeyo chagi?ceritakan sama omma" bujuk Minnie.
"Tadi Minnie beltanya pada Dongie tentang appa hyunnie, dan katanya Dongie pelnah beltemu dengan appa 3 bulan yang lalu di taman belmain dengan Hyukkie omma dan Hae appa" Terang Hyunnie yang isakannya mulai hilang.
"Hyunnie bilang tadi, Dongie, Hyukkie umma, dan Hae appa bertemu dengan appa?" Minnie memastikan pendengarannya.
"Ne, umma" Hyunnie menjawab dengan pasti.
"Hyunnie disini dulu ya, umma mau menemui Hyukkie omma dan Hae appa dulu"
Minnie menurunkan Hyunnie dari pangkuannya, dan pergi berlalu mencari kedua orang yang dicarinya(?) itu.
"LEE HYUK JAE! LEE DONGHAE!" Minnie meneriakkan dua nama itu.
"Eh,waeyo Minnie?" Donghae yang free(?) menjawab sapaan(bagi Donghae) Minnie itu.
"Lee Donghyuk, pergi ke kamar Hyunnie, Minnie omma ingin berbicara bertiga dengan appa dan ommamu"
Dan dengan langkah lunglai, Donghyuk turun dari pangkuan ommanya dan pergi menuju ke kamar Hyunnie.
"Apa yang ingin kau bicarakan dengan kami, Minnie? Kenapa Dongie kau usir?"tanya Hyukkie penasaran.
"Ini tentang Kyuhyun..."
TBC...
