A/N :

Hello minna-san~! Saya muncul lagi setelah sekian lama ditelan mentah-mentah oleh ular Crypton (?)

Oke, saya muncul bukan untuk melanjutkan fic saya. Melainkan untuk memberitahu bahwa SEMUA FIC SAYA DISCONTINUED. SAYA TIDAK AKAN MENULIS FIC LAGI SAMPAI KAPANPUN. SAYA AKAN MENJADI SILENT READER DI FANDOM VOCALOID SELAMANYA.

Oke, karena saya terlalu jahat tidak mau membuat fic lagi, saya hanya akan memberitahu ringkasan fic yang telah saya tulis.

Ok, untuk fic kali ini seharusnya OneShot. Tapi karena kepanjangan, fic ini jadi ThreeShot deh.


Ringkasan Cerita Little Len!


Setelah Len meminum ramuan dari guru kimianya, Hiyama Kiyoteru, tubuh Len menjadi kecil, hanya setinggi 6 cm. Len yang panik karena gurunya sedang tidak ada di ruangan itu, akhirnya keluar dari lab kimia itu dan menjauh. Len ingin meminta bantuan kepada seseorang. Tapi ia ingat bahwa yang ada di kelas hanyalah Rin.

Dengan terpaksa, Len berjalan menuju kelasnya dan menemui Rin.

Rin kaget melihat Len menjadi sekecil itu. Rin bingung apa yang harus dilakukan. Len tidak ingin pulang ke rumahnya karena ia takut merepotkan dan membuat keluarganya panik.

Setelah berpikir lama, Len memutuskan untuk ikut dengan Rin ke rumah Rin. Dan untuk sementara, Rin harus merawat Len kecil.

Keesokan harinya, Rin mencari guru kimia, Hiyama Kiyoteru, dan mencoba mencari solusi agar Len bisa kembali sedia kala. Kiyoteru berfikir dan berfikir. Akhirnya, dengan sigap ia membuat ramuan yang bertolak belakang dengan ramuan yang diminum oleh Len.

Tak lama menunggu, Len meminum ramuan yang baru itu dengan cepat. Lalu, bukannya ia kembali menjadi seperti semula. Malahan, Len menjadi semakin kecil. Sekarang tinggi Len hanya sekitar 3 cm.

Len marah-marah dan melompat ke kepala Kiyoteru dan menginjak-injak kepalanya. Rin mencoba menenangkan Len agar bersabar lebih jauh lagi. Dan itu berarti, Rin harus merawat Len sekali lagi.


Beberapa saat kemudian, Kiyoteru datang ke kelas Rin sambil menunjukkan ramuan terbarunya. Ia yakin, kali ini ramuannya akan berhasil.

Dan benar saja,. Setelah Len meminum ramuan itu, tubuhnya kembali menjadi semula. Ia bersorak-sorak gembira. Di dalam kegembiraannya itu, Len dibisiki sesuatu oleh Kiyoteru.

Setelah dibisiki, dengan wajah merona, Len menyatakan perasaannya pada Rin, ia berkata bahwa selama ini ia sangat menyukai Rin.

Pipi Rin merah merona dan tak tahu harus menjawab apa. Tak lama kemudian, Rin berkata 'boleh boleh saja sih,"


Pendek banget! *gedubrak*

Dan, arigatou untuk semuanya yang telah memberi saran kepada saya soal fic-fic saya xD~

Arigatou sangat! ^ ^