A SWEET ORENJI
NARUTO HANYA MILIK OM MASASHI KISHIMOTO
SASUKE PUNYA SAYA #PLAK#
STORY KaoriRiin
Typo bertebaran dimana2
Romance,friendship,family,and drama
Enjoy the story :)
-Jam istirahat-
"Hinata kau ikut kami ke atap kan?" Tanya Sakura sambil menepuk bahu Hinata
"A-aku ikut sakura chan,tapi aku harus ke kantin dulu,aku lupa membawa minuman"
"Mau ku antar?" Tawar Naruto
"T-tidak usah Naruto kun,kau ikut yang lain saja"
"Baiklah. Kami duluan ya Hinata chan" ucap Ino
Hinata hanya mengangguk dan melihat teman-temannya keluar dari kelas. Sebelum ke kantin,Hinata menguncir rambut panjangnya yang sepunggung,mengambil cermin untuk melihat rambutnya apakah masih ada yang berantakan apa tidak. Sudah rapi,Hinata mengambil Hp androidnya beserta kotak bentonya kemudian keluar kelas dan berjalan menuju kantin. Menuruni tangga menuju lantai satu dan berbelok ke arah kanan,langkah Hinata terhenti saat sampai didepan kantin.
'Kenapa disini banyak sekali orang,apa karna ngantri? Parah skali' batin Hinata
"Apa kau bilang?!" Kaget seorang perempuan dengan temannya yang berada didepan Hinata.
"Adek kelas itu membuat masalah dengan sasuke kun" sambungnya lagi
'Uchiha?' Batin Hinata heran
"Iyaa. Konohamaru,kau kenal? Murid kelas 10-D adek kelas sudah membuat kekacauan" ucap temennya yang satu lagi
"Dia menyiram minumannya ke blazer sasuke kun" sambungnya
"Huuhh apa dia ingin cari mati dengan Sasuke-kun? Masuk skolah sudah cari masalah" ucap temennya dengan nada jengkel
'Hanya gara2 itu? Rasanya lebay skali' batin Hinata
Hinata harus segera mencari jalan untuk lewat,dia sudah tidak bisa lama-lama berada di sini. Teman-teman Hinata sudah menunggu di atap dan perut Hinata sudah protes ingin minta diisi.
'Menyebalkan' umpat Hinata karena tidak menemukan jalan.
Mau gak mau, Hinata harus menerobos orang2 yang ada didepannya
"Pe-permi.."
"Uchiha itu datang,ayo kita kabur"
Sebagian orang pun mulai meninggalÄ·an kantin dan sebagian orang meminggirkan langkahnya agar Uchiha itu bisa lewat termasuk Hinata yang meminggirkan langkahnya. Dan kebetulan saja uchiha itu sedang berjalan menuju pintu kantin dengan keadaan mood yang dibilang 'sangat buruk',membawa blazer yang basah dengan tangan kanannya. Saat menuju pintu kantin. Tak sengaja onyx bertemu dengan Hinata, uchiha itu memperlambat langkahnya agar bisa melihat Hinata. Hinata yang merasa dilihat oleh Sasuke langsung gelagapan
'Apa sasuke melihatku? Aku harus segera pergi dari sini' batin Hinata yang panik
Hinata pun langsung melangkah cepat kakinya agar melewati Uchiha. Tepat berada disamping Sasuke. Tiba-tiba...
SREET
'E-ehh..apa yang...'
~SASUKE POV~
"M-maafkan aku U-uchiha Senpai" ucap bocah ini dengan nada gemeteran
Aku hanya menatap tajam bocah ini. Ck! Apa yang dia lakukan dengan minumannya hingga dia menumpahkannya ke blazerku.
"Siapa namamu?" Tanyaku dingin
"Ko-konohamaru"
"Kau mau mencelakaiku? Kau gak tau kau berusuan dengan siapa hah?!" Ucapku dengan nada tinggi
"M-maafkan aku s-senpai" jawabnya smakin gemeteran
Aku melihat sekelilingku. Cih! Aku dan bocah ini jadi tontonan gratis rupanya, aku hanya membuang nafas dengan kasar lalu menatap tajam bocah ini.
"Temui aku sepulang skolah. Atau..."
Aku membungkukan badanku dan mensejajarkan wajahku ke samping wajahnya aku melihat dia menutup matanya sangat erat. Aku menyeringai
"Atau kau akan tau akibat melanggat janji dengan uchiha" bisik ku
Dia makin ketakutan dan aku kembali dengan posisiku. Membuka blazerku yang basah,berbalik badan, dan berjalan keluar kantin. Benar-benar bocah membuat moodku kacau,sial! Saat aku berjalan menuju pintu kantin. Mataku melihat seseorang yang kukenal, memperlambat langkahku, dan moodku merasa lebih baik saat melihatnya.
'Hinata' batinku
Aku melihat dia gelagapan saat aku melihatnya, dia menyadarinya heh? Tapi tunggu...kenapa rambutnya diikat? aku tidak suka rambutnya diikat. Aku melihat dia berjalan cepat melewatiku. Saat dia berjalan tepat di sampingku, aku mulai meraih ikat rambutnya dan...
SREEET
Aku membuka ikat rambutnya sehingga rambutnya tergerai bebas. Aku merasakan rambut halusnya membelai lenganku.
~HINATA POV~
SREET
'E-ehh...apa yang...'
Aku kaget. Rambutku...ada yang membuka ikat rambutku. Aku mematung, siapa yang membuka ikat rambutku?siapa orang iseng yang sengaja membuka ikat rambutku?kumohon jangan sasuke. Aku terus berkata sperti itu didalam hati. Aku berbalik badan dan aku melihat matanya menatapku.
'Apa aku membuat kesalahan? Kamisama tolong aku' aku menahan nangis sambil terus menatapnya.
'D-doushiyou...' aku harus bagaimana? Kamisama tolong aku, aku takut dengan Makhluk ini
~NORMAL POV~
Onyx yang datar menatap rembulan yang ketakutan. Hinata melihat sekitar,bnyak yang sedang memperhatikannya. Hinata menundukan kpalanya dan melihat rambutnya yang ada ditangan sang uchiha itu
"Apa Hyuuga itu kena masalah?"
"Spertinya anak itu akan kena masalah dengannya"
"Apa yang dia lakukan dengan Sasuke kita"
"Dasar sok cantik"
Itulah yang Hinata dengar bisikan murid-murid disekitarnya. Mata Hinata langsung berkaca-kaca saat melihat mata Sasuke kemudian dia berlari cepat keluar dari Kantin. Sasuke terkejut melihat Hinata menitikan airmatanya. Hinata terus berlari,dia lupa untuk membeli minum,sebenarnya bukan lupa tapi dia gak mau mendengar bisikan dari semua orang. Dia takut...iya,dia takut. Sedangkan Sasuke hanya menatap kepergian Hinata kemudian menatap ikat rambut milik Hinata.
"Bodoh" ucap Sasuke sambil berjalan keluar kantin.
-diatap sekolah-
"Hinata lama skali, tinggal 15 menit lagi bel akan berbunyi" ucap Naruto
"Kau benar Naruto, lama skali dia beli minumnya" ucap Sakura sambil meminum jusnya
"Mungkin saja dikantin sangat ramai skali jadi harus mengantri" sambung Sakura
"Hoaaamm"
"Hei Shikamaru, aku sama skalu tidak berubah dengan kebiasaanmu. Ayolah kau juga harus makan" ucap Ino jengkel
"Daripada kau, malah berasyikan berduaan dengan Sai sedangkan disekitarmu bnyk teman-temanmu yang masih jomblo,mendokusai" ucap Shikamaru sambil membalikan badannya ke samping.
Ino mengembungkan pipinya kesel atas perkataan Shikamaru tadi sedangkan Sai yang ada disampingnya hanya tersenyum. Disinilah Mereka berkumpul, Sakura,Naruto,Ino,Sai,dan juga Shikamaru. Tentu saja Hinata juga ikut bergabung,tapi saat ini Hinata sedang tidak berada disini
'Kemana Hinata? Kenapa firasatku tidak enak?' Batin Naruto khawatir sambil menatap bekalnya yang baru stengah.
-UKS-
"Hiks...hiks"
Seorang perempuan berambut indigo menangis diatas kasur sambil memeluk kakinya dan menumpukan kpalanya diatas lutut. Hatinya merasa sakit saat mendengar bisikan dari murid-murid dikantin dan dia juga sebel dengan Uchiha itu, kenapa dia sperti itu kpadanya. Apa yang salah dengan rambutnya.
"Hiks...andai saja aku punya keberanian" ucap Hinata sambil mengelap airmatanya.
Inilah Hinata,dia sangat mudah menangis. Dia melihat ke jendela dan menatap langit, mungkin untuk hari pertama Hinata lebih baik bolos sampai pulang,dia tidak mau bertemu dengan murid-murid yang lain. Apalagi dengan Uchiha itu. Hinata merebahkan badannya diatas kasur, untung saja Shizune Sensei sedang izin kerumah sakit untuk mengecek kandungannya kalau tidak dia akan diusir jika alasannya cuma 'gara-gara tidak mau bertemu uchiha'. Beberapa menit kemudian, mata Hinata merasa berat. Dia mulai menutup matanya, dia melupakan makanannya yang masih terbungkus rapi disamping kpalanya. Tak lama pun Hinata tertidur pulas.
~NARUTO POV~
TENG TONG TENG
Ini sudah bel masuk, tapi kenapa Hinata belum datang juga ke atap. Kenapa perasaanku tidak.
"Mungkin saja Hinata sudah dikelas, ayo kita ke kelas" ucap Sakura sambil menepuk bahuku
"Iyaa,ayo kita ke kelas" ucapku sambil berdiri
Aku berjalan bersama kawan-kawanku menuju kelas yang terletak dilantai 3. Aku,Sakura,Ino, dan Shikamaru berada dikelas A sedangkan Sai terpisah dikelas B.
"Jangan tinggalkan aku Sai-kun" ucap Ino saat berada dikelas 12-B kelas Sai berada
"Ayolah pig, ini cuma beda satu ruang doank" ucap Sakura bosan
Ino hanya merangkul Sai seakan2 tidak mau ditinggalkan oleh Sai. Sai hanya mengelus2 rambut Ino sambil tersenyum. Aku dengan cepat membuka pintu kelas dan menuju tempatku yang juga tempat Hinata juga. Tidak ada? Kmana dia? Apa masih Dikantin? Tak lama Kurenai Sensei pun Masuk. Mungkin saja dia masih dikantin. Tapi kenapa firasatku mengatakan hal yang lain. Tidak-tidak,jangan bernegatif thinking. Mungkin sebentar lagi dia akan masuk.
~NORMAL POV~
-16.30-
Hinata berlari cepat menuju kelasnya. Tentu saja dia berlari,ini sudah sore dan tentu saja sekolah sudah sepi sejam 30 menit yang lalu. Kalau saja penjaga skolah tidak membangunkannya,mungkin dia akan terkunci seharian dan ditemani makhluk halus. Hinata membuka pintu kelasnya,menuju tempat duduknya,membereskan alat-alat tulisnya dan memasukkannya kedalam tas. Dia melihat bentonya yang masih penuh,mau gak mau dia harus memakannya makanannya dikamar nanti agar tidak ketauan kaasan. Segera Hinata membawa tasnya dan keluar dari gedung skolah.
"B-bagaimana ini, jam sgini keretannya sudah gak ada" keluh Hinata saat keluar dari gedung skolah menuju gerbang skolah.
Apa dia harus memanggil Naruto? Mungkin sekarang dia sedang bermain futsal dengan teman-temannya
Ino? Mungkin kencan dengan Sai
Sakura? Mungkin sedang les biola
Hinata menggigit kukunya bingung. Neji nii? Mungkin bisa,segera dia mengambil hpnya yang berada disaku bajunya.
"B-batrenya abis. Haahh"
Hinata putus asa. Mau gak mau dia harus berjalan kaki menuju jalan raya agar bisa mencari taksi dengan mudah menyetopnya. Saat Hinata berbelok kiri, dia melihat segerombolan anak laki-laki. Tunggu? Itu kan seragam yang sama sperti Hinata, spertinya Hinata mengetahui segerombolan itu. Ada Inuzuka Kiba kelas 12-c, Sabaku Gaara kelas 12-b,Akasuna Sasori adik kelasnya kelas 11,dan...Uchiha Sasuke,Hinata membelalakan matanya. Dan disitu ada Konohamaru. Dia sedang bersujud didepan Sasuke. Hinata takut melewati jalan itu. Tapi dia harus kmana lagi slain jalan ini yang harus dia lewati.
'K-kamisama aku harus bagaimana ini' Hinata pun harus cepat mengumpat agar dirinya tidak kelihatan. Hinata pun mengumpat dibalik tembok dan merosotkan tubuhnya ditembok tersebut.
'Spertinya aku harus menunggu sampai mereka slesai' keluh Hinata sambil memegang dadanya
"Sedang apa kau disini?"
TO BE COUNTINUED
Haiiii ketemu sama Riin lagii,sebelumnya terimakasih yang udah riview dan menunggu FF aneh nan abal ini hehe. Terimakasih atas dukungan kalian juga hehe. Riin minta maaf baru bisa lanjutin FF ini karena beberapa kendala yang pertama Riin harus menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk kyk gunung,yang kedua Riin harus belajar mempersiapkan ujian-ujian karena Riin sudah kelas 3 SMA, yang ketiga Riin ngerjain FF ini dihp,dan kadang imajinasi Riin sudah hilang tiba-tiba. Insyallah Riin akan berusaha menyelesaikan Fic ini sebelum Riin bener-bener sibuk sama real life :(. Mohon maaf kalo chap kedua ini masih banyak yang typo,masih kaku bahasanya,dan ceritanya sdikit. untuk chapter selanjutnya, Riin akan berusaha memperbaiki dan berusaha memanjangkan ceritanya, mudah-mudahan readers tidak kecewa ya sama cerita Riin. Riview kalian sangat berharga dan TIDAK MENERIMA FLAME!
SALAM CINTA
KaoriR
