Disclaimer:
Masashi Kishimoto
( Klo punya saya, saya akan mengubah jalan ceritanya seperti SasuNaru yang akan bersatu dan membina rumah tangga yang baik & harmonis, tidak ada yang namanya perang shinobi, tidak ada pemeran perempuan yang ada hanyalah pemeran laki " saja… Khuhuhuhuu #aura setan 'Hidup YAOI' )
Warnings:
Yaoi, BL, OOC, EYD tidak sesuai DLL
(Klo gk suka, gk usah dibaca & silahkan tekan tombol back)
Happy Reading Minna-san :D
Hate or Love?
Chapter 2
"Beritahu dia kalau dia diterima bekerja disini dan suruh orang itu menandatangani berkas-berkas ini." Kata Sasuke sambil mengangkat selembar foto pemuda yang ditabraknya kemarin.
"Baik tuan." Jawab bawahan Sasuke lalu langsung keluar dari ruangan Sasuke.
Sore hari di café Sasuke….
"Selamat. Kau diterima bekerja disini. Tolong kamu tanda tangani berkas-berkas ini." Kata si karyawan yang tadi siang menerima lamaran kerja Naruto.
"Benarkah? Baiklah akan aku tanda tangani." Jawab Naruto lalu menandatangi berkas-berkas itu. Setelah itu, Naruto di suruh untuk menemui bos barunya.
Di Ruangan Sasuke
"Permisi. Saya Naruto Uzumaki. Terima kasih banyak karena sudah menerima saya bekerja di café ini. Saya berjanji akan bekerja dengan sungguh-sungguh." Ucap Naruto formal lalu menundukkan tubuhnya tapi membuat Naruto heran dengan tingkah bos barunya yang tidak mengubris perkataan Naruto dan hanya menatap keluar jendela.
Beberapa saat kemudian, bos Naruto membalikkan kursi kerjanya dan akhirnya Naruto dapat melihat dengan jelas wajah bosnya itu.
"Kauuu? Jangan bilang kalau kau bos baruku?" Tanya Naruto tidak percaya.
"Hn. Naruto Uzumaki, aku memang bos barumu sekarang ini. Namaku Sasuke Uchiha." Jawab Sasuke dengan nada yang menyebalkan sambil memasang seringainya.
"Kalau begitu, aku tidak jadi bekerja disini. Lebih baik aku dan adikku kelaparan daripada harus bekerja disini." Ujar Naruto kesal sambil membalikkan badannya dan berjalan keluar ruangan.
Ketika Sasuke melihat Naruto membalikkan tubuhnya dan berjalan keluar, Sasuke langsung menarik pergelangan tangann Naruto pas di lukanya.
"Aww… Sakit tahu! Lepasin!" Omel Naruto sambil menarik tangannya dari genggaman Sasuke.
"Maaf.. Apakah kamu lupa sudah menandatangi berkas-berkas itu? Kalau kamu mengingkarinya, aku akan menuntutmu." Lanjut Sasuke lagi.
"Sialan! Aku akan bekerja disini. Puas!" Teriak Naruto lalu berjalan meninggalkan ruangan Sasuke.
Hari ini, Itachi sengaja datang ke café untuk mengecek keadaan di café. Saat dia sedang masuk ke dalam café, ada seorang pemuda yang menabraknya dengan kencang.
"Hei.. Kamu tidak apa-apa?" Tanya Itachi pada pemuda itu sambil memegang tangan pemuda itu..
"Maaf.. Aku tidak sengaja." Jawab pemuda itu sambil menundukkan kepalanya lalu pergi tanpa menjawab dan melihat wajah Itachi.
"Aneh sekali orang itu." Lanjut Itachi lagi.
Saat Itachi melihat tangannya, ada darah yang menempel di telapak tangannya lalu berkata "Orang itu kenapa sampai berdarah begini?"
"Suigetsu. Kau tahu siapa orang itu?" Tanya Itachi ke salah satu karyawan di café ini.
"Oh orang itu baru saja melamar kerja disini dan sekarang dia sudah resmi bekerja di sini." Jawab Suigetsu
Itachi kembali melihat darah orang itu yang terkena tangannya lalu memperhatikan orang itu dari arah belakang.
"Dasar laki-laki brengsek! Kenapa aku bisa bertemu lagi dengan orang itu? Apalagi mulai besok aku bekerja di tempatnya. Aku tidak bisa bayangkan apa yang akan dilakukannya padaku nanti." Rutuk Naruto dalam hati sambil berjalan pulang menuju rumahnya.
"Kak Naru… Gimana? Diterima tidak di café itu?" Tanya Kyuubi dengan nada antusias.
"Iya aku diterima. Bahkan aku sudah di kontrak seumur hidup." Jawab Naruto lemas.
"Aku tidak membayangkan hidupku di café itu. Pasti akan sangat berat. Jashin-sama mimpi apa aku semalam." Pikir Naruto
"Yeee.. Berarti hidup kita tidak akan susah lagi dong kak. Makasih kak Naru. Kau jangan sampai dipecat lagi yaa." Nasehat Kyuubi sambil menepuk pundak Naruto.
"Kau belum tahu Kyuu kalau aku bekerja di sana seperti berada di neraka tahu." Omel Naruto dalam hati.
"Iya. Aku mengerti Kyuu." Kata Naruto sedikit kesal lalu berjalan menuju kamarnya dengan langkah gontai.
"Kak Naru. Kenapa lemas begitu? Harusnya senang dong kalau dapat pekerjaan. Dasar aneh." Kata Kyuubi tapi Naruto tetap berjalan menuju kamarnya tanpa mengubris perkataan Kyuubi.
Keesokan paginya di Café Lemon Tea…
"Hari ini café lemon tea resmi di buka. Perkenalkan saya Itachi Uchiha selaku manager di café ini. Mohon bantuan dan kerjasamanya." Kata Itachi memperkenalkan diri di hadapan para karyawan café.
"Kok muka managernya tidak asing ya? Pernah ketemu dimana ya?" Tanya Naruto dalam hati sambil terus memperhatikan wajah managernya yang sedang berbicara pada karyawan lain.
"Hei Naruto. Kau masih ingat aku bukan? Aku yang memberimu kontrak kerja. Perkenalkan namaku Suigetsu." Ucap karyawan lain yang menepuk pundak Naruto sehingga lamunan Naruto hilang seketika.
"Ah iya. Aku masih ingat kok. Aku Naruto Uzumaki. Mohon bantuannya ya Suigetsu." Jawab Naruto sambil menundukkan sedikit kepalanya.
"Hai. Kalian tidak berniat memberitahu nama kalian?" sapa Itachi yang menghampiri Naruto dan Suigetsu.
"Oh iya. Perkenalkan, Aku Naruto U zumaki." Lanjut Naruto.
"Kalau kita tidak usah lagi kan Pak Manager? Kita sudah saling kenal." Ujar Suigetsu dengan nada bercanda.
"Hn. Kita sudah saling kenal. Oh ya Naruto kalau ada yang membuatmu bingung, kamu bisa bertanya padaku atau pemilik café ini." Kata Itachi
"Pemilik café ini?" Tanya Naruto
"Kau belum bertemu pemilik café ini?" Tanya Itachi
"Ehem. Pada ngomongin aku? Maaf telat." Tiba-tiba Sasuke datang lalu merangkul pundak Naruto.
"Hn. Kau memang biasa datang terlambat. Kalian sudah saling kenal?" Tanya Itachi sambil menunjuk Naruto dan Sasuke.
"Hn. Bahkan kami sudah berci….." Lanjut Sasuke dan secepat kilat Naruto menutup mulut Sasuke dengan kedua tangannya.
"Hah? Berci apa Sasuke? Ciuman maksudnya?" Tanya Suigetsu penasaran.
"Ah bukan kok.. Kamu tahu bukan tanganku ada bekas luka? Ini gara-gara aku ditabrak mobil dia makanya kami saling kenal." Jawab Naruto panik lalu Sasuke melepas tangan Naruto dan bergantian dia membekap mulut Naruto.
"Ehem. Begini, waktu itu orang ini naik motor seenaknya terus aku senggol dia sampai jatuh. Awww..." Cerita Sasuke sambil menjitak kepala Naruto namun perkataannya terpotong karena Naruto menggigit tangan Sasuke dengan keras.
"Sebenarnya kalian ngapain sih? Aku jadi bingung." Tanya Suigetsu sambil menggaruk kepalanya.
"Sasuke. Kau tidak seharusnya menabrak dia dengan mobilmu. Apalagi orang yang kamu tabrak itu pemud yang sangat manis." Kata Itachi sambil mengedipkan sebelah matanya kea rah Naruto bermaksud menggoda Naruto membuat Naruto merinding.
"Bukan urusanmu. Jangan kau ikut campur. Sudah kerja sana!" Perintah Sasuke lalu mendorong Naruto ke arah dapur.
"Dasar bos aneh. Kerjaannya marah-marah mulu." Ucap Naruto kesal.
"Dasar cerewet. Lihat saja nanti.. Kamu akan kujadikan mainan baruku di café ini." Gumam Sasuke pelan dengan senyum tipisnya sambil melihat Naruto menatap dirinya dengan sinis.
TBC
Thanks to your review :
tsamadzah
chiisana yume
namikaze sion
Ryuuki Ukara aka Ulfa
Beakren
Guest
Ciel-Kky30
Uchy-san
Thanks to :
Miki Hibiki
Sora Usagi
Uchy-san
fitriwnik
tsamadzah
Dan juga para silent reader yang udah membaca fict Haru
Maaf chap ini rada pendek cosx Haru sibuk buat ngeramain FID 4
Jgn lupa baca & review fict Haru yang "Tomorrow ya"
Mind To Review? Or Flame?
Arigatou ^^
