Melarikan diri

.

.

.

.

Disclaimer : NCT © SM Entertaiment

Halo para readers rumputku semuanya, How Are You? I Hope You are Happy and Good, Hehehehehe

Saatnya melanjutkan kisah Bang Yuta, Jaehyun, Winwin melarikan diri dari kejaran Mpok Kun yang mempunyai sengatan omongan yang mematikan membuat siapapun yang berhadapan dengannya merasa ketakutan dan paling parah shock.

Mpok Kun : Gue Nggak separah itu kale

Yuka-chan : Wkwkwwk, biarin biar ada efek efek bagus cerita

Baiklah, bagi yang penasaran dgn kisah trio anak kost ini, Ayoo Scroll kebawah yuk guys

.

.

Good Reading

.

.


.

Yuta, Jaehyun, dan Winwin ternyata berada di kamar Taeyong dan lebih parah Taeyong sang pemilik kamar kost tersebut berada di dalam sedang tidur dengan lelap ala pangeran tidur yang tampan jelita.

"Yutaaa, idemu buruk sekali, gara gara loe kita akan mendapat masalah lebih besar selain harus menghadapi serangan Mpok Kun, kita harus menghadapi Kak Taeyong" bisik Jaehyun sambil emosi

Taeyong ini adalah senior kampus mereka, ia terlihat sangat berwibawa dan dingin, ia juga memiliki wajah tampan dan diidolakan para cewek di kampus mereka, namun bagi para junior cowok melihatnya sebagai iblis karena hukumannya yang diluar nalar dan sangat melelahkan.

"Jaehyun…, memang siapa Taeyong?" tanya Yuta dengan wajah tanpa dosa. Jaehyun dan Winwin langsung gubrak ke belakang

"Lu nggak tahu Taeyong, dia senior tampan kita yang paling mematikan dan menjengkelkan, kita akan punya masalah besar kalau sampai berhadapan dengan dia" jawab Jaehyun

"Aku tidak menyangka yun, dia satu kost kostsan dengan kita" kaget Winwin

"Winwin yang bego aja kenal dia, masak lu nggak kenal Yut?" Jaehyun heran ama teman yang satu ini

"Untuk apa kenal cowok yang tampan, kalau aku aja juga nggak kalah tampan dari dia" jawab Yuta dengan PDnya sambil merapikan rambutnya dan tersenyum cool

"Mbooh..Yuta..,Mbooh Yuta…., amit amit dah.." teriak Jaehyun yang kekesalannya tidak bisa dibendung lagi.

Suara Jaehyun ternyata membangunkan Taeyong yang sedang tidur

"Hoaaam…, aku dengar suara ribut…"

"Haaaaaaaa, Yut Yuta, bagaimana ini dia bangun beneran…sumpah aku takut sama dia Yut" Jaehyun teriak histeris lalu bersembunyi di punggung Yuta sambil menarik narik kaos Yuta beberapa kali.

"Eeeh.., eeeh.., lu ngapain?" tanya Yuta menggeliat, kaos ditarik beberapa kali, jari Jaehyun mengenai perutnya membuatnya geli..

"Kalian ngapain sih, kalian jahat ninggalin Winwin sendirian?" ngambek Winwin merasa ditinggal Yuta dan Jaehyun

"Eeeh Winwin jangan nangis..Sini sini Winwin, ikut di belakangku" Yuta nggak bertindak malah nawarin Winwin ikut bersembunyi di belakang ini.

"Yeeea, bisa ikutan" seru Winwin

"Dasar duo sengklek" batin Jaehyun

"Siapa yang berisik itu, mengangguku tidurku, hah?" tanya sang pemilik kamar dengan suara keras

Ternyata Taeyong bangun dengan wajah masih mengenakan masker lulur putih. Tidak lupa dua irisan mentimun di kedua matanya. Yuta, Jaehyun, dan Winwin tidak bisa menahan tawa, tanpa malu mereka tertawa di depan senior galak mereka ini.

"Huufft, hahahahahaha"

Taeyong mengambil irisan timun dari matanya dan melihat junior junior kampusnya sedang sibuk menertawakannya.

Malah Yuta malah tanpa malu mengejek Taeyong, "Hahahahaha, Jaehyun, lu yakin ini senior yang paling ditakuti sekampus, hahahaha, kurasa dia sama aja kayak anak abg naik motor itu, ahay"

Harga diri Taeyong sebagai pangeran pujaan jatuh dipermalukan oleh junior juniornya di kamarnya sendiri.

"Hahahaha, bener Yuta" jawab Winwin

"Yuta, stop hentikan, hahahahaha, kamu jangan menge..hahaha..,jek..seper..haha..ti.. itu..hahahaha" Jaehyun ingin menghentikan ejekan Yuta karena akan berdampak buruk, namun karena ia tidak bisa menahan tawa, ia membiarkannya sedangkan WInwin juga ikut ikutan ketawa.

"Eeeeh…,daaa…saar..ka..ka..lian" karena Taeyong tidak bisa bebas marah karena kalo ia sampai berbicara maskernya akan retak jadi ia hanya berbicara kecil.

"A..a..a..was..kalian…yak!" Taeyong segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan masker

"Ayoo kesempatan kita kabur yuk" bisik Yuta diam diam

"Eeh.., iyaa.., bener kata lu Yut" setuju Jaehyun

"Tumben nih anak pintar" batin Jaehyun heran

Saat Yuta dan Jaehyun mau mengendap ngendap keluar kamar Taeyong, Winwin malah berseru kencang, "Hey, Yuta, Jaehyun, kenapa kalian pergi, ini nggak mau nunggu Kak Taeyong dulu?"

"Sumpah.., pengen kemasukan es gergaji kemulutnya" kesal Jaehyun dan Yuta emosi

"Cepat lari…" Yuta berteriak, mereka cepat cepat membuka pintu kamar Taeyong secara paksa sampai pintunya ambruk-bruk-bruk…

"Apa..,apaan.., dasar…kalian mau kemana..hey…, astaga pintuku…ya ampunn" Trio sableng itu sudah kabur duluan, Taeyongpun marah marah sendiri di kamar. Padahal ia jadi pehuni kost baru baru ini, bahkan ia baru membayar uang kost barusan dengan uang tabungannya. Sekarang, ia harus mengganti biaya kerusakan pintu kost..Kasian wkwkwkw

Mereka bertiga berlari terburu-buru mumpung Mpok Kun masih berada di dalam kamar Johnny

"Kelihatannya Mpok Kun masih di kamar Johnny..Yuta, Jaehyun" ujar Winwin

"Benarkah, syukurlah dari semua kejadian yang berisik tadi, ternyata dia masih berada di dalam kamar Bang Johnny" lega Jaehyun yang juga sempat kuatir, apakah Mpok Kun akan menyegat mereka di depan kamar Taeyong setelah mereka menimbulkan keberisikan, namun keberisikan ini masih kecil dibanding dengan keramaian jalan di depan Kost di siang hari ini.

"Kakak itu galak bener banget tu…, cuman numpang lewat aja sampai marah marah kayak Mpok Kun saja" ujar Yuta sambil menengok sekeliling. Mereka bersembunyi di sisi tangga

"Dia jadi galak gara gara elu tahu, sudah kubilang jangan berisik dan macam macam dengan senior itu" marah Jaehyun menendang kakinya Yuta

"Aoouww sakit, memang kenapa? Dia yang aneh, masak cowok maskeran kayak cewek pake timun lagi, pantesan itu orang kulitnya putih kayak mayat, gimana aku nggak tahan tawa, kalian berdua juga ikut ikutan ketawa juga" bela Yuta

"Hahahaha, kalau diinget lagi memang lucu banget, Yuta" sambung Winwin malah ikut ikutan ketawa

"Iyaa sih, huh" ucap Jaehyun manyun

"Yaudah, mau gimana lagi ini, kita memang harus segera pergi dari kost untuk menghindari pemerasan uang dari anak anak kost kurang mampu dan sedang bokek ini" ide Yuta sambil menunjukan senyum manisnya

Karena tidak ada jalan lain lagi, mereka berdua mengikuti ide Yuta yang entah akan berdampak baik atau buruk bagi mereka namun mereka harus memilihnya karena mereka sudah kehabisan alasan saat berhadapan dgn Mpok Kun.

Namun saat Yuta, Jaehyun, Winwin akan berlari, mereka tidak sengaja menambrak Mark, anak kuliah semester awal yang sedang membawa banyak buku, salah satu buku tebal menimpa kepala Mark.

"Aoouww, aduhh, kepalaku" keluh Mark terlihat matanya berkunang kunang

"Njirrr, Yut kamu yang nabrak tadi?"

"Nggaklah, Winwin tu tadi yang nyenggol duluan"

"Jangankan nyenggol, nyentuh aja nggak, Lu pasti Jaehyun, kamukan badannya paling besar dibanding kita berdua yang kempreng karena uang kost mepet dan uangmu melar terus" bela Winwin sampai menyinggung masalah uang kost yang nggak ada kaitannya sama sekali.

"Winwin, diam diam mulutmu bikin emosi juga yak" marah Jaehyun

"Aduhhh, kepalaku…., eeh aku dimanakah?" Mark mulai berbicara lagi

"Kau tidak apa apakah, ehmm…siapa namanya, Jaehyun?" tanya Yuta sambil membantu Mark duduk

"Kalo nggak salah anak ini namanya Mark, anak baru kost sini juga Mpok Kun bilang dia mahasiswa baru"

"Kamu di tangga, Mark" jawab Winwin ala kadarnya terserah gue dong

"Di tangga…,terus kalian siapa"

"Aku Winwin, ini Yuta, itu Jaehyun"

"Terima kasih saudara Winwin, giliran aku Sang Pangeran Yuta akan bertanya..Mark, aku ingin bertanya padamu terlebih dahulu, pertama kamu punya uang tidakkah?"

"Uang? Coba aku periksa…, aku punya" jawab Mark polos

"Berapa?"

"100.000, ada apakah"

"Boleh pinjam, nanti pokoknya kamu minta gantinya ke Kak Jaehyun aja…wkwkwk" bisik Yuta

Mark yang ternyata Amnesia, mengambil uang dari dompetnya lalu memberikannya pada Yuta. Yuta tersenyum sambil ketawa ketiwi.

"Gue heran ama lu Yut, masih ada ide ide kreatif dan licik di kepalamu" heran Jaehyun geleng geleng kepala

"Hey, YUTAAA, JAEHYUNNN, WINWIN…, Kalian dimana woy" teriak Mpok Kun yang sudah selesai bertamu di kamar Johhny

"Eeeh sialan itu Mpok Kun tiada matinya ngejar terus, ayoo kita pergi" Yuta langsung pergi dengan hasil pemerasan nggak langsung namun merugikan bagi pihak lain yang tak lain adalah Mark sendiri.

Mark terdiam di tangga dengan wajah bingungnya, tidak lama kemudian terlihat Haechan datang, ia ingin menyapa senior favoritnya ini ( karena Mark sangat polos dan mau aja dikerjain )

"Hey, Kak Mark…Hehehehe, ayoo kita toss dulu broo" sapa Haechan sudah mempersiapkan tangan tossnya. Namun, Mark bukannya membalas malah melihat Haechan dengan tatapan bingung. Membuat Haechan juga terdiam

"Toss apakah, kau siapakah?" tanya Mark sambil memandang polos Haechan, Mark tidak mengenal Haechan.

Haechan shock berat

.

.

.

.

Bersambung


[ PENGEN TAHU KISAH YUTA, JAEHYUN, DAN WINWIN SELANJUTNYA!]

Gampang Kok

Tinggal Klik Favorite, Follow, dan Review Okay… Arigatou Minna :D