Kuroko No Basuke milik Fujimaki-sensei #SUMIMASEEENNN!

Story plot ya milik saya #digebuk

Enjoy reading!~ /( 0w0)/

Title: Balada Saudara Tiri
Category: Anime/Manga » Kuroko no Basuke/黒子のバスケ
Author: D.N.A. Girlz
Language: Indonesian
Rating/Rated: K+ (T untuk kedepannya)
Pairing: Nijifmura x Fem!Kagami, Kisedai!Brothers + their step-sisters (pairing lain menyusul)
Genre: Family, Humor garing, Friendship, Romance, sedikit OOC dll; terserah reader maunya apa.


"APAAA / SSU/NANODAYO?!" Teriak 6 orang berambut pelangi tadi dengan tidak kompaknya.

"Ternyata Ayah tidak main-main.." pemuda berambut merah menyala menatapnya sambil sedikit memincingkan mata.

"M-Mama baru?! Ayah betul-betul mau menikah lagi–ssu?!" pemuda berambut pirang langsung bertanya dengan sedikit nada histeris.

"Merepotkan saja–nodayo.." ujar pemuda berambut hijau sambil menaikkan kacamatanya.

"Pantas saja Ayah menyuruh kami tiba-tiba untuk berkumpul disini!" sahut pemuda berambut biru tua dengan kulit tan sedikit gosong dengan tampang kesal.

"Oh, begitukah?" sahut singkat sang kepala berambut biru muda.

"Nyem nyem nyem nyem nyem…" dan yang paling tinggi dan berambut ungu hanya mengunyah saja dari tadi.

"Aku sudah bilang dari kemarin-kemarin 'kan, kalian saja yang tidak mendengarkan." Nijimura menghela nafas dan kemudian berujar lagi, "Dan mulai hari ini dan seterusnya, mereka akan tinggal disini bersama kita."

Hening lagi.

"APAAA / SSU/NANODAYO?!" teriak mereka lagi dengan serentak—memekakkan telinga lima orang yang berdiri di depan mereka.

"Lalu, Ayah mau menikah kapan?"

"Seminggu lagi."

"Oh tidak, ini bencana!"

Saat Nijimura dan anak-anaknya saling 'berbincang', keempat orang yang (masih) bermarga Kagami itu hanya bisa berdiam diri menyaksikan pertunjukan (?) yang ada di depan mereka sambil mengamati benda-benda yang ada di ruangan tersebut, terutama si Trio Kagami.

"Baiklah, ayo perkenalkan diri kalian masing-masing!" perintah Nijimura pada anak-anaknya, "Dimulai dari kau, Sei!"

Lalu, berdirilah pemuda berambut merah menyala. Matanya berwarna merah darah dan mempunyai tatapan mata yang tajam.

"Perkenalkan, namaku Nijimura Seijuurou. Anak pertama dari enam bersaudara. Salam kenal." ujarnya sambil memperkenalkan diri dan memberi hormat singkat.

.


Nama lengkap: Nijimura Seijuurou.
Nama panggilan: Seijuurou, Seijuurou-kun, Sei-
Nii, Seijuurou-sama, Sei-chan, Seijuuroucchi, Seijuurou-san, Kakak Pendek (dilarang diucapkan dan dianggap tak ada), Sei-chin.
Umur: 25 tahun.
Status: Antara
single dan tidak. Belum diketahui dengan pasti.
Tingkat kepintaran: Diatas rata-rata—kelewat jenius.
Pekerjaan: Pengusaha, dan yang akan meneruskan perusahaan milik Nijimura Shuuzou—Ayahnya; Niji
Corp.
Keterangan: Anak pertama dari enam bersaudara, pintar dalam segala hal, hobi berkuda dan bermain
shogi, makanan kesukaannya sup tofu, sifatnya tidak bisa ditebak namun selalu mengatakan dirinya absolut, mantan kapten klub basket putra waktu masih sekolah.
Ciri-ciri: Tinggi 173 cm, warna rambut merah menyala, kulit putih, warna mata semerah darah, selalu membawa gunting di kantongnya kemanapun ia pergi.


.

Setelah pemuda berambut merah tersebut memperkenalkan dirinya, berdirilah pemuda berambut hijau yang berkacamata dan membawa barang aneh—entah apa ditangannya.

"Kenalkan, namaku Nijimura Shintarou. Anak kedua dari enam bersaudara. Salam kenal." ucap pemuda tersebut dengan sedikit memalingkan wajah, entah karena malu atau apa—mereka tidak tahu sama sekali.

.


Nama lengkap: Nijimura Shintarou.
Nama panggilan: Shintarou, Shintarou-kun, Shin-
Nii, Shintarou-sama, Shin-chan, Shintaroucchi, Shintarou-san, Maniak Horoskop (dilarang diucapkan dan dianggap tak ada), Shin-chin.
Umur: 24 tahun.
Status: Antara
single dan tidak. Belum diketahui dengan pasti.
Tingkat kepintaran: Diatas rata-rata—normal.
Pekerjaan: Dokter umum di sebuah rumah sakit terkenal di Tokyo.
Keterangan: Anak kedua dari enam bersaudara, pintar dalam akademis dan bagian medis, hobinya menonton
Oha Asa di pagi hari, makanan kesukaannya sup kacang merah, sifatnya tegas tapi kadang terkena virus tsundere turunan mendiang ibunya—Nijimura Shouko, mantan shooting guard klub basket putra waktu masih sekolah.
Ciri-ciri: Tinggi 195 cm, warna rambut hijau lumut, kulit putih, warna mata hijau seteduh daun, selalu memakai perban di tangannya, membawa benda-benda dari normal hingga yang aneh sekalipun—yang ia bilang sebagai
lucky item kemanapun ia pergi.


.

Lalu, berdirilah pemuda yang paling tinggi diantara mereka semua yang memiliki warna rambut ungu sepanjang sebahu sambil membawa sebungkus snack keripik singkong Q***a .

"Perkenalkan, namaku—nyem.. Nijimura Atsushi—nyem.. Anak ke—nyem.. tiga dari—nyem.. enam ber—nyem.. saudara. Salam kenal—nyem." Ujar pemuda tersebut sambil mengunyah snacknya dengan raut wajah malas atau mengantuk.

.


Nama lengkap: Nijimura Atsushi.
Nama panggilan: Atsushi, Atsushi-kun, Atsu-
Nii, Atsushi-sama, Tsu-chan, Atsushicchi, Atsushi-san, Titan Ungu (dilarang diucapkan dan dianggap tak ada).
Umur: 23 tahun.
Status: Antara
single dan tidak. Belum diketahui dengan pasti.
Tingkat kepintaran: dibawah rata-rata—kelewat
blo'on.
Pekerjaan: Seorang
chef di salah satu restoran ternama-La Violatte, miliknya sendiri.
Keterangan: Anak ketiga dari enam bersaudara, pintar dalam memasak, hobinya makan cemilan dan jajan, makanan kesukaannya yang manis-manis khususnya kue, sifatnya kekanak-kanakan dan sedikit malas, mantan
center di klub basket putra waktu masih sekolah.
Ciri-ciri: Tinggi 208 cm, warna rambut ungu, kulit putih, warna mata ungu seperti bunga lavender, selalu membawa cemilan kemanapun ia pergi.


.

Kemudian, seorang pemuda yang berambut biru tua dengan warna kulit yang sangat agak berbeda dari yang lain berdiri.

"Namaku Nijimura Daiki. Anak keempat dari enam bersaudara. Salam kenal." ucap pemuda tersebut dengan nada malas.

.


Nama lengkap: Nijimura Daiki.
Nama panggilan: Daiki, Daiki-kun, Daiki-
Nii, Daiki-sama, Dai-chan, Daikicchi, Daiki-san, Dakian a.k.a. Dekil (dilarang diucapkan dan dianggap tak ada), Dai-chin.
Umur: 22 tahun.
Status: Antara
single dan tidak. Belum diketahui dengan pasti.
Tingkat kepintaran: dibawah rata-rata—kelewat
aho.
Pekerjaan:
Sebagai seorang polisi lulusan akademi kepolisian terkenal di bagian Investigasi dan Penyergapan.
Keterangan: Anak keempat dari enam bersaudara, larinya yang paling gesit, hobinya baca majalah dewasa, makanan kesukaannya
hamburger teriyaki, sifatnya tengil dan acuh tak acuh, mantan power forward di klub basket putra waktu masih sekolah.
Ciri-ciri: Tinggi 192 cm, warna rambut biru tua, kulit
gosong sawo matang alias gelap, warna mata biru segelap langit malam, selalu membawa majalah gravure kemanapun ia pergi (dan kalau ada kesempatan).


.

Setelah itu, pemuda tersebut duduk kembali dengan malasnya. Sekarang giliran pemuda dengan rambut pirang memperkenalkan diri.

"Perkenalkan, namaku Nijimura Ryouta–ssu. Anak kelima dari enam bersaudara. Salam kenal–ssu." Ujar pemuda tadi dengan ceria sambil tersenyum memamerkan menunjukkan giginya yang putih, sampai-sampai semua orang menutup mata mereka karena silau.

.


Nama lengkap: Nijimura Ryouta.
Nama panggilan: Ryouta, Ryouta-kun, Ryouta-
Nii, Ryouta-sama, Ryo-chan, Ryouta-san, Banci Taman Lawang (dilarang diucapkan dan dianggap tak ada), Ryo-chin.
Umur: 21 tahun.
Status: Antara
single dan tidak. Belum diketahui dengan pasti.
Tingkat kepintaran: normal—gak pinter-pinter amat.
Pekerjaan: Kuliah semester 4 di jurusan Kimia dengan kerja sambilan sebagai seorang model yang terkenal.
Keterangan: Anak kelima dari enam bersaudara, pintar berakting dan berpose, hobinya
nempel sama Tetsuya (?), makanan kesukaannya french fries, sifatnya periang, lebay dan berisik, mantan small forward di klub basket putra waktu masih sekolah.
Ciri-ciri: Tinggi 189 cm, warna rambut pirang, kulit putih, warna mata kuning seperti madu, selalu membawa fotonya kemanapun ia pergi (kalau ada
fans di jalan yang minta tanda tangan).


.

Tinggal giliran sang pemuda dengan rambut berwarna biru muda untuk memperkenalkan diri.

"Perkenalkan, namaku Nijimura Tetsuya. Anak keenam dari enam bersaudara. Salam kenal." ujar pemuda tersebut dengan sopan sambil memberi hormat.

.


Nama lengkap: Nijimura Tetsuya.
Nama panggilan: Tetsuya, Tetsuya-kun, Tetsu-kun, Tetsu-
Nii, Tetsuya-sama, Tet-chan, Tetsuyacchi, Tetsuya-san, Hantu (dilarang diucapkan dan dianggap tak ada), Tetsu-chin.
Umur: 20 tahun.
Status: Antara
single dan tidak. Belum diketahui dengan pasti.
Tingkat kepintaran: normal—sekali.
Pekerjaan: Kuliah semester 2 di jurusan Sastra Jepang dan bekerja sambilan di perpustakaan.
Keterangan: Anak terakhir dari enam bersaudara, pintar dalam menghilang (?), hobinya baca buku dan novel, makanan kesukaannya
vanilla milkshake (uhm, itu minuman, Tetsuya...), sifatnya tenang dan menghanyutkan, mantan anggota di klub basket putra waktu masih sekolah (tidak diketahui posisinya apa).
Ciri-ciri: Tinggi 168 cm, warna rambut biru muda, kulit putih susu, warna mata biru muda sebiru langit cerah di pagi hari, selalu membawa buku kemanapun ia pergi (kalau tidak ada buku, ya minuman kesukaannya yang selalu dibawa).


.

Setelah semua anak Nijimura memperkenalkan diri kepada keempat Kagami yang ada didepan mereka, sekarang giliran ketiga anak Taira alias Trio Kagami yang harus memperkenalkan diri mereka pada keenam pemuda tersebut.

"Kenalkan, namaku Kagami Navira. Anak pertama dari tiga bersaudara. Salam kenal." ujar Navira memperkenalkan dirinya dengan santai atau terlalu santai.

"Kenalkan, namaku Kagami (Name). Anak kedua dari tiga bersaudara. Salam kenal." ujar (Name) memperkenalkan dirinya dengan sopan.

"Kenalkan, namaku Kagami Ichiira. Anak ketiga dari tiga bersaudara. Salam kenal." ucap Ichiira memperkenalkan dirinya dengan wajah datar.

"Baiklah, semuanya sudah saling kenal 'kan?" kata Nijimura memecah keheningan diantara mereka semua.

"Kalau begitu, bisakah kalian antarkan saudari-saudari baru kalian ke kamar mereka? Aku akan mengantar Taira ke kamar lain." lanjut Nijimura dengan nada memerintah pada keenam anaknya. Tak ada yang bisa menentang.

"Baik, Ayah…" jawab mereka dengan kompak namun beberapa dari mereka menjawab dengan agak jengkel.

Taira mengingatkan mereka bertiga. "Jangan nakal ya, kalian harus menurut pada mereka."

"Iya, kami tahu, Mama. Kami bukan anak kecil lagi." Ichiira menyeletuk sebelum pergi menyusul kedua kakaknya.

Seijuurou yang memimpin pun menoleh kearah Trio Kagami—yang mengekori mereka dari belakang. "Ikuti aku." Sebelum kemudian berjalan mendahului dengan diikuti oleh adik-adiknya yang lain menuju ke arah kamar mereka bertiga. Trio Kagami pun mengikuti dari belakang mereka berenam sambil mengamati sekeliling mereka.

"Ini kamar kalian, pilih saja kamar kalian masing-masing. Masing-masing memiliki fasilitas yang sama. Jika ada apa-apa tinggal panggil pelayan saja." Jelas Seijuurou panjang lebar.

"Mengerti?" tanyanya kembali kepada ketiga Kagami yang masih memilih-milih kamar mereka. Lalu, ketiga Kagami tersebut mengangguk mengerti sambil melihat kearah Seijuurou dan adik-adiknya yang ada dibelakangnya.

"Baiklah kalau begitu, jika ingin mencari kami berenam, kamar kami ada didepan kalian." Sambung kakak tertua dari Nijimura bersaudara tersebut.

"Baiklah…" jawab Navira, (Name) dan, Ichiira bersamaan.

Setelah mengantar ketiga Kagami tersebut enam Nijimura bersaudara tersebut meninggalkan mereka dan masuk ke kamar mereka masing-masing yang berada di depan mereka.

Setelah memilih kamar, akhirnya Navira memilih kamar paling ujung dari sebelah kiri, lalu (Name) di kamar yang berada ditengah, dan Ichiira memilih kamar paling ujung dari kanan. Lalu, mereka masuk mereka masing-masing untuk membereskan barang-barang mereka dan mungkin beristirahat sebentar sebelum berkeliling mejelajahi (?) rumah mereka yang baru.


TBC