Hichigo's Night Visit
By: terserah-lo-mau-manggil-gw-apa
Bleach is Tite Kubo's. Not mine.
Chapter 2
"Toushiro! BANGUN! UDAH SIANG TAU!!!" Teriak Ichigo tepat di telinga Toushiro.
"BERISIK! GAK USAH TERIAK NAPA?! Dan panggil aku HITSUGAYA-TAICHO!" Jawab Toushiro yang kesel sambil teriak di telinga Ichigo juga.
"Ni anak cuma numpang aja belagu…" gerutu Ichigo pelan.
"APA KATAMU?!" Toushiro sewot.
"Ga papa kok…" kata Ichigo pelan. 'Bused! Pendengarannya Toushiro tajem juga ya!'.
"Eh, lo kapan mau balik ke Soul Society?" Tanya Ichigo sambil jalan bareng Toushiro ke sekolah.
"Ga tau nih… Soutaicho kalo ngasih misi suka gak jelas! Masa gue disuruh nggantiin Rukia-san yang lagi sakit sampai batas waktu yang belum ditentukan!" Jawab Toushiro.
"Rukia juga sih! Begitu liat ada bazaar pernak-pernik chappy di mall langsung shopping 2 hari 2 malam (???) padahal baru dua minggu Winter War berakhir! Ya jelas kecapekan lah! Luka-luka bekas perangnya aja belum sembuh! Pakenya duit gue lagi! Rukia kan tajir! Kenapa gak pake duitnya sendiri?! " kata Ichigo dengan satu tarikan nafas.
"Udah gitu gue diomelin Byakuya gara-gara gak bisa jagain Rukia! Duit gue gak di ganti lagi!" lanjutnya lagi setelah narik nafas panjang.
"Jangan nyalahin Rukia-san, lo mau digampar Byakuya? " Kata Toushiro yang langsung bikin Ichigo diem.
"Tadi malem lo ngapain?" Tanya Toushiro
. "Ngapain? Gue tidur lah! Emangnya kenapa?" Ichigo malah balik nanya.
"Gak papa kok…" Jawab Toushiro yang bingung dengan kejadian tadi malam walaupun ia juga cuma setengah sadar waktu denger suara tadi malam.
"Tadi malem ngapain sih lo?" Tanya Ichigo ke Hichigo.
"Nggak ngapa-ngapain kok. Gue cuma ngerasain reiatsu hollow terus ngebunuh hollow tidurnya nyenyak banget sih, King, pas ada hollow lo gak ngerasain sama sekali. " Jawab Hichigo.
"Bener?" Ichigo masih belum yakin sama hollownya itu.
"Suer!" Jawab Hichigo lagi sambil mengacungkan dua jarinya membentuk peace.
"Lo kenapa, Kurosaki? Pagi-pagi dah ngelamun! Awas kesambet!" Kata Toushiro yang ngeliat Ichigo kayaknya ngelamun.
"Eh nggak…"
X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X
"Gue capek…" Keluh Ichigo pas pulang sekolah.
"Udah bentar lagi juga nyampe rumah kok." Kata Toushiro yang pulang bareng Ichigo.
"Dasar guru sedeng! Masa tadi abis lari marathon langsung main voli sama latian PBB!" Kata Ichigo lagi dengan kesal.
"Kurosaki…" Kata Toushiro pelan begitu dia mau masuk lewat jendela ke kamarnya Ichigo.
"Apa?"
"Tolongin gue…"
"Tolong apa?"
"Gue gak nyampe…" Kata Toushiro sambil menatap tangga tali yang menggantung di jendela. Ichigo yang nggantung tangga itu disitu biar Toushiro sama Rukia gampang keluar masuk jendela. Sebenanya tangganya rendah tapi setinggi langit blushing karena malu.
"Ya elah! Udah dibikinin tangga masih gak nyampe juga!" Kata Ichigo mau ngetawain tapi nggak jadi.
X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X
PIIP! Hp Toushiro bunyi.
'Perintah dari Soul Society? ' Pikir Toushiro yang lagi patroli.
Toushiro lalu langsung menuju ke taman kota tempat dimana akan muncul Hollow.
'Cuma Hollow kelas teri…' Batin Toushiro yang baru selesai menghabisi seekor Hollow.
Karena yang dihadapi cuma Hollow kelas teri Toushiro jadi sedikit lengah.
Tiba-tiba seseorang muncul dibelakang Toushiro dan menikamnya dari belakang.
"Akh…" Rintih Toushiro saat pedang itu menembus dua titik fatal ditubuhnya (A/N: Sama kayak pas Byakuya nusuk Ichigo di Chapter yg judulnya BROKEN CODA. Gue lupa apa namanya.).
"Tak kusangka sangat mudah mengalahkan seorang kapten…" Kata orang yang menikamnya, Grimmjow.
"E-espada?! Bukankah kalian semua sudah mati?" Kata Toushiro yang sekarang bersimbah darah di tanah.
"Hanya aku yang selamat dan aku yang akan membunuhmu. " Kata Grimmjow yang menghunus pedangnya siap membunuh Toushiro kapan saja.
X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X
'Ichigo udah tidur pulas. Gue keluar ah!' Hichigo mengambil alih tubuh Ichigo karena ia ingin melihat Toushiro tidur lagi.
Pelan-pelan Hichigo berjalan kearah lemari Ichigo menggeser pintunya.
'Ya… Shiro-chan kok nggak ada…' Pikir Hichigo waktu ngeliat lemari Ichigo kosong.
Tiba-tiba Hichigo merasakan reiatsu Hollow yang sangat kuat.
'Ini bukan Hollow biasa! Ini pasti arrancar! Bukan… Ini Espada!' batin Hichigo saat merasakan reiatsu Grimmjow. 'Re-reiatsu Shiro-chan!' Hichigo merasakan reiatsu Toushiro yang sangat lemah.
Hichigo langsung menuju ke taman kota. Tadinya ia ingin membangunkan Ichigo. Tapi kalau kelamaan Toushiro bisa keburu mati.
X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X
"BERHENTI!!!" teriak Hichigo yang sekarang dalam wujud Shinigami Ichigo saat melihat pedang Grimmjow tinggal beberapa senti dari leher Toushiro yang tidak bisa bergerak.
"Akhirnya kita bertemu lagi Kurosaki Ichigo…" Kata Grimmjow sambil menyeringai saat melihat Hichigo.
"Getsuga Tensho…" bisik Hichigo yang marah.
"Hei! Kenapa buru-buru sekali Kurosaki?" Kata Grimmjow sambil menagkis getsuga tensho Hichigo.
"BANKAI!" Hichigo tanpa ba-bi-bu mengeluarkan bankai dan langsung menikam dan menyerang Grimmjow tanpa ampun.
Pertarungan mereka berdua berlangsung singkat dengan kemenangan telak bagi Hichigo. Perbedaan kekuatan mereka memang sangat jauh. Grimmjow hanya Espada ke 6 sedang Hichigo jauh lebih kuat dari Ulquiorra, Espada ke 4.
Hichigo lalu berjalan kearah Toushiro.
"Ku-kurosaki…" Kata Toushiro yang masih tercengang dengan pertarungan barusan. Tapi Toushiro merasakan reiatsu Ichigo lebih kasar dan berat. "Oh… Hichigo?" Toushiro akhinya sadar siapa yang berdiri di depannya sekarang.
"Sst… Diam saja. Aku akan menembuhkan lukamu. Ini cukup parah, kau bisa mati… " Kata Hichigo pelan sambil menyembuhkan luka Toushiro dengan reiatsunya.
"Mana Ichigo?"
"King lagi tidur…"
"Kenapa gak lo bangunin?"
"Kalo gue bangunin kelamaan! Lo mau mati! Kalo tadi gue telat sedetik aja sekarang lo udah gak punya kepala lagi! Sekarang diem! Mau gue sembuhin apa enggak?! Kalo lo gak mau diem gue biarin lo mati kehabisan darah!" Hichigo yang kesal jadi marah dan menaikan nada suaranya.
Toushiro kaget dan takut karena Hichigo marah. Ia tau kalo Hichigo marah bisa gawat. Soul Society aja bisa langsung hancur.
Melihat reaksi Toushiro Hichigo jadi merasa nggak enak. "Maaf, aku nggak bermaksud-"
"Nggak papa kok, salah gue juga nggak mau diem."
Hichigo hanya mengangguk pelan dan meneruskan menyembuhkan luka Toushiro.
Toushiro kagum dengan kemampuan Hichigo untuk menyembuhkan luka. Lukanya sembuh dengan kecepatan yang mengagumkan, lima kali lebih cepat dari kemampuan Inoue.
"Lukamu udah gue sembuhin semua, tapi mungkin lo masih lemes…" Kata Hichigo sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Toushiro berdiri. "Bisa jalan?"
Toushiro menggeleng. Tubuhnya luar biasa lelah karena kemampuan Hichigo hanya menyembuhkan luka dan menghilangkan rasa sakit tetapi menimbulkan rasa lelah luar biasa.
Hichigo hanya member isyarat pada Toushiro untuk berdiri dibelakangnya. Hichigo lalu menggendong Toushiro (bukan bridal style!) dan mulai bershunpo. Jarak dari taman itu ke rumah Ichigo memang cukup jauh.
Toushiro merasa nyaman digendongan Hichigo dan tanpa sadar tertidur. Hichigo hanya tersenyum melihat Toushiro.
X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X
Pelan pelan Hichigo membaringkan tubuh Toushiro yang tertidur nyenyak dalam lemari Ichigo. Hichigo memandang wajahnya sejenak. Hichigo mendekatkan wajahnya ke wajah Toushiro. Saat bibirnya hampir menyentuh bibir Toushiro… "Hichigo! Ada Hollow ya?! Balikin badan gue!" Ichigo (lagi-lagi) sadar dan membuat Hichigo hampir melompat karena kaget. 'Sialan loKing! Nggangguin aja lo! ' batin Hichigo kesal sambil menutup lemari Ichigo sebelum Ichigo masuk ke tubuh manusianya (Ichigo pake tubuh manusia Hichigo Shinigami).
Ichigo kaget waktu ngeliat Hichigo dalam wujud Shinigami dengan darah berlumuran di Zangetsu. "Mana Hollownya?"
"Telat! Udah gue habisin barusan!"
X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X.x.X
Segini dulu ya…
Ichigo emang nggangguin Hichigo ama Hitsu terus tapi chapter depan gue bikin Ichigo nggak bisa nggangguin mereka berdua lagi kok.
Review and I'll update…
